Ditemukan 5800 dokumen yang sesuai dengan query
Muhammad Al Fatih
"
ABSTRAKKawasan Pelabuhan Sunda Kelapa terdiri dari banyak lokasi yang menarik bagi turis asing maupun lokal. Wilayah ini memiliki fungsi asalnya sebagai pusat kegiatan industri seperti impor barang-barang dan logistik. Barang-barang tersebut diangkut dengan menggunakan kapal
Phinisi yang masih menjadi kapal pengangkut utama sekaligus menjadi objek wisata karena aspek sejarahnya. Selain itu, Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa juga menyediakan banyak tujuan wisata lain beserta sarana pendukungnya. Pusat Kebudayaan Sunda Kelapa, Pusat Informasi Wisata, Mercusuar, hingga Pusat Konservasi Air merupakan bagian dari kompleks wisata bersejarah ini. Setiap tempat terhubung melalui stasiun trem, green corridor, dan jalur sepeda. Masterplan Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki fokus untuk menjaga wilayah tersebut tetap ramah pejalan kaki dan dirancang berdasarkan Transit Oriented Development (TOD)Sehingga, fasilitas pendukung dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. S+K Parking Hub menjadi salah satu dari sarana yang menyediakan fasilitas parkir dan mendukung aktivitas bersepeda. Fasilitas-fasilitas yang disediakan di dalam bangunan ini antara lain kafe, restoran, parkir motor, parkir sepeda, parkir mobil, hingga parkir bus pariwisata. Gedung parkir ini unik karena tersusun oleh split level yang terdiri atas fungsi-fungsi yang beragam tersebut.
ABSTRACTSunda Kelapa Port Area consists of many attractions for both foreign and local tourists. The existing area serves its function for industrial activities such as importing goods and logistics, while Phinisi still become main transport as well as main attraction for tourism destination for its historical aspect. Besides, Sunda Kelapa Port Area also provides many destinations and its amenities. Sunda Kelapa Cultural Center, Tourism Information Center, Lighthouse, and Water Conservation Center have become part of this heritage tourism complex. Each destination connected by tram station, green corridor, and bicycle lane. The masterplan of Sunda Kelapa Port Area focused on keep this place pedestrian friendly and designed based on Transit Oriented Development (TOD). Therefore, the supporting facilities are needed. S+K Parking Hub has become one of amenities that provide parking and bicycling activities. The program of the building contains café, restaurants, motorbike parking, bicycle hub, car parking, and bus terminal. The parking building stacked by split level that create a unique building with many different functions inside."
2020
PR-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Hanif Abdurrahman
"Pengembangan Simpul Manggarai sebagai kawasan transit oriented development (TOD) meningkatkan daya tarik lokasi sebagai sebuah destinasi masyarakat sekitar, namun tidak kalah penting, adalah kebutuhan atas kualitas hidup masyarakat lokal. Perancangan Game Hub diajukan dengan tujuan memenuhi kebutuhan ruang ketiga yang berfokus pada aspek hiburan, sosialisasi, dan produktivitas, yang menargetkan semua grup umur, dengan fokus pada remaja, remaja-dewasa, dan pekerja. Game Hub merupakan sebuah ruang hiburan permainan non-digital dan non-fisik, yang berfokus pada permainan yang berorientasi pada aspek hiburan kreativitas, serta memfasilitasi kebutuhan bersosialisasi, hobi kerajinan tangan, dan edukasi kreatif. Perancangan Game Hub merupakan sebuah usaha penulis untuk menjawab tantangan yang dihadirkan oleh penerapan masterplan Transit Oriented Development (TOD) Simpul Manggarai.
The development of Simpul Manggarai as a transit oriented development (TOD) area increases the attractiveness of the location as a destination for the local community. No less important is the need for the quality of life of the local community. The Game Hub is a proposal with the aim of meeting the needs of a third space that focuses on aspects of entertainment, socialization and productivity, targeting all age groups, with a focus on teenagers, young adults and workers. Game Hub is a non-digital and non-physical game entertainment space, which focuses on games that are oriented towards the entertainment aspect of creativity, as well as facilitating the needs of socializing, crafting and creative education. The Game Hub design is the author's attempt to answer the challenges presented by the implementation of Simpul Manggarai Transit Oriented Development (TOD) master plan."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Ezra Dimas Nugroho
"Manggarai adalah sebuah daerah yang terkenal atas dua hal: Kedudukannya dalam kota Jakarta sebagai simpul besar transportasi umum Jakarta, dan keberadaan daerah Pasar Rumput, yaitu suatu kawasan komersil yang memiliki ikatan erat dengan penjualan barang bekas berupa toilet, perabotan, kendaraan roda, dll. Maka, daerah Manggarai cocok untuk dibangun menjadi daerah TOD (Transit Oriented Development), yang mengedepankan mobilitas rakyat menggunakan transportasi alternatif, seperti kendaraan umum, ridesharing, dan berjalan kaki. Namun, lingkup daerah TOD Manggarai cukup luas dan hampir melebihi batas kenyamanan pejalan kaki. Oleh karena itu, dinilai dibutuhkan bantuan untuk menyukseskan penghubungan seluruh daerah Manggarai demi mewujudkan TOD yang baik. Bantuan ini diusulkan dalam bentuk menyediakan pusat mobilitas mobii.us yang memanfaatkan aspek komersil kendaraan roda lokal Manggarai untuk menyediakan opsi transit.
