Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 61836 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"In 1973, Jakarta Municipal Authority introduced some policies to revitalize and to conserve Jakarta Kota. Subsequently, independent researchers, universities, NGOs. and Jakarta Municipal authority have conducted researches, exhibitions, and/or events to promote the culture and history of Jakarta Kota to a wider public. Such campaigns are held regularly that it has become a tradition, which unintendedly freeze public's perception of Jakarta Kota. Every endeavor to comprehend Old Town Jakarta holistically has revolved around its history, old buildings, and morphology disregarding the fact thai the area has undergone rapid urban development. Heat conditions, such as air pollution caused by traffic congestion and criminalities, are rarely exposed. Dynamic movements of space utilization by ojeg sepeda (people who earn money by taking people on bicycle), pedagang kaki lima (street merchant), pendaur tilang kardus (people who recycle used carton box), pemungut sampah (informal garbage collector), and mikrolet (a small car that is used for public transportation) as the prominent occupies of the area are omitted from the campaign. This paper proposes an alternative platform to revitalization in Jakarta Kota by mapping the activities and the movement in Jakarta Kota. Afterwards I will compare this map to the one that is often used in the campaign in to exhibit the discrepancy of information and images."
720 JIA 3:2 (2006)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Naniek W. Priyomarsono
Jakarta: CAC Group, 2008
728.359 83 NAN r
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Ira Sophia
"Tanpa disadari, sungai telah menjadi salah satu bagian penting bagi kelangsungan hidup umat manusia. Dalam dunia arsitektur, sungai memiliki peranan yang berbeda-beda di setiap kota yang berbeda-beda juga juga lokasinya. Hal ini mempengaruhi tampilan serta wujud fisik sungai yang berbeda-beda. Pada abad ke-17, Kota Jakarta yang sekarang kita kenal sebagai Ibu Kota Negara RI, mengawali kebesarannya di kawasan Jakarta Kota Lama, dengan menjadi pusat perhatian dunia perdagangan intemasional. Kawasan ini dahulu lebih dikenal dengan sebutan Kota Batavia. Kota Batavia terbentuk seiring dengan keberadaan dan perkembangan Kali Besar serta kanal-kanal di dalamnya. Kanal-kanal yang ada di Kota Batavia memiliki banyak peranan bagi pembentukan dan perkembangan Kota Batavia, yang pada periode 1619-1799 merupakan kota kolonisasi Bangsa Belanda di bawah Pemerintahan VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie). Mengenai penyebab yang mempengaruhi keberadaan Kali Besar dan kanal-kanal di dalam Kota Batavia, ada beberapa pendapat yang membahas konsep ide pembentukannya. Yang pertama adalah bahwa Kota Batavia dibangun VOC semata-mata agar sama dengan Kota Amsterdam di Belanda, sebagai usaha VOC menciptakan nuansa "e;nostalgia of homeland"e; bagi bangsa Belanda yang tinggal di Kota Batavia. Pendapat lain mengatakan bahwa Kota Batavia dibangun dengan mengikuti kaidah pola kota ideal untuk sebuah kota kolonial yang berlaku di Eropa. Dan pendapat yang terakhir adalah bahwa Kota Batavia merupakan kota hasil peleburan antara kota di Eropa dengan kota tradisional di Indonesia. Untuk membantu menelusuri pola pembentukan dan perkembangan Kota Batavia, dalam tulisan ini dilakukan tinjauan historis yang berhubungan dengan teori kolonialisme. Melalui tinjauan ini akan dilakukan studi banding antara Kota Batavia dengan Kota Amsterdam di Belanda, Kota Batavia dengan kota kolonial pada umumnya, Kota Batavia dengan kota kuno di Eropa serta Kota Batavia dengan kota tradisional di Jawa. Analisis lebih lanjut akan memaparkan perkembangan Kota Batavia sehubungan dengan pengaruh serta peran strategis Kali Besar serta kanal-kanal di dalam perkembangan Kota Batavia, khususnya dari sisi politik, sosial-budaya dan ekonomi."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2006
S48600
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Brega Bernardhi Pamuji
"ABSTRAK
Arsitektur tidak hanya sebatas bangunan tinggi, perumahan, atau
infrastruktur. Efek psikologi, lingkungan, manusia, dan lain sebagainya juga dapat
dikategorikan atau berhubungan langsung dengan arsitektur. Sebagai arsitek kita
tidak hanya merancang sebuah ide atau design, tetapi diperlukan untuk berpikir
bagaimana efek tersebut terhadap sekitar, terutama perilaku manusia dalam
melakukan kejahatan. Karena itu penulisan ini akan membahas mengenai seperti
apakah pengaruh dari aspek arsitektur dan lingkungan yang rawan kejahatan yang
membuat perilaku manusia menjadi ingin melakukan kejahatan di tempat yang
rawan tersebut dibanding di tempat atau di lingkungan lain. Penulisan akan
menggabungkan analisis dari yang membedakan tempat-tempat rawan tersebut
dibanding tempat lainnya, selain itu analisis dan eksplorasi didasarkan pada
keadaan dan aspek arsitektur yang terletak di kota Jakarta, Indonesia.

