Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 198063 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Irfan Maulana
"Karya Ilmiah Akhir ini merupakan analisis dari rangkaian kegiatan praktik residensi Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah, dengan penerapan model Konservasi Myra E. Levine pada proses keperawatan pasien gangguan sistem kardiovaskular, penerapan praktik keperawatan berdasarkan pembuktian, dan melakukan inovasi keperawatan. Pengkajian pasien pada model konservasi Levine berfokus kepada keseimbangan sumber dan energi, integritas struktural, integritas personal, integritas sosial serta lingkungan internal dan lingkungan eksternal yang mempengaruhi kondisi pasien. Trophicognosis yang paling sering dialami pasien adalah penurunan curah jantung, nyeri, pola nafas tidak efektif dan ansietas. Intervensi keperawatan diberikan untuk meningkatkan adaptasi dan mempertahankan wholeness agar tercapai konservasi. Pelaksanaan praktik keperawatan berdasarkan pembuktian, dilakukan untuk memanajemen nyeri pada pasien post CABG. Intervensi dilakukan dengan memberikan terapi massage selama 20 menit. Pelaksanaan inovasi keperawatan berupa penyusunan formulir penilaian dan intervensi risiko jatuh.

The final paper is an analysis of medical surgical nursing practice specialist with the application Myra E. Levine’s Concervation Model on nursing process with cardiovascular disorder, the implementation of nursing practice based on evidence, and the implementation of nursing innovation. Patient assessment based on Levine's Concervation Model focused on energy and resources balance, structural integrity, personal integrity, social integrity, internal and external environment. While the trophicognosis that mostly found was decreased cardiac output, pain, ineffective breathing pattern and anxiety. The nursing intervention was intended to promote adaptation and maintain wholeness to achieve conservation. The implementation of evidence based nursing practice was pain management after bypass surgery. The nursing innovation was create of fall risk assessment and intervention.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
TA6002
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rachmat Susanto
"Model Konservasi merupakan proses adaptasi terhadap diri sendiri, lingkungan, kesehatan, dan perawatan yang diperlukan untuk kelangsungan hidup pasien sebagai upaya mempertahankan fungsinya. Prinsip Myra E. Levine tentang konservasi energi, integritas struktur, integritas personal dan integritas sosial memberikan pendekatan yang nyata untuk membuat keputusan dalam pemberian asuhan keperawatan bagi pasien dengan masalah kardiovaskular dengan tujuan akhir pasien adaptif dengan kondisi kesehatannya. Untuk merubah prilaku tidak efektif menjadi prilaku adaptif telah disusun dan dilaksanakan berbagai intervensi keperawatan yang bersifat memberdayakan konservasi energy, integritas structural serta peningkatan integritas personal dan daya dukung integritas sosialnya sehingga pada akhirnya membentuk individu yang adaptif dengan kondisi kesehatannya. Pengelolaan pasien sebagai wujud peran perawat sebagai pemberi pelayanan keperawatan. Selanjutnya residen sebagai peran peneliti telah melakukan pelaksanaan hipnoterapi untuk mengurangi intensitas nyeri pada pasien post operasi CABG dan program inovasi meningkatkan kualitas serah terima pasien dengan menggunakan format handover. Residen sebagai peran pendidik telah menerapkan pendidikan kesehatan kepada mahasiswa, perawat, dan pasien serta keluarga. Kesimpulannya bahwa perawat memiliki beberapa peran yaitu peran sebagai pemberi pelayanan keperawatan, peran peneliti, peran pendidik, dan peran inovator. Residen memberikan saran kepada semua elemen yang berkaitan dengan keperawatan agar memberikan stimulasi untuk berkembangnya peran-peran perawat tersebut melalui pendidikan klinik yang lebih intensif dan terprogram.

