Ditemukan 201507 dokumen yang sesuai dengan query
Gabriella Frederika Punu
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk memahami tugas dan fungsi Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, serta memahami tugas dan fungsi masing-masing subdirektorat dalam Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan. Tugas khusus yang diberikan berjudul Pengelolaan Obat di Puskesmas Sebelum dan Sesudah Penerapan Program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Tujuan dari tugas khusus adalah untuk mengkaji dan memahami proses pengelolaan obat di puskesmas, serta mengkaji dan memahami perbedaan proses pengelolaan obat di puskesmas setelah program SJSN diberlakukan.
Pharmacist Fieldwork in the Directorate of Public Medicines and Health Products, Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, Ministry of Health, Republic of Indonesia aims to understand the duties and functions of Directorate of Public Medicines and Health Products, as well as understand the duties and functions of each Sub-Directorate in Directorate of Public Medicines and Health Products. Given a special task titled Drug Management in Health Center Before and After Implementation of the National Social Security System. The purpose of the special task is to assess and understand the process of medication management in community health centers, as well as reviewing and understanding the differences in medication management processes in health centers after the Social Security program into effect."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Melisa
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan PKPA ini bertujuan memahami tugas dan fungsi Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan serta memahami peran masing-masing subdirektorat dalam Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan. Tugas khusus yang diberikan berjudul Pengkajian Proses Perencanaan Vaksin Imunisasi di Direktorat Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan. Tugas khusus ini bertujuan untuk melakukan pengkajian proses perencanaan vaksin imunisasi di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan.
Pharmacists Professional Practice implemented in Directorate of Public Medicine and Health Supply Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices Ministry of Health, Republic of Indonesia aims to understand the duties and functions of the Directorate of Public Medicine and Health supplies as well as understand the role of each subdirectorate in Directorate of Public Medicine and Health supplies. Special task given The study of Vaccine Immunization Planning Process at the Directorate of Public Medicine and Health Supplies. While the purpose of the special task is to doing vaccines immunization planning process studies in Directorate of Public Medicine and Supplies Health."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Findarti Yenuri Harjono
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Direktorat Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk memahami tugas dan fungsi Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan dan memahami peran masing-masing subdirektorat di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan. Sedangkan tujuan tugas umum adalah untuk mengkaji proses pengadaan obat program di instalasi farmasi pusat.
Pharmacists Professional Practice in Directorate of Public Medicine and Health Products, Directrate General of Pharmaceutical and Medicine Devices, Ministry of Health of Republic Indonesia to understand understand the duties and functions of Directorate of Public Medicine and Health Products and also to understand the duties and functions of each of subdirectorate Directorate of Public Medicine and Health Products. While the purpose of the special task is to analyze inventory of drugs programme in national pharmacy installation."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Siti Rahmawati
"Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merupakan badan pelaksana pemerintah di bidang kesehatan yang memiliki peran besar dalam upaya pembangunan kesehatan yakni melalui perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang kesehatan. Salah satu Direktorat Jenderal di bawah Kementerian Kesehatan yang berperan dalam upaya peningkatan pelayanan kefarmasian adalah Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan yang membawahi Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. Direktorat ini memiliki tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, dan penyusunan norma, standar, prosedur, kriteria (NSPK), serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pelayanan kefarmasian. Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian membawahi empat subdirektorat antara lain Subdirektorat Farmasi Klinik, Subdirektorat Farmasi Komunitas, Subdirektorat Penggunaan Obat Rasional dan Subdirektorat Standarisasi. Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat ini dilakukan mulai tanggal 15 hingga 26 Juli 2013 dimana dari kegiatan ini diperoleh pengetahuan mengenai peran Apoteker di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian yang sesuai dengan tugas dan fungsinya menurut Permenkes RI No. 1144/Menkes/Per/VIII/2010. Adapun program kerja yang sedang berjalan di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian dan dilaksanakan oleh Sub Direktorat Farmasi Komunitas dan Sub Direktorat Penggunaan Obat Rasional yaitu pembuatan software PIO, menyelenggarakan advokasi ke perguruan tinggi mengenai peran dan fungsi Apoteker di Puskesmas, menyelenggarakan PPOR dan CBIA.
