Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 65145 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Keates, J. S.
Semarang: IKIP Semarang Press, 1973
526 KEA c
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Hendriani Rahayu
"Proses desain merupakan tahapan pertama yang dilakukan untuk memproduksi sebuah produk di suatu perusahaan. Bagi perusahaan manufaktur desain menjadi salah satu faktor utama pendukung keberhasilan sebuah produksi. Kegagalan dalam desain akan berdampak signifikan pada keuntungan ekonomis yang diterima perusahaan karena desain yang tidak efektif dapat menyebabkan tingginya waktu yang diperlukan untuk berproduksi. DFM (Design For Manufacturing) merupakan sebuah metode untuk menurunkan biaya produksi dengan cara mengestimasi biaya manufaktur melalui pengurangan biaya komponen, biaya perakitan, dan biaya pendukung produksi lainnya berdasarkan data pengajuan desain tanpa mengesampingkan kualitas produk. Oleh karena itu, metode DFM digunakan untuk menurunkan biaya produksi dari mold Guide IC. Proses desain merupakan tahapan pertama yang dilakukan untuk memproduksi sebuah produk di suatu perusahaan. Bagi perusahaan manufaktur desain menjadi salah satu faktor utama pendukung keberhasilan sebuah produksi. Kegagalan dalam desain akan berdampak signifikan pada keuntungan ekonomis yang diterima perusahaan karena desain yang tidak efektif dapat menyebabkan tingginya waktu yang diperlukan untuk berproduksi. DFM (Design For Manufacturing) merupakan sebuah metode untuk menurunkan biaya produksi dengan cara mengestimasi biaya manufaktur melalui pengurangan biaya komponen, biaya perakitan, dan biaya pendukung produksi lainnya berdasarkan data pengajuan desain tanpa mengesampingkan kualitas produk. Oleh karena itu, metode DFM digunakan untuk menurunkan biaya produksi dari mold Guide IC."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S51760
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Chusnul Anwar
"Kolaborasi menjadi pilihan banyak perusahaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi rantai suplai mereka. Semakin besar pengaruh persaingan global, kolaborasi semakin dibutuhkan. Collaborative Planning, Forecasting, and Replenishment memberikan kerangka kolaborasi yang solid. Implementasi CPFR di PT X memanfaatkan sistem jaringan aplikasi untuk proses perencanaan produksi tahunan. Untuk mengembangkannya, diperlukan analisis terhadap kebutuhan pengguna yang dilakukan dengan volere process model, kemudian dilakukan analisis aspek fungsional sistem menggunakan IDEF0 sebelum sistem didesain. Rancangan sistem perencanaan produksi tahunan tersebut dapat melakukan proses maintain data master, upload perencanaan kendaraan dan komponen, breakdown dan kalkulasi data, penggabungan data, dan pengelompokan hasil akhir. Selain itu, untuk mendukung implementasi CPFR, komunikasi dua arah antara perusahaan dengan suplier-supliernya harus dibangun.

Collaboration has become the choice of many companies to increase their supply chain effectivity and efficiency. Due to growing global competition's influence, collaboration is more needed. Collaborative Planning, Forecasting, and Replenishment provides solid collaboration framework. The CPFR implementation in PT X applies application network system for annual production planning process. In order to develop it, analysis on user requirement conducted using volere process model. Afterwards, functional system analysis conducted using IDEF0 before designing the system. Annual production plan system design can mantain master data, upload vehicle and part planning, breakdown and calculate data, consolidate data, and inquiry final result data. In addition, to support the CPFR implementation, two-ways communication between the company and its suppliers should be established."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S50293
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Budiyanto Linus
"Proses produksi yang tidak efektif dan efisien menghasilkan pemborosan seperti inventori, transportasi/pergerakan yang tidak perlu, dan kelebihan produksi yang dibebankan sebagai biaya produksi. Oleh karena itu melalui penelitian ini, aktual proses produksi dipetakan ke dalam sebuah peta sehingga terlihat semua aktivitas yang menambah nilai dan yang tidak menambah nilai pada produk. Semua aktivitas yang tidak menambah nilai dihilangkan dengan merancang sebuah peta usulan.
Setelah disimulasikan dengan software promodel kita dapat mengetahui perilaku (statis dan dinamis) dari proses produksi. Hasil penelitian ini mengajukan suatu usulan peta proses produksi yang mengacu pada lean manufacturing filosofi yang dapat mengurangi biaya akibat pemborosan.

