Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6741 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Depok: Badan Legislasi dan Layanan Hukum Universitas Indonesia, 2017
P 378.1 HIM
UI - Publikasi  Universitas Indonesia Library
cover
Depok: Badan Legislasi dan Layanan Hukum Universitas Indonesia, 2017
P 378.1 MOD
UI - Publikasi  Universitas Indonesia Library
cover
Depok: Badan Legislasi dan Layanan Hukum Universitas Indonesia, 2017
P 378.1 PED
UI - Publikasi  Universitas Indonesia Library
cover
"ABSTRAK
Perkembangan Ilmu pengetahuan memerlukan sumber daya manusia yang dapat berpikir secara analitis, memiliki kemampuan,untuk mengambil kesimpulan secara ilmlah, serta dapat menuliskannya dengan baik agar mudah dipahami orang lain. Untuk memperoleh sumber daya manusia yang mempunyai kualitas demikian, diperlukan pendidikan.
Pada abad-abad permulaan, bangsa Indonesia telah menunjukkan semangat dan kehausan untuk belajar. dan mencari ilmu. Hal itu terbukti dengan banyaknya siswa bangsa Indonesia yang menuntut ilmu di Nalanda, dekat kota Rajagrha dl tepi Sungai Gangga, ibu kota Magdha;Bihar, Selatan, India, yang merupakan lembaga pendidikan keagamaan ternama" pada waktu itu. Banyak siswa yang datang dari segala penjuru dunia untuk menuntut Ilmu di Nalanda. Rupanya jika jumlah siswa dari suatu negara cukup banyak, maka mereka dianjurkan untuk membangun asrama tersendiri- Asrama, tempat penginapan para siswa Indonesia di Nalanda, yang dibangun tahun lk. 860, merupakan.sumbangan Balaputradewa.
Satu-satunya jalan yang mungkin ditempuh.para siswa Indonesia untuk mencapai India pada waktu itu adalah dengan kapal layar.melalui laut.: Dengan demikian, kapal layar yang laik mengarungi samudra luas harus telah dapat dibuat dan dimiiiki oteh bangsa Indonesia. Selain itu, mereka pun harus memiliki pengetahuan navigasi, ilmu bintang, ilmu bumi, dan; ilmu-ilmu lain yang diperlukan untuk dapat mengemudikan kapal layar itu sampai ke India.
Hasil pendidikan beberapa tahun di Nalanda telah memperluas cakrawala mereka dan memperkaya ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Keindahan dan kemegahan candi-candi yang dibangun oleh bangsa Indonesia.
didasarkan segala peraturan dan ketetapan yang tercantum dalam Sil-
pasastra, yaitu suatu kompendium yang merupakan bahan acuan utama di bidang teknik dan arsitekturnya untuk membangun candi dan arca. Pada hiasan-hiasan yang diukirkan di candi-candi itu, terungkapkan bahwa bangsa Indonesia pada Waktu itu benar-benar dengan cermat mengamati alam lingkungan di sekelilingnya dan mencatatnya berupa: ukiran-ukiran yang menghiasi candi-candi."
Depok: UI Press, 1993
PDF-UI-01-93
UI - Publikasi  Universitas Indonesia Library
cover
Ida Royandiah
"Universitas Terbuka sebagai lembaga pendidikan jarak jauh di Indonesia, dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan Informasi kepada mahasiswa yang tersebar di seluruh pelosok tanah air dengan latar belakang yang berbeda. Kualitas pelayanan informasi di duga mempunyai kaitan yang erat dengan masalah Komunikasi dalam Organisasi. Ada beberapa unsur yang dapat kita pelajari dalam komunikasi organisasi, hal yang menarik untuk dihubungkan dengan kualitas pelayanan informasi adalah iklim komunikasi organisasi dan aliran informasi.
Atas dasar pemikiran itu, dilakukan penelitian dengan judul hubungan antara Iklim Komunikasi Organisasi dan Aliran Informasi dengan Kualitas Pelayanan Informasi kepada mahasiswa di Universitas Terbuka. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif, dengan pendekatan hipotesis-deduktif yaitu hipotesis yang diturunkan berasal dari teori yang ada. Penelitian ini dilakukan di UT Pusat, UPBJJ-UT Jakarta, UPBJJ-UT Bogor dan UPBJJ-UT Bandung, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya Iklim Komunikasi Organisasi dan Aliran Informasi yang kurang baik di Universitas Terbuka, maka dihasilkan Kualitas Pelayanan Informasi yang kurang memuaskan.