A model conservation is the process of adapting to yourself, the environment, health, and treatment is needed for survival patient as the effort to maintain its function. The principle of Myra e. Levine about energy conservation, the integrity of the structure, the integrity of the personal and social integrity gives a real approach to decision making in the delivery of nursing care for patients with cardiovascular problems with the ultimate goal of the adaptive health conditions of patients. To change unmannerly ineffective be unmannerly adaptive have been compiled and carried out various intervention nursing that is spatially empower energy, conservation structural integrity and improve the integrity of personal power and support the integrity of social so that eventually form an individual being adaptive with the condition of his health. Patient management role as the nurse as nursing service providers. The next resident, as the role of researchers has committed implementation of hypnotherapy to reduce pain intensity in patients post CABG operation and innovation program improves the quality of handover of patients using the format handover. As a resident of educators have implemented health education to students, nurses, and patients and families. The conclusion that the nurses have several roles including the role of giver nursing service, role of researchers, educators, and roles the role of innovators. Resident gives advice to all elements relating to nursing to provide stimulation for the development of the roles of nursing education through more intensive clinical and programmatic.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
TA6008
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rondonuwu, Rolly Harvie Stevan
"Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan post operasi CABG, penulis menggunakan pendekatan teori keperawatan Model Sistem Neuman. Neuman memandang manusia atau klien secara keseluruhan (holistic) yang terdiri dari faktor fisiologis, psikologis, sosial budaya, faktor perkembangan, dan faktor spiritual. Sebagai perawat spesialis KMB harus menjalankan peran sebagai pemberi asuhan keperawatan, pendidik, peneliti, dan sebagai innovator. Teori MSN diterapkan pada 30 kasus resume yaitu kasus STEMI, NSTEMI ,ACS, CHF, Post CABG. Peran perawat spesialis sebagai pemberi asuhan keperawatan dilaksanankan pada pasien post CABG. Peran sebagai peneliti dilakukan dengan melaksanakan penilaian status fungsional pasien gagal jantung dengan menggunakan Bathel Index.Sebagai inovator penulis berperan melakukan inovasi pembuatan format bedside handover di GP2 lantai 3 RSPJNHK Jakarta. Dalam praktik pelayanan keperawatan, penggunaan model teori keperawatan ini akan membantu perawat dalam mendefinisikan area penilaian stressor dari pasien dan memberikan pedoman untuk menentukan standar pencapaian hasil yang sesuai. Model dapat digunakan dalam pendidikan keperawatan, riset, administrasi dan secara langsung dapat digunakan dipelayanan keperawatan. Penulis selama menerapkan teori MSN dalam asuhan keperawatan menerapkan prinsip legal, etik, dan humanistic.

Application of nursing care in patients with post-CABG surgery, the authors use a theoretical approach to nursing Neuman Systems Model. Neuman saw man or a client as a whole (holistic) which consists of physiological factors, psychological, sociocultural, developmental, and spiritual factors. As a specialist nurse KMB should run nursing role as caregiver, educator, researcher, and as an innovator. MSN theory applied to 30 cases a resume that is the case STEMI, NSTEMI, ACS, CHF, Post CABG. Nurse specialist role as provider of nursing care for patients post-CABG dilaksanankan. Role as a researcher was to carry out the assessment of functional status in heart failure patients using Barthel Index author innovator role innovation formatting bedside handover on the 3rd floor GP2 RSPJNHK Jakarta. In practice nursing services, the use of this model of nursing theory will assist nurses in the area defining stressor assessment of patients and provides guidelines to determine the appropriate standard of achievement results. Models can be used in nursing education, research, administration and can be used directly nursing. Authors for applying the theory of MSN in nursing to apply the principle of legal, ethical, and humanistic.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