Ministry of Health of the Republic of Indonesia is the implementing agency of government in the health field has a big role in the health development efforts through the formulation, determination and implementation of health policy. One of the General Directorate under the Ministry of Health that play a role in improving pharmacy services is the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices in charge of the Directorate of Pharmaceutical Services. The Directorate has the task of carrying out the preparation of the formulation and implementation of policies, and the preparation of norms, standards, procedures, criteria ( NSPK ), as well as providing technical guidance and evaluation in the field of pharmacy services. Directorate of Pharmaceutical Services oversees four Subdirektorat among others Subdirektorat Clinical Pharmacy, Community Pharmacy Sub-Directorate, Sub-Directorate of Rational Use of Drugs and Standardisation Sub-Directorate. Pharmacist at Practice Directorate was conducted from March 15 to July 26, 2013 which of these activities acquired knowledge about the role of pharmacists in the Directorate of Pharmaceutical Services in accordance with the duties and functions under the Minister of Health of Republic of 1144/Menkes/Per/VIII/2010. The ongoing work program in the Directorate of Pharmaceutical Services and implemented by Sub- Directorate Community Pharmacy and Sub Directorate of Rational Drug Use are PIO software development, organized advocacy to college on the role and functions of pharmacists in health centers, organized PPOR and CBIA."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Marchen Prasetyaningrum
"Setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, serta terjangkau. Berdasarkan hak tersebut, pemerintah pusat berkewajiban untuk memenuhinya yaitu dengan cara melakukan pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap sarana dan tenaga pelayanan kesehatan. Dalam rangka menunjang pelayanan kesehatan tersebut, Menteri Kesehatan mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia menugaskan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan menjamin semua sediaan farmasi, makanan, dan perbekalan kesehatan memenuhi syarat serta menjamin ketersediaan obat esensial dan alat kesehatan dasar di setiap daerah. Apoteker memiliki peran dalam melakukan pengadaan, produksi, distribusi, dan pelayanan kesehatan. Oleh sebab itu, Fakultas Farmasi Universitas Indonesia bekerja sama dengan Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menyelenggarakan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) pada tanggal 17 - 28 Maret 2014. Tugas Khusus dengan judul Penyusunan Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Program Kerja Subdirektorat Penyediaan Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan bertujuan untuk memahami peran Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan dalam melakukan pemantauan dan evaluasi serta melakukan Penyusunan Instrumen Pemantauan dan Evaluasi Program Kerja Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan.
Every citizen is entitled to health care that is safe, quality, and affordable. Based on this right, the central government is obliged to fulfill it is by doing coaching, supervision and control of facilities and health care personnel. In order to support the health service, the Minister of Health issued the Indonesian Ministry of Health commissioned the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices guarantee all pharmaceutical preparations, food, and medical supplies qualified and ensure the availability of essential drugs and basic medical equipment in each area. Pharmacists have a role in conducting the procurement, production, distribution, and health care. Therefore, Faculty of Pharmacy, University of Indonesia coorporating with the Directorate of Public Medicines and Health Products Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices Ministry of Health of the Republic of Indonesia organized Pharmacist Internship Program on 17 to 28 March 2014. Specific Assignment titled Preparation of Instrument monitoring and evaluation Work Programme Sub-Directorate Provision of Public Medicines and Medical Supply aims to understand the role of the Directorate of Public Medicines and Medical Supply in monitoring and evaluation and preparation of instruments perform the Work Programme monitoring and Evaluation Directorate of Public Drug and Medical Supply."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Fennie Sjahrial
"Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Direktorat Bina Obat Publik Dan Perbekalan Kesehatan bertujuan mengetahui tugas pokok dan fungsi Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan serta mengetahui peran apoteker di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah membandingkan ratio harga obat generik pada e-Catalog dan harga regular obat generik yang terdapat di masyarakat dengan harga eceran tertinggi obat generik yang telah ditetapkan oleh Menteri dari beberapa golongan obat antidiabetes.