Universitas Terbuka as an institution that runs a distant learning system is required to improve the quality of the information services to the students who are scattered all over Indonesia and who have various backgrounds. It is assumed that there is a strong correlation between the quality of the information services and the issues of communication in an organization. There are several aspects that can be investigated from the relation of communication in an organization and the quality of the information services, such as the organization communication climate and the flow of the information.
The research was conducted based on this assumption and was done by using a quantitative methodology. The research was conducted at Universitas Terbuka main office, and Jakarta, Bogor and Bandung regional offices, with 100 respondents.
The result showed that bad in communication climate and insufficient information flow at Universitas Terbuka caused bad quality of information services.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2003
T11692
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"ABSTRAK
Melalui buku kecil ini, kami sampaikan kegiatan-kegiatan apa saja yang dilaksanakan selama pekan-pekan perayaan HUT ini, yang telah dimulai sejak tanggal 5 September sampai hari ini, 18 September 1995. Selain kegiatan bakti sosial yang mengambil tempat di luar lingkungan kampus Depok, seluruh kegiatan dilaksanakan di kampus Depok. Satu-satunya kegiatan yang masih dilaksanakan di Salemba adalah Bazaar.
Kegiatan yang dilaksanakan pada dasarnya tidak berbeda dengan perayaan HUT tahun-tahun sebelumnya. Selain itu ada kegiatan-kegiatan yang baru kali ini diadakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT yakni Pameran Foto Konica, Debat Mahasiswa dan peresmian beberapa bagian pembangunan. Hal yang baru pertama kali dilaksanakan adalah mengikusertakan masyarakat di lingkungan kampus Depok dan instansi-instansi pemerintah daerah dalam beberapa jenis acara, seperti gerak jalan.
Walau jenis - jenis kegiatan yang dilakukan tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tentu saja ada juga bedanya. Kegiatan Olah raga hanya dapat dilakukan pada beberapa cabang saja, dan tidak bisa secara besar-besaran. Kegiatan kesenian terbatas pada kegiatan musik oleh mahasiswa FEUI. Demikian antara lain dapat kami contohkan."
Depok: Fakultas Eknonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1995
PDF-UI-02-95
UI - Publikasi  Universitas Indonesia Library
cover
Niken Lestari
"ABSTRAK
Skripsi ini dilatarbelakangi oleh pengalaman penulis ketika melakukan pencarian di web sebagai salah satu sumber informasi termutakhir yang ada saat ini. Sabelum melakukan penelitian penulis sudah menyiapkan suatu model pola perilaku pencarian dan model strategi pencarian sebagai perbandingan terhadap perilaku yang dilakukan responden. Kedua model yang digunakan adalah milik Ellis sementara strategi pencarian dipakai milik Pathridge dan Hussein. Pemilihan kedua model di atas karena keduanya cenderung menonjolkan peran atau faktor manusia dalam berinteraksi dengan sistem informasi berbasiskan kompurer.
Perilaku manusia yang diteliti menyebabkan dipilihnya metode pengunpulan data berupa catatan harian dan ditindaklanjuti dangan wawancara semi terstruktur. Data yang terkumpul lalu dianalisis dan dideskripsikan pada bab empat. Penelitian ini termasuk pada studi kasus yang berusaha menggali pengalaman dan perilaku individu sehingga sampel yang diambil hanya berjumlah 8 orang.
Berbagai masalah, mulai dari mengenali kebutuhan informasi, perencanaan pencarian, formulasi kata kunci dan mengikuti link yang disediakan harus dihadapi oleh pemakai web. Search engine menjadi tumpuan pemakai untuk dapat menemuk in informasi yang diinginkan. Namun setiap search engine memiliki prinsip kerja yang berbeda dan sebagian besar pemakai tidak menyadari hal ini dan akibatnya adalah bits yang diperoleh begitu besar dan proses panyortiran informasi juga semakin sulit dan lama.
Terdapat beberapa perbedaan penting antara prinsip kerja mesin dengan manusia yang harus dipahami terlebih dahulu untuk dapat mengetahui perilaku responden ketika melakukan pencarian. Pemahaman mengenai internet terutama sarana web, sebrgai setting dari penelitiln inl jugs sama pentingnya.
Pencarian sebagai suatu aksi yang disadari didahului dengan kegiatan identifikasi kebutuhan informasi kemudian ketika sudah diputuskan bahwa pencarian akan dilakukan di web maka perencanaan mengenai sumber informasi dari search engine apa yang digunakan sudah dipikirkan. Namun kemudian diketahui bahwa terdapat perbedaan perilaku dalam mencari informasi hiburan dan tugas kuliah. Penelitian ini juga rnengungkapkan beberapa kesulitan eksternal yang mempengaruhi proses pencarian pemakai contohnya gangguan teknis seperti virus komputervdan akses internet yang lambat.
Kesulitan lainnya adaiah penggunaan Boolean operator yang sebenarnya merupakan alat bantu yang berguna untuk mempersempit atau memperluas pencarian jika pemakai mengetahui cara kerjanya. Berbagai permasalahan di atas dijelaskan dalam skripsi ini untuk membantu pengembangan kajian pemakai di bidang informatika dan perpustakaan.

"
2001
S15351
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Chaerunnisa
"Skripsi ini membahas tentang pengaruh penerapan PBL terhadap layanan perpustakaan fakultas: studi kasus perpustakaan fakultas psikologi UI. Problem-based learning adalah suatu metode belajar yang menempatkan masalah sebagai stimulan dalam proses belajar. Siswa dipertemukan dengan masalah, dan melalui masalah siswa belajar mengenai materi yang hendak dipelajari hari itu. Dalam metode ini pengajar atau dosen hanya berperan sebagai fasilitator bukan pemberi materi seperti dalam metode tradisional. Metode ini mengubah peran siswa yang sebelumnya hanya penerima materi menjadi pencari informasi. Format berkelompok yang diterapkan dalam PBL menuntut siswa untuk dapat bekerja sama dalam mencari sumber-sumber informasi yang dibutuhkan. Metode PBL juga menuntut siswa untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki kelas, karena dalam kelas mereka tidak akan hanya menerima tapi membagi pengetahuan yang telah mereka miliki sebelumnya kepada siswa lainnya. Metode ini menuntut siswa untuk lebih aktif mencari informasi, tidak hanya mengandalkan informasi yang diberikan oleh pengajar karena pengajar hanya berperan sebagai fasilitator. Penerapan PBL pun kemudian berpengaruh terhadap layanan yang diberikan oleh perpustakaan. Penerapan PBL pun tidak hanya merubah siswa dalam kelas tetapi juga merubah peran siswa sebagai pengguna perpustakaan. PBL mengubah peran siswa sebagai pengguna perpustakaan menjadi pengguna aktif perpustakaan bukan pasif seperti dalam metode sebelumnya. Berubahnya peran siswa menjadi pengguna aktif perpustakaan diakibatkan oleh siswa yang lebih sering berkunjung ke perpustakaan untuk mencari sumber informasi yang dibutuhkan, Sumber informasi tersebut dapat berupa buku teks, jurnal tercetak maupun jurnal online.-Selain memanfaatkan sumber informasi yang disediakan oleh perpustakaan, siswa sebagai pengguna perpustakaan juga menggunakan fasilitas yang disediakan oleh perpustakaan seperti ruang baca dan ruang diskusi.-Penerapan PBL di Fakultas Psikologi memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap layanan perpustakaan fakultas seperti jumlah pengunjung perpustakaan meningkat, peminjaman koleksi seperti buku teks dan referens meningkat, kebutuhan akan akses jurnal online maupun pemanfaatan fasilitas hotspot bertambah. Pengaruh yang besar dari penerapan metode ini cukup mampu diatasi oleh perpustakaan fakultas. Penambahan ruang baca meski bukan karena pengaruh penerapan PBL cukup membantu menjawab tantangan PBL, jumlah koleksi yang cukup banyak dan lengkap pun membantu siswa dalam proses belajar berbasis metode PBL. Namun sayangnya, fasilitas dan layanan yang disediakan oleh perpustakaan fakultas psikologi UI belum digunakan secara maksimal oleh pengajar. Hal ini dikarenakan pengajar lebih memilih memanfaatkan fasilitas hot spot yang terdapat di seluruh lingkungan fakultas psikologi UI kecuali perpustakaan."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2007
S15212
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indah Priliana
"Dengan berkembangnya modus kejahatan atau tindak pidana, terutama dengan ikut berkembangnya kejahatan siber atau cyber-crime yang semakin meningkat, sangat penting untuk melihat bagaimana keberhasilan dari upaya pemerintah dalam menekan angka kejahatan siber, mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan dan sebagai komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada konsumen serta untuk kepentingan Nasional Single Identity. Maka, mengingat hal tersebut, harus ada regulasi yang mengatur tentang penggunaan jasa layanan telekomunikasi kartu prabayar untuk menekan angka kejahatan siber, Untuk itu, pemerintah mengeluarkan Permenkominfo No. 12/2016 dan No. 14/2017 tentang aturan registrasi kartu prabayar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan post-positivis, dengan teknik pengumpulan data kualitatif melalui wawancara mendalam karena analisis yang digunakan dalam penelitian ini membutuhkan pandangan dari para narasumber yang berkaitan dengan kebijakan Pelaksanaan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 14 Tahun 2017 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi pada Perusahaan Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi melalui pertanyaan terbuka seputar masalah mengenai pelaksanaan kebijakan registrasi pelanggan jasa telekomunikasi. Lalu, diperoleh hasil bahwa indikator penerapan kebijakan publik menggunakan model Edwards III yang sudah dicapai dalam implementasi kebijakan diantaranya: adanya sosialisasi sebagai bentuk komunikasi; sumber daya yang memadai; struktur birokrasi yang kuat; dan sikap atau disposisi yang baik. Disamping itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yang pertama adalah perawatan sistem karena banyak terjadinya gangguan teknis dan yang kedua adalah resiko penyalahgunaan data, walaupun sudah tersertifikasi namun masih ada terjadi beberapa kasus penyalahgunaan seperti tersebarnya informasi sensitif yang dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggungjawab. Simpulannya, kebijakan mengenai registrasi pelanggan jasa telekomunikasi sudah berjalan dengan cukup baik, namun masih ada beberapa kendala teknis seperti; gagal dalam melakukan registrasi, sehingga harus menjadi bahan perhatian agar kedepannya hal-hal tersebut tidak menghambat proses registrasi.

In the way of the cyber crime mode that is developing, especially the growth of the activities of the cyber crime, it is essential to recognize how the government handle and decrease the growth of the cyber crime activity and to prevent the user rights abuse as a commitment of the regulator to protect the rights and identity of the user as the goals of National Single Identity program. Therefore, the Ministry of Communciation and Informations Affairs employs the regulation No. 12/2016 and No. 14/2017 about the policy of sim card registration. Henceforth, this research uses the post-positivism approach to collect the data qualitatively through deep interview. Since the vary views of the data are needed regarding to the policy of the Implementation of The Ministry of Communication and Informations Affairs Regulations of Telecommunication Services for the Costumers Concern on The Provider of Telecommunication Companies through open-ended questions of the questions of the research. Furthermore, this research shows that the objective of this research is achieved. The analysis based on Edward III theory, which consists of several indicators that has been achieved that the indicators are: advertising the the policy to the customers; the adequate resources; strong bureaucracy structure; and well-built dispotition. However, there are several things to be concerned: first, maintenance of the system as there is technical interference occurred; and second, there is a risk of misappropriation of the data of the customers that there is still several crimes occured based on the private or sensitive information that casted and being used by the criminals. In short words, the implementation has been running well. However, there is still technical interferences occurred, for instance, registration process that is failed and several technical interferences occurred. Hence, this research is hoped to give specific information in order to fix the problems regarding to the topic of this research."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kiki Tribuana Ishwari
"Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah sejauh mana pemanfaatan Internet oleh pemakai di UPT Perpustakaan UI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan Internet oleh pemakai di UPT Perpustakaan UI dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh pemakai dalam memanfaatkan Internet. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode penelitian yang dipakai adalah metode survey dengan menyebarkan kuesioner kepada responden. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu setelah menggunakan Internet antara 3-4 bulan dengan menghabiskan 1-2 jam per minggunya, responden telah mampu mencari sendiri informasi yang dikehendakinya dari Internet. Hampir seluruh responden ternyata tidak memiliki account. Lebih dari separuh responden beranggapan bahwa terminal komputer sebanyak 3 unit yang disediakan oleh UPT Perpustakaan UI untuk mengakses Internet belum cukup untuk melayani kebutuhan pemakai. Lebih dari separuh responden juga mengaku mengalami kesulitan dalam menggunakan Internet. Dari responden yang pernah meminta bantuan pustakawan, sebagian besar responden mengatakan bahwa pustakawan yang dimintai bantuan bisa membantu mereka."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2004
S15464
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>