Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 113556 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ratna Emilia
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh koneksi politik terhadap biaya utang pada perusahaan dengan corporate governance sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian ini adalah perusahaan non industri keuangan yang listed di BEI tahun 2012 – 2015 dengan jumlah 176 perusahaan. Pengukuran koneksi politik  menggunakan model Faccio (2006) serta pengukuran biaya utang mengggunakan model Bliss and Gul (2012). Adapun hasil penelitian ini yang pertama adalahkoneksi politik berpengaruh positif  terhadap biaya utang. Kedua, corporate governance berpengaruh negatif terhadap biaya utang. Ketiga, corporate governance memperkuat hubungan positif antara koneksi politik dan biaya utang. Implikasi penelitian ini adalah dengan adanya pengaruh koneksi politik di  perusahaan, dapat membuat biaya utang semakin tinggi karena pemberi pinjaman beranggapan bahwa perusahaan yang berkoneksi politik lebih berisiko dibandingkan dengan perusahaan yang tidak mempunyai koneksi politik. Dengan adanya penerapan corporate governanance yang baik, maka dapat mereduksi dampak koneksi politik. Sehingga, bagi perusahaan yang mempunyai koneksi politik sebaiknya menerapkan corporate governance dengan baik.

This reserach examines The Impact of Political Connection on Cost of Debt with Corporate Governance as Moderating Variable. Sample of this thesis are non financial industries companies which listed in BEI on 2012-2015 with total 176 companies.The measurement of  political connection in this study using Faccio (2006) model and the cost of debt measurement using Bliss and Gul (2012) model. The first result of this thesis indicates that political connection has positive influence on cost of debt. Second, corporate governance has neg the corporate negtive impact gon cost of debt. Third, covernance as a moderating variabel strengthen the positive relation between political connection and cost of debt. The implication of this thesis is by the presence of the influence of political connection in the company, can reduce the cost of debt are getting higher due the creditor assume that the company which has political connection more risky than a company that did not have any political connection. By a good corporate governanance , can reduce the impact of political connection .So that, for companies have any political should apply corporate governance well.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anitia Pebriani
"Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh reputasi perusahaan terhadap borrowing capacity. Selain itu, penelitian ini juga menguji pengaruh kondisi manajemen perusahaan yang memiliki hubungan politik serta perusahaan yang dimiliki oleh keluarga terhadap hubungan reputasi dengan borrowing capacity. Reputasi perusahaan diukur dengan corporate image index yang diperoleh dari website Corporate Image Award. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode regresi data panel 30 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2010-2013 (90 observasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa reputasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap borrowing capacity. Namun, hubungan politik manajemen perusahaan dan kepemilikan keluarga sebagai pemegang saham mayoritas memperlemah pengaruh tersebut.

The objective of this research is to examine the effect of corporate reputation on borrowing capacity and the condition of politically connected management and family ownership on the relationship between reputation and borrowing capacity. Reputation is measured by corporate image index obtained from the website of Corporate Image Award. Based on 30 listed company in Indonesia's Stock Exchange from 2010-2013 (90 observations), the empirical study with panel data regression shows that reputation has a positive and significant effect on borrowing capacity. However, politically connected management and family ownership as majority shareholder weaken this positive and significant effect."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rainer Marko Fajar
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh koneksi politik terhadap biaya utang. Keahlian keuangan komite audit diduga memoderasi pengaruh koneksi politik terhadap biaya utang tersebut. Penelitian dilakukan untuk periode 2011-2013 pada perusahaan terdaftar di BEI non-finansial dengan jumlah observasi 1029 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan koneksi politik terhadap biaya utang, namun tidak ditemukan bukti adanya pengaruh moderasi keahlian keuangan komite audit