TA5993
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dally Rahman
"Penyakit kardiovaskuler secara global merupakan penyebab kematian utama di dunia yang jumlahnya semakin meningkat. Perawat sebagai komponen dalam tim kesehatan diharapkan dapat berperan dalam penanganan pasien gangguan sistem kardiovaskuler. dengan menjalankan peran perawat spesialis sebagai pemberi asuhan, pendidik, peneliti dan inovator. Tujuan praktik residensi ini adalah untuk mengaplikasikan peran perawat spesialis melalui praktik pelayanan keperawatan mengggunakan pendekatan Model Adaptasi Roy. Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan dilakukan pada 30 orang pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler dan satu orang kasus kelolaan utama yaitu pasien pasca operasi Coronary Artery Bypass Graft CABG . Peran sebagai pendidik dilakukan melalui bimbingan pada perawat sejawat. Peran sebagai peneliti dilakukan dengan menerapkan tindakan keperawatan yang berbasis pembuktian ilmiah Evidence Based Nursing Practice yaitu dengan membuktikan pengaturan posisi dan early ambulation sebagai salah satu teknik untuk mencegah back pain, retensi urin dan meningkatkan kenyamanan pada pasien post trans-femoral cardiac catheterization. Peran sebagai inovator dilakukan melalui pembuatan dan implementasi format pengkajian awal, intervensi, implementasi, dan monitoring kecemasan pada pasien CABG. Hasil analisis praktik ini menunjukkan bahwa Model Adaptasi Roy efektif diterapkan pada pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler dan pengaturan posisi dan early ambulation efektif dalam mencegah back pain, retensi urin dan meningkatkan kenyamanan pada pasien post trans-femoral cardiac catheterization. Selain itu, format pengkajian awal, intervensi, implementasi, dan monitoring kecemasan dapat diterapkan pada pasien CABG.

The cardiovascular diseases are the leading cause of death worldwide and have been increasing. Nurses as component of health care system are expected to contribute on management of patients with cardiovascular disorder by implementing role of clinical nursing specialist as care provider, educator, researcher, and innovator. The aim of residency clinical practice is to applying the role of clinical nurse specialist through nursing practice services using the Roy rsquo s Adaptation Model approach. The role as care provider was applied to 30 patients of cardiovascular disorders and a patient with postoperative Coronary Artery Bypass Graft CABG as the primary case. The role as educator was performed by educating patients and nurses. The role as researcher was performed by applying evidence based nursing practice to prove the positioning and early ambulation to avoid back pain, urinary retention, and increase comfort on post trans femoral cardiac catheterization patient. The role as innovator was executed by creating and implementing form of initial assessment, intervention, implementation, and monitoring of anxiety on patients with CABG. The results of analysis showed that Roy Adaptation Model was effectively used on patients of cardiovascular disorder and positioning and early ambulation was effectively avoided back pain, urinary retention, and increase comfort on post trans femoral cardiac catheterization patient. Moreover, initial assessment, intervention, implementation, and monitoring forms of anxiety was effectively avoided on patients with CABG. "
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2016
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dudy Arman Hanafy
"Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita sebagai pusat Rujukan Nasional memberikan layanan penatatalaksana penyakit jantung coroner dengan pembedahan yaitu Coronary Artery Bypass Graft (CABG) dengan teknik Off-Pump dan On-Pump. Perlunya dilakukan cost analisys terhadap dua teknik diatas sebagai evaluasi ekonomi untuk mengetahui teknik yang lebih hemat. Desain penelitian ini obeservasional analitik dengan menghitung unit cost dari setiap teknik dengan membagi biaya preoperatif, perioperatif dan postoperatif. Sampel adalah pasien ASKES yang dilakukan CABG Januari-Agustus 2012 dan didapatkan besar sampel Off-Pump 30 pasien dan On-Pump 40 pasien. Tidak ada perbedaan data demografi dari kedua kelompok.