Ineffective and inefficient production process brought forth wastes, such as inventory, unnecessary transportation/movement, and excess production which in care of production cost. Therefore, through this research, the writer try to map actual production process into a current state map in such a way that all value added and non-value added activities be visible. All non-value added activity is vanished by design a future state map.
Behavior of production process (static or dynamic) can be known after simulated by Promodel Software. The result of this research is present a proposed state map of production process that refer to lean manufacturing philosophy which able to reduce cost of waste.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51960
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Baldwin, Edward N.
Homewood : Richard D. Irwin, 1957
658.5 BAL d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Nainggolan, Jewsense
"Skripsi ini membahas tentang cara meningkatkan produktifitas dari sebuah lini produksi, dengan cara melakukan perbaikan design dari area kerja dan ergonomic proses. Inti dari skripsi ini ialah, bagaimana memperbaiki atau meng-improve suatu proses produksi dengan cara melakukan perubahan pada area kerja yang dikenal dengan istilah workplace design. Hasil penelitian ini ialah menghasilkan suatu design proses kerja yang lebih efektif dan lebih produktif dari design yang sebelumnya.

The focus of this study is to improve the productivity of production line using workplace design. And for the main point is how improve the process of production line using workplace design method and also give focus to ergonomically improvement. This final result is to create an effective and productive working process design."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S52128
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ira Yulianti
"Dekomposisi katalitik metana adalah salah satu alternatif untuk memproduksi hidrogen dan nanokarbon bermutu tinggi secara simultan. Nanokarbon banyak diaplikasikan dalam penyimpanan hidrogen, support katalis, alat penyimpan memory, penyimpanan emisi, dan industri polimer, sedangkan hidrogen dapat digunakan sebagai umpan pada sel bahan bakar (fuel cell) yang ramah lingkungan karena apabila dibakar tidak menghasilkan polutan. Masalah yang biasanya timbul dalam reaksi dekomposisi katalitik metana ini adalah terjadinya deaktivasi katalis akibat deposit karbon dan terjadinya pressure drop di dalam reaktor.
Penelitian ini bertujuan menguji kinerja reaktor dengan katalis terstruktur untuk mengatasi pressure drop di dalam reaktor. Katalis Ni-Cu-Al dipreparasi dengan menggunakan metode sol-gel dengan perbandingan atomik 2:1:1. Katalis ini dilapisi pada kawat stainless steel yang telah dibentuk dengan metode dip coating. Reaksi dilakukan dengan mengalirkan metana ke dalam reaktor pada temperatur 650°C dan 700°C serta tekanan atmosferik. Produk gas dianalisis dengan menggunakan gas chromatography yang terpasang secara online dengan aliran keluar reaktor. Penggunaan katalis terstruktur pada dua temperatur berbeda ini dapat menghasilkan konversi metana hingga 87.55 % dan 94.87%. Produk dari reaksi dekomposisi katalitik metana berupa hidrogen memiliki kemurnian hingga 87.53% dan 95.14%.
Karbon yang dihasilkan memiliki yield 28.45 dan 32.85 gr karbon/gr katalis untuk waktu reaksi 8.4 jam. Untuk reaksi selama 33 jam menghasilkan 201 gr karbon/gr katalis. Karakterisasi dengan menggunakan TEM menunjukkan karbon yang dihasilkan berbentuk nanotube dengan diameter 50-100. Pada reaktor dengan katalis terstruktur ini tidak terjadi pressure drop yang dapat mengakibatkan berakhirnya reaksi. Reaksi berakhir karena katalis sudah terdeaktivasi akibat tertutupnya permukaan katalis oleh deposit karbon. Lifetime katalis dapat mencapai 33 jam dan masih dapat berlanjut.

Methane decomposition is an alternative way to produce high quality carbon nanotubes (CNTs) and hydrogen simultaneously. CNTs can been used for various applications such as hydrogen storage, electronic device, composite materials, field emission source, and catalyst support. Hydrogen can be used as the future clean energy resource such as for fuel cells, which doesn't emit pollutants when combusted. The problem often found in methane catalytic decomposition is the presence of pressure drop. This problem is expected to be solved by designing a structured catalyst reactor.
In this experiment, Ni-Cu-Al catalyst is prepared by sol-gel method. Stainless steel wiremesh is coated with catalyst by dip coating method and put into a quartz tube reactor. The experiment was done at 650°C and 700°C with atmospheric pressure. Methane is fed into the reactor and decomposed by the catalyst. An online chromatograph is used to detect the gas products. The morphology of CNTs is characterized by TEM. The use of structured catalyst in these two different temperature gives conversion of methane up to 87.55 % and 94.87%. Hydrogen as the product has a purity of 87.53% dan 95.14% .
The carbon yields are 28.45 and 32.85 gr carbon / gr catalyst for 8.4 hours of reaction. For 33 hours of reaction, the yield becomes 201 gr carbon/ gr catalyst. TEM characterization shows that the diameter of CNTs are between 50-100 nm for both cases. Pressure drop isn't found in this structured catalyst reactor which could end the reaction. The reaction ends when the catalyst is deactivated due to carbon deposit on the catalyst. The lifetime of the catalyst can reach 33 hours and can still continue.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S49673
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Hamdani Febrian
"Penjadwalan induk produksi merupakan kegiatan penting dalam dunia manufaktur yang menentukan jumlah setiap produk yang harus dibuat disetiap periode perencanaan. Penjadwalan induk produksi memberikan input untuk bagian pengendalian lantai produksi dan pada akhirnya dapat dipergunakan untuk membuat perencanaan kapasitas sumber daya yang lebih detail. Pada penelitian ini dirancang sebuah usulan software perencanaan produksi menggunakan Microsoft Visual Basic dan Microsoft Access sebagai penyimpan informasi (database)serta terintegrasi dengan perencanaan sumber daya produksi dan lantai pengendalian produksi sebagai bagian dari perencanaan dan pengendalian produksi.

Master production schedule is an important task determining how much product should be made in every production period. The output from this task will be the input to the shop floor control and capacity resource planning division for more detail process. The output of this research is an effective and efficient master production schedule software system using Visual Basic and Microsoft Access as the database to save all the company information, and in the end will be integrated with other software like capacity resource planning and shop floor control."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S50319
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fahrizal Fairuz
"Kegiatan PLTU Puncak Jaya dalam menyalurkan listrik menghasilkan limbah abu terbang yang sangat banyak tiap tahunnya. Kegiatan itu berada dekat dengan perkampungan Suku Kamoro yang populasinya cukup banyak. Maka dirancanglah sebuah pabrik batako yang produksinya menggunakan tenaga kerja dari Suku Kamoro dan proses produksinya menggunakan limbah abu terbang sebagai bahan baku. Dengan menghitung waktu standar pembuatan batako, maka dapat dibuat rancangan lini produksi, kebutuhan bahan baku (MRP) dan rencana produksi (MPS) tiap bulan. Diharapkan dengan rancangan pabrik batako ini dapat memberdayakan minimal 100 orang pada lini produksi.

Puncak Jaya PLTU in electric supply activities produce a lot of fly ash every years. This activities nearly with Kamoros etnic village that have a large population. Then a brick manufacturing will be design that use Kamoros etnic as a labour and production process use fly ash as raw material. With determine a brick making standart time we can create production line, material requirement planning (MRP) and master production planning (MPS) for each month. Expected by this brick manufacturing design will utillization around 100 people in production line."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
S51856
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Billy Pan
"Dunia telah memasuki era globalisasi. Pasar selalu menuntut produk dan harga yang lebih baik dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu, setiap perusahaan manufaktur harus bekerja seefektif dan seefisien mungkin pada setiap lini perusahaannya, terutama lini produksi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh strategi produksi dan penentuan opsi penambahan kapasitas produksi yang optimal menggunakan metode Aggregate Production Planning, sehingga diperoleh utilisasi terbaik dari seluruh sumber daya produksi yang dimiliki oleh perusahaan. Strategi produksi yang akan ditinjau adalah jenis barang yang diproduksi, waktu dilakukannya produksi, dan jenis sumber daya produksi yang digunakan untuk pemenuhan setiap permintaan dalam jangka waktu tertentu.

The world has been entering globalization era. Market always demands a better products and prices. For that reason, manufacturing companies are urged to work as effective and efficient as possible, especially in production division. The purpose of this research is to obtain an optimal production strategies and determintation of production capacity augmentation options using Aggregate Production Planning method, in order to achieve the best utilization of all companies production resources. Production strategies considered is type of goods produced, when to produce, and what type of production sources used, in order to fulfill every demand over a specified time horizon."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51707
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>