Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 192324 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Dian Mitasari
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian
Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk mengetahui program kerja yang
terdapat di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya
di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian beserta implementasinya, dan
mengetahui dan memahami peran apoteker di Direktorat Jenderal Bina
Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya di Direktorat Bina Pelayanan
Kefarmasian. Tugas khusus yang diberikan berjudul Pengolahan Informasi Obat
Asparaginase dan Sevofluran untuk Software Pelayanan Informasi Obat (PIO) di
Subdirektorat Farmasi Komunitas, bertujuan untuk mengolah informasi obat
Asparaginase dan obat Sevofluran untuk software PIO 2013; dan mengetahui
harapan dalam pengolahan informasi kedua obat tersebut dalam rangka
peningkatan mutu pelayanan kefarmasian yang lebih baik menuju pelayanan
kesehatan yang paripurna.

ABSTRACT
Pharmacists Professional Practice at Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian
Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia aims to determine the work program contained in
the Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, particularly in the
Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian and its implementation, and to know and
understand the role pharmacist at the Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan
Alat Kesehatan, particularly in the Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian.
Specific assignment has given titled Asparaginase and Sevoflurane Drug
Information Processing for software Service Drug Information or Pengolahan
Informasi Obat (PIO) in the Subdirektorat Farmasi Komunitas, aims to cultivate
Asparaginase and Sevoflurane drug information for software PIO 2013; and know
the expectations in information processing of both drugs in order to improve the
quality of pharmaceutical services towards better health services plenary."
2014
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Simamora, Esther Lamria Purba
"Salah satu Direktorat Jenderal di bawah Kementerian Kesehatan yang berperan dalam upaya peningkatan pelayanan kefarmasian adalah Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk mengetahui program kerja yang terdapat di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian beserta implementasinya serta mengetahui dan memahami peran apoteker di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. Sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah mengolah informasi obat Setuksimab dan Goserelin Asetat dalam melengkapi item obat dalam Formularium Nasional (FORNAS) yang belum tercantum dalam software PIO 2013.

One of Directorate General under the Ministry of Health Republik of Indonesia that contributes in improving pharmacy services is the Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan. This Apothecary Profession Internship aims to study the duties and functions of the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, particularly at Directorate of Pharmaceutical Services, plus their implementation, and to comprehend the role of pharmacists at the workplace. Specific project assignment was also comprised with the aim to compile drug information of Gosereline Acetate and Cetuximab as complementary drug items on the National Formulary (FORNAS) which had not listed at PIO software 2013."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Triani Dian Anggraini
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan bertujuan untuk mengetahui dan memahami tugas Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan RI, khususnya di Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian serta memahami peran dan fungsi apoteker dalam melaksanakan pekerjaan kefarmasian di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Tugas khusus yang diberikan berjudul Pengolahan data survey terhadap industri farmasi mengenai kapasitas terpasang, kapasitas produksi, dan kapasitas idle. Tugas khusus ini untuk mengetahui kapasitas terpasang, kapasitas produksi, dan kapasitas idle dari seluruh obat yang berada pada Fornas secara nasional dengan pengolahan data hasil survey.

Pharmacists Internship Program at Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian and Alat Kesehatan aims to understand the main duties and functions of Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian and Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan RI, specifically in Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian, and also to understand the role of a pharmacist at Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian and Alat Kesehatan. The specific assignment that is given entitled processing of data survey on the pharmaceutical industry regarding installed capacity, production capacity, and idle capacity. This assignment aims to determine the installed capacity, production capacity, and idle capacity of all drugs that are on Fornas with national acumulation."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Putri Syajarwati
"Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan bertujuan agar mahasiswa memahami secara umum struktur organisasi Kementerian Kesehatan dan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan spesifikasi pada Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan, mengamati dan memahami pencapaian pelaksanaan tugas dan peran Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan, dan memperoleh wawasan dan pengetahuan mengenai peranan apoteker dalam bidang pelayanan kefarmasian khususnya dalam bidang produksi dan distribusi alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga. Tugas khusus yang diberikan dengan judul Studi Kegiatan Sampling, Monitoring, dan Evaluasi Pada Sub Direktorat Inspeksi Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) bertujuan untuk mengetahui kegiatan sampling, monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Sub Direktorat inspeksi alat kesehatan dan PKRT serta untuk mengetahui kendala yang terjadi dan solusi terkait dengan pelaksanaan kegiatan sampling, monitoring dan evaluasi oleh Sub Direktorat inspeksi alat kesehatan dan PKRT.

