Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 720 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Coelho, Paulo
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2014
869.342 COE f
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Shan, Darren
"Mr. Crepsley leads Darren Shan on a dangerous trek to Vampire Mountain, the very heart of the vampire world, to be presented to the Council, but an encounter with the Vampanese along the way means trouble"
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002
813 SHA vt IV
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Llewellyn, Kate
Australia : Hudson Hawthorn, 1989.
828.993 4 LLE m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Niarsi Merry Hemelda
"Penelitian mengenai pengaruh gradien ketinggian terhadap variasi morfologi rotan Calamus javensis Blume (Arecaceae) telah dilakukan di Gunung Kendeng, Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Jawa Barat. Penelitian tersebut bertujuan mengetahui variasi morfologi, sebaran variasi morfologi populasi C. javensis terhadap ketinggian, serta mengidentifikasi karakter morfologi tertentu yang dipengaruhi ketinggian. Sebanyak 16 karakter morfologi C. javensis yang meliputi organ batang dan daun dianalisis menggunakan Cluster Analysis (CA) dan Principal Component Analysis (PCA). Penelitian dilakukan pada kisaran ketinggian 1000--1300 mdpl, namun populasi C. javensis di Gunung Kendeng sudah tidak dijumpai pada ketinggian 1200--1300 mdpl. Hasil CA menunjukkan adanya 3 kelompok C. javensis berdasarkan variasi morfologi di Gunung Kendeng, TNGHS. Kelompok 3 yang memiliki karakter jumlah duri jarang serta leaflet basal spreading merupakan C. javensis var. inermis. Hasil PCA menunjukkan bahwa karakter yang berperan dalam variasi morfologi populasi C. javensis meliputi leaflet basal, jumlah duri upih, panjang petiolus, bentuk leaflet basal, diameter batang, dan panjang duri upih. Sebaran variasi morfologi berdasarkan ketinggian masih tumpang tindih. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa gradien ketinggian tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada ke-16 karakter morfologi populasi C. javensis pada ketinggian 1000--1200 mdpl. Dapat disimpulkan bahwa karakter morfologi dari C. javensis pada ketinggian 1000--1200 mdpl di gunung Kendeng belum menunjukkan clinal variation.

Altitudinal gradient effect on morphological characters of Calamus javensis Blume (Arecaceae) has been studied in Mountain Kendeng, Mountain Halimun Salak National Park (MHSNP), West Java. The goals of this study were to analyze morphological variation and variation distribution of C. javensis population, also to identify certain characters that affected by altitudinal gradient. 16 morphological characters from stem and leaf were analyzed using Cluster Analysis (CA) and Principal Component Analysis (PCA). The range of altitude that used in this study was 1000--1300 mdpl, but C. javensis population was absent in 1200--1300 mdpl. CA classified C. javensis specimens into 3 groups. The third group, characterized by few spines on its leaf sheath and spreading basal leaflet, was identified as C. javensis var. inermis. Characters that were analyzed using PCA showed that basal leaflet, spine abundance of leaf sheath, petiole length, basal leaflet shape, stem diameter, and leaf sheath spine length were important characters in morphological variation of C. javensis. Morphological variation of C. javensis showed overlapped distribution. Simple linear regression analysis showed there was no character of C. javensis that significantly affected by altitudinal gradient. In conclusion, morphological characters of C. javensis population in Mountain Kendeng, MHSNP, from 1000 to 1200 m.a.s.l. had not showed the clinal variation yet."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
S1591
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ito, ES
Jakarta: Serambi, 2005
899.221 3 ITO n
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Kustita Rhamadania
"Telah dilakukan pengukuran nilai gayaberat di daerah Gunung Endut Kabupaten Lebak Provinsi Banten Pengukuran tersebut didasarkan pada manifestasi sumber panas bumi yang ada disekitar daerah Gunung Endut Pengolahan data dilakukan dengan melakukan koreksi gayaberat hingga menghasilkan anomali Bouguer dan pengolahan data lanjut menggunakan metode Talwani Maka diperoleh penampang struktur bawah permukaan 2D yang kemudian dikomparasi dengan peta geologi Anomali gayaberat mengindikasikan keberadaan intrusi batuan beku di Cikawah Penampang 2D yang didapatkan dengan menggunakan metode Talwani memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan pengolahan data yang hanya mengandalkan data geologi.