Manggarai is an area known for two things: Its position in Jakarta as one of the major transit hubs of the city, and the presence of Pasar Rumput, a grassroots commercial area with strong connections to secondhand items such as sanitary items, furniture, transportation, etc. Therefore, Manggarai is considered suitable for development into a TOD (Transit Oriented Developmen) area, which prioritises mass mobility using alternative means of transportation such as mass transit, ridesharing, and walkability. However, the size of the Manggarai TOD Area is considered borderline too large to be fully traversable by foot. Thus, the Manggarai TOD Area requires transportation alternatives within the area itself to support the growth of the far reaches of the TOD. This alternative solution is provided by the mobii.us Mobiluty Hub, connecting the secondhand transport availability in the local area with the need for faster and easier transport within Manggarai."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Azhar Rahman
"Manggarai terkenal sebagai kawasan transit yang padat dan sibuk di Jakarta. Mengingat hal tersebut maka menjadikan manggarai sebagai kawasan TOD sepertinya menjadi sangat tepat. Namun jika melihat kepadatan penduduk yang tinggi di daerah ini, tentu akan terbentuk satu kebiasaan yang menyesuaikan lingkungan. Sayangnya yang terbentuk di manggarai justru satu kebiasaan yang menyimpang, yaitu tawuran. Tawuran ini sudah menjadi budaya dan sangat meresahkan lingkungan sekitar. Masyarakat yang tinggal di kawasan manggarai juga rata-rata adalah MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Kurangnya ruang publik yang bisa mewadahi aktivitas pemuda menjadi salah satu pemicu terjadinya tawuran ini. Menanggapi keresahan akan fenomena tersebut, Fitness Studio & Sports Facilities Menjadi ajuan rancangan sebagai bentuk baru dalam mewadahi masyarakat khususnya pemuda dalam menyalurkan energinya. Berada di kawasan Neighborhood Center diharapkan ajuan rancangan ini dapat menjadi solusi dalam pengembangan fasilitas olahraga sebagai bagian dari komplek gelanggang remaja dan RTH kawasan manggarai.
Manggarai is known as a dense and busy transit area in Jakarta. Considering this, making Manggarai a TOD area seems very appropriate. However, if you look at the high population density in this area, habits will certainly form that adapt to the environment. Unfortunately, what has formed in Manggarai is actually a deviant habit, namely brawling. This brawl has become a culture and is very disturbing to the surrounding environment. The people who live in the Manggarai area are also on average MBR (Low Income Communities). The lack of public space that can accommodate youth activities is one of the triggers for this brawl. Responding to concerns about this phenomenon, Fitness Studio & Sports Facilities became a design proposal as a new form of accommodating the community, especially young people, to channel their energy. Located in the Neighborhood Center area, it is hoped that this proposed design can be a solution in developing sports facilities as part of the youth arena complex and green open space in the Manggarai area."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Benita Safitri
"Skripsi ini berisi analisis tentang pengelolaan parkir on street oleh Unit Pengelola Perparkiran DKI Jakarta di Melawai yang terdiri dari parkir on street lingkungan dan non lingkungan. Tujuannya untuk menganalisis pengelolaan parkir on street oleh Unit Pengelola Perparkiran di Melawai. Penelitian ini menggunakan teori parking management oleh Kodransky dan Hermann dengan pendekatan positivis, deskriptif, cross sectional, yang dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan parkir on street lingkungan berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari terpenuhinya kesepuluh indikator yang digunakan. Sementara itu, pengelolaan parkir on street non lingkungan belum berjalan dengan baik. Dari sepuluh indikator, hanya satu indikator yang terpenuhi sedangkan sembilan indikator lainnya tidak terpenuhi.
