Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Zola, Émile, 1840-1902
London: Everyman's Library, 1991
843 ZOL g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Zola, Émile, 1840-1902
Paris Fasquelle 1958
843.8 Z 312 g
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Zola, Émile, 1840-1902
"Germinal mengisahkan pemogokan para kerja tambang di utara prancis pada tahun 1860-an. Etienne Lantier adalah pekerja rel kereta yang dipecat. Dia tak berpendidikan, tetapi cerdas, dan temperamennya berbahaya. karena tak ada pilihan lain, dia terpaksa menerima pekerjaan sebagai buruh tambang Le Voreux. Disana dia melihat banyak rekannya kelaparan, sakit,dan terlilit utang, tak mampu memberi makan keluarga mereka dan tanpa masa depan. Ketika kondisi ini semakin memburuk,Lantier memimpin pemogokan yang bisa berujung pada kelaparan atau keselamatan bagi semua."
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2016
843 ZOL g
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Burmalia
Jakarta: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1980
S14295
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sitti Fatimah Hanum
"ABSTRAK
Latar belakang: Diffuse large B-cell lymphoma DLBCL merupakan suatu entitas yang heterogen baik secara klinik maupun morfologik. Berdasarkan kriteria Hans melalui pemeriksaan imunohistokimia IHK CD10, Bcl-6 dan MUM1, DLBCL dikelompokkan menjadi 2 subtipe yaitu germinal center B-cell like GCB dan non-germinal center B-cell like non-GCB . Kesintasan subtipe GCB umumnya lebih baik daripada non-GCB, namun sebagian dapat berespon buruk. Penanda prognosis buruk c-Myc lebih sering ditemukan pada subtipe GCB, sedangkan infeksi EBV melalui NF-kB lebih sering ditemukan pada subtipe non-GCB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ekspresi c-Myc dan EBV pada kedua subtipe DLBCL yang dapat berpengaruh pada kesintasan.Bahan dan cara: Penelitian ini menggunakan metode potong lintang, deskriptif analitik. Sampel terdiri atas 20 kasus untuk masing-masing subtipe. Dilakukan penilaian ulang diagnosis imunohistopatologik dari sediaan H E dan IHK sesuai kriteria Hans. Penilaian pulasan dilakukan oleh kedua pengamat dengan program ImageJ pada c-Myc dengan cut off ge; 60,4 dan EBV melalui EBER-ISH dengan nilai positivitas ge; 20 .Hasil: Hasil penilaian antar kedua pengamat menyimpulkan tidak ada perbedaan bermakna dengan p = 0,952. Ekspresi c-Myc tinggi secara bermakna lebih sering ditemukan pada subtipe GCB dibandingkan subtipe non-GCB p < 0,05 . Disisi lain EBV positif hanya ditemukan 4 kasus 10 dan cenderung lebih banyak pada subtipe non-GCB.Kesimpulan: DLBCL subtipe GCB lebih sering ditemukan ekspresi c-Myc tinggi, sedangkan infeksi EBV melalui NF-kB cenderung terdapat pada subtipe non-GCB. Positivitas c-Myc dan EBV ini diduga berkaitan dalam perbedaan kesintasan pada masing-masing subtipe DLBCL.

ABSTRACT
"Background Diffuse large B cell lymphoma DLBCL is clinically and morphologically heterogeneous groups of lymphoma. Based on Han 39 s immunohistochemistry IHC features consists of CD10, Bcl 6 and MUM1, DLBCL are grouped into 2 subtypes the germinal center B cell like GCB and non germinal center B cell like non GCB . GCB subtype generally has been shown to have better survival than non GCB, while some may respond poorly. c Myc is a worse prognosis marker more commonly found among GCB subtype, meanwhile the EBV infection through NF kB pathway that mostly found among non GCB subtype. The study aims was analyzed the difference of c Myc and EBV expression in both subtypes which could predict survival.Methods This research used cross sectional method. The samples were consist of 20 cases for each DLBCL subtype. The slides were rediagnosed based on immunohistopathologic diagnosis from H E and IHC slides based on Han rsquo s criteria. c Myc immunostaining cut off ge 60,4 and EBV with Eptein Barr early RNA in situ hibridization cut off 20 which are assesed using ImageJ programe by two independent observers. Result The results between two observers showed no significant difference with p 0,952. Expression of high c Myc is found to be significantly higher in GCB subtype p 0,05 . Whereas EBV positive were only found in 4 cases 10 , mostly in non GCB subtype. Conclusion The expression c Myc is higher in GCB than non GCB subtype. While the EBV infection found among non GCB subtype. Positivity of c Myc and EBV is believed to affect differences in survival for each subtype DLBCL."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2016
T58857
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Schwarz, Daniel R.
Chichester: Wiley Blackwell, 2014
809.3 SCH r
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Patricia Fransisca Julianty
"

