Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 118716 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Subhan Asfari
"ABSTRAK
Industri farmasi merupakan salah satu sarana tempat dilakukan pekerjaan kefarmasian. Praktik kerja profesi yang dilaksanakan di PT Medifarma Laboratories ini, bertujuan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata dalam melakukan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi. Industri farmasi adalah badan usaha yang memiliki izin untuk melakukan kegiatan pembuatan obat atau bahan obat. Dalam pembuatan obat, industri farmasi harus memenuhi ketentuan Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB agar obat yang dihasilkan aman, berkhasiat dan bermutu. Seluruh aspek CPOB telah diterapkan oleh PT Medifarma Laboratories. Selain itu, PT Medifarma Laboratories juga menerapkan ketentuan GMP dari PIC/s sebagai jaminan tambahan untk keperluan ekspor produk. Seluruh proses produksi dan aspek terkait telah dikendalikan, dan setiap tahapnya telah terdokumentasikan. Salah satu upaya pengendalian dalam proses produksi adalah validasi proses yang menjadi tugas khusus yang diberikan kepada mahasiswa. Validasi proses merupakan usaha untuk membangun bukti terdokumentasi bahwa suatu proses produksi akan senantiasa menghasilkan produk yang memenuhi kriteria yang ditentukan. Validasi ini termasuk dalam validasi konkuren, dilakukan terhadap pada tiga bets tablet suplemen XYZ berturut-turut, dimana tiap bets berukuran 100.000 tablet. Validasi proses telah dilakukan mulai dari tahap wet compounding, dry mixing, compression dan coating. Validasi terhadap proses blistering tablet suplemen XYZ juga telah dilakukan. Dari hasil validasi, disimpulkan bahwa proses produksi tiga bets tablet suplemen XYZ telah tervalidasi.

ABSTRACT
The pharmaceutical industry is one of the places to do the pharmaceutical works. The internship that held at PT Medifarma Laboratories, intended to make students get the real experience in performing the pharmaceutical works in the pharmaceutical industry. The pharmaceutical industry is an entity that has a license to conduct the manufacture of drugs or drug ingredients. In the manufacture of drugs, the pharmaceutical industry must comply Good Manufacturing Practice GMP so that the resulting drug meet the criteria of safe, efficacy and quality. All aspects of GMP has been applied by PT Medifarma Laboratories. In addition, PT Medifarma Laboratories also applying the GMP provisions of PIC s as an additional guarantee for export products. The whole process of production and its related aspects are controlled, and every stage is documented. One of the actions in order to control the production process is validation process that became task given to the student. The validation process is establishing documented evidence to determine that process consistently produce a product meet its predetermined specifications and quality characteristics. Validation that had been done is classified as concurrent validation, and were carried out on three batches of Tablet Supplements XYZ, where the size of each batch were 100.000 tablets. Validation process were started from wet compounding, dry mixing, compression, and coating. Validation of the blistering process Tablets Supplement XYZ had also been performed. The results showed that the production process of three batches of Tablet Supplements XYZ had been validated."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Maghfiroh Inzaniyah Latifah
"Seorang apoteker memegang peranan penting di industri farmasi, apotek dan pedagang besar farmasi. Apoteker harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi. Standar kompetemsi apoteker Indonesia terdiri dari sepuluh (10) standar kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan oleh apoteker saat lulus dan masuk ke tempat praktik kerja profesi. Sebagai bekal dan pengalaman calon apoteker untuk dapat memahami peran apotekervdan meningkatkan kompetensi, maka dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker di Apotek Kimia Farma no 284, PBF PT SamMarie Tramedifa dan PT Medifarma Laboratories periode bulan Januari-April 2019. Selama PKPA diharapkan calon apoteker dapat memperluas wawasan, pemahaman,dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di tempat praktik kerja profesi.