The thesis contains of analysis about on street parking management by the Jakarta City Government through the Parking Service of Technical Implementation Unit in Melawai, which consists of inside parking lot and outside. The purpose of this research is to analyze on street parking management by the Parking Service of Technical Implementation Unit in Melawai. This research uses theory of parking management by Kodransky and Hermann with positivist approach, descriptive design, cross sectional study, in-depth interview, observation and literature study.The result shows that inside on street parking lot management in Melawai has running well. This can be seen from the ten indicators that used in this research, all being fulfilled. Meanwhile, the outside on street parking lot management has not running well. From the ten indicators, only one has being fulfilled, nine indicators have not being fulfilled."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Devi Arika Hapsari
"Tesis ini berisi analisis tentang pengelolaan parkir on street di Kawasan Mayestik, Jakarta Selatan yang terdiri dari parkir on street lingkungan dan on street non lingkungan. Tujuannya untuk menganalisis pengelolaan parkir on street di Kawasan Mayestik, Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan teori parking management yang dikembangkan oleh Kodransky dan Hermann yang meliputi empat strategi antara lain: mekanisme tarif, pengaturan, desain fisik, serta kualitas layanan kontrak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan post positivis, dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, yang dilakukan dengan wawancara mendalam, dan studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan parkir on street lingkungan Mayestik berjalan cukup baik walaupun masih dalam proses perbaikan infrastruktur dan fasilitas serta pengawasan dalam hal pungutan ganda. Permasalahan infrastruktur dan fasilitas dapat dilihat dari kondisi jalan di kawasan parkir on street yang masih kurang layak, yakni berlubang dan becek ketika hujan, serta penataan perparkiran yang masih belum rapi. Kemudian banyaknya Pedagang kaki lima yang berimbas pada semakin berkurangnya lahan parkir on street sehingga mengurangi potensi retribusi yang diterima oleh UP Perparkiran. Selanjutnya pada pemungutan retribusi masih dikeluhkan adanya pungutan ganda yang dilakukan oleh petugas parkir di lingkungan Mayestik sehingga pengguna jasa parkir merasa telah membayar biaya parkir dua kali. Pengelolaan yang cukup baik bisa dilihat dari peningkatan pendapatan retribusi yang diterima oleh Unit Pengelola Perparkiran sejak Kawasan Mayestik menggunakan sistem parkir terpadu dengan Perjanjian Kerja Sama dengan PT. Metroland. Sementara itu, pengelolaan parkir on street non lingkungan belum berjalan baik karena belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seperti masih minimnya pengawasan dari aparat terkait tentang ketentuan tarif yang harus dibayar oleh pengguna jasa parkir.
The thesis consists of an analysis of On Street Parking Management in Mayestik Area, South Jakarta. The purpose of this thesis is to analyze on street parking management in Mayestik Area, South Jakarta. This research applied the parking management theory that was developed by Kodransky and Hermann. This theory has four strategies, as follows: tariff mechanism, regulation, physical design, and the quality of service contract. Method and techniques that used in this research is Post Positivist approach with qualitative descriptive method, and implemented indepth interview, and literature study. On street parking divided into two parts, which are environmental on street parking and non-environmental on street parking.The result showed that the management of the environmental on-street parking went quite well, although some improvements still needed particularly in the term of infrastructure, facilities and supervision to reduce the double-tax policy. Infrastructure and facilities problems can be seen from the condition of roads in the area of on-street parking, which is perforated and muddy while it rains and less arrangement of the parking area. The amount of peddler also decreases the area that supposed to be on street parking area. This condition brings the new problem, which is the reduction of potential retribution, that soon will be gathered by a parking institution. The characteristic of well-managed parking management in Mayestik area can be seen through the rise of retribution income, since there is a contract agreement between the local parking institution and PT Metroland. While in the other hand, the non-environmental on street not run well because it is not fit to the regulation applied. The cause can be lack of supervision from the government about the fare regulation."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
T42445
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Shita Azalia Husain
"Penelitian ini membahas pengelolaan kebijakan uji coba sistem prabayar retribusi parkir di Kota Bandung. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis pengelolaan kebijakan uji coba sistem prabayar retribusi parkir Kota Bandung dengan menggunakan teori administrasi pendapatan asli daerah yang dikemukakan McMaster dan mendeskripsikan apa saja tantangan dan peluang yang dihadapi dalam kebijakan uji coba sistem prabayar retribusi parkir Kota Bandung. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan post-positivist dengan studi kepustakaan dan wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data dan menggunakan analisis data kualitatif dalam teknik menganalisis data.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pengelolaan kebijakan uji coba sistem prabayar retribusi parkir Kota Bandung belum dilaksanakan sesuai dengan teori administrasi pendapatan asli daerah menurut McMaster, peluang yang dihadapi dalam kebijakan uji coba sistem prabayar retribusi parkir Kota Bandung adalah optimalisasi pendapatan retribusi parkir dan adanya kepastian bagi wajib retribusi, sedangkan tantangan yang dihadapi dalam kebijakan uji coba sistem prabayar retribusi parkir kota Bandung adalah tidak ada peraturan yang khusus mengatur, kurangnya pengawasan, dan kurangnya sosialisasi dalam pelaksanaan uji coba sistem prabayar retribusi parkir Kota Bandung.