Apothecary Profession Internship at Directorate of Production and Distribution of Medical Devices aimed to make students understand the general organizational structure of the Ministry of Health and the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices Ministry of Health of the Republic of Indonesia to the specifications of the Directorate of Production and Distribution of Medical Devices, observing and understand the achievement of performance of duties and role of the Directorate of production and distribution of medical Devices, and gain insight and knowledge about the role of pharmacists in the field of pharmaceutical services, especially in the field of production and distribution of medical devices and household health supplies. Given a special assignment with the title Study of Activity Sampling, Monitoring, and Evaluation Sub-Directorate of Inspection In Medical Devices and Household Health Supplies aimed to determine the sampling activities, monitoring and evaluation carried out by the Sub Directorate of inspection as well as medical devices and Household Health Supplies to know constraints that occur and solutions related to the implementation of sampling, monitoring and evaluation by the Sub Directorate of inspection of medical devices and Household Health Supplies.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Azmah Hidayati
"Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk mengetahui dan memahami program kerja serta peran Apoteker yang mencakup pembuatan dan perumusan kebijakan, Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK), pemberian bimbingan teknis di bidang standarisasi, farmasi klinik, farmasi komunitas dan penggunaan obat rasional, serta menganalisis program kerja subdirektorat Farmasi Komunitas mengenai software Pelayanan Informasi Obat (PIO). Sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah membandingkan item obat dari software PIO dengan item obat di FORNAS (Formularium Nasional) dan mengembangkan studi farmasetik obat albendazol dan vankomisin.

Pharmacists Professional Practice (PKPA) in the Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Republik Indonesia aims to identify and understand the work program and the role of pharmacists which includes the manufacture and formulation of policies, norms, standards, procedures and criteria, providing technical guidance in the field of standardization, clinical pharmacy, community pharmacy and rational use of drugs, as well as analyzing the work program of the Sub-Directorate of community pharmacy about drug Information Service software (PIO). While the purpose of the special spesific is to compare drug items of software PIO with drug items in FORNAS (National Formulary) and develop the study of pharmaceutical albendazole and vancomycin drugs.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Novitasari
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk memahami tugas dan fungsi Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah memberikan informasi obat yaitu Flufenazin dekanoat diantara 259 item obat dalam Formularium Nasional (FORNAS) yang tidak tercantum dalam software PIO 2013.