The gravity measurement had been carried out in the Mount Endut It is located in Lebak area Banten province The measurement is based on the manifestations of geothermal resources that exist around the area Firstly the gravity data is corrected by gravity correction to obtain Bouguer profile which separated regional and local anomaly Then we have carried out the advace processing data using Talwani method to produce cross section subsurface structure in target area The result of prosessing should that the igneous intrusion is happend in cikawah area The igneous intrution structure is very clearly obtained from Talwani analyzed."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
S44326
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"[Skripsi ini membahas ideologi dalam serial animasi Gora Samocvetov dengan
melihatnya melalui fungsi narasi di setiap filmnya. Teori nasionalisme dan
hegemoni digunakan untuk membuktikan adanya ideologi dalam serial animasi
tersebut. Adapun fungsi narasi itu sendiri dianalisis secara struktural dengan
metode naratif Propp. Hasil analisis membuktikan bahwa terdapat beberapa
ideologi dalam serial animasi Gora Samocvetov, khususnya nasionalisme,
patriotisme, kolektivisme dan hegemoni. Hal ini juga membuktikan bahwa
hingga saat ini serial animasi di Rusia masih digunakan sebagai alat hegemoni
demi menyampaikan pesan-pesan ideologi, khususnya terhadap anak-anak
sebagai generasi muda., This thesis discusses the ideology in the animated series Gora Samocvetov to see
through the function of narrative in each film. Nationalism and hegemony
theories were used to prove the existence of ideology in this animated series. The
function of the narrative itself was structurally analyzed using Propp narrative
method. The results of the analysis proves that there are some ideologies in the
animated series Gora Samocvetov, especially nationalism, patriotism,
collectivism and hegemony. It was also proved that until now Russian animated
series is still used as a hegemonic tool to convey messages of ideology, especially
to children as young generation.]"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2014
S58013
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hana Nabilah
"ABSTRAK<>br>
Penelitian ini membahas sejarah bencana alam Gunung Kelud beserta mitigasibencananya. Bencana gunung meletus menarik untuk dibahas mengingatIndonesia adalah negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi.Dampak bencana yang tersebut juga mempunyai pengaruh besar terhadapkehidupan masyarakat sekitarnya, khususnya masyarakat sekitar Gunung Kelud.Skripsi ini membandingkan penanganan mitigasi bencana yang dilakukan olehpemerintah kolonial Belanda dan republik Indonesia terhadap letusan GunungKelud tahun 1901, 1919, 1951,1966, dan 1990. Hasil dari perbandingan tersebutmenunjukkan bahwa penanganan mitigasi bencana paling efektif dilakukan olehpemerintah kolonial dengan dibangunnya terowongan air di Gunung Kelud.Keefektifan mitigasi bencana tersebut tercermin pada letusan 1951 dan letusanletusan setelahnya. Penanganan mitigasi bencana dari masa kolonial ke masarepublik mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini terbukti denganbeberapa upaya mitigasi bencana yang dilakukan pascaletusan di wilayah Kediridan Blitar, seperti perbaikan dan pembangunan terowongan, bendungan, waduk,dan kantong lahar yang berefek menurunkan jumlah korban jiwa dan dampaklainnya pada kejadian yang diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalahpenelitian pustaka, wawancara, dan penelitian lapangan.

ABSTRACT<>br>
This research discussed the history of natural disaster of Kelud Mountain and itsmitigation. The volcano eruption disaster topic was interested to be discussedsince Indonesia is the country that has high level of disaster. The localcommunities also got affected by this, especially communities around KeludMountain. This research were compared the mitigation which handled by Colonialgovernment and Indonesian government on Kelud Mountain eruptions in theperiod of 1901, 1919, 1951,1966, and 1990. The results of this comparisonshowed that the most effective disaster mitigation management carried out by thecolonial government with the construction of a tunnel at Mount Kelud. Theeffectiveness of disaster mitigation is reflected in the eruption of 1951 andsubsequent eruptions. Handling disaster mitigation from the colonial period to theperiod of the republic has increased significantly. This proved by theconstructions of mitigation was built post disaster in Kediri and Blitar, asexample, tunnels, dams, reservoirs, and lava pockets, which reduced the numberof fatalities in this incident. The method in this thesis is literature research,interview and field research."
2016
S69966
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Pangi Syarwi
"Penelitian ini membahas Dinamika Dukungan Partai Politik dalam Proses Pengajuan Usul Amandemen Kelima UUD 1945 Tahun 2007. Latar belakang penelitian ini adalah terbatasnya fungsi legislasi DPD dalam proses pembentukan undang-undang mendorong DPD mengajukan usul amandemen kelima pasal 22D UUD 1945 Tahun 2007. Namun dalam upaya pengajuan usul amandemen kelima terjadi proses tarik menarik kepentingan di parpol yang mengakibatkan terjadinya dinamika politik yang kuat, sehingga berimplikasi terhadap perubahan sikap parpol yang awalnya mendukung kemudian mencabut dukungan yang sudah ditandatangani, akibatnya DPD gagal dalam memperkuat kewenangannya.
Pisau analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori elite dari Gaetano Mosca Suzanne Keller, oligarki dari Robert Michell, bikameral dari Kevin Evans, Samuel C. Patterson, Antony Mughan dan komunikasi politik dari Lucian Pye. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Sumber primer diperoleh melalui wawancara. Sementara sumber sekunder diperoleh dari media massa dan kajian pustaka.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab kegagalan DPD dalam memperkuat wewenangnya melalui proses pengajuan usul amandemen kelima pasal 22D UUD 1945 Tahun 2007, adalah disebabkan faktor internal yang meliputi penguatan DPD tanpa alternatif, konsepsi dan mekanisme yang ditawarkan DPD tidak jelas, belum ada momentum, naskah akademik tidak komprehensif, lemahnya komunikasi dan lobi politik DPD, dan lemahnya pembentukan wacana publik. Faktor eksternal yaitu; memperlama proses legislasi, kekhawatiran merembes ke pasal lain, memo Amien Rais, lamanya batas waktu dan dan sulitnya syarat pengajuan dan tidak mendapat dukungan presiden SBY.Temuan dalam penelitian yaitu; [1] lemahnya fungsi legislasi DPD menjadikan demokratisasi belum bisa berjalan dengan baik; [2] SBY dan Amien Rais menjadi elite penentu sehingga DPD RI gagal dalam penguatan fungsi legislasinya; [3] tejadinya perubahan sikap politik Golkar dan PKB.
Implikasi teoritis untuk teori elite Mosca, Keller terbukti dalam penelitian ini yaitu adanya alite penentu seperti Presiden SBY dan Amien Rais. Teori oligarki Robert Michell terbukti dalam memo yang diwakili Amien Rais. Teori Bikameral Samuel C. Patterson dan Antony Mughan, satu kriteria terpenuhi dan dianggap terkonfirmasi. Empat kriteria bikameral Kevin Evans hanya satu terkonfirmasi tiga tidak ditemukan dalam sistem bikameral Indonesia. Teori komunikasi politik Lucian Pye juga terbukti dalam penelitian ini.