The focus of this research is to analyze management of trial prepaid parking charge system policy in Bandung Municipality. The puposes of this research are analyze management of trial prepaid parking charge system policy in Bandung Municipality based on theory of local owned revenue management by McMaster and also describes opportunities and threats in managing trial prepaid parking charge system policy in Bandung Municipality. This descriptive research used post-positivist approach with literature research and in-depth interview as datacollection techniques. The result of this research are management of trial prepaid parking charge system policy in Bandung Municipality has not been carried out in accordance with theory of local tax and charge management by McMaster, the opportunities of this system are parking charges revenue optimization and certainty for parking charges user whereas the threats are no special rules set, lack of supervision, and lack of socialization in managing trial prepaid parking charge system policy in Bandung Municipality."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2014
S58688
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Rika Yunitasari
"Salah satu pusat kegiatan ekonomi di kota Jakarta dengan aktivitas parkir yang tinggi adalah Pasar Meester Jatinegara. Hal ini terlihat dari diberlakukannya regulasi pelarangan parkir on-street pada hari kerja, dan juga volume kendaraan angkutan barang yang cukup tinggi (48.54%) bila dibandingkan jumlah kendaraan non angkutan barang (51.46%). Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis karakteristik parkir off street, dalam upaya untuk meningkatkan efektifitas pengaturan ruang parkir yang ada. Dari pengamatan selama 10 jam pada kondisi setelah diberlakukannya pelarangan parkir on-street diperoleh nilai Pergantian Parkir sebesar 0.30, Indeks Parkir rata-rata 0.86, Indeks Aktifitas Parkir (IAP) 0.06, serta V/C ratio sebesar 1.44, dengan durasi rata-rata berturut-turut 5.04 jam dan 3.90 jam, untuk angkutan barang dan non angkutran barang. Parameter-parameter ini menunjukkan bahwa pengaturan area parkir Pasar Meester Jatinegara perlu diperbaiki, walaupun kondisi ini terlihat lebih baik dibandingkan sebelum pelarangan. Mengingat volume dan durasi angkutan barang cukup tinggi, upaya perbaikan dilakukan dengan pengaturan porsi ruang parkir untuk mobil barang dan mobil non barang secara terpisah, selain upaya penggunaan parkir ganda (double parking) di area yang masih memungkinkan, serta upaya penerapan sistem pentarifan parkir yang ditujukan untuk mengurangi durasi parkir.
One of the centers of economic activities with intensive parking activities in Jakarta is Pasar Meester Jatinegara. It can be seen from the regulation on the prohibition of on-street parking on weekdays and the fact that the volume of freight vehicles (48.54%) is almost similar to the volume of non freight vehicles (51.46%). From 10 hour observation it shows that the Parking Turn Over is 0,30; Parking Index 0.86; Parking Activity Index is 0,06; and the V / C ratio is 1,44, with average duration is 5.05 hours for freight vehicles and 3.90 hours for non freight vehicles. These parameters indicate that arrangement of parking area of Meester Jatinegara market needs to be improved; even it looks better than the the condition of before the prohibition of on-street parking on weekdays. Considering the volume and duration of freight vehicles is quite high,the proposed improvement is carried out i.e setting the portion of parking spaces for freight vehicles and non freight vehicles separately, along with the use of double parking and the implementation of parking tariff regulation which can restraint the the parking duration."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
S58253
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Tiyana Brotoadi
"Angkutan Barang berperan sangat penting dalam kegiatan ekonomi, namun jika tidak diatur dengan baik akan berdampak buruk terhadap lingkungan (kemacetan, polusi, kecelakaan dll). Tujuan penelitian adalah pengembangan model optimasi pengaturan ruang parkir off street dengan simulasi dinamis. Metode pengembangan model optimasi ruang parkir didasarkan pada pembagian ruang parkir atas ruang untuk angkutan barang dan ruang untuk non angkutan barang. Optimasi bertujuan meminimalkan nilai fungsi gabungan dari indek parkir angkutan barang dan indek parkir non angkutan barang. Pemberian bobot diberikan kepada indek parkir keduanya untuk merepresentasikan tingkat kepentingan terhadap kedua jenis kendaraan tersebut. Ruang parkir keduanya diatur secara dinamis tiap interval waktu tertentu, berdasarkan pada besarnya arus kendaraan masuk dan keluar pada waktu sebelumnya. Indek Parkir dibatasi oleh indek parkir maksimal yang diinginkan pengelola. Berdasarkan uji t terhadap varian nilai indek parkir gabungan, hasil aplikasi terhadap data parkir di Jatinegara Trade Center (JTC) memperlihatkan bahwa solusi model memberikan nilai indek parkir yang lebih baik dibandingkan nilai indek parkir aktual (tanpa optimasi).