Untuk utilisasi pelayanan, pasien Off-Pump menggunaan ventilator yang lebih singkat (Off-Pump 6,3 jam ±2.55; On-Pump 9.7 jam ±3.51 p=0.000), lama di ICU lebih singkat (Off-Pump 1,1 hari ±0.30; On-Pump 2.28 hari ± 1.79 p=0.001) dan lama perawatan lebih singkat juga (Off-Pump 8,2±1.27; On-Pump 11.35±4.90 p=0.001). Untuk perbandingan biaya, tidak ada perbedaan biaya preoperative pada kedua teknik, perioperatif teknik Off Pump lebih hemat (Off-Pump Rp. 64.301.615 ± 7.257.330; On-Pump Rp. 68.206.112 ± 6.594.156 p=0.001) dan teknik Off-Pump juga lebih hemat pada biaya post operatif (Off-Pump Rp. 13.295.739 ± 3.810.598; On-Pump Rp. 19.501.919 ± 10.655.286 p=0.000). Jadi teknik Off-Pump lebih hemat Rp. 10.138.450. (Off Pump Rp. 79.576.505; On-Pump 89.714.955).

Introduction.Harapan Kita National Cardiovascular Center is a national referral hospital that provides a surgical management for Coronary Heart disease, Coronary Artery Bypass Graft (CABG), with off-pump and on-pump techniques. The importance of Cost Analysis on these two techniques is as an economic evaluation to analyze which technique has a lower cost. Design/Methods. Analytic observationalmethod is used by calculating unit cost of each technique with further evaluation on preoperative, perioperative, and postoperative cost. We used 30 off-pump subjects and 40 on-pump subjects from ASKES patients that underwent CABG on January-August 2012. Demographically, there are no significant differences on both groups.
Result.We found that the duration of ventilator utilization on off-pump patients is shorter compared to on-pump group (6,3 hours±2.55 vs9.7 hours±3.51 p=0.000). Length of stay in the ICUis also found to be shorter in off-pump group (1,1 days±0.30 vs 2.28 days±1.79 p=0.001); therefore, total length of stay is also shorter in off-pump patients (8,2±1.27 vs 11.35±4.90 p=0.001). The preoperative cost on both groups is found to be similar. Off-pump group had a smaller perioperative cost(Rp. 64.301.615±7.257.330 vsRp. 68.206.112 ±6.594.156 p=0.001). Off-pump group is also associated with lower postoperative cost(Rp. 13.295.739±3.810.598 vs Rp. 19.501.919±10.655.286 p=0.000). Conclusion. Off-pump technique is found to have a lower cost than On-pump technique.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2014
T38939
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Misfatria Noor
"Praktik spesialis Keperawatan Medikal Bedah peminatan kardiovaskuler ini bertujuan untuk melakukan praktik dengan mengaplikasikan peran perawat melalui pendekatan Model Adaptasi Roy. Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan diterapkan pada 30 orang pasien gangguan kardiovaskuler dan satu orang pasien kelolaan utama yaitu pasien post operasi Coronary Artery Bypass Graft (CABG). Peran sebagai peneliti dalam melakukan penerapan tindakan keperawatan yang berbasis pembuktian ilmiah (evidence based nursing practice) yaitu dengan membuktikan terapi musik sebagai salah satu teknik pengurangan nyeri dan respon fisiologis pasien post operasi jantung terbuka. Peran sebagai inovator melalui pelaksanaan kegiatan praktik klinik konsultan keperawatan di unit rawat jalan pada pasien Congestif Heart Failure (CHF) yang bertujuan untuk memberikan konsultasi dan praktik keperawatan terhadap pasien dengan masalah sistem kardiovaskuler khususnya CHF. Hasil praktik ini menunjukan bahwa Model Adaptasi Roy efektif digunakan pada pasien gangguan kardiovaskuler, dan terapi musik efektif untuk mengurangi nyeri dan menstabilkan respon fisiologis pasien post CABG, selain itu praktik klinik konsultan keperawatan pada pasien CHF di unit rawat jalan dapat memberikan pengetahuan dan meningkatkan kemampuan pasien melakukan perawatan dirumah.

