Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 123144 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Bachtiar Gade
"ABSTRAK
PP 25/1980 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 26/1965 tentang Apotek, yang berlaku sejak tahun 1963, dimaksudkan untuk mengembalikan tugas dan fungsi apotek sebagai tempat pengabdian apoteker yang telah mengucapkan sumpah jabatan; sarana farmasi yang melaksanakan peracikan, pengubahan bentuk, pencampuran dan penyerahan obat atau bahan obat; sarana penyalur perbekalan farmasi yang harus menyebar luaskan obat yang diperlukan masyarakat secara meluas dan merata. Setelah 6 tahun berlaku PP 25, ternyata belum semua APA melaksanakan PP 25 sebagaimana mestinya.
Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi APA melaksanakan PP 25, dilakukan survai secara cross sectional terhadap 213 APA di DKI Jakarta yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan dengan Cara mewawancarai responden menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square, uji Cramer's V dan uji regresi ganda.
Dari hasil dan pembahasan disimpulkan sebagai berikut :
I. Kebanyakan APA bekerja di apotek yang jaraknya 1-16 km dari rumahnya. menggunakan mobil sendiri, memakan waktu 10-60 menit dan hadir di apotek selama 11-40 jam/minggu.
II. Kebanyakan APA bekerja di apotek dengan tujuan untuk pengamalan profesi dan atau menambah penghasilan.
III. Wewenang APA di apotek yang paling luas di bidang obat, dan paling sempit di bidang keuangan.
IV. Menurut APA, tolak ukur pelaksanaan PP 25 adalah wewenang dan kehadiran APA di bidang obat, dibidang ketenagaan, dibidang keuangan, informasi obat dan kehadiran di apotek.
V. Alasan PP 25 kurang terlaksana dengan baik adalah karena APA kurang menaati PKS dan atau APA terlalu sibuk.
VI. Saran agar PP 25 terlaksana dengan baik adalah dengan pemberian (credit, keahlian dagang/wiraswasta dan kehadiran APA.
VII. Kebanyakan APA pernah mendapat penyuluhan atau membaca PP 25 dari ISFI, Ditjen POM, Kanwil Depkes dan surat kabar.
VIII. Pelaksanaan PP 25 berhubungan dengan APA yang berumur tua dan tidak mempuriyai pekerjaan selain apotek.
IX. Pelaksanaan PP 25 berhubungan searah dengan sikap APA terhadap PP 25, inotivasi APA melaksanakan PP 25, peran PSA dan ketercapaian jarak apotek.
X. Variabel yang mempengaruhi APA melaksanakan PP 25 yaitu peran PSA, jabatan APA di luar apotek, kepemilikan modal apotek dan motivasi APA melaksanakan PP 25.
Untuk meningkatkan pelaksanaan PP 25 di apotek, disarankan agar :
-- Ijin apotek diberikan terutama kepada apoteker yang bidak
mempunyai pekerjaan lain dan modal milik sendiri
--Meningkatkan kerja sama antara ISFI dengan Kanwil Depkes setempat dalam menberi kernudahan bagi apoteker untuk mendapatkan kredit profesi dan keahlian wiraswasta
--PSA perlu diikut sertakan dalam penyuluhan PP 25 dan perundang-undangan tentang apotek
"
1990
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Zhafira Chairunnisa
"Pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai merupakan suatu siklus kegiatan, dimulai dari perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan dan penarikan, pengendalian, serta pencatatan dan pelaporan yang diperlukan bagi kegiatan pelayanan kefarmasian. Penjualan vitamin dan suplemen di Apotek Kimia Farma, baik yang berasal dari resep maupun penjualan swamedikasi, menjadi poin penting yang sangat diperhatikan. Penjualan vitamin tersebut menjadi salah satu target yang harus dicapai oleh masing-masing pegawai apotek. Hal ini dikarenakan vitamin dan suplemen termasuk produk yang dapat memberikan margin keuntungan yang besar. Tujuan dilaksanakannya PKPA ini adalah Mengetahui apakah faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pembayaran, penghasilan, dan kendaraan yang digunakan oleh pelanggan secara simultan dan individu dapat mempengaruhi alasan pembelian vitamin di Apotek Kimia Farma 055 Kebayoran Lama. Pengolahan dan interpretasi data hasil survey menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solution) 23 dengan metode uji Regresi Linier Berganda. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa Faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pembayaran, penghasilan, dan kendaraan yang digunakan oleh pelanggan secara simultan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap alasan pembelian vitamin. Faktor tingkat pendidikan secara individu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap alasan pembelian vitamin namun faktor lainnya (usia, jenis kelamin, jenis pembayaran, penghasilan, dan kendaraan yang digunakan oleh pelanggan) secara secara individu tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap alasan pembelian vitamin di Apotek Kimia Farma 055 Kebayoran Lama.

