Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 10 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Suharji, 1961-
Semarang: Intra Pustaka Utama, 2004
792.802 809 2 SUH b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Suhaji Hadibroto
Semarang: Intra Pustaka Utama, 2004
793.31 SUH b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Suhaji Hadibroto
Semarang: Intra Pustaka Utama, 2004
791.5 SUH b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini berisi teks sindhenan dalam suatu gendhing, yaitu terdiri dari beberapa bagian, yaitu: Gamelan Minggah (h.1), Gamelan Suwuk, Lajeng Buka Gendhing Semang Paseban (h.2), Lagon Lasem (h.3), Ladrangan (h.4), dan Ketawang (h.5). Naskah ini disalin oleh staf Panti Boedaja dari sebuah babon yang dipinjam Pigeaud (?) dari Kraton Yogyakarta melalui perantara Mangkunegara VII pada tahun 1934, di Surakarta. Disalin rangkap empat yang keseluruhannya kini terdapat di Koleksi FSUI (A 32.01a-d). Hanya ketikan asli (a) yang dimikrofilm"
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
SS.18-A 36.01a
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
Anggraito PSMS
"Tari Bhedaya merupakan bentuk tari Jawa yang, terdiri dart dari sembilan orang penari putri mengandung nilai-nilai dan mewakili gambaran sikap hidup orang Jawa pada umumnya. Namun, lebib dari sekedar tari dan pementasan, Bhedaya merupakan ritual atau upacara vang sakral bagi masyarakat Jawa. Sebagai ritual, ia memiliki tata urutan tertentu dan tindakan-tindakan dengan maksud tertentu sebagai pernyataan sesuatu yang diyakininva Banyak interpretasi dan cerita yang berkembang mengenai Tari Bedhaya. Mulai dari hal-hal menyangkut interpretasi tari ini sebagai tari percintaan, ritual keagamaan hingga hal-hal dalam kaitannnya dengan aroma mistis seperti sosok Kanjeng Raro Kidul, Namun, beragam interpretasi tersebut dihasilkan dari suatu pakem yang pasti, yaitu bahwa tari bedhaya ini tidak bisa tidak harus dilangsungkan di dalam pendhapa. Hal ini menarik untuk dibahas mengingat kaitan antara sebuah ritual dalam bentuk sent tari yang sedemikian sakralnya menjadi sangat dekat dengan arsitekturnya dan bagaimana keduanya saling mempengaruhi secara keruangan."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2005
S48588
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Proroyek Penerbitan Buku Bacaan dan Sastra Indonesia dan Daerah, Departemen P dan K, 1978
793.3 HAD b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Surakarta: Hibah Karya Eksperimentasi Tari; Jurursan Tari ISI Surakarta, 2008
1007000525
Multimedia  Universitas Indonesia Library
cover
"Tulisan ini berisi tentang tari bedhaya semang yang dimiliki oleh Keraton Kasultanan. Yogyakarta. Tari bedhaya semang adalah sebuah komposisi tari putri yang ditarikan oleh sembilan orang penari...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Budi Sulistyowati
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1989
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Diana Fawzia Arifin S.
"Keterbatasan sumber daya di perkotaan dihadapi masyarakatnya dengan mengorganisasikan diri dalam bentuk formal maupun informal. Kelebihan pengorganisasian diri secara informal dibanding formal adalah; dapat digunakannya mekanisme budaya, pertemanan, ritus-ritus, upacara-upacara dan kegiatan-kegiatan simbolik untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi lainnya seperti ekonomi dan politik, selain tujuan budaya. HKMN Suryasumirat merupakan salah satu bentuk organisasi informal yang menghimpun keturunan para Adipati kepala Kadipaten Mangkunagaran dan Punggawa baku. Dua kelompok keturunan ini sebenarnya memiliki juga organisasi kekerabatan masing-masing. Trah Mangkunegaran untuk keturunan para Adipati Mangkunegaran dan Paguyuban Tri Darmo untuk keturunan Punggawa Baku. Sebagai organisasi kekerabatan Elite Tradisional Jawa, HKMN Suryasumirat memiliki fasilitas-fasilitas untuk mencapai tujuannya walaupun untuk memperolehnya tidak selalu mendapat jalan mulus.
Penelitian memperlihatkan adanya kaitan-kaitan hubungan antara keberadaan HKMN Suryasumirat, keterbatasan sumber daya, lingkungan sosial politik yang melatar belakangi, dengan upaya peningkatan peran dengan jalan merebut sumberdaya sekaligus mempertahankannya melalui serangkaian proses politik.
Dihapuskannya sistem Swapraja di masa Republik, membawa Mangkunegaran pada situasi dan posisi yang tidak menguntungkan, HKMN diharapkan mampu mengangkat kembali citra dan prestise Mangkunegaran. Upaya menguasai ketiga unsur sumber daya mulai dilakukan. Dana Hak Milik Mangkunegaran yang disita oleh pemerintah Republik, potensi kerabat yang ada dimanfaatkan agar masuk dalam pemerintahan baru, rekrutmen sumber daya manusia dapat dilakukan antara lain melalaui perkawinan dan pengangkatan tokoh-tokoh nasional sebagai kerabat Mangkunegaran.
Perubahan sistem politik nasional dari rezim Orde lama ke Orde baru, menciptakan situasi yang menguntungkan Mangkunegaran dan kerabat. Presiden Soeharto dan ibu Tien sebagai kerabat Mangkunegaran membuka akses kearah penguasaan sumber daya dan peningkatan peran HKMN Suryasumirat, sehingga menimbulkan perubahan yang cepat dalam tubuh organisasi HKMN.
Perubahan yang terhitung cepat ini tidak dapat diterima oleh semua pihak. Masuknya nilai-nilai baru (struktur organisasi modern) yang menggeser nilai-nilai lama yang menempatkan Mangkunagoro pada posisi sentral sebagai pusat kekuasaan dan kewenangan (dalam struktur organisasi lama), mengakibatkan terjadinya benturan diantara kerabat. Akibat konflik yang terjadi ini peran HKMN Suryasumirat dalam reorganisasi Mangkunegaran belum dapat terwujud.
Walaupun usaha-usaha kearah itu terus dilakukan. Namun peningkatan peran Organisasi kerabat ini diluar reorganisasi yang diwujudkan melalui serangkaian proses politik dalam ruang lingkup sistem politik nasional kiranya sudah berhasil diwujudkan. Sebab setiap peran dan peningkatannya senantiasa memperoleh dukungan pemerintah, baik pada masa Swapraja maupun masa Republik."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library