Latar belakang: Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL) adalah Limfoma Non Hodgkin (LNH) yang paling banyak dan paling heterogen dengan prevalensi 25 hingga 30% di negara maju dan 42,5% di negara berkembang. Pemeriksaan imunohistokimia dengan kriteria Hans dapat digunakan sebagai pengganti gene-expression profiling (GEP) dan menggolongkan limfoma ini menjadi subtipe germinal centre B-cell like (GCB) dan non-GCB. Penggunaa terapi yang ada saat ini, masih didapatkan 30% hingga 40% kasus DLBCL mengalami kekambuhan atau residif. Ditemukannya ekspresi CD30 pada DLBCL di beberapa penelitian telah membuka peluang alternatif terapi target baru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ekspresi CD30 pada DLBCL dan perbedaan ekspresinya pada subtipe GCB dan non-GCB.

Bahan dan cara: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Sampel terdiri atas 50 kasus DLBCL yang terbagi menjadi 25 kasus subtipe GCB dan 25 kasus subtipe non-GCB berdasarkan pemeriksaan imunohistokimia di RSCM tahun 2014 sampai 2017. Dilakukan pulasan CD30 dan penilaian menggunakan persentase dengan nilai cut off positif >0%, >10% dan >20% sel tumor.

Hasil: Ekspresi CD30 positif didapatkan pada 8(16%), 4(8%), 3(6%) dari 50 kasus DLBCL dengan nilai cut off positif >0%, >10%, >20% secara berurutan. Uji Fisher’s exact yang dilakukan mendapatkan ekspresi CD30 pada subtipe GCB dan non-GCB tidak berbeda bermakna dengan nilai p>0,05.

Kesimpulan: Tidak didapatkan perbedaan yang bermakna antara ekspresi CD30 pada DLBCL subtipe GCB dan non-GCB


Background: Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL) is the most common and most heterogeneous Non Hodgkin lymphoma (NHL) with  prevalence 25 until 30% in developed countries and 42.5% in developing countries. Immunohistochemical examination using Hans criteria can be used to surogate gene-expression profiling (GEP) and classifies DLBCL as germinal center B-cell like (GCB) and non-GCB subtype. Using recent therapies is still result in 30 to 40% of disease relapse or refractory. Expression of CD30 on DLBCL in several studies has opened up opportunities for new alternative therapeutic targets. The aim of this study is to determine CD30 expression on DLBCL and the difference expression in GCB and non-GCB subtypes.
Materials and methods: This was a cross-sectional study with 50 cases of DLBCL consist of 25 cases of GCB subtypes and 25 cases of non-GCB subtypes based on immunohistochemical examination at RSCM in 2014 until 2017. All cases were stained by CD30 antibody and evaluated using percentage with cut off  value >0%, >10% dan >20% tumor cells.
Result: Positive CD30 expression was obtained at 8 (16%), 4 (8%), 3 (6%) out of 50 DLBCL cases with cut off values >0%, >10%, >20% respectively. The Fisher's exact test showed no significant difference of CD30 expression between GCB and non-GCB subtypes with p value >0.05.
Conclusion: There is no significant difference in the expressions of CD30 between DLBCL GCB and non-GCB subtypes.

 