A pharmacist plays an important role in the pharmaceutical industry, pharmacies and pharmaceutical wholesalers. Pharmacists must meet competency standards as a requirement for entering the workforce and undergoing professional practice. Indonesian pharmacist competency standards consist of ten (10) competency standards as abilities expected by pharmacists when graduating and entering professional work practices. As a preparation and experience of prospective pharmacists to be able to understand the role of pharmacists and improve competence, the Pharmacist Professional Work Practice is carried out at Kimia Farma Pharmacy no. 284, PBF PT SamMarie Tramedifa and PT Medifarma Laboratories for the period January-April 2019. During PKPA it is expected that pharmacist candidates can broaden their horizons , understanding, and experience to do pharmaceutical work in professional workplaces."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rizky Ariyanti
"ABSTRAK
Praktik Kerja Profesi Apoteker di PT Medifarma Laboratories bertujuan agar mahasiswa profesi apoteker mengetahui dan memahami tugas, peran, dan tanggung jawab apoteker di suatu industri farmasi. Selain itu, kegiatan Praktik Kerja Profesi juga memfasilitasi mahasiswa dalam memahami gambaran nyata permasalahan kefarmasian di industri farmasi, khususnya pada bagian production planning and invertory control PPIC . Tugas khusus yang diberikan berjudul Pemetaan Mesin dan Kapasitas Mesin. Tujuan dari tugas khusus ini adalah untuk mengetahui kesesuain data antara perhitungan kapasitas mesin dengan sistem otomatis yang dibandingkan dengan perhitungan kapasitas mesin secara manual.

ABSTRACT
Internship at PT Medifarma Laboratories aims to make the pharmacist 39 s professional students know and understand the duties, roles and responsibilities of the pharmacist in a pharmaceutical industry. In addition, internship also facilitates students to understand the real picture of pharmaceutical problems in the pharmaceutical industry, especially in the production planning and inventory control PPIC section. Specific assignment given is entitled Machine Matriks and Machine Capacity. The purpose of this particular assignment is to ensure and compare the data of machine capacity between automatic system with manual system. "
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Rangkuti, Muhammad Wildan Shalli
"Praktik Kerja Profesi di PT. Medifarma Laboratories Periode 1 Februari ndash; 31 Maret Tahun 2017 bertujuan untuk mengerti peranan, tugas dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan dan keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi, memahami penerapan CPOB, dan memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi. Tugas khusus yang diberikan berjudul Analisis Uji Batas Timbal pada Bahan Baku Eksipien Pewarna yang bertujuan untuk mendapatkan prosedur analisis timbal pada bahan baku eksipien pewarna yang valid.

Internship at PT. Medifarma Laboratories Period 1 February ndash 31 March Year 2017 aims to know and understand pharmacist work and responsibility at Pharmacy Industry, have competence, knowledge, skill, and experience to handle pharmacy work, understand implementation of GMP, and have real illustration about pharmacy work matter at Pharmacy Industry. The internship given a special assignment about Lead Limit Test Analysis for Raw Materials of Color Excipient with aim to get lead analytical valid procedure for raw materials of color excipient. "
2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ana Hulliyyatul Jannah
"Praktek Kerja Profesi di Puskesmas Kecamatan Palmerah dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui dan memahami peran apoteker di Puskesmas, baik dalam bidang manajemen pengelolaan perbekalan farmasi maupun dalam hal pelayanan farmasi klinik. Peran apoteker dalam manajemen meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan, pengendalian, pencatatan dan pelaporan. Sedangkan pelayanan farmasi klinik meliputi pengkajian resep, dispensing, pelayanan informasi obat, dan konseling. Tugas khusus yang diberikan adalah mengenai pembuatan leaflet informasi obat untuk pasien dengan penyakit tidak menular seperti diabetes, asam urat, hipertensi, adn kolesterol. Leaflet berisi informasi obat dan tambahan informasi untuk pasien mengenai bagaimana cara mengendalikan penyakitnya. Leaflet ini dibuat untuk memberikan informasi kepada pasien mengenai pengobatannya dan mengedukasi pasien tentang pengobatan yang diterimanya sehingga diharapkan kualitas hidup pasien dapat meningkat.