Pharmacists Professional Practice (PKPA) at Directorate of Public Drug And Medical Supplies aims to determine the duties and functions of the Directorate of Public Drugs and Medical Supplies and to determine the role of pharmacist in the Directorate of Public Drugs and Medical Supplies. The purpose of the special assignment is to compare the ratio of price of generic drugs in the e-Catalog and regular price in the community to the highest retail price of generic drugs that have been set by the Minister of several classes of antidiabetic drugs."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2015
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Okta Festi Amanda
"Praktik Kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan PKPA ini bertujuan agar mahasiswa profesi apoteker dapat memahami tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, serta memahami peran apoteker di direktorat tersebut.
Tugas khusus yang diberikan berjudul biaya operasional dalam pengelolaan obat publik dan perbekalan kesehatan di instalasi farmasi kabupaten/kota. Tujuan tugas khusus ini adalah untuk mengetahui komponen biaya operasional yang dibutuhkan dalam menjalankan kegiatan di instalasi farmasi kabupaten/kota dan memahami dampak jika komponen biaya tersebut tidak diperhitungkan dengan tepat.
Pharmacist Professional Practice was implemented in Development Directorate of Public Medicine and Health Provisions, Directorate of Pharmaceutical Care and Medical Devices of Ministry of Health , Republic of Indonesia. PKPA activity was intended that students can understand basic tasks and functions of Directorate of Pharmaceutical Care and Medical Devices of Ministry of Health, especially Development Directorate of Public Medicine and Health Provisions of Ministry of Health Republic of Indonesia, and understand the roles of pharmacist in the directorate. The title of special assignment was operating costs in the management of public medicine and medical provisions in the pharmacy district/city. The aims of this task were to determine the component of operating cost in the public medicine and medical provisions management at pharmacy district/city and to understand the impact if these fees are not calculated correctly."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Putri Syahida Agustina
"Kesehatan merupakan salah satu hak asasi manusia dan unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan oleh pemerintah Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus-menerus berupaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Hal ini dilakukan melalui upaya kesehatan dalam bentuk pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, pengobatan penyakit, dan pemulihan kesehatan oleh pemerintah dan/atau masyarakat. Salah satu pelayanan yang diberikan dalam upaya kesehatan yaitu pelayanan kefarmasian yang profesional. Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan memiliki sasaran utama yaitu menjamin semua sediaan farmasi, makanan, dan perbekalan kesehatan memenuhi syarat serta menjamin ketersediaan obat essensial dan alat kesehatan dasar di setiap daerah. Dalam menjamin ketersediaan dan terjangkaunya obat dan perbekalan kesehatan maka diperlukan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang profesional salah satunya adalah apoteker. Apoteker perlu memahami perannya mengenai produksi, perencanaan, pengadaan, pendistribusian, penyimpanan, pencatatan, dan pelaporan dalam membuat kebijakan dan program-program yang terkait dengan kefarmasian dan alat kesehatan di tingkat pusat sampai ke daerah. Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merupakan unit pemerintah yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas tersebut yang memiliki sasaran kerja untuk menjamin ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan dalam jumlah yang cukup dengan mutu yang baik, tersebar merata dengan jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia. Pemantauan dan evaluasi harus terus dilakukan dan instrumennya perlu diperbaharui secara berkala sehingga proses pemantauan dan evaluasi dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Dari hasil pemantauan kebijakan akan dapat dilakukan koreksi yang dibutuhkan.