This research aims to examine the impact of political connection on cost of debt. Financial expertise of audit committee is included to moderate that relationship. Research is done for period 2011-2013 on non-financial companies listed in IDX with 1029 observations. Results show that there is positive significant impact between political connection on cost of debt, but there is no moderation effect of audit committee financial expertise."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S59059
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bayu Wirawan Winata
"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kepemilikan keluarga terhadap komposisi anggota dewan komisaris dan direksi yang terafiliasi dengan keluarga serta pengaruh kepemilikan keluarga dan hubungan politik perusahaan terhadap penerapan tata kelola perusahaan. Penelitian ini dilakukan terhadap 75 perusahaan terbuka di luar sektor keuangan yang memiliki nilai indeks ASEAN CG Scorecard dari Indonesian Institute of Corporate Directorship (IICD) pada tahun 2011. Hasil penelitian menunjukkan perusahaan dengan kepemilikan keluarga meningkatkan komposisi dewan komisaris dan dewan direksi terafiliasi dengan keluarga. Kepemilikan keluarga juga memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap penerapan tata kelola perusahaan. Namun, hubungan politik perusahaan tidak terbukti secara empiris berpengaruh negatif terhadap penerapan tata kelola perusahaan.

The objective of this study is to examine the effect of family ownership to family aligned board and the effect of family ownership and political connection to the implementation of corporate governance. This study conducted to 75 public firms outside the financial sector, which have ASEAN CG Scorecard Index from Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD). The empirical results give evidence that family ownership increase the firms family aligned board. Family ownership give negative and significant effect to the firms? corporate governance practive. However, Political connection is not proved have significant negative effect to the firms? coporate governance practice."
Depok: Universitas Indonesia, 2014
S56514
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yong, Mun Cheong
Leiden: KITLV Press, 2003
959.805 YON i (1);959.805 YON i (2)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1994
S38608
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wulan Rahmawati
"Menggunakan kerangka resource dependence theory, resource-based view theory dan teori keagenan, penelitian ini bertujuan untuk menguji implikasi dari koneksi politik, kualitas laporan keuangan dan manajemen risiko perusahaan terhadap biaya utang. Dengan mempertimbangkan pandemi COVID-19 sebagai external shock dan ingin meneliti dampak external shock tersebut terhadap variabel utama penelitian, maka sampel penelitian ini mencakup perusahaan sektor non-finansial yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2021, yang terdiri dari periode pandemi COVID-19 (2020-2021) dan perekonomian normal (2015-2019). Berdasarkan hasil pengujian, penelitian ini menemukan beberapa hal sebagai berikut. Pertama, perusahaan dengan tingkat koneksi politik yang lebih kuat cenderung dikenakan biaya bunga yang lebih rendah, demikian pula halnya ketika perusahaan memiliki kualitas laporan keuangan yang lebih tinggi. Lebih lanjut, penelitian ini tidak berhasil membuktikan bahwa keefektifan pengimplementasian manajemen risiko perusahaan berdampak terhadap rendahnya biaya utang yang dibebankan oleh pemberi pinjaman. Kedua, dengan mempertimbangkan peran koneksi politik, penelitian ini menemukan bahwa kualitas laporan keuangan tetap menjadi pertimbangan pemberi pinjaman ketika menentukan biaya utang walaupun perusahaan tersebut memiliki perikatan politik. Selanjutnya, penelitian ini juga menemukan bahwa pemberi pinjaman cenderung membebankan biaya utang yang lebih tinggi bagi perusahaan dengan skor manajemen risiko perusahaan yang tinggi dan memiliki tingkat koneksi politik yang lebih kuat. Ketiga, dengan mempertimbangkan peran moderasi COVID-19, penelitian ini tidak berhasil membuktikan bahwa pengaruh negatif antara koneksi politik dan biaya utang serta manajemen risiko perusahaan dan biaya utang akan lebih kuat disaat periode pandemi dibandingkan periode perekonomian normal. Akan tetapi, penelitian ini menemukan bahwa pandemi COVID-19 memoderasi pengaruh negatif antara kualitas laporan keuangan dan biaya utang. Keempat, dengan mempertimbangkan interaksi koneksi politik dan pandemi COVID-19, penelitian ini menemukan bahwa tidak terdapat perbedaan peran moderasi koneksi politik baik pada perekonomian normal maupun pada periode pandemi COVID-19. Terakhir, dengan menggunakan serangkaian uji sensitivitas, ditemukan bahwa hasil pengujian ini bersifat robust dan terbebas dari masalah endogenitas.