This study discusses The Dynamics of Political Party Support in The Proposal Submission Process Fifth Amandment of UUD 1945 of 2007. The background of this research is limited function of DPD legislative in the process of forming laws encourage DPD proposed of the fifth amendment of article 22D UUD 1945 of 2007. But in an effort fifth amendment proposal submission process, the political pull of interests resulting in a strong political dynamics, so that the implications of the change in the attitude of political parties initially supported then revoke the signed. DPD failed to strengthen its authority.
Tools analysis of this research is elite theory from Gaetano Mosca, Suzanne Keller, oligarchy theory form Robert Michell, bicameral system from Kevin Evans, Samuel C. Patterson, Anthony Mughan and theory of political communication from Lucian Pye. T his research used qualitative methods with primary and secondary data sources. Primary sources obtained through interviews. While secondary sources obtained from the mass media and literature.
The results of this research show that the cause of the failure of DPD to strengthen its authority through the process of submitting a proposal of the fifth amendment of article 22D UUD 1945 of 2007, is due to internal factors which include strengthening the DPD with no alternative, the conception and the mechanisms offered by the DPD is not clear, there is no momentum, an academic proposal is not comprehensive, poor communications and political lobbying, and the lack of formation of public discourse. External factors, namely; prolong the legislative process, concern seeping into other articles, memos Amien Rais, the length and difficulty of deadlines and filing requirements and do not support the president SBY. The results of this research, as a summary: [1] the weakness of the legislative function DPD makes democratization can not walk well, [2] SBY and Amien Rais become elite critical that the DPD failed to gain legislative functions; [3] change in political attitudes Golkar and PKB.
Theoretical implications of this research for elite theory Mosca, Keller proved in this study are the determinants elite like as President SBY and Amien Rais. Robert Michell oligarchy theory represented proven in memo Amien Rais. Bicameral system Samuel C. Patterson and Anthony Mughan, the criteria are considered confirmed. Four criteria bicameral system Kevin Evans is only one confirmed. The other three criteria are not found in Indonesia bicameral system. Lucian Pye theory of political communication is also evident in this study.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Andina Dian Dwi Fatma
"ABSTRAK
Tesis ini membahas pembingkaian bloggers Kompasiana terhadap banjir Jakarta
pada tahun diselenggarakannya pemilu legislatif dan pemilu presiden, serta
tipologi kritik media apa saja yang muncul dalam rangkaian posting mereka
terkait tema tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan paradigma
konstruktivis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir Jakarta oleh bloggers
Kompasiana dibingkai bukan hanya sebagai bencana, namun juga sebagai
komoditas berita politik; tipologi kritik media yang muncul adalah Agenda
Setting, Framing, dan Praktik Jurnalistik; dan peran bloggers sebagai pilar kelima
baru mencapai tahap awal kemunculannya (emerging).

ABSTRACT
This thesis discusses the framing Kompasiana bloggers give to Jakarta floods in
the year of legislative and presidential elections, as well as the media critics
typology appear in the series of posts related to the theme. This study is a
qualitative study with a constructivist paradigm. The results showed that the
flooding in Jakarta is interpreted not only as a common event, but also a political
news commodity; media critics typology that arise are Agenda Setting, Framing,
and Journalistic Practices; and bloggers’ role as the fifth estate has just reached
the emerging state."
Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
T42129
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>