Medical Surgical Nursing Practice specialist cardiovascular specialization aims to practice by applying the approach to the role of nurses through the Roy Adaptation Model. Role as provider of nursing care applied to 30 patients of cardiovascular disorders and one patient that the patient's primary management of postoperative coronary artery bypass graft (CABG). Role as a researcher in performing nursing actions based on the application of scientific evidence (evidence based nursing practice) to prove that music therapy as a pain reduction techniques and physiological responses of patients post open heart surgery. Role as an innovator through the implementation of clinical practice nursing consultant in the outpatient unit in patients congestive Heart Failure (CHF) which aims to provide consultation and nursing practice to patients with CHF, especially cardiovascular system problems. The result of this practice shows that the Roy Adaptation Model effectively used in patients with cardiovascular disorders, and music therapy effective for reducing pain and stabilizing the post-CABG patient's physiological responses, in addition to the clinical practice of nursing consultant in CHF patients in the outpatient unit can provide knowledge and improve patient doing home care.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Adam
"Prevalensi pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler semakin meningkat. Perawat diharapkan memiliki kontribusi dalam penanganan pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler dengan menjalankan peran sebagai pemberi asuhan, pendidik, peneliti dan inovator. Praktik residensi spesialis keperawatan medikal bedah yang telah dilaksanakan selama 1 tahun (2 semester) bertujuan untuk melakukan penerapan dan pendalaman pada peran-peran tersebut dengan pendekatan Model Adaptasi Roy (MAR). Peran sebagai pemberi asuhan diterapkan pada 30 pasien dengan berbagai gangguan kardiovaskuler dan satu pasien kasus kelolaan utama dengan STEMI. Peran sebagai pendidik dijalankan dengan pembimbingan perawat sejawat dan mahasiswa keperawatan. Peran sebagai peneliti dijalankan dengan menerapkan tindakan keperawatan berbasis pembuktian ilmiah (evidence-based nursing) yaitu tindakan relaxation response untuk menurunkan tingkat stres pada pasien CAD. Peran sebagai inovator dijalankan dengan menerapkan format pemantauan komplikasi dan algoritma pada pasien post percutaneus coronary intervention (PCI). Hasil analisis praktik menunjukkan bahwa MAR efektif digunakan sebagai pendekatan dalam asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan kardiovaskular untuk meningkatkan tingkat adaptasi dan tindakan relaxation response efektif diterapkan untuk menurunkan skor stres dan marker fisiologis stres pada pasien CAD. Selain itu, format pemantauan dan algoritma dapat diterapkan untuk antisipasi dan penanganan komplikasi setelah menjalani PCI.

The prevalence of patients with cardiovascular disorders are increasing. Nurses are expected to contribute on managament of patients with cardiovascular disorders by running their roles as a care giver, educator, researcher and innovator. Residency clinical practice of medical-surgical nursing specialists had been carried out for 1 year (2 semesters) and aimed to implement and explore these roles with Roy’s Adaptation Model (RAM) approach. The role as a care giver was applied to 30 patients with various cardiovascular disorders and a patient with STEMI as the primary case. The role as an educator was performed by educating patients, nurses and nursing students. The role as a researcher was carried out by applying the evidence-based nursing, relaxation response intervention to reduce stress levels in patients with CAD. The role as an innovator was executed by applying the complications monitoring format and algorithms for patients with post percutaneous coronary intervention (PCI). The analysis showed that the MAR can be apllied effectively in nursing care for patients with cardiovascular disorders to improve adaptation level and the relaxation response intervention can be applied effectively to reduce stress scores and physiological markers of stress in patients with CAD. In addition, the post PCI monitoring format and algorithm can be applied effectively to anticipate and manage the complications after PCI.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sadar Prihandana
"Karya Ilmiah Akhir menggambarkan pelaksanaan praktik residensi Ners Spesialis KMB, dengan kegiatan menerapkan model Konservasi Myra E. Levine pada proses keperawatan pasien dengan gangguan kardiovaskular, menerapkan praktik keperawatan berdasarkan pembuktian, dan melakukan inovasi keperawatan. Trophicognosis yang paling sering dialami pasien adalah penurunan curah jantung dan gangguan perfusi jaringan: miokard. Intervensi keperawatan dilakukan untuk meningkatkan adaptasi dan mempertahankan wholeness. Pelaksanaan praktik keperawatan berdasarkan pembuktian, dengan memberikan aromaterapi inhalasi lavender selama 10 menit sebelum prosedur PCI untuk menurunkan kecemasan. Pelaksanaan inovasi keperawatan berupa penerapan panduan dan standar prosedur operasional pemberian obat kewaspadaan tinggi (adrenalin, propofol, dan KCl 7,4%) di ICU dewasa.