Management of pharmaceutical preparations, medical devices and consumable medical materials is a cycle of activities, starting from planning, procurement, receipt, storage, destruction and withdrawal, control, as well as recording and reporting required for pharmaceutical service activities. Sales of vitamins and supplements at Kimia Farma Pharmacy, both originating from prescriptions and selling self-medication, are important points of great concern. Sales of these vitamins is one of the targets that must be achieved by each pharmacy employee. This is because vitamins and supplements are products that can provide large profit margins. The purpose of implementing this report is to find out whether the factors of age, gender, education level, type of payment, income, and vehicles used simultaneously by customers and individuals can influence the reasons for purchasing vitamins at Kimia Farma 055 Kebayoran Lama Pharmacy. Processing and interpretation of survey data using SPSS (Statistical Product and Service Solution) 23 with the Multiple Linear Regression test method. The results of data processing show that the factors of age, gender, level of education, type of payment, income, and vehicles used by customers simultaneously do not have a significant effect on the reasons for buying vitamins. Educational level factors individually have a significant effect on the reasons for purchasing vitamins but other factors (age, gender, type of payment, income, and the vehicle used by customers) individually do not have a significant effect on the reasons for purchasing vitamins at Kimia Farma 055 Kebayoran Lama Pharmacy."
Depok: 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Kartika Mutiara Candra
"Seorang Apoteker memeang peranan penting di Industri Farmasi, Apotek dan Pemerintahan. Apoteker harus memenuhi standard kompetensi sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi. Standard kompetensi apoteker Indonesia terdiri dari 10 standard kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan apoteker saat lulus dan masuk ke tempat prakik kerja profesi. sebagai bekal pengalaman seorang apoteker untuk dapat memahami peran apoteker dan meningkatkan kompetensi, maka dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker di Apotek Kimia Farma nomor 2 Senen, Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur, dan PT Glaxo Wellcome Indonesia Periode Bulan Januari - April 2019. Selama PKPA diharapkan calon apoteker dapat memperluas wawasan, pemahaman, dan pengalaman untuk melakukan praktik pekerjaan kefarmasian secara profesional.

Pharmacist plays an important role in the Pharmaceutical Industry, Pharmacy and Government. Pharmacists must meet competency standards as a requirement for entering the workforce and undergoing professional practice. Indonesian pharmacist competency standards consist of 10 competency standards as the capabilities expected by pharmacists when graduating and entering professional practice. as a pharmacist's experience to be able to understand the role of pharmacists and to improve competence, the Pharmacist Professional Practice Practices (internship) at Apotek Kimia Farma number 2 Senen, East Jakarta City Health Office, and PT Glaxo Wellcome Indonesia Period January - April 2019. During internship it is expected that prospective pharmacists can broaden their horizons, understanding, and experience to practice pharmacy work in a professional manner."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Elsa Widowati
"ABSTRAK
Praktek kerja profesi di Apotek dilaksanakan di Apotek Kimia Farma No. 298
yang beralamat di Jalan Bendungan Hilir Nomor 27, Jakarta Pusat. Praktekkerja
dilaksanakan mulai tanggal 2 November ? 30 November 2015. Pelaksanaan
praktek kerja ini bertujuan agar mahasiswa apoteker: mampu memahami tugas
dan tanggung jawab apoteker dalam pengelolaan apotek, serta melakukan praktek
pelayanan kefarmasian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan etika
yang berlaku; memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman
praktis untuk melakukan praktek kefarmasian di apotek; dan memiliki gambaran
nyata tentang permasalahan praktek kefarmasian serta mempelajari strategi dan
kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktek
kefarmasian.ABSTRACT Profession internship in Apothecary is held at Apotek Kimia Farma No. 298 that
is located at Jalan Bendungan Hilir Nomor 27, Central Jakarta. The profession
internship is held fromNovember 2
nd
to November 30
th
2015.The goals of this
internship program are to make students:understand jobs and duties of apothecary
management, and do pharmaceutical care practice legally and ethically; to make
students have the knowledge, real vision, skills and practical experience do do
pharmaceutical practice in apothecary; and to make students experience
pharmaceutical practice problems and learn the strategy and activity in developing
pharmaceutical practice.;Profession internship in Apothecary is held at Apotek Kimia Farma No. 298 that
is located at Jalan Bendungan Hilir Nomor 27, Central Jakarta. The profession
internship is held fromNovember 2
nd
to November 30
th
2015.The goals of this
internship program are to make students:understand jobs and duties of apothecary
management, and do pharmaceutical care practice legally and ethically; to make
students have the knowledge, real vision, skills and practical experience do do
pharmaceutical practice in apothecary; and to make students experience
pharmaceutical practice problems and learn the strategy and activity in developing
pharmaceutical practice.;Profession internship in Apothecary is held at Apotek Kimia Farma No. 298 that
is located at Jalan Bendungan Hilir Nomor 27, Central Jakarta. The profession
internship is held fromNovember 2
nd
to November 30
th
2015.The goals of this
internship program are to make students:understand jobs and duties of apothecary
management, and do pharmaceutical care practice legally and ethically; to make
students have the knowledge, real vision, skills and practical experience do do
pharmaceutical practice in apothecary; and to make students experience
pharmaceutical practice problems and learn the strategy and activity in developing
pharmaceutical practice."
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Maipa Deapati
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi di Apotek Kimia Farma No.147 dilaksanakan dengan tujuan
untuk mengetahui dan memahami peran apoteker di apotek, baik dalam bidang
manajemen apotek maupun dalam hal pelayanan farmasi klinik. Peran Apoteker
dalam manajemen apotek meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan,
penyimpanan, pemusnahan, pengendalian, pencatatan dan pelaporan. Pelayanan
farmasi klinik meliputi pengkajian resep, dispensing, pelayanan informasi obat,
dan konseling. Tugas khusus yang diberikan adalah mengenai pengkajian resep
terhadap penyakit tiroid. Resep yang diperoleh selama praktek kerja dikaji
berdasarkan persyaratan kelengkapan administratif, persyaratan farmasetik dan
pertimbangan klinis. ABSTRACT Profession Internship at Apotek Kimia Farma was held to learn and understand
the role of pharmacist in Pharmacy, especially to manage a pharmacy or to deliver
pharmaceutical care. Pharmacist has role to manage the pharmacy, such as
planning, supplying, receipt, saving, distributing, controlling, and reporting. On
the other hand, pharmacist also has to deliver a pharmaceutical care, such as
receipt assessment, dispensing, drug information, and patient counseling. Specific
assignment that been given is about the assessment of the prescribtion for thyroid
disease. Prescription obtained during profession internship be assessment by an
administrative completeness, the requirements of pharmaceutical, and
consideration of clinic. "
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Septi Hanna Dwisari
"Program Praktek Kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di Apotek Atrika di Jl Kartini Raya 34A dan Mangga Dua Square. Praktek kerja ini bertujuan untuk mempelajari tugas, peran, dan fungsi apoteker di apotek khususnya dalam aspek profesi dan manajemen dan kemudian memberikan kesempatan untuk mahasiswa calon apoteker untuk beradaptasi langsung pada iklim kerja kefarmasian yang sebenarnya di apotek serta memahami sistem manajemen dan administrasi di Apotek Atrika. Tugas khusus yang diberikan adalah mengenai penggunaan obat antasida Doen® di Apotek Atrika Periode Bulan Oktober 2012 – Maret 2013. Tujuan dari tugas ini adalah analisis peresepan antasida di Apotek Atrika periode bulan oktober 2012 sampai Maret 2013.

Pharmacist Internship Program was held in Apotek Atrika at Jl. Kartini Raya 34A and Mangga Dua Square. This internship aimed to learn the duties, role, and function of pharmacist in the pharmacy particularly in professional and managerial aspect and then provide an opportunity for intern to adapt directly on an actual pharmacy job in a pharmacy as well as understand the management and administration systems at the Apotek Atrika. The specific assignment was about The Use of Doen® Antacid in Apotek Atrika period October 2012 until March 2013. The objective of this assignment was analysis of antacid prescribing in Apotek Atrika period October 2012 until March 2013."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Anita Hasan
"Praktek Kerja Profesi di Apotek Atrika bertujuan mengetahui dan memahami peran dan tanggung jawab seorang apoteker di apotek. Kegiatan ini dilakukan selama enam minggu. Dalam hal ini, diharapkan calon apoteker dapat mengetahui dan memahami cara pengelolaan apotek dalam kegiatan administrasi, dan manajemen apotek baik pengadaan, penyimpanan, maupun penjualan serta dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di apotek. Selain itu juga apteker dapat mempraktekan pelayanan kefarmasian di apotek secara professional sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan etika yang berlaku dalam system pelayanan kesehatan di Indonesia.Pelayanan kefarmasian merupakan bentuk pelayanan dan tanggung jawab langsung profesi apoteker untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Pelanggan merupakan salah satu faktor penting yang harus dijaga oleh apotek. Dengan mengenali siapa pelanggan kita, apa kemauan, kebutuhan dan keinginan mereka dengan kemudian menyediakan produk serta pelayanan sebaik mungkin yang dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan. Untuk tugas khusus di apotek, dilakukan pengkajian resep yang mengandung obat-obat antihiperlipidemia. Pengkajian resep ini bertujuan untuk menilai kelengkapan administrasi resep, kesesuaian farmasetik dan klinis, serta mencoba menyusun informasi yang dapat diberikan kepada pasien atau keluarga pasien penderita hiperlipidemia.

Apothecary Internship at Apotek Atrika aims to know and understand the roles and responsibilities of pharmacist in pharmacy. This activity was conducted during six weeks. In this case, the pharmacist candidate is expected to know and understand how to manage a pharmacy in terms of administrative activities, financial management, procurement, storage and sale of pharmaceuticals and also to practice the pharmaceutical care in pharmacy accordance to the laws and ethics in Indonesia. Pharmaceutical care is a form of service and direct responsibility of a pharmacist to improve the quality of life of patients. Customer is one of important factors which must be kept by the pharmacy. By identifying our customers, their willingness, need, and desire, and then provide the best product and service, can give satisfaction to our customers. For the specific task, was conducted assesment of prescription containing anti-hiperlipidemia drugs. This assessment aims to assess the administrative completeness of prescription, pharmaceutical and clinical appropriateness, and also trying to collate the information that could be given to patient or their family."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2012
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Marina Dwi Hafshari
"Seorang apoteker memegang peranan penting di apotek. Apoteker harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi. Standar kompetensi apoteker Indonesia terdiri dari sepuluh (10) standar kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan oleh apoteker saat lulus dan masuk ke tempat praktik kerja profesi. Sebagai bekal dan pengalaman calon apoteker untuk dapat memahami peran apoteker dan meningkatkan kompetensi, maka dilaksanakan Praktik Kerja Profesi di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan Periode Bulan Januari Tahun 2019. Selama PKPA diharapkan calon apoteker dapat memperluas wawasan, pemahaman,dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di tempat praktik kerja profesi.

A pharmacist plays an important role in the pharmacies. Pharmacists must meet competency standards as a requirement for entering the workforce and undergoing professional practice. Indonesian pharmacist competency standards consist of ten (10) competency standards as abilities expected by pharmacists when graduating and entering professional work practices. As a preparation and experience of prospective pharmacists to be able to understand the role of pharmacists and improve competence, the Pharmacist Professional Work Practice is carried out at City Health Department South Jakarta Period January 2019. During PKPA it is expected that pharmacist candidates can broaden their horizons, understanding, and experience to do pharmaceutical work in professional workplaces."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nabila Afriliana Ruslan
"Seorang apoteker memegang peranan penting di industri farmasi, apotek, dan pemerintahan. Apoteker harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi. Standar kompetensi apoteker Indonesia terdiri dari sepuluh (10) standar kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan oleh apoteker saat lulus dan masuk ke tempat praktik kerja profesi. Sebagai bekal dan pengalaman calon apoteker untuk dapat memahami peran apoteker dan meningkatkan kompetensi, maka dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di PT. Sandoz Indonesia, Apotek Prima Sehat, dan Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur selama periode bulan Januari-April 2019. Selama PKPA, diharapkan calon apoteker dapat memperluas wawasan, pemahaman, dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di tempat praktik kerja profesi.

A pharmacist plays an important role in the pharmaceutical industry, pharmacies, and government. Pharmacists must meet competency standards as a requirement for entering the workforce and undergoing professional practice. Indonesian pharmacist competency standards consist of ten (10) competency standards as abilities expected by pharmacists when they graduate and enter professional work practices. As a preparation and experience of prospective pharmacists to be able to understand the role of pharmacists and improve competence, the internship was implemented at PT. Sandoz Indonesia, Apotek Prima Sehat, and The East Jakarta Administration City Health Office during the January-April 2019 period. During internship, it is hoped that prospective pharmacists can broaden their horizons, understandings and experiences to do pharmaceutical work in professional workplaces."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Aldi Putra Madya
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi (PKP) di apotek bertempat di Apotek SamMarie Basra Jalan
Basuki Rahmat No. 31 Pondok Bambu, Jakarta Timur. Kegiatan ini berlangsung
selama empat minggu dari tanggal 3 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2015.
PKP di apotek bertujuan agar mahasiswa apoteker mengerti peranan Apoteker
Pengelola Apotek (APA), memiliki wawasan tentang pelaksanaan pekerjaan
kefarmasian, dan memiliki gambaran nyata akan permasalahan pekerjaan
kefarmasian yang terjadi di apotek. Berdasarkan kegiatan PKP yang dilakukan,
APA di Apotek SamMarie Basra secara umum telah melaksanakan tugas dan
tanggung jawab dalam pengelolaan apotek terkait kegiatan teknis kefarmasian dan
kegiatan nonteknis kefarmasian sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Mahasiswa apoteker telah berhasil memperoleh wawasan mengenai
kegiatan rutin yang dilakukan di apotek. Kegiatan teknis kefarmasian yang
dilakukan di apotek meliputi pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penjualan,
pengelolaan narkotika, pengelolaan psikotropika, dan dokumentasi resep. Adapun
kegiatan nonteknis kefarmasian yang dilakukan di apotek adalah penyusunan
resep dan struk pembayaran, penandaan harga pada resep kredit untuk penagihan,
dan konsultasi pemakaian obat kepada pasien. Masalah yang terjadi di Apotek
SamMarie Basra adalah lemari penyimpanan narkotika dan psikotropika yang
tidak terpisah dan lemari tersebut kurang kuat.
ABSTRACT Profession Internship at pharmacy was held at Apotek SamMarie Basra. This
activity was held for a month on August 2015. Profession Internship at pharmacy
was intended to make apothecary student understand the role of pharmacist,
understand into the implementation of pharmaceutical practices, and know the
issues in pharmaceutical practice in pharmacy. Based on the activities, pharmacist
as Pharmacy Manager have been carrying out the duties and responsibilities in
pharmacy management. Apothecary student have obtained insight into routine
activities in pharmacy. Pharmaceutical technical activities include procurement,
reception, storage, sales, management of narcotics, management of psychotropics,
and prescription documentation. Non-technical activities include archiving
prescription and receipt of payment, price labelling of credit prescription for
billing purpose, and the making of Daily Sales Summary Report. Issue at
SamMarie Basra Pharmacy is the storage boxes of both narcotics and
psychotropics are not separeated each other and the storage boxes are not strong
enough.
"
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2016
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>