Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 111715 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Bagus Sudarmanto
"Sepanjang tahun 2017 ketika berlangsung kontestasi politik di Indonesia, media sosial dibanjiri konten ujaran berbahaya yang memantik kekerasan. Fenomena kekerasan di ruang maya dan ruang nyata itu merupakan bentuk perilaku di luar struktur,norma, dan nilai-nilai umum yang disepakati bersama. Penelitian dalam perspektif kriminologis ini mengintegrasikan teori-teori TransisiRuang (Jaishankar,2008), Anomie (Durkheim, 1930 dan Merton,1968), Strukturasi (Giddens,1979,1984) dan Arkeologi/Genealogi (Foucault, 1972, 1974). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode kajian pustaka dan metode arkeologi - genealogi Foucault, untuk menjawab dua pertanyaan penelitian. Metode kajian pustaka dilakukan dengan menelusuri penelitian-penelitian tentang konsep dan teori anomie.Sedangkan metode arkeologi-genealogi Foucault untuk mengkaji diksi ujaran berbahaya di jejaring media sosial. Berlandaskan realitas perilaku pengguna mediasosial pada tahun 2017 itu, tujan integrasi teori untuk merekonseptualisasi anomie dari ruang  nyata ke ruang maya. Temuan bernilai kebaruan dalam penelitian ini adalah  bahwa perilaku mengunggah ujaran berbahaya di ruang maya merupakan bentuk penyimpangan yang disebut sibernomik, dan kondisi dibanjirinya media sosial dengan berbagai ujaran berbahaya disebut sebagai sibernomie. Selanjutnya ditemukan pula bahwa terdapat faktor kontekstualitas yang menyebabkan sibernomik dapat memantik tindakan persekusi dan nonpersekusi.

Throughout 2017 when political contestation took place in Indonesia, social media was overflowed with harmful discourse content that ignited violence. The phenomenon of violence in cyberspace and physical space is a form of behavior outside the structure, norms, and general values that are mutually agreed upon.Current research in this criminological perspective integrates theories of Space Transition (Jaishankar,2008), Anomie (Durkheim,1930 and Merton,1968), Structuration (Giddens,1979,1984) and Archeology/Genealogy (Foucault, 1972, 1974). Current research is a  qualitative study utilizing literature review method and archeology-genealogy method of Foucault, to answer two research questions. The literature study method is carried out by tracing research on anomie concepts and theories.Where as Foucault's archeology-genealogy method to study the diction of harmful discourse on social media. Based on the reality of the behavior of social media users in 2017,the integration of theory is to conceptualize anomie from physical space to cyberspace. The novelty of this research is that the behavior of uploading harmful discourses in cyberspace is a form of deviance called cybernomic, and the social media over flowing of various harmful discourse is referred to as cybernomie. Further more, current research also found that there are contextual factors that cause cybernomic to trigger both persecution and non-persecution actions."
Depok: Universitas Indonesia, 2020
D2733
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jasmine Kania Aleyda Mansoer
"Jaringan internet selain mempercepat era informasi juga telah merevolusi kemampuan manusia dan juga mesin. Seiring perkembangan teknologi danmaraknya otomasasi, kecerdasan buatan (AI) mengusung ancaman signifikan terhadap diseminasi informasidi media digitaldan internet. Teknologi AI yang kian realistis dan sulit untuk terdeteksi menambah keprihatinan public terhadap potensi penyalahgunaan. Dengan itu, penelitian ini beragumen bahwa era pasca-kebenaran telah diakselerasi dengan munculnya kecerdasan buatan dan algoritmaprediksi yang berkemampuan untuh mengubahrealita dan persepsi. Teknologi hiper-realistis tersebut dapat membawa niatan jahat seperti memaksa dan mengintimidasi suatu individu atau organisasi, menyebarkan informasi palsu, sabotase, dan sebagainya;mengakibatkan runtuhnya keaslian dan kebenaran. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi sosial, politik dan budaya dari manipulasi yang dihasilkan AI yang tersebar di media sosial dan internet.