The final paper described an overview about implementation of residency practices of Medical Surgical Nurse Specialist using Myra E. Levine’s Conservation Model on nursing process with cardiovascular disorder, implementation of nursing practice based on evidence, and implementation of nursing innovation. The most frequent trophicognosis were decreased cardiac output and tissue perfusion disorder: myocard. Nursing intervention was intended to promote adaptation and maintain wholeness. Implementation of evidence based nursing practice was administering aromatherapy lavender inhalation to decrease pra PCI anxiety. Nursing innovation was implementation the guideline and procedure standard of administering high alert medication (adrenaline, propofol, and KCl 7,4%) in adult ICU.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
TA5971
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ade Imasanti
"Latar belakang: Program rehabilitasi jantung pada pasien pasca bedah pintas arterikoroner BPAK dapat dilaksanakan baik di rumah sakit maupun di luar rumah sakit,dimana hambatan utama pada program rehabilitasi di rumah sakit adalah jarak tempattinggal yang jauh. Mengingat kesulitan ini, untuk meningkatkan jangkauan pelayananprogram rehabilitasi jantung perlu dikembangkan ke arah program latihan mandiri dirumahdengan menggunakan pemantauan jarak jauh / telemonitor elektrokardiografi Tele-EKG .Pemantauan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap programlatihan mandiri dirumah.
Tujuan: Menilai efek pemantauan jarak jauh untuk meningkatkan kepatuhan pasien pascaBPAK yang menjalani program latihan mandiri.
Metode: Pasien BPAK yang masuk kriteria inklusi dirandomisasi dan dibagi dua kelompok dengan dan tanpa alat pemantauan jarak jauh . Dilakukan dua kali uji latih treadmilldengan metode bruce, yaitu setelah kedua kelompok menyelesaikan program rehabilitasifase II dirumah sakit sebagai baseline, dan setelah latihan dirumah selama 12 minggupasca-intervensi sebagai evaluasi akhir program. Selanjutnya dilakukan analisis statistikantara kedua kelompok untuk melihat pengaruh pemantauan jarak jauh terhadap kepatuhanprogram latihan mandiri.
Hasil penelitian: Sebanyak 44 pasien diikut sertakan pada penelitian ini. Dari hasilevaluasi, tidak didapatkan tingkat kepatuhan yang lebih baik antara kelompok intervensi n= 20 dan kontrol n = 24 95 vs 70,8 ; p = 0,054 , demikian pula peningkatan durasidan kapasitas aerobik uji latih [ 57,90 81,14 detik vs 21,67 61,22 detik; p = 0,099 , dan 0,77 1,19 METs vs 0,33 1,05 METs; p = 0,193 ].
Kesimpulan: Pasien pasca bedah pintas arteri koroner yang menjalani program latihanmandiri dengan pemantauan jarak jauh tidak mempunyai kepatuhan yang lebih baikterhadap program latihan mandiri.

Background: Cardiac rehabilitation CR program in patient who had coronary artery bypass surgery CABG surgery could be institution based or home based, but there were many barriers for home based CR program that influence the patient's adherence to the program. As an effort to overcome the barrier of distance, confidence, and safe feeling, electrocardiography telemonitoring ECGTM could be used But there wes no data regarding the effect of the electrocardiography telemonitoring to the adherence to the home based CR program in Indonesia.
Aim: To assess the effect of electrocardiography telemonitoring to the adherence to homebased CR program for the patients who have had CABG surgery.