Profession Internship at Puskesmas Kecamatan Palmerah was held to learn and understand the role of pharmacist in community health center, especially to manage a pharmacy and to deliver pharmaceutical care. Pharmacist has role to manage the pharmacy, such as planning, supplying, receipt, saving, annihilation, controlling, and reporting. On the other hand, pharmacist also has to deliver a pharmaceutical care, such as receipt assessment, dispensing, drug information, and patient counseling. Specific assignment that been given is making the leaflet for degenarative diseases patients such as diabetes, gout, hypertension, and hypercholesterol. The leaflet contains drugs information and how to manage the disease as well. As the conclusion, the leaflet was made to improve patients awareness about their disease and to educate patients about their medication, so that their quality of life can be increased.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Yeyet Durotul Yatimah
"Praktek Kerja Profesi di Puskesmas Kecamatan Cipayung bertujuan untuk memahami peran tugas dan tanggung jawab Apoteker dalam praktek kefarmasian di Puskesmas Kecamatan Cipayung Pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai di Puskesmas Kecamatan Cipayung dimulai dari perencanaan permintaan penerimaan penyimpanan pendistribusian pengendalian pencatatan dan pelaporan serta pemantauan dan evaluasi kegiatan pelayanan kefarmasian di Puskesmas terdiri dari pengkajian resep penyerahan obat dan pemberian informasi obat dan Pelayanan Informasi Obat PIO Tugas khusus yang diberikan mengenai kegiatan pelayanan kefarmasian alur pelayanan sumber daya manusia dan hasil daftar tilik Permasalahan praktik dan pekerjaan kefarmasian yang terjadi di Puskesmas Kecamatan Cipayung yaitu kegiatan pelayanan informasi obat yang belum rutin dilakukan Kata kunci Praktek Kerja Profesi Puskesmas Kegiatan Kefarmasian

Profession intership in Puskemas Kecamatan Cipayung aims to understand the role duties and responsibilities of pharmacists in the practice of pharmacy in Puskesmas Kecamatan Cipayung Management of drugs and medical materials consumables in Puskesmas Kecamatan Cipayung starting from planning demand receipt storage distribution control recording and reporting as well as monitoring and evaluation pharmacy services at the health center activities consisting of assessment prescription drug delivery and the provision of drug information and drug information service Special assignment given about the activities of pharmacy services workflow services human resources and the results Tilik Problems pharmacy practice and the work going on in the Puskesmas Kecamatan Cipayung drug information service activities are not routinely performed Keyword Profession Intership Puskesmas Pharmaceutical activities
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sahnaz Rizky Alghonia
"Pekerjaan Farmasis bukan hanya sekedar membuat obat, melainkan juga menjamin, pemberian informasi mengenai indikasi, efek samping dan penggunaan obat dengan benar. Efek Samping Obat (ESO) merupakan salah satu penyebab utama mortalitas dan morbiditas di fasilitas perawatan kesehatan di seluruh dunia. Salah satu bentuk kegiatan Pharmaseutical care adalah Monitoring Efek Samping Obat (MESO).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek samping obat dan memonitoring penggunaan obat pada pasien hipertensi agar dapat meminimalkan terjadinya efek samping obat dan meningkatkan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat. Penelitian disusun pada tanggal 1-31 Agustus 2021 di Apotek Nusukan, Surakarta. Tugas khusus mengenai “Monitoring Efek Samping Obat Hipertensi” disusun dengan melakukan wawancara secara langsung dengan pasien yang menderita hipertensi dan melakukan studi literatur mengenai pengertian, patosiologi, gejala klinis, penatalaksanaan penyakit hipertensi. Selain itu, materi pengkajian juga diperoleh melalui diskusi dengan Pembimbing.
Resep pasien dengan penyakit hipertensi yang berisi amlodipine, diovan, bisoprolol, miniaspi di skrining terlebih dahulu untuk menjamin keamanan (safety) dan kemanjuran (efficacy) dari obat yang terdapat di dalam resep ketika digunakan pasien serta memaksimalkan tujuan terapi. Skrining resep meliputi kajian administratif, kesesuaian farmasetik, dan pertimbangan klinis. Penelitian menunjukkan pasien mendapatkan obat sesuai dengan apa yang dikeluhkan dan tidak pernah menghentikan pengobatan pada saat tekanan darah normal, tetapi pernah mengeluhkan pusing dan nyeri setelah mengonsumsi obat.