Pharmacist Professional Practice in Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Republik Indonesia aims to understand the duties and functions of parts of Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Republik Indonesia. While the purpose of the special task is to give information about drug Fluphenazine decanoate between 259 items drugs from Formularium Nasional (FORNAS) but there is nothing from software PIO 2013.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Jati Mayangkara
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Produksi Dan Distribusi Alat Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian Dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan dan gambaran mengenai kebijakan pengawasan dan pengendalian alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan mempunyai tugas dalam melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan Norma Standar Prosedur dan Kriteria NSPK serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang produksi dan distribusi alat kesehatan serta perbekalan kesehatan rumah tangga Untuk mendapatkan gambaran mengenai aktivitas yang dilakukan maka penulis ditempatkan di direktorat tersebut untuk melakukan pemeriksaan dan penilaian berkas permohonan yang diajukan oleh perusahaan untuk memperoleh izin edar Penilaian dilakukan terhadap produk Alkes yang akan didaftarkan untuk mendapatkan izin edar dimana produk tersebut memiliki identifikasi spesifik Identifikasi tersebut diperlukan untuk penentuan klasifikasi alat kesehatan persyaratan dan pendaftaran kode Code of Federal Regulation CFR dan Harmonized Commodity Description and Coding System HS code Praktek Kerja Profesi di Apotek Kimia Farma bertujuan mengetahui dan memahami peran dan tanggung jawab seorang apoteker di Apotek Kimia Farma Kegiatan ini dilakukan di Apotek Kimia Farma No 48 Matraman Jakarta Timur Dalam hal ini diharapkan apoteker dapat mengetahui dan memahami cara pengelolaan apotek dalam kegiatan administrasi manajemen keuangan pengadaan penyimpanan dan penjualan perbekalan farmasi serta mempraktekkan pelayanan kefarmasian di apotek sesuai dengan peraturan perundang undangan dan etika yang berlaku dalam sistem pelayanan kefarmasian di Indonesia Pelayanan kefarmasian merupakan bentuk pelayanan dan tanggung jawab langsung profesi apoteker untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Pelanggan merupakan salah satu faktor penting yang harus dijaga oleh apotek Dengan mengenali siapa pelanggan kita apa kemauan kebutuhan dan keinginan mereka dengan kemudian menyediakan produk serta pelayanan sebaik mungkin yang dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan Guna meningkatkan kepuasan pelanggan tersebut maka perlu dilakukan survey terhadap pelayanan yang telah diberikan di apotek berdasarkan penilaian dari pelanggan Tugas khusus ini bertujuan untuk mengetahui penilaian konsumen terhadap mutu pelayanan di Apotek Kimia Farma No 48 Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk bertujuan mempunyai peranan dan tanggung jawab penting untuk menerapkan aspek ndash aspek yang tercantum dalam CPOB tersebut antara lain sebagai penanggung jawab produksi penanggung jawab pengawasan dan pemastian mutu Tugas khusus yang diberikan berjudul upaya penurunan manual intervensi di line cvc Tugas khusus ini bertujuan Mengurangi manual intervensi di mesin packaging CVC di PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Dalam menganalisa dan memecahkan masalah manual intervensi tersebut digunakan metode siklus PDCA PDCA Cycle yaitu suatu rangkaian langkah langkah pemecahan masalah yang terdiri dari Plan membuat perencanaan Do melaksanakan apa yang direncanakan Check memeriksa apakah hasilnya sesuai yang diinginkan dan Act tindak lanjut langkah untuk mencegah berulangnya masalah yang sama mencari peluang perbaikan berikutnya Manual intervensi yang paling banyak terjadi di CVC disebabkan oleh loading safety di mesin Pampac II Perbaikan yang dilakukan untuk mengatasi masalah loading safety di mesin Pampac II adalah dengan menstandardisasi setting mesin Pampac II Penurunan sebesar 76 61

Practice Work Profession Pharmacist at Directorate of Production and Distribution Equipment Health Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices of the Republic of ndonesia 39 s Ministry of Health aims to gain knowledge and an overview of policy supervision and control of medical equipment and medical supplies household Directorate of Production and Distribution of Medical Devices has a duty to carry out the preparation of the formulation and implementation of policies and preparation of Norms Standards Procedures and Criteria NSPK and providing technical guidance and evaluation in the field of production and distribution of medical equipment and medical supplies household To get an overview of the activities carried out the authors placed in the directorate to carry out inspection and assessment of the file the petition filed by the company to obtain authorization Assessment conducted on the product to be registered medical equipments to obtain marketing authorization where the product has a specific identification Identification is required for the determination of the classification of medical devices the requirements and the registration code of the Code of Federal Regulations CFR and the Harmonized Commodity Description and Coding System HS code Practice Work Profession in Pharmacy Kimia Farma aim to know and understand the roles and responsibilities of a pharmacist in the pharmacy Kimia Farma This activity is conducted in Pharmacies Kimia Farma No 48 Matraman East Jakarta In this case pharmacists are expected to know and understand how to manage a pharmacy in administration financial management procurement storage and sale of pharmaceuticals and pharmacy services in pharmacy practice in accordance with the laws and ethics in the pharmaceutical care system in Indonesia Pharmacy services is a form of service and professional pharmacist directly responsible for improving the quality of life of patients Customer is one of the important factors that must be maintained by the pharmacy By knowing who your customers are what you will needs and wants and then providing them with the best possible products and services that can give satisfaction to the customers To improve customer satisfaction survey should be conducted with the services given at the pharmacy based on assessment of the customer Special task aims to identify consumers 39 assessment of the quality of services in Pharmacy Kimia Farma No 48 Profession Practice Pharmacists in PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk aims to have important roles and responsibilities for implementing the aspects listed in the GMP among others in charge of production responsible for oversight and quality assurance Given a special assignment called efforts to reduce manual intervention in line cvc Special task aims Reducing manual intervention in CVC packaging machines in CF Taisho Pharmaceutical Indonesia In analyzing and solving manual intervention used method PDCA cycle PDCA Cycle which is a series of troubleshooting steps consisting of the Plan a plan Do implement what is planned check check if the results fit the desired and Act follow up measures to prevent the recurrence of similar problems looking for the next improvement opportunities Manual intervention is most pronounced in CVC caused by loading safety in machine Pampac II Improvements were made to address the issue of safety in machine loading Pampac II is a standardized machine settings Pampac II a decrease of 76 61
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Yesa Crystalia
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat
Kesehatan merupakan salah satu cara untuk memberikan pembekalan bagi para
calon apoteker mengenai regulasi terkait bidang kefarmasian dan alat kesehatan di
Indonesia. Seorang apoteker perlu mengetahui struktur, tugas dan fungsi posisi
terkait agar dapat berperan sebagai personil yang dapat memberikan pandangan
dan masukan dalam merumuskan kebijakan dan penyusunan norma dalam
pelayanan kesehatan dengan latar belakang kefarmasian yang dimiliki, sehingga
diharapkan regulasi yang dihasilkan dapat mencakup dan menjamin obat,
perbekalan kesehatan, pelayanan kefarmasian, serta alat kesehatan memiliki mutu
yang baik untuk diberikan kepada masyarakat. Tugas Khusus adalah mengenai
monitoring dan evaluasi sarana distribusi alat kesehatan dan perbekalan kesehatan
rumah tanggga(PKRT) sebagai bagian dari Post Market Surveillance yang
merupakan salah satu tugas dari Subdirektorat Inspeksi Alat Kesehatan dan
PKRT. Monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan setiap tahun untuk mengevaluasi
sarana yang memenuhi persyaratan agar keamanan, mutu, dan manfaat alat
kesehatan dan PKRT yang beredar terjamin.