ABSTRACT
Architecture is not only limited to high-rise buildings, housing, or perhaps
infrastructure. But the psychological effects, environmental, human, and so forth
can also be categorized or directly related to architecture. As architects we are not
only thinking of designing an idea or design, but it is also necessary to think how
such effects on the surroundings, especially human behavior in committing a
crime. Therefore, this paper will discuss what kind of influence on the aspects of
architecture and environments that are prone to be a place of crime and make
human behavior to be wanting to commit crimes in such places. Certainly, the
writing will combine the analysis of what distinguishes these vulnerable areas
from elsewhere. Besides the analysis and exploration is based on the
circumstances and aspects of architecture located in the city of Jakarta, Indonesia."
2016
S63216
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nugroho Triputranto
"Pembangunan kawasan permukiman baru berupa kompleks perumahan de- wasa ini semakin berkembang pesat sejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian masyarakat Indonesia. Keadaan seperti ini dapat dengan mudah dijumpai di kawasan-kawasan sekitar kota besar seperti di Jakarta dan Surabaya. Berbagai macam tipe, model, dan ukuran rumah pun ditawarkan beserta fasilitas pendukungnya kepada konsumen. Dan Salah satu trend yang sedang berkembang di bisnis pemmahan saat ini adalah pembangunan perumahan yang berlema.
Hadirnya perumahan bertema sebenarnya memperkaya wajah perumahan yang sudah ada sekarang ini dengan penampilannya yang unik, Iain dan biasanya. Tetapi di Iain sisi kehadirannya juga menimbulkan banyak perdebatan di befbagai kalangan. Berbeda dengan pandangan masyarakat, dengan bentuknya yang sngat rekreatif dan mudah dimengerti membuat masyarakat Iuas dengan mudahnya menerima kondisi ini dan berkembang menjadi suatu fenomena dalam beberapa tahun terakhir."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
S48327
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: UI-Press, 2013
720.959 8 JAK
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Zoer`aini Djamal Irwan
Jakarta: Bumi Aksara, 2004
711.4 ZOE t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Abidin Kusno, 1966-
Honolulu : University of Hawaiʻi Press, 2014
307.121 6 ABI a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Eka Kartika Sanur
"ABSTRAK
Penelitian terhadap bangunan Toko Merah yang terletak di Jalan Kali Besar Barat No. 11 Jakarta Barat telah dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan gaya arsitektur yang diterapkan pada bangunan ini dan selanjutnya untuk mengetahui apabila ada unsur-unsur budaya lain yang turut diterapkan pada bangunan ini.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 3 tahap. Tahap pertama adalah tahap pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang bertojuaii untuk mengampulkan sumber-sumber kepustakaan yang dapat menunjang tercapainya tujuan penelitian ini. Selain itu juga digunakan studi lapangan (pengamatan langsung) dengan cara melakukan pengamatan dan perekaman yang terinci pada unsur-unsur bangunan Toko Merah. Selanjutnya pada tahap pengolahan data, dilakukan analisis komparatif dengan gedung Arsip Nasional dan sumber-sumber pustaka dalam hal kesamaan bentuk dan kesamaan ragam hias. Sebagai tahap akhir penelitian ini yaitu tahap penafsiran data. Pada tahap ini diperoleh asumsi bahwa bangunan Toko Merah dipengaruhi oleh gaya bangunan Barok yang banyak menampilkan hiasan berupa untaian daun, bunga, penggambaran tokoh dan warna-warria yang digunakan kebanyakan merah, emas dan hitam. Selanjutnya dapat diketahui bahwa selain pengaruh budaya Eropa, bangunan Toko Herah ini juga dipengaruhi oleh unsur budaya tradisional yang tampak pada hiasan kisi-_kisi pipih pada balustrade. Hiasan ini biasa terdapat di rumah-rumah Melayu.

"
1995
S11816
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>