Pharmacist have responsibilities to guarantee, provide information regarding indications, side effects and correct use of drugs. Drug Adverse Effects (ESO) is one of the leading causes of mortality and morbidity in health care facilities worldwide. One form of Pharmaseutical care activity is Drug Side Effect Monitoring (MESO).
This study aims to determine the side effects of drugs and monitor the use of drugs in hypertensive patients in order to minimize the occurrence of drug side effects and improve patient compliance in taking drugs. The study was arranged on 1-31 August 2021 at Apotek Nusukan, Surakarta. The special task regarding "Monitoring Side Effects of Hypertension Drugs" was prepared by conducting direct interviews with patients suffering from hypertension and conducting literature studies on the definition, pathophysiology, clinical symptoms, and management of hypertension. In addition, the study material was also obtained through discussions with Supervisor 1 author at Nusukan Pharmacy and Supervisor 2 from the University of Indonesia.
Prescriptions for patients with hypertension containing amlodipine, diovan, bisoprolol, miniaspi are screened first to ensure the safety and efficacy of the drugs contained in the prescription when used by patients and maximize therapeutic goals. Prescription screening includes administrative review, pharmaceutical suitability, and clinical judgment. Research shows that patients get the drug according to what they complain about and never stop medication when blood pressure is normal, but have complained of dizziness and pain after taking the drug.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2021
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Kurniah Anisah
"Praktek Kerja Profesi di Puskesmas Kecamatan Tanah Abang yang bertempat di Jl. KH. Mas Mansyur No. 30 Kecamtan Tanah Abang. Kegiatan praktek kerja profesi selama 2 minggu dari tanggal 1 Juli - 14 Juli 2015. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mengetahui peranan, tugas dan tanggung-jawab Apoteker dalam praktek pelayanan kefarmasian di puskesmas, memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap professionalism, wawasan dan pengalaman nyata untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di puskesmas, melihat dan mempelajari strategi dan pengembangan praktik profesi Apoteker di puskesmas, memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di puskesmas, mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan tenaga kesehatan lain di puskesmas. Mahasiswa pada kegiatan ini memahami peran, tugas dan tanggung jawab Apoteker dalam praktek pelayanan kefarmasian di puskesmas kecamatan Tanah Abang meliputi pengelolaan obat dan pelayanan farmasi klinik. Memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap professionalism serta wawasan dan pengalaman nyata pekerjaan kefarmasian di puskesmas meliputi pelayanan resep dokter, pemberian informasi obat, pengelolaan obat dan bahan medis habis pakai. Mahasiswa dapat melihat dan mempelajari strategi dan pengembangan praktik profesi Apoteker di puskesmas diantaranya konseling pada pasien penyakit kronis. Kendala pekerjaan kefarmasian di puskesmas kecamatan Tanah Abang adalah pada proses pengadaan melalui e-catalogue dimana obat yang sering kali kosong dan disiasati dengan pembelian langsung di apotek rekanan. Mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan tenaga kesehatan lain diantaranya dokter perawat.

Profession Internship Program at Puskesmas Kecamatan Tanah Abang located at Jl. KH. Mas Mansyur No. 30 Kecamtan Tanah Abang. Profession Internship Program activity for two weeks from the date of July 1 to July 14, 2015. The purpose of this program allow students to understand the role, duties and responsibilities of pharmacists in pharmacy services at community health centers, have the knowledge, skills, attitude, professionalism, insight and a real experience for pharmacy services, learn strategies and development of professional pharmacist practice in health centers, have a real picture about the problems of pharmacy practice, communicate and interact with other health workers in health centers. Students on these activities can understand the role, duties and responsibilities of pharmacists in the practice of pharmacy services include drug management and clinical pharmacy services. Have the knowledge, skills, attitude, professionalism, the real experience includes prescription services, giving drug information, drug management and medical consumable materials. Students can learn strategies and developing of pharmacists practice in health centers include counseling for patients with chronic disease. The problems in health center is supplying by e-catalog in which drugs are empty and circumvented by direct purchase at the pharmacy partners. Ability to communicate and interact with other health professionals including doctors and nurses.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>