The birth of the internet had accelerated the information age and revolutionized the capabilities of both man and machine. Digital media and the internet are now the facilitators of information. However, with rapid development towards automation, technology had now posed a significant threat to communication as artificial intelligence are now the perpetrators of the diffusion of misinformation. As the technology is increasingly realistic and undetectable, concerns are rising over its misuse. This paper argues that the world is heading towards a post-truth era with the emergence of artificial intelligence and predictive algorithm altering reality as we know it. Such hyper-realistic technology can host malicious intentions such as to coerce and intimidate an individual or organization, spread misinformation, sabotage, etc; resulting in the demise of authenticity and truth. This paper aims to explore the social and political implications of AI generated manipulations spread across social media and the internet. 

"
2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Farhan Pramuji
"ABSTRAK
enelitian ini membahas representasi penolakan terhadap homoseksual di Rusia dengan contoh kasus persekusi yang terjadi di Chechnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan metode studi kasus untuk membuktikan adanya representasi yang berbeda dari kedua media yang diteliti yaitu РИА НОВОСТИ / RIA NOVOSTI dan Cable News Network / CNN. Penelitian ini menggunakan teori Representasi yang dikemukakan oleh Stuart Hall dalam buku Representation: Cultural Representations and Signifying Practices (1997). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengemukakan adanya perbedaan representasi dari kedua media dalam memberitakan bentuk penolakan terhadap pelaku homoseksual di Chechnya. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa РИА НОВОСТИ / RIA NOVOSTI mendukung pemerintah Rusia dengan menyangkal adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pemerintah Rusia terhadap pelaku homoseksual, sementara pemberitaan yang dilakukan oleh Cable News Network / CNN sesuai dengan keadaan yang sebenarnya yaitu adanya bentuk persekusi terhadap pelaku homoseksual di Chechnya.

ABSTRACT
This research describes the representation of the rejection of homosexuals in Russia with examples of the persecution cases in Chechnya. This research is a qualitative study and uses the case study method to prove that there exist two different representations by PNA BOBOCTN/ RIA NOVOSTI and Cable News Network/CNN. This research uses Stuart Halls Representation theory from his book Representation: Cultural Representations and Signifying Practices (1997). This research aims to reveal different representations from both medias in broadcasting homosexual rejection news in Chechnya. The results of this research prove that PNA HOBOCTN RIA NOVOSTI supports the Russian government by denying any acts of violence committed by the Russian government against homosexual perpetrators, while the Cable News Network/CNN factually describes the persecution of homosexuals in Chechnya."
2019
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Jauza Almazhifa Sas Indirana
"Seiring dengan popularitas Korean Wave yang terus tumbuh, kini telah memasuki fase baru yang biasa disebut Hallyu 2.0 atau New Korean Wave yang menandakan penggunaan media sosial sebagai media distribusi utamanya. Makalah ini menunjukkan bagaimana media sosial digunakan untuk meningkatkan soft power Korea Selatan di era New Korean Wave dengan melakukan ringkasan komprehensif dari jurnal akademik dan bukubuku yang berhubungan dengan topik tersebut. Karena popularitasnya yang semakin meningkat, Korean Wave terbukti menjadi sumber daya budaya yang dapat meningkatkan soft power Korea Selatan dan media sosial telah berhasil membantu budaya populer Korea untuk menembus pasar global.
As the popularity of Korean Wave continuously grows, it has now entered a new commonly referred as Hallyu 2.0 or the New Korean Wave denoting the use of social media as its main medium of distribution. This paper shows how social media is being used to enhance South Korean soft power in the era of the New Korean Wave by undertaking a comprehensive summary from academic journals and books correlating with the topic. Due to its intensifying popularity outbreak, Korean Wave is proven to be a cultural resource that can increase South Korea`s soft power and social media have successfully aiding Korean popular culture to penetrate the global market.
