Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 47848 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Depok : Pusat Studi Jepang UI, 1995,
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Depok: Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia (Center for Japanese studies University of Indonesia), 2010
UI-JPSJ 1:1 (2010) (1)
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Bandung : Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Sastra Universitas Kristen Maranatha
050 JSJ 7:1 (2007)
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Anita Sawitri Dradjat
"ABSTRAK
Pet Boom merupakan tren memelihara hewan di Jepang yang berkembang sejak tahun 1996. Tren ini berkembang dikarenakan faktor-faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor eksternal adalah berubahnya struktur masyarakat yang menambah jumlah lansia yang hidup seorang diri dalam masyarakat Jepang. Skripsi ini membahas mengenai perkembangan pet boom, khususnya kaitannya dengan perubahan struktur keluarga Jepang yang berdampak terhadap kaum lansia di Jepang, berakibat pada renggangnya hubungan antar manusia yang menjadikan memelihara binatang sebagai sesuatu kebutuhan. Hal tersebut memberi peningkatan terhadap perkembangan perboom.

Abstract
Pet boom is a trend on owning pets in Japan, that has occurred since 1996. This trend is affected by internal and external factors. One of the external factor is the change of family structure which raises number of elder people living alone among the Japanese society. This thesis discusses the development of pet boom, especially its relation to the change of family structure in Japan, in which affected elderly in the society. This thesis uses deductive-analytic method. The analysis of this study concludes that the change of family structure in the Japanese society has cause a bigger gap between human relations, which makes owning pets as a necessity. This gives an improvement in the development of pet boom."
2010
S13473
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Erlangga, 1999
495.6 JAP
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Zida Wahyuddin
"Bertujuan untuk menjelaskan soushiki (upacara kematian) kontemporer di Jepang dengan menggunakan jasa sōgisha (perusahaan pemakaman) yang berkaitan dengan keyakinan keagamaan masyarakat Jepang tentang konsep adanya kehidupan setelah kematian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif intepretatif. Sumber data diperoleh dari buku referensi, jurnal penelitian, laporan penelitian, maupun informasi elektronik seperti internet yang berhubungan dengan soushiki kontemporer di Jepang. Metode pengumpulan data digunakan beberapa prosedur yakni data dikumpulkan, dibaca, dipahami, dianalisis, kemudian diinteprestasikan sesuai kerangka teori.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa soushiki kontemporer di Jepang yang dilatarbelakangi oleh modernisasi melahirkan komersialisasi. Adanya dinamika perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Jepang dalam konteks modernisasi, menyebabkan munculnya inovasi baru yang bersifat pemenuhan kebutuhan spiritual. Selain karena faktor perubahan gaya hidup terutama orang-orang kota dan semakin berkurangnya seseorang yang ahli dalam menyelenggarakan soushiki, dengan menggunakan jasa sōgisha dapat memberikan solusi dalam menangani prosesi soushiki dengan khidmad yang dipimpin oleh seorang obosan (pendeta Buddha) sesuai permintaan pengguna jasa.

Aiming to explain soushiki (funeral ceremony) in contemporary Japan by using the sōgisha (funeral companies) relating to the religious beliefs of Japanese people about the concept of life after death. This study is a qualitative with descriptive approach intepretatif. Data source obtained from reference books, research journals, research reports, as well as electronic information such as internet-related soushiki in contemporary Japan. Methods of data collection used some procedures that read, understood, analyzed, and then interpreted according to theoretical framework.
The results of this study indicate that contemporary soushiki in Japan against the backdrop of the modernization birth to commercialization. The existence of dynamic changes in various aspects of Japanese society in the context of modernization, led to the emergence of new innovation that is the fulfillment of spiritual needs. Apart from changes in lifestyle factors, especially people who live in the city and the reduction in a person who is an expert in organizing soushiki, with using the sōgisha services can provide solutions in dealing with a solemn soushiki procession led by a obosan (Buddhist priest) as requested by service users.
"
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2011
T30523
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Abdul Irsan
Makasar : Hasanuddin Universiatas Press, 2005
320.952 ABD j
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Mohammad Haris Moedjeni
"Prestasi peradaban yang dicapai bangsa Jepang dewasa ini dicapai melalui proses historis yang sangat panjang dan pengembangan sistem filsafat yang mendasari tegaknya peradaban itu di atas akar budaya dan sistem tradisi bangsanya yang tertanam kuat-dalam di dalam kepribadian bangsa ini. Teori Local Genius digunakan agar lebih khas. Di samping pembuktian adanya local genius dalam kebudayaan Jepang yang memberikannya ciri-ciri yang khas, juga dibahas faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti faktor alam, sistem ekonomi pertanian dan perdagangan dan industrial, serta sistem politik yang sudah ada sejak perioda kuna dan tetap berpengaruh sampai dewasa ini. Teori Challenge and Response digunakan sebagai pisau analisis untuk membedah sejauh mana peranan local genius Jepang berperan aktif dalam menjawab tantangan dari dalam dan luar kebudayaan JEpang serta menjadi cetakan pembentuk peradaban Jepang dewasa ini dengan ciri-cirinya yang khas. Semua data diambil dari sumber kepustakaan berupa buku, karya leksikografis, dan makalah. Local genius bangsa Jepang mempunyai ciri-ciri yang kontradiktif. Kesetiaan, yang konservatif, dan kecendikiaan yang progresif, merupakan dua unsur dominan yang berperan secara simultan dalam sejarah Jepang. Pengendalian diri, budi pekerti dan kearifan adalah ciri-ciri psikologis bangsa Jepang yang natif. Ciri-ciri ini terekspresi jelas di dalam produk-produk budaya nasionalnya: arsitektur, kesusastraan, upacara minum teh, sistem sosial dan sistem politik yang sederhana, terbuka, kekeluargaan, mungil, alami, asimetris, dan memiliki kehangatan domestik yang merupakan ciri-ciri purba local genius bangsa Jepang. Alam, sistem ekonomi dan sistem politik adalah tiga faktor obyektif yang mempengaruhi local genius bangsa Jepang. Local genius kebudayaan Jepang tidak sekedar lestari dalam bentuk artefak-artefak budaya yang mati, melainkan aktif sebagai pola (patron) dan wadah pelaku (agency) dalam penciptaan dan pencetakan kembali unsur-unsur kebudayaan asing yang dipinjamnya, sehingga dihasilkan produk-produk budaya yang forma, sifat konsepsi dan sensibilitasnya khas Jepang. Peradaban Jepang juga menghasilkan produk budaya yang gagasannya murni Jepang berkat kesinambungan tradisi purba yang dilestarikan dan diaktifkan oleh segenap lapisan masyarakatnya. Di dalam proses ini ada peran wanita, yang juga khas local genius Jepang."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1991
S13733
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Roffe Rizqullah Daniswara
"Soft Power merupakan salah satu cara dari sebuah negara memberikan pengaruhnya melalui daya tarik kepada negara yang dituju. Jepang memberikan pengaruh di Indonesia melalui berbagai cara, namun salah satunya adalah pengajaran bahasa Jepang di Indonesia. Melalui Japan Foundation dan kerjasama dengan pemerintah Indonesia, berbagai program pengajaran bahasa Jepang seperti program JF Standard, Marugoto & Marugoto online course, NIHONGO Partners, dan Magang di Jepang dilaksanakan untuk memberikan pengaruh Jepang di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membahas soft power di dalam pengajaran bahasa Jepang di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, serta menggunakan konsep soft power dari Nye (2004, dan unit analisa yang dibahas adalah Bahasa Jepang. Hasil penelitian menunjukkan adanya soft power Jepang dalam pengajaran bahasa Jepang di Indonesia menghasilan dampak di masyarakat Indonesia khususnya pandangan Indonesia terhadap Jepang.

. Soft power is a way for a country to exert influence through attraction to other countries. Japan exerts influence in Indonesia in various ways, but one of them is Japanese language teaching in Indonesia. Through the Japan Foundation and collaboration with the Indonesian government, Japanese influence was carried out in Indonesia. This study aims to discuss soft power in Japanese language teaching in Indonesia. This research uses the descriptive analysis method and uses Nye's (2004) concept of soft power, and the unit analysis discussed is Japanese. The results showed that Japanese soft power in Japanese language teaching in Indonesia made some effect in Indonesia especially Indonesian perspective to Japan."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Gibraldi Harefa
"Gibraldi Harefa. Abstraksi sbb. Skripsi ini membahas tentang hubungan antara kemampuan berbahasa Jepang terhadap pemahaman bentuk pertentangan Temo, Noni, Ga dan Keredomo. Tujuan dari penelitian ini adalah agar dapat mengetahui hubungan tingkat kemampuan berbahasa dengan tingkat pemahaman bentuk pertentangan Temo, Noni, Ga dan Keredomo. Selain itu agar dapat mengetahui sejauh mana pengaruh kemampuan berbahasa terhadap pemahaman bentuk pertentangan Temo, Noni, Ga, dan Keredomo."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2008
S13615
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>