Using the resource dependence theory, resource-based view theory, and agency theory, this study examines the implications of political connections, financial reporting quality, and enterprise risk management on the cost of debt. By considering the COVID-19 pandemic as an external shock and wanting to examine the impact of this external shock on the main research variables, the sample of this study includes non-financial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2015-2021 period, which consists of the COVID-19 pandemic period (2020-2021) and the normal economic period (2015-2019). Based on the test results, this study finds the following. First, firms with stronger political connections tend to incur lower costs of debt, which is also the case when firms have higher quality financial reporting. Furthermore, this study fails to prove that the effective implementation of corporate risk management impacts the lower cost of debt lenders charge. Second, considering the role of political connections, this study finds that the financial reporting quality remains a consideration for lenders when determining the cost of debt, even though the company has political ties. Furthermore, this study also finds that lenders tend to charge higher costs of debt for firms with high enterprise risk management scores and stronger political connections. Third, considering the moderating role of COVID-19, this study fails to prove that the negative effects between political connections and the cost of debt, as well as enterprise risk management and the cost of debt, will be stronger during the pandemic period than during normal economic periods. However, this study finds that the COVID-19 pandemic moderates the negative effect between financial reporting quality and the cost of debt. Fourth, by considering the interaction of political connections and the COVID-19 pandemic, this study finds no difference in the moderating role of political connections in both the normal economic period and the COVID-19 pandemic period. Finally, using a series of sensitivity tests, this study finds that the results are robust and free from endogeneity problems."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dhiatfa Amanda Sylvania
"Latar Belakang: Prevalensi early childhood caries di Indonesia terus meningkat. Streptococcus mutans merupakan bakteri utama penyebab terjadinya karies yang memiliki habitat di lidah dan saliva.
Tujuan: Menganalisa korelasi antara kuantitas Streptococcus mutans di lidah dan saliva anak usia 3-5 tahun dengan risiko karies tinggi.
Metode: Kuantifikasi Streptococcus mutans dengan metode qPCR.
Hasil: Tidak terdapat korelasi yang bermakna antara kuantitas Streptococcus mutans di plak lidah dan saliva dengan risiko karies tinggi (p>0,05).
Kesimpulan: Kuantitas Sreptococcus mutans di plak lidah dan saliva tidak memiliki korelasi dengan risiko karies tinggi.

Background: Prevalence of early childhood caries in Indonesia continues to increase. Streptococcus mutans is the main bacterial cause of caries which inhabit tongue plaque and saliva.
Aim: To analyze the correlation between quantity of Streptococcus mutans in tongue plaque and saliva of children aged 3-5 years and high risk caries.
Methods: Quantification of Streptococcus mutans by qPCR method.
Result: There was no significant correlation between quantity of Streptococcus mutans in tongue plaque and saliva and high risk caries (p>0.05).
Conclusion: The quantity of Streptococcus mutans in tongue plaque and saliva has no correlation with high risk caries.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2014
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aisyah Aulia Vianida
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh siklus hidup perusahaan terhadap biaya ekuitas. Penelitian ini juga menguji peran faktor moderasi tata kelola perusahaan pada pengaruh siklus hidup perusahaan terhadap biaya ekuitas. Dengan menggunakan 217 sampel dari tahun 2010 ? 2013, ditemukan bukti bahwa biaya ekuitas tahap growth, mature, dan decline lebih rendah secara signifikan dibandingkan tahap shake out. Efektivitas fungsi pengawasan dewan komisaris hanya terbukti memperkuat pengaruh negatif siklus hidup perusahaan terhadap biaya ekuitas pada tahap growth dan mature. Adapun efektivitas fungsi pengawasan komite audit mampu memperkuat pengaruh negatif siklus hidup perusahaan terhadap biaya ekuitas pada seluruh siklus hidup perusahaan.