ABSTRACT
Apothecary Profession Program Internship at Direktorat Jenderal Bina
Kefarmasian dan Alat Kesehatan is a way to give knowledge for pharmacist
candidates about pharmaceutical regulation and regulation about medical devices
in Indonesia. A pharmacist need to know the pharmaceutical related
organizational stucture and their job’s description to give input and suggestion
base on their pharmaceutical knowledge in arranging the related regulation. It will
ensure that the regulation produced are able to cover and assure drugs, medical
devices and household health care supplies—which are used by people—has
good quality, safe, and affordable. Tugas Khusus given was about monitoring and
evaluating medical devices and household health care supplies distribution
facilities as one of the tasks of Subdirektorat Inspeksi Alat Kesehatan dan PKRT.
It is executed every year to ensure the distribution facilities always distribute
medical devices and household health care supplies whict meet the requirements."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Hanifah Ramadhani
"Apoteker yang bertanggung jawab memberikan pelayanan kefarmasian perlu mengetahui tentang bagaimana pemerintah membuat kebijakan-kebijakan dan program-program yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan pelayanan kefarmasian di tingkat pusat sampai ke tingkat daerah. Oleh sebab itu, Program Profesi Apoteker Universitas Indonesia menyelenggarakan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, khususnya Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan.
Tujuan diselenggarakannya PKPA ini agar para calon apoteker dapat mengetahui dan memahami peran, tugas, dan fungsi dari Kementerian Kesehatan, khususnya Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Selain itu, diharapkan mahasiswa apoteker mengetahui, mempelajari, dan memahami kebijakankebijakan, penyusunan standar, norma, pedoman, kriteria, prosedur, dan bimbingan teknis serta evaluasi di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Aditya Retno Wijayanti
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan bertujuan untuk mengenal dan memahami struktur organisasi, tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan secara umum dan Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian secara khusus; mengetahui dan memahami peran apoteker di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian; serta mengetahui permasalahan yang terdapat di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. Sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah untuk memahami proses revisi Daftar Obat Esensial Nasional yang dikerjakan oleh Subdirektorat Standardisasi, Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian dan mengkaji daftar usulan obat untuk revisi Daftar Obat Esensial Nasional 2013.

Pharmacists Professional Practice in Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices aims to know and to understand the organization structure, task and functions of Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices in general and Directorate of Pharmaceutical Care in specific; to know and to understand the role of pharmacists at Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, in specific at Directorate of Pharmaceutical Care; and to know the problems at Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, in specific at Directorate of Pharmaceutical Care. While the purpose of the specific assignment are to understand the revision process of the List of National Essential Drugs that was done by Subdirectorate Standardization, Directorate of Pharmaceutical Care and to review the list of drugs proposals for List of National Essential Drugs revision 2013.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>