Freight very important role in economic activity, but if are not well regulated will have a negative impact on the environment (congestion, pollution, accidents, etc.). The purpose of the research is the development of models optimization setting parking space off street with dynamic simulation. Development Method parking space optimization model is based on division of the parking space to freight and space for non-freight . Optimization aims to minimizing value of the combined function of freight parking index and nonfreight parking index. The weighting is given to parking index both to represent interest levels of both types of vehicles. Parking spaces are both set dynamically for each specified time interval, based on the magnitude of vehicle flow in and out at the previous time, where the parking index is restricted by parking index maximum who desired manager. Based t test to variance values parking index combined, the results of the application to data of parking in Djatinegara Trade Center (JTC) shows that model solution gives value parking index is better than value the actual parking index (without optimization)."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Setianingsih Nimalasari
"Penelitian ini membahas implementasi retribusi parkir berlangganan di Kabupaten Sidoarjo. Dalam rangka menaikkan Penerimaan Asli Daerah, Kabupaten Sidoarjo melakukan inovasi dengan menerapkan retribusi parkir berlangganan. Dalam retribusi parkir berlangganan, pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo memungut retribusi dimuka setiap tahunnya kepada seluruh pengguna kendaraan bermotor dengan plat nomor polisi Sidoarjo. Pada pelaksanaannya banyak protes yang dilayangkan oleh masyarakat karena penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan latar belakang diberlakukannya retribusi parkir berlangganan, menganalisis implementasi pemungutan retribusi parkir berlangganan dengan menggunakan teori Mc.. Master serta menggambarkan masalah yang terjadi di lapangan pada pelaksanaan retribusi parkir berlangganan.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data secara studi lapangan, studi literatur dan observasi dengan teknik analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa latar belakang pemungutan retribusi parkir berlangganan adalah peningkatan Penerimaan Asli Daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat sebagai pengguna jasa parkir, kemudian pemungutan retribusi parkir berlangganan di Kabupaten Sidoarjo sudah sesuai dengan teori Mc. Master, hanya saja pemungutan tersebut tidak sesuai dengan prinsip retribusi dan diindikasikan terjadi abuse of power dari pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Masalah yang terjadi pada pelaksanaan retribusi parkir berlangganan adalah masih banyak terjadi penyimpangan yaitu double collection yang dilakukan oleh juru parkir berlangganan, adanya broker, dan kurangnya sarana dan prasarana untuk kegiatan pengawasan pelaksanaan retribusi parkir berlangganan di lapangan sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat kepada para pihak yang menjalankan retribusi parkir berlangganan dan sebaiknya masyarakat diberikan kebebasan dalam memilih layanan retribusi.
This study discusses the implementation of subscribe parking charge in Sidoarjo Regency. In order to raise PAD, Sidoarjo regency innovating by applying the subscribe parking charges. In the subscribe parking charges, the government, in this case Department of Transporation of Sidoarjo regency, collect fees upfront each year to all users of motor vehicles with plate police number license of Sidoarjo. In practice, many of protest filed by the public because of distortions that happen in the field. The purpose of this study is to describe the background of the enactment of the subscribe parking charges, analyze the implementation of subscribe parking charges by using the theory of Mc. Master, and to describe the problems that occur in the field on the implementation of subscribe parking charges. This study uses a quantitive approach with field studies, literature and observational studies as data collection method and qualitative data analysis technique. The result of this study showed that the background of enactment subscribe parking charges is to increase PAD and to improve the parking service to the public as users of parking services and the implementation of subscribe parking charges of Sidoarjo is in conformity with theory of Mc. Master, but it's not in accordance with the principles of retribution and abuse of powers is indicated from Sidoarjo regency government. Problems that occur in the implementation of the the implementation of subscribe parking charges is there are a lot of double collections irregularities committed by the park interpreter, a broker, and the lack of facilities and infrastructure for the implementation of the levy parking control activities in the field, therefore they needed to scrunity the parties who run the parking levy subscription and community should be given freedom in choosing a service."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library