Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 247 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Cottrell, Randall R.
"Contents: Foreword Preface Acknowledgments 1. A Background for the Profession 2. The History of Health and Health Education/Promotion 3. Philosophical Foundations 4. Theoretical Foundations 5. Ethics and Health Education/Promotion 6. The Health Education Specalisist: Roles, Responsibilities, Certifications, Advanced Study 7. The Settings for Health Education/Promotion 8. Agencies/Associations/Organizations Associated with Health Education/Promotion 9. The Literature of Health Education/Promotion 10. Future Trends in Health Education/Promotion Appendix A: Development of a Unified Code of Ethics for the Health Education Profession Appendix B: Responsibilities and Competencies Hierarchical Model (CUP) Appendix C: Eta Sigma Gamma Chapters: Locations and Dates of installation Glossary Credits Index"
England: Pearson, 2014
613.071 COT p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Lia Rahmawati Susila
"Status gizi adalah cerminan ukuran terpenuhinya kebutuhan gizi yang di dapatkan dari asupan dan penggunaan zat gizi oleh tubuh Penelitian ini bertujuan utuk melihat gambaran mengenai pelaksanaan program promosi kesehatan dalam rangka peningkatan status gizi anak di PAUD X Desa Bojonggede tahun 2015 Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Rapid Asessment Procedures RAP Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara mendalam Hasil penelitian menunjukkan bahwa program promosi kesehatan yang sudah berjalan cukup baik adalah sudah ada pemeriksaan kesehatan bagi anak secara berkala dan program pemberian makanan tambahan dari Yayasan Balita Sehat selain itu kader dan petugas dari Yayasan Balita Sehat sudah mendapatkan pelatihan tumbuh kembang refreshing kader dan pelatihan tatalaksana gizi anak untuk mendukung berjalannya program peningkatan status gizi anak Program promosi kesehatan yang masih kurang dan perlu ditingkatkan adalah sosialisasi terhadap gerakan penanggulangan gizi buruk yaitu operasi timbang sosialisasi dan penerapan kebijakan penanganan gizi buruk serta upaya promotif dari fasilitas kesehatan sekitar wilayah Desa Bojonggede Guna meningkatkan upaya promosi kesehatan perlu dilakukan kerjasama antara Dinas Kabupaten Bogor Puskesmas Bojonggede aparat Desa Bojonggede Yayasan Balita Sehat dan fasilitas kesehatan di wilayah Desa Bojonggede

Nutritional status is a reflection of the size of the unmet needs in getting the nutritional intake and the use of nutrients by the body This study aims to see an overview of the implementation of health promotion programs in order to improve the nutritional status of children in PAUD X Bojonggede village 2015 This study is a qualitative research design Rapid assessment Procedures RAP The method used in data collection is in depth interview The results showed that the health promotion program that has been running quite well is the existing health examination for children on a regular basis and supplementary feeding program from Yayasan Balita Sehat besides cadres and officers of Yayasan Balita Sehat already received training growth and development and training of refreshing cadres management of child nutrition improvement program to support the passage of the nutritional status of children Health promotion programs are still lacking and needs to be improved is the socialization of malnutrition prevention movement that weight operation dissemination and implementation of policies to deal with malnutrition as well as promotive of health facilities around the Village area Bojonggede In order to improve health promotion efforts need to be undertaken in collaboration between the Bogor district health offices PHC Bojonggede officials Bojonggede village Yayasan Balita Sehat and health facilities in the area Bojonggede village"
Depok: Universitas Indonesia, 2015
S60165
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Fitri Arestria
"[Puskesmas Muara Labuh mempunyai persentase TMDR relatif tinggi (71,1%) dan Puskesmas Talunan mempunyai persentase TMDR yang relatif rendah (15,1%). Berfokus pada dua puskesmas ini, penelitian ini mengevaluasi promkes TMDR dengan teori CDC dan Bowen dengan menganalisis stakeholder, uraian program, disain evaluasi, pengumpulan bukti yang kredibel, kesimpulan yang diambil dari evaluasi, serta sharing pembelajaran dari temuan evaluasi. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan kuesioner kader dan pelaksana promkes di puskesmas dan wawancara mendalam kepada stakeholders. Temuan penelitian ini adalah: 1. Keterlibatan wali nagari dan tokoh masyarakat ternyata berperan penting dalam keberhasilan TMDR, 2. Belum semua stakeholder terlibat dalam promkes TMDR, 3. Sumber daya belum memadai untuk promkes TMDR, 4. Belum ada perencanaan khusus untuk kegiatan promkes TMDR, 5. Advokasi dan kemitraan terkait promkes TMDR belum pernah dilakukan, dan 6. Teori CDC dan Bowen (Canadian Institute of Health Research) dapat digunakan untuk mengevaluasi program kesehatan. Disarankan agar disusun peran yang jelas dari wali nagari dan tokoh masyarakat untuk promkes TMDR, dibentuknya kebijakan lokal TMDR, dan menyususn indikator strategi promkes untuk TMDR.

, Puskesmas Muara Labuh shows high NSH percentage (71,1%) and Puskesmas Talunan
has low NSH percentage (15,1%). Focusing on these two Puskesmas, this study evaluated
the health promotion program using on theories of CDC and Bowen (analysis of
stakeholder, program implementation, evaluation design, evidence based data, highlights
of evaluation and sharing of the evaluation findings). The study used quantitative and
qualitative approach. The findings were: 1. The involvement of wali nagari and
community leaders play high role in the success of the activities of health promotion
NSH, 2. Not yet all relevant stakeholders were involved, 3. Low resources, 4. Not
specific plan for health promotion NSH, 5. Lack of advocacy on health promotion NSH,
and 6. The theories of CDC and Bowen (Canadian Institute Of Health Research) could be
used for evaluating health program. It is recommended to create clear role of the wali
nagari and community leaders, the need for local regulation on NSH and to create
indicators to measure the achievements of the activities on NSH]
"
Universitas Indonesia, 2015
T43629
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
California: Jossey-Bass, 2011
362.1 PLA
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Shinta Gusrinarti
"HIV & AIDS mengancam para pekerja sektor tambang dan panas bumi di Indonesia. Untuk itu dilakukan upaya pencegahan HIV & AIDS di tempat kerja yang merupakan bagian dari usaha kesehatan kerja di perusahaan. Tesis ini mengkaji upaya promosi kesehatan di tempat kerja terkait penanganan masalah HIV & AIