Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 12914 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"This edited monograph presents a selection of research contributions on eco-factories of the future. The topical focus lies on cutting-edge solutions from academia and industry that enable and support companies in their efforts towards sustainable manufacturing. The authors provide an overview over recent developments, aiming at a comprehensive understanding of eco- and cost-efficient manufacturing from machine to factory level. The solutions contributed by leading research institutions and companies have been mostly implemented and evaluated in industrial pilot projects across Europe. The methodological approaches cover topics such as factory planning, manufacturing simulation, energy management as well as life cycle evaluation. The target audience comprises industry experts and decision makers as well as researchers in the field of sustainable manufacturing."
Switzerland: Springer Cham, 2019
e20502827
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Jordan, James A.
New York: John Wiley & Sons, 2000
658.023 JOR n
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Boston: Harvard Business Scholl Press, 1990
658 MEA (1)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Robertus Indrakrishna
"Manajemen laba terjadi pada saat manajemen menggunakan pertimbangan dalam pelaporan keuangan dan dalam merestrukturisasi transaksi dengan tujuan memberikan pemahaman yang keliru pada pengguna laporan keuangan mengenai kinerja perusahaan, atau mempengaruhi kontrak dimasa mendatang yang bergantung pada nilai laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari bukti adanya hubungan antara manajemen laba lewat kebijakan akrual yang dilakukan perusahaan sektor manufaktur, dengan penerapan status papan perdagangan berganda di Bursa Efek Jakarta (BEJ), yang akan memberikan tekanan pada manajemen perusahaan sektor manufaktur agar tidak tercatat pada papan kedua / pengembangan. Dengan menggunakan data 67 perusahaan sektor manufaktur BEJ periode 2000-2001, penelitian dilakukan dengan Model Modified Jones yang dibandingkan dengan Model Indeks Eckel. Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa status pencatatan pada papan perdagangan mempunyai hubungan terhadap manajemen laba lewat kebijakan akrual yang dilakukan perusahaan. Status papan perdagangan akan mempengaruhi manajemen laba dengan pola penurunan laba, dimana ketika tercatat pada papan pengembangan, perusahaan akan semakin mengurangi manajemen laba lewat kebijakan akrual."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2002
S19213
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Khanna, Ro, 1976-
New York: McGraw-Hill, 2012
338.04 KHA e
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Nurbaiti Hafmaya
"ABSTRAK
Untuk dapat mengetahui biaya manufaktur komponen produk secara akurat,
maka PT XYZ bermaksud untuk mengubah sistem kalkulasi biaya manufaktur yang
selama ini diterapkan karena tidak dapat memenuhi kebutuhan penetapan harga jual
produk dan perhitungan biaya manufalctur aktual komponen kendaraan yang
bervariasi. Selama ini perhitungan biaya hanya dilakukan terhadap unit kendaraan
dcngan menggimakan koeiisien konsumsi biaya manufaktur satu jenis kenclaraan
yang memiliki volmne produksi terbesar. Biaya manufalcmr komponen kendaraan
diperkirakan berdasarkan persentase bagian komponen terhadap total unit
kendaraan.

Skripsi ini dimaksudkan untuk mengembangkan metode perhitungan biaya
manufaktur pada proyek percontohan perbaikan sistem perhitungan biaya
manufaktur dengan menggunakan metodologi statistik, penelusuran biaya,
identifikasi driver biaya dan alokasi biaya dua tahap- Penelitian untuk
pengembangan metode perhitungan biaya manufaktur dilakukan pada proyek
percontohan perbaikan sistem kalkulasi biaya manufaktur di PTXYZ dilakukan
pada salah satu bagian dari Shell Body Sub Assy Welding I/Issembly Plant. Pada
bagian ini di produksi pintu depan, pintu belakang, pintu tengah, kap mesin, dan
penutup tangki bahan bakar kendaraan bermotorjenis KF.
Metode penelusuran biaya dilakukan dengan 2 cara, yaitu penelusuran
langsung dan penelusuran faktor penggerak biaya (driver biaya). Biaya
dikelompokkan ke dalam cost pool dan untuk setiap cost pool diidentifikasi driver
biaya yang paling tepat sebagai basis alokasi biaya. Penelusuran basis alokasi biaya
dilakukan dengan menggunakan metode regresi dan analisis hubungan sebab akibat
dengan pertimbangan biaya pengukuran dan efek perilaku. Setelah basis alokasi
biaya diidentifikasi, dilakukan pembebanan biaya manufaktur ke setiap cost center
dan setiap produk dengan menggunakan basis alokasi tersebut. Dengan
mengunakan alokasi biaya dua tahap, dihasilkan suatu usulan metode perhitungan
biaya manufaktur komponen produk yang dapat digunakan untuk kebutuhan
perhitungan biaya manufaktur aktual, penetapan harga produk, sert alat kontrol
fluktuasi biaya.

"
2001
S49926
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Liker, Jeffrey K.
New York: McGraw-Hill, 2012
658.409 2 LIK t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Chattell, Alf
Houndmills: Macmillan, 1995
658 CHA m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Sonny Harry Budiutomo Harmadi
"Adanya faktor skala ekonomi dalam pemilihan lokasi menyebabkan beberapa perusahaan yang sej erns memilih berada pada lokasi yang berdekatan, sehingga membawa dampak menurunnya biaya produksi perusahaan. Berkumpulnya beberapa perusahaan sejenis dalam suatu Iokasi industri disebut aglomerasi industri. Hal inilah yang dapat menjelaskan mengapa suatu kota memiliki perusahaan yang jenisnya sama lebih darn sate, dan adanya kecenderungan bahwa kota akan berkembang di sekitar lokasi industri. Suatu kota industri yang besar terbentuk karena adanya aglomerasi ekonomi dalam produksi. Ada dua jenis aglomerasi ekonomi, yaitu localization economies dan urbanization economies.
Menurut Henderson (1988), localization economies terjadi jika biaya produksi perusahaan-perusahaan sebagai bagian darn suatu industri menurun pada saat total output darn industri meningkat. Sedangkan urbanization economies terjadi jika biaya produksi sebuah perusahaan secara individual menurun saat total output clan wilayah urban/ perkotaan meningkat. Terdapat kontroversi darn efek yang ditimbulkan oleh localization economies (dikemukakan oleh Alfred Marshall) dengan urbanization economies (diidentifikasi oleh Jane Jacobs). Mills, Henderson, 0 hllallachain dan Satterthwaite mengatakan bahwa localization economies lebih panting dibanding urbanization economies, karena pertumbuhan tenaga kerja suatu sektor lebih tergantung pada besarnya sektor tersebut daripada besarnya wilayah perkota nl metropolitan sektor tersebut berada.
Secara umum, pro duktifitas modal dan tenaga kerja sektor industri di Jakarta cukup bank, dimana modal per tenaga kerja dan upah per tenaga kerja mempengaruhi output per tenaga kerj a. Artinya kenaikan modal dan upah akan mampu mendorong kenaikan output. Aglomerasi ekonomi yang terjadi pada mayoritas sub-sektor industri di Jakarta merupakan aglomerasi jenis localization dan urbanization economies, dimanaperusahaan-perusahaan di sektor industri memilih berlokasi di Jakarta karena pertimbangan biaya produksi yang lebih murah, dan juga karena pertimbangan besarnya jumlah penduduk. Hal inn didukung oleh kenyataan bahwa infrastruktur yang ada di DKI Jakarta lengkap, terutama untuk akses transportasi dankomunikasi, serta posisi Jakarta sebagai pusat kegiatan ekonomi nasional.
Analisis regresi data panel menunj ukkan bahwa terdapat perbedaan basil yang mendasar antara data industri dengan klasifikasi ISIC 2 digit dengan industri berdasarkan klasifikasi ISIC 3 digit dalam observasi. Sub-sektor industri di DKI Jakarta yang mengalami aglomerasi industri ialah sub-sektor Industri Tekstil, Pakaian Jadi, dan Kulit, Industri Kertas dan Barang Barang darn Kertas, Percetakan dan Penerbitan, Industri Kimia dan Barang-Barang darn Kimia, Petroleum, Batu Bara, Karat, dan Barang darn Plastik, Industri Barang-Barang Ban Logam, Mesin dan Perlengkapannya, Industri Pengolahan Lainnya. Sedangkan sub-sektor Industri Makanan, Minuman Serta Tembakau, Industri Kayu dan Barang-Barang dari Kayu, Termasuk Alat-Alat Rumah Tangga darn Kayu, Industri Barang-Barang Galian Bukan Logam, dan Industri Dasar Logam tidak mengalami aglomerasi. Pada golongan pokok industri teridentifikasi tidak terjadi aglomerasi industri.
Perlu ada penyusunan kebijakan industri yang lebih diarahkan hanya pads industri yang memang mengalami aglomerasi. Sebaiknya pemerintah daerah DKI Jakarta lebih mengutamakan sub-sektor industri yang sudah terkonsentrasi kuat, dan mengalami aglomerasi jenis localization economies sekaligus urbanization economies."
Depok: Universitas Indonesia, 2001
T20643
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ida Puspitowati
"Tesis ini bertujuan untuk ( i ) melihat kontribusi industri manufaktur terhadap pertumbuhan output ( ii) melihat faktor-faktor yang menentukan pertumbuhan industri manufaktur (iii) melihat efisiensi teknis pada industri manufaktur ISIC tiga digit di Indonesia tahun 1990-1997.
Metode dekomposisi pertumbuhan digunakan sebagai pendekatan untuk melihat kontribusi industri manufaktur terhadap output, karena dapat diperoleh faktor apa yang berperan terhadap pertumbuhan output domestik. Fungsi Produksi Cobb Douglas digunakan untuk melihat faktor -faktor yang menentukan pertumbuhan industri manufaktur. Sementara untuk melihat efisiensi teknis digunakan Data Envelopment Analysis.
Data yang digunakan berasal dari Tabel Input Output 1990 dan 1995 untuk melihat kontribusi industri manufaktur. Untuk melihat faktor penentu pertumbuhan industri manufaktur digunakan data panel yang berasal dari data industri manufaktur tiga digit kecuali minyak dan gas, demikian pula untuk efisiensi teknis.
Studi ini menunjukkan industri manufaktur merupakan penentu utama dalam pertumbuhan output domestik perekonomian Indonesia tahun 1990-1995. Sementara untuk industri manufaktur terlihat pertumbuhan sektor tersebut lebih dipengaruhi oleh permintaan domestik kemudian ekspansi ekspor.
Dalam analisis data panel menunjukkan bahwa pertumbuhan nilai tambah industri manufaktur disebabkan karena pertumbuhan tenaga kerja , pertumbuhan ekspor dan pertumbuhan kapital.
Dengan menggunakan Data Envelopment Analysis diperoleh hasil bahwa ada kecenderungan beberapa sub sektor menunjukkan efisiensi yang tinggi pada periode penelitian. Dimana hasil tersebut cenderung menunjukkan industri kapital intensif mendorong efisiensi pada industri labor intensif.
"
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2001
T20641
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>