Health is one of the human rights and welfare elements that must be realized by the Indonesian government. The Government through the Ministry of Health continuously strives to improve the health of society as high as possible. This is done through health efforts in the form of disease prevention, health enhancement, disease treatment, and restoration of health by government and / or society. One of the services provided in the health efforts is professional pharmacy services. Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices has the main goal is ensuring all pharmaceutical preparations, food, and medical supplies qualified and ensure the availability of essential drugs and basic medical equipment in each area. In ensuring the availability and affordability of medicines and medical supplies, the necessary infrastructure and professionals human resources one of which was a pharmacist are needed. Pharmacists need to understand the role of the production, planning, procurement, distribution, storage, recording, and reporting in making policies and programs related to the pharmaceutical and medical devices at the central level to the regions. Development Directorate of Public Medicine and Health Provisions, Directorate of Pharmaceutical Care and Medical Devices of Ministry of Health, Republic of Indonesia is a government unit responsible for carrying out the task which has the goal of work to ensure the availability of medicines and medical supplies in sufficient quantities with good quality, evenly dispersed with the type and amount according to the needs of health care in Indonesia. Monitoring andevaluation should be carried out and the instrument needs to be updated regularly so that the monitoring and evaluation process can be run more effectively and efficiently. From the results of the monitoring will be carried out policies that needed correction."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Luthfiyyah Mutsnaini
"Kesehatan merupakan suatu upaya yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun seluruh komponen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat untuk setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Dengan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat tentunya pemenuhan perbekalan mengenai obat publik dan perbekalan kesehatan merupakan hal yang utama. Dalam kesempatan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada periode 17 - 28 Maret 2014, penulis dapat mendalami peran apoteker dalam pengelolaan, pengadaan, analisis harga obat dan pemantauan serta evaluasi dan juga program obat haji yang berlangsung pada direktorat ini. Tugas khusus yang dilakukan selama Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) berlangsung ialah mengkaji bimbingan teknis pengelolaan obat publik dan perbekalan kesehatan di sektor pemerintahan.
Health is an effort undertaken by the government and the entire community which aims to increase awareness, willingness and ability of healthy life for every person to manifest the degree of public health as the highest. It has been the main thing to fulfilled the needs of public health course supplies trough public medicine and medical supplies. In Apothecary Profession Internship (PKPA) at the Directorate of Public Medicine Development and Health Provisions, Directorate of Pharmaceutical Care and Medical Devices, Ministry of Health, Republic of Indonesia in March 17th to 28th, 2014, the author can explore the role of pharmacists in the management, procurement, pricing analysis, monitoring and evaluation steps as well as Hajj drug program that took place in this directorate. A specific tasks performed during the Apothecary Profession Internship (PKPA) was reviewing the technical guidance of management of public medicine and medical supplies in the government sector."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Corry Shirleyana Putri
"Kesehatan merupakan suatu upaya yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun seluruh komponen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat untuk setiap orang agar terwujud derajat kesehatan msayarakat yang setingg-tingginya. Dengan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat tentunya pemenuhan perbekalan mengenai obat publik dan perbekalan kesehatan merupakan hal yang utama. Pada Direktorat Jendral Bina kefarmasian dan Alat Kesehatan khususnya Direktorat Obat Publik dan perbekalan Kesehatan, Praktek Kerja Profesi Apoteker berlangsung pada periode 7-17 April 2014. Pada Direktorat Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Mahasiswa dapat mendalami peran apoteker dalam pengelolaan, pengadaan, analisis harga obat dan pemantauan serta evaluasi dan juga program obat haji yang berllangsung pada Direktorat ini. Tugas Khusus yang diberikan selama PKPA berlangsung ialah menelaah mengenai penyimpanan obat dan perbekalan farmasi di puskesmas.
Health is an effort by the government and the entire community which aims to increase awareness, willingness and ability of healthy life for every person to manifest health status msayarakat the settings for-height. It has been the main thing by fullfilling the needs of public health course supplies fulfillment of public drug and medical supplies. At the Directorate General of Bina pharmacy and in particular the Directorate of Medical Devices Drugs and supplies for Public Health Practice Pharmacist takes place in the period 7 to 17 April 2014, the Directorate of Public Medicines and Health Supplies, Students can explore the role of pharmacists in the management, procurement, analysis of drug prices and monitoring and evaluation as well as programs that berllangsung Hajj drugs in this Directorate. Special tasks were administered during on going PKPA is to examine the storage of drugs and pharmaceutical supplies in health centers."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library