This study is aimed to investigate the impact of corporate life cycle on cost of equity. This study is also aimed to examine the role of corporate governance as moderating variable on the impact of corporate life cycle on cost of equity. Using 217 observations of listed firms in IDX from 2010 - 2013, it is found that cost of equity in growth, mature, and decline stage is significantly lower than shake out stage. The effectiveness of monitoring role by board of comissioner is proven significantly strengthen the negative impact of corporate life cycle on cost of equity in growth and mature stages. In addition, The effectiveness of monitoring role by audit commitee is proven significantly strengthen the negative impact of corporate life cycle on cost of equity in all stages.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S64903
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arnold Sanda Layuk
"Pelanggaran dalam penyampaian laporan keuangan oleh manajemen menunjukkan bahwa konflik keagenan menjadi masalah penting bagi perusahaan. Konflik tersebut menimbulkan konsekuensi biaya keagenan yang harus ditanggung dan berdampak pada kinerja perusahaan. Penelitian ini menguji pengaruh biaya keagenan terhadap kinerja perusahaan, dan apakah beberapa variabel seperti mekanisme tata kelola perusahaan, kebijakan dividen, dan financial leverage dapat secara positif memoderasi hubungan biaya keagenan dan kinerja perusahaan. Biaya keagenan diukur dengan rasio pemanfaatan asset, rasio pengeluaran diskresioner dan interaksi antara arus kas bebas dengan pertumbuhan perusahaan. Sedangkan kinerja perusahaan diwakili oleh Return on Equity. Data dikumpulkan dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2015 hingga 2019, selanjutnya data panel diregresi menggunakan Panel Corrected Standard Error Model (PCSE). Hasil temuan menunjukkan bahwa biaya keagenan berhubungan negatif dengan kinerja perusahaan yang mendukung penelitian empiris sebelumnya. Selain itu, ditemukan juga bahwa hubungan biaya keagenan dan kinerja perusahaan secara signifikan dimoderasi oleh ukuran dewan dan konsentrasi kepemilikan sebagai representasi mekanisme tata kelola perusahaan, serta oleh kebijakan dividen. Hal ini membuktikan bahwa tata kelola perusahaan dan kebijakan dividen dapat menjadi alat untuk mengurangi biaya keagenan sehingga meningkatkan kinerja perusahaan. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya penelitian sebelumnya terutama di negera berkembang dan memberikan informasi tambahan kepada pemegang saham untuk mengendalikan keputusan oportunistik manajemen dalam melakukan investasi dan mengelola pengeluaran operasional.

Fraud in the disclosure of financial statements by management shows that agency conflict is an important issue in the company. The conflict has consequences for the agency costs that must be borne and has an impact on the firm's performance. The effect of agency costs on firm performance is investigated in this study, as well as whether several variables such as corporate governance mechanisms, dividend policy, and financial leverage can positively moderate the agency cost and firm performance relationship. The agency cost is measured by the asset utilization ratio and discretionary expenditure ratio. The firm's performance is represented by the return on equity. Data was collected from the manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2015 to 2019, then regressed on the panel data using the Panel Corrected Standard Error Model (PCSE). According to the findings, agency costs are negatively related to firm performance, which supports previous empirical research findings. It also found that the agency cost and firm performance relationship is significantly moderated by board size and ownership concentration as the representatives of corporate governance mechanisms. It suggests that corporate governance can become tools to reduce agency costs and increase the firm performance as well. The empirical evidence adds to previous research on agency conflict, particularly in emerging markets. These findings are expected to supplement previous research and provide additional information to shareholders and bondholders in order to control opportunistic management decisions that affect their investments and discretionary operational expenses."
Depok: Fakultas Ekonomi dan BIsnis Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>