"
2019
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rosita Alfi Syahrin
"[Latar Belakang: Tipe terbanyak dari limfoma non-Hodgkin (LNH) sel B adalah Diffuse Large B-cell Lymphoma (DLBCL) yang merupakan entitas heterogen. Hans membagi DLBCL menjadi subtipe Germinal Center B-cell like (GCB) dan non-Germinal Center B-cell like (non-GCB) dengan tehnik pemeriksaan imunohistokimia menggunakan CD10, BCL6 dan MUM1. Caspase-3 adalah protein yang berperan utama dalam mekanisme apoptosis dan dapat mengalami mutasi somatik pada LNH. Imunoekspresi Caspase-3 dapat berhubungan dengan kesintasan pasien DLBCL. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan imunoekspresi Caspase-3 pada DLBCL subtipe GCB dan non-GCB.
Bahan dan Metode: Pemeriksaaan imunoekspresi Caspase-3 pada 41 kasus DLBCL yang terdiri atas 18 kasus subtipe GCB dan 23 kasus non-GCB dilakukan dengan tehnik imunohistokimia . Subjek penelitian berasal dari RSCM dan enam rumah sakit lainnya di Jakarta.
Hasil: Kasus DLBCL subtipe GCB memberikan hasil positif pada pulasan Caspase-3 berjumlah 13 kasus (72%) dan negatif berjumlah 5 kasus (28%). Hasil yang didapatkan dari subtipe non-GCB yaitu positif berjumlah 5 kasus (22%) dan negatif berjumlah 18 kasus (78%). Terdapat perbedaan bermakna imunoekspresi Caspase-3 antara DLBCL subtipe GCB dengan subtipe non-GCB (p = 0,002).
Kesimpulan: Imunoekspresi Caspase-3 menunjukkan positivitas yang lebih tinggi pada DLBCL subtipe GCB dibandingkan dengan subtipe non-GCB.
, Background : The most common type of B-cell non-Hodgkin lymphoma (NHL) is diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL) which is heterogeneous. Hans divided DLBCL into Germinal Center B-cell-like (GCB) and non-Germinal Center B-cell-like (non-GCB) subtypes by using immunohistochemistry staining with CD10, BCL6 and MUM1. Caspase-3 is a protein that functions as a key role in the mechanism of apoptosis and may have somatic mutation in NHL. Immunoexpression of Caspase-3 could be associated with the survival of DLBCL patient. This study was performed to analyze the difference of Caspase-3 immunoexpression between GCB and non-GCB subtypes of DLBCL.
Materials and Methods : Caspase-3 immunoexpression examination was performed in 41 DLBCL cases, consisted of 18 cases of GCB and 23 cases of non-GCB subtypes by using immunohistochemistry technique. The cases came from RSCM and 6 other hospitals in Jakarta.
Result : The number of GCB subtype which showed positive Caspase-3 staining was 13 cases (72%) and negative in 5 cases (28%). The number of non-GCB subtype which showed positive Caspase-3 staining was 5 cases (22%) and negative in 18 cases (78%). There was significant difference of Caspase-3 immunoexpression between GCB and non-GCB subtype of DLBCL (p = 0,002).
Conclusion : The positivity of Caspase-3 expression was higher in GCB subtype than non-GCB subtype.
]"
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2014
SP-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dayanto Indro Utomo
"[Latar Belakang: Limfoma non-Hodgkin sel B jenis sel besar difus (DLBCL; Diffuse Large B-Cell Lymphoma) adalah jenis limfoma non-Hodgkin yang paling banyak ditemukan dan merupakan suatu entitas yang sangat heterogen secara klinik maupun morfologik. Para ahli mengelompokkan DLBCL ke dalam dua subtipe yaitu subtipe Germinal Center B Cell-Like (GCB) dan non-Germinal Center B-Cell Like (non-GCB), dimana GCB memiliki prognosis yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan ekspresi Bcl-2 pada kedua subtipe DLBCL.
Bahan dan Metode: Studi potong lintang dilakukan pada 41 kasus DLBCL, terdiri atas 18 kasus subtipe GCB dan 23 kasus subtipe non-GCB. Dilakukan review diagnosis histopatologik dari sediaan H&E serta review imunofenotip dari sediaan imunohistokimia. Dilakukan pemeriksaan ekspresi Bcl-2 secara imunohistokimia dan penilaian positivitas dengan nilai cut off 31%. Selanjutnya dilakukan analisis statistik menggunakan uji Mann-Whitney.
Hasil: Ekspresi Bcl-2 pada DLBCL subtipe non-GCB (nilai rerata 78,70%) lebih tinggi secara bermakna dibandingkan ekspresi Bcl-2 subtipe GCB (nilai rerata 66,61%) (p <0,05). Kesimpulan: Ekspresi Bcl-2 pada DLBCL subtipe non-GCB lebih tinggi dibandingkan ekspresi Bcl-2 subtipe GCB., Background: Diffuse Large B-Cell Lymphoma is the most common type of lymphoma non-Hodgkin found in the world, and a very heterogenous entity clinically and morphologically. The experts categorized DLBCL into two subtypes, Germinal Center B Cell-Like (GCB) and non-Germinal Center B-Cell Like (non-GCB), in which GCB has a better prognosis. This research was conducted to analyze the differences of Bcl-2 expression in these two DLBCL subtypes.
Patients and methods: A retrospective, cross-sectional study was conducted in 41 DLBCL cases consisted of 18 cases of GCB subtype and 23 cases of non-GCB subtype. Review of histopathological diagnosis from H&E and immunophenotypes from immunohistochemical stained was performed. Immunohistochemistry examination of Bcl-2 expression was done and the positivity was evaluated with 31% cut off. Furthermore, statistical analysis was performed by using Mann-Whitney test.
Result: Bcl-2 expression in DLBCL, non-GCB subtype (median value of 78.70%) showed a statistically higher expression compared to the expression in GCB subtype (with median value of 66.61 %) (p<0.05).
Conclusion: BCL-2 expression in non-GCB subtype is higher than in GCB subtype of DLBCL.]"
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2014
SP-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Maria Angela Putri Maharani
"Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL) adalah limfoma non-Hodgkin yang paling banyak ditemukan, sebanyak 25% hingga 35% pada negara maju, dan 86,6% di negara berkembang. Algoritma Hans membagi DLBCL menjadi dua kelompok yaitu germinal centre B-cell like (GCB) dan non-GCB, di mana kelompok GCB memiliki prognosis yang lebih baik. Meskipun DLBCL merupakan keganasan yang memiliki potensi untuk sembuh, namun 40% pasien akan meninggal karena resisten terhadap pengobatan atau mengalami relapse. Gen p63 memiliki beberapa isoform yang bekerja secara antagonis. Salah satu isoform berfungsi untuk membantu p53 sebagai tumor suppressor, dan isoform lainnya sebagai onkogen yang memicu tumorigenesis. Terdapat sebuah spekulasi bahwa p63 terletak dekat dengan poin translokasi yang sering ditemukan pada DLBCL, yaitu BCL6. Berdasarkan WHO, rearrangement BCL6 terjadi lebih tinggi pada DLBCL subtipe ABC, yaitu sebanyak 25-30% dibandingkan subtipe GCB, yaitu sebanyak 15%. Berdasarkan hal ini, dibutuhkan penelitian terhadap p63 untuk membuktikan kaitannya dengan DLBCL subtipe GCB dan non-GCB. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Sampel terdiri atas 30 kasus DLBCL subtipe GCB dan 30 kasus DLBCL subtipe non-GCB yang sudah ditegakkan diagnosisnya berdasarkan pemeriksaan IHK di RSCM dari Januari 2014 sampai Desember 2017. Dilakukan pulasan p63 dan penilaian menggunakan H-score. Hasil: Titik potong H-score pada ekspresi p63 didapatkan 4,4 dengan sensitivitas dan spesifisitas 46,7%. Ekspresi p63 positif didapatkan pada 16 kasus DLBCL subtipe GCB dan 14 kasus non-GCB. Tidak terdapat perbedaan ekspresi p63 pada DLBCL subtipe GCB dan non-GCB.