"
2020
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Sediyaningsih
"ABSTRACT
The issuance of the Law No. 20 of 2003 concerning the National Educational System further strengthened the existence of the Distance Education System which was regulated further through Ministry of Education and Culture Regulation No. 24 of 2012 and Ministry of Education and Culture Regulation No. 109 of 2013. The issuance of both regulations also provided opportunities for public and private higher education institutions to administer distance higher education platform, so that universities in Indonesia had many opportunities to provide their learning services through distance learning. Accompanied by technological advancements, the distance learning process got the opportunity to meet the community's expectations for the reach of higher education. Serious management was needed in managing the teaching and learning process in distance education. Each media had its own characteristics and capabilities in reaching its audience. Therefore, it was necessary to observe what media that should be used in the teaching and learning process. To answer this problem, through ethnomethodology methods based on constructivist thinking, and based on the theory of diffusion-innovation, media interpersonal communication, and decontextualisation of messages, the results of this study provided an overview of how media selection and media utilization in the teaching and learning process in the distance education method."
Tangerang: Pusat Keilmuan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka, 2018
370 JPUT 19:1 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Antara pustaka Utama, 2007
302.2 KAN
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
H. Nadirsyah Hosen, 1973-
Yogyakarta: Bunyan, 2017
297.122 NAD t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Surady Soehoed
"PENDAHULUAN
Depresi yang menyusul jatuhnya bursa modal pada musim gugur tahun 1929 merupakan malapetaka keuangan yang paling lama dan paling parah yang pernah dialami negara. Jutaan orang kehilangan perkerjaan dan kehabisan uang. Karena tidak mampu mebayar uang gadai atau membayar sewa rumah, banyak orang kehilangan tempat berteduh. Laki-laki dan wanita setengah kelaparan berderet antri untuk mendapatkan makanan yang tidak seberapa dari organisasi kemanusiaan dan gereja. Petani menggunakan hasil panennya sebagai bahan bakar. karena harga jualnya tidak sepadan dengan biaya angkutan ke pasar. sedangkan pasar itu sendiri tidak mampu lagi menyerap hasil produksi yang surplus itu, seperti dikatakan oleh Henry C.Dethlof."... the symptoms happened early in the 1920s in the agricultural sector. In that decade. American farmers were facing economic disaster namely the falling prices of agricultural products." (Dethlof:1979:232). Banyak di antara rakvat tuna wisma, tuna pangan, dan tuna karya dengan tekun mendengarkan para demagog membakar hati mereka untuk memperjuangkan perubahan, bahkan revolusi sosial dan ekonomi secara besar-besaran. Ketika suatu barisan eks tentara yang tuna karya berbaris ke istana presiden di Washington pada musim panas tahun 1932 untuk memperjuangkan tunjangan veteran, Presiden Hoover yang ketakutan, memerintahkan pasukan militer untuk mengusir barisan itu dengan pasukan, tank. dan gas air mata.
"
1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Artur Lugmayr
Hershey: IGI Global, 2012
004 MED
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Barina Indah Puspaningrum
"Penelitian ini membahas tentang perubahan media habit seseorang dalam mengkonsumsi koran dan media online sebagai sarana untuk mencari informasi di era IT. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan desain deskriptif, dengan 212 responden yang disurvey dan 4 pimpinan media yang diwawancara. Hasil penelitian menunjukkan perubahan media habit, yaitu terjadi peningkatan penggunaan media online sebagai sarana untuk mencari informasi, dengan alasan informasi yang disajikan lebih cepat dan lebih mudah untuk diakses di mana saja. Hasil penelitian menyarankan penerbit koran untuk lebih kreatif dalam menyajikan konten beritanya, melakukan sinergi antara koran dengan media online, aktif terlibat dalam komunitas situs jejaring sosial dan mengembangkan berbagai lini bisnis baru.

The focus of this study is the changes of media habit in the era of IT. This research is a quantitative and qualitative descriptive interpretive, with 212 respondents surveyed, and four media leaders who were interviewed. The results showed changes in media habits, which is the increasing use of online media, because the information presented more quickly and easily to be accessed anywhere. The researcher suggest the newspaper publishers to be more creative in presenting the news content, making synergy between newspapers with online media, actively involved in community social media and develop various new business lines."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2010
T28240
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>