Methods: Patients after having CABG surgery in National Cardiovascular Center Harapan Kita Jakarta who have finished phase II CR program were recruited consecutively and were radomized to the intervention group which used ECGTM and to the control group which did not use ECGTM for 3 months home based CR program. Home based exercise was based on the result of exercise stress testing using Bruce Protocol. Adherence was defined as compliance to the minimum of 3 sessions per week for 12 weeks CR program.
Results: A total of 44 patients completed the study, The adherence to the CR program of the intervention group n 20 and control group n 24 was not different 95 vs 70,8 p 0.054 , and neither was the exercise testing duration 57.9 81.1 vs 21.7 61.2 seconds, p 0.099 , and the improvement of functional capacity 0.77 1.2 vs 0.33 1.05 METS, p 0.193.
Conclusion: The aplication of electrocardiography telemonitoring did not increase the patients adherence to home based CR program.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2016
T57640
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ni Luh Putu Ekarini
"Karya Ilmiah Akhir ini merupakan analisis dari rangkaian kegiatan praktik residensi Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah, dengan penerapan Model The Dynamic Nurse - Patient Relationship Ida jean Orlando pada proses keperawatan pasien gangguan sistem kardiovaskular, penerapan praktik keperawatan berdasarkan pembuktian, dan melakukan inovasi keperawatan. Pengkajian pasien dengan teori Ida Jean Orlando berfokus pada hubungan dan reaksi antara perawat-pasien. Apa yang perawat dan pasien katakan dan bagaimana pengaruhnya untuk kedua belah pihak. Tindakan keperawatan yang dilakukan diperoleh dari pengalaman pasien yang sifatnya segera dan memerlukan pertolongan cepat. Asumsi utama dalam teori Orlando terdapat tiga dari empat konsep utama yaitu person (manusia), kesehatan dan keperawatan. Konsep keempat, lingkungan tidak termasuk dalam teorinya. Kebutuhan untuk dibantu (diagnosis keperawatan) yang umum terjadi pada pasien antara lain : penurunan cardiac ouput, gangguan pertukaran gas, inefektif bersihan jalan napas, risiko perdarahan, nyeri akut dan risiko infeksi. Pelaksanaan praktik keperawatan berdasarkan pembuktian, dilakukan untuk pengelolaan nyeri pada pasien post CABG. Intervensi dilakukan dengan memberikan terapi dingin (cold therapy) dengan gel pack selama 20 menit, sebelum latihan napas dalam dan batuk efektif. Pelaksanaan inovasi keperawatan berupa penyusunan format pengkajian keperawatan, identifikasi masalah dan rencana tindak lanjut pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular di unit rawat jalan PJNHK.

This scientific work is analysis from series of practice residency Nurse Medical Surgical Nursing Specialist by implementing The Dynamic Nurse Patient Relationship model by Ida Jean Orlandos theory at nursing process with cardiovascular disorder implementation of nursing practical based on evidence and making innovation in nursing. Assessment to patient with Ida Jean Orlandos theory was focusing on relationship and interaction between nurse patient What are the nurse and patient said and how they affect each other. Nurse action that taken was obtained from patient experience with is urgent and need first aid. The main assumption in Orlandos theory there are at least 3 out of 4 main concepts i e person human health and nurse. The fourth concept is the environment was not included in his theory. The need to get help diagnostic of nursing which generally happened to patient i e decreased of cardiac output impaired gas exchange ineffective airway clearance risk of hemorrhage acute pain and risk for infection. Implementation of nursing practical based on evidence has to done to reducing patient pain Post CABG pain management after bypass surgery. Intervention was done by providing cold therapy with gel pack up to 20 minutes before deep breathing exercise and cough. Implementation of nursing innovation in form of preparation of nursing assessment formats for nursing problem identification follow up plan for patient with cardiovascular system disorder at outpatient unit in cardiovascular hospital Harapan Kita Jakarta.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>