Diffuse Large B-cell lymphoma (DLBCL) is the most common type of non-Hodgkin lymphoma, approximately 25% to 35% in developed countries and 86,6% in developing countries. The Hans' algorithm classifies DLBCL into two subtypes, the germinal center B-cell like (GCB) and the non-germinal center B-cell like (non-GCB), where GCB subtype has a better outcome. Although DLBCL is a potentially curable disease, 40% of patients would suffer bad prognosis due to a relapse or refractory disease. The p63 gene produces two isoforms that work antagonistically. One of the isoforms supports p53 as a tumor suppressor, and the other isoform functions as an oncogene which triggers tumorigenesis. There is speculation that p63 is located close to the translocation points that are often found in DLBCL, namely BCL6. According to WHO, BCL6 rearrangement occurs higher in ABC subtype DLBCL compared to GCB subtype (25%-30% vs 15%). Based on this, research on p63 is needed to prove its relation to GCB and non-GCB subtypes. This was a cross-sectional study with 30 cases of DLBCL GCB subtype and 30 cases of non-GCB that had been diagnosed based on immunohistochemistry examination at RSCM from January 2014 to December 2017. All cases stained by p63 antibody and evaluated using H-score. The H-score cut-off point on p63 expression was obtained at 4.4 with 46.7% sensitivity and specificity. The positive p63 expression was obtained in 16 cases of GCB subtype and 14 cases of non-GCB subtype. Conclusion: There are no different expressions of p63 on DLBCL GCB subtype and non-GCB subtype.
"
Depok: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2018
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>