Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 36400 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Devyna Fenty
"ABSTRAK
Tulisan ini membahas tentang Isu Kepemimpinan (leadership) dalam tata kelola iklim global yang merupakan isu yang masih jarang dikaji dalam ilmu hubungan internasional secara komprehensif mengenai apa itu kepemimpinan, siapa aktor-aktor potensial, serta signifikansi perannya dalam proses negosiasi lingkungan global, khususnya tata kelola global isu perubahan iklim. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis apa isu kepemimpinan dalam tata kelola iklim global dan bagaimana kepemimpinan mempengaruhi tata kelola iklim global. Dalam menjawab pertanyaan tersebut, tulisan ini menggunakan metode taksonomi dalam pengkajian literatur dengan memetakan literatur tentang struktur tata kelola iklim global (UNFCCC) sebelum era Paris Agreement dan setelah Paris Agreement, konsep kepemimpinan itu sendiri dalam tata kelola lingkungan global dan isu perubahan iklim, tema peran kepemimpinan dalam pembentukan rezim dan proses negosiasi perubahan iklim, khususnya Protokol Kyoto dan UNFCCC, dan memusatkan fokus perhatian pada peran kepemimpinan negara individual, terutama kepemimpinan Amerika Serikat (AS), kepemimpinan Uni Eropa, dan kepemimpinan dari negar-negara berkembang yang diantaranya merupakan negara ekonomi berkembang. Selain itu, tema kepemimpinan terhadap aktor-aktor non-negara, terutama korporasi, organisasi non-pemerintah (NGOs), dan kepemimpinan kota (cities) dalam tata kelola iklim global yang semakin terfragmentasi. Bagian ketiga tulisan akan menganalisa keterkaitan isu kepemimpinan berdasarkan tiga perspektif tradisional hubungan internasional yaitu perspektif neorealisme, liberal institusionalisme, dan konstruktivisme. Bagian akhir tulisan kemudian memuat kesimpulan atas hasil pemetaan dan analisis serta refleksi untuk kepemimpinan Indonesia dalam tata kelola isu iklim global."
2020
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
London: Graham & Trotman/M. Nijhoff , 1991
344.046 INT
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Deni Bram, 1984-
"Legal aspects of mitigation and prevention of climate change in Indonesia."
Malang: Setara Press, 2016
344.046 DEN h
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
"As frustration mounts in some quarters at the perceived inadequacy or speed of international action on climate change, and as the likelihood of significant impacts grows, the focus is increasingly turning to liability for climate change damage. Actual or potential climate change liability implicates a growing range of actors, including governments, industry, businesses, non-governmental organisations, individuals and legal practitioners. Climate Change Liability provides an objective, rigorous and accessible overview of the existing law and the direction it might take in seventeen developed and developing countries and the European Union. In some jurisdictions, the applicable law is less developed and less the subject of current debate. In others, actions for various kinds of climate change liability have already been brought, including high profile cases such as Massachusetts v. EPA in the United States. Each chapter explores the potential for and barriers to climate change liability in private and public law"-- Provided by publisher.
Contents Machine generated contents note: Part I. Legal, Scientific and Policy Aspects: 1. Introduction Jutta Brunne;e, Silke Goldberg, Richard Lord and Lavanya Rajamani; 2. The scientific basis for climate change liability Myles Allen; 3. Overview of legal issues relevant to climate change Jutta Brunne;e, Silke Goldberg, Richard Lord and Lavanya Rajamani; 4. Policy considerations Jutta Brunne;e, Silke Goldberg, Richard Lord and Lavanya Rajamani; Part II. National Laws: Asia and Pacific: 5. Australia Ross Abbs, Peter Cashman and Tim Stephens; 6. China Deng Haifeng; 7. India Lavanya Rajamani and Shibani Ghosh; 8. Indonesia Mas Achmad Santosa, Rifqi Assegaf and Josi Khatarina; 9. Japan Yukari Takamura; Africa/Middle East: 10. Egypt Dalia Farouk and Lamiaa Youssef; 11. Israel Issachar Rosen-Zvi; 12. Kenya Patricia Kameri-Mbote and Collins Odote; 13. South Africa Debbie Collier and Jan Glazewski; Europe and Eurasia: 14. European Union Ludwig Kra;mer; 15. Germany Hans-Joachim Koch, Michael Lührs and Roda Verheyen; 16. Poland Bartosz Kuras, Maciej Szewczyk, Dominik Walkowski, Tomasz Wardynski and Izabella Zielinska-Barlozek; 17. English law Silke Goldberg and Richard Lord; 18. Russia Fiona Mucklow Cheremeteff, Max Gutbrod, Daria Ratsiborinskaya and Sergei Sitnikov; North America: 19. Canada Meinhard Doelle, Dennis Mahony and Alex Smith; 20. United States of America Michael B. Gerrard and Gregory E. Wannier; Central and South America: 21. Brazil Yanko Marcius de Alencar Xavier and Pedro Lucas de Moura Soares; 22. Mexico Jose; Juan Gonzalez Marquez."
Cambridge, UK: Cambridge University Press, 2012
344.04 CLI
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Cambridge, UK: Cambridge University Press, 1990
577.276 ASI
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
New Jersey: Wiley-Blackwell, 2008
551.609 NAT
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Farhana Yamin
New York: Cambridge University Press, 2004
363.73 YAM i
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Harvey, L.D. Danny
New York: Prentice-Hall, 2000
551.6 HAR c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Aulia Baroroh
"Pertanian, khususnya pertanian padi sangat bergantung pada ketersediaan air. Terjadinya perubahan iklim mempengaruhi pola musim dan ketersediaan air, sehingga mengakibatkan perubahan lingkungan bagi petani padi. Perubahan lingkungan yang terjadi menyebabkan perubahan perilaku, yaitu adaptasi.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan adaptasi yang dilakukan oleh petani padi pada perbedaan wilayah ketinggian. Adaptasi yang dilakukan petani padi adalah untuk menyesuaikan diri terhadap dampak-dampak perubahan iklim pada tanaman padi. Bentuk adaptasi dipengaruhi oleh keadaan lingkungan. Perbedaan keadaan lingkungan dalam penelitian ini adalah pebedaan wilayah ketinggian, dimana mempengaruhi pula perbedaan budaya bertani yang pada akhirnya mempengaruhi perbedaan pola adaptasi.
Bentuk adaptasi yang dilakukan petani berupa teknologi, sumber pendapatan, dan perubahan pola tanam, dimana wilayah ketinggian 25-500m memiliki kapasitas adaptif yang paling tinggi dan wilayah ketinggian diatas 500m memiliki kapasitas adaptif paling rendah.

Agriculture, especially rice farming it's depends on water availability. Climate change affects weather patterns and water availability, resulting in changes in the environment for rice farmers. Environmental changes that occur cause behavioral changes, namely adaptation.
The purpose of this research is to know the difference adaptations made by rice farmers in the difference in height. Adaptations made rice farmers is to adapt to the impacts of climate change on rice. Form of adaptation is influenced by environmental conditions. The difference in environmental conditions in the study area is the average difference between the height, which influence the differences in farming culture, which in turn affects the different patterns of adaptation.
Forms of adaptation by farmers in the form of technology, sources of revenue, and changes in cropping patterns, which the height of 25-500m region has the highest adaptive capacity and areas above 500m altitude the lowest adaptive capacity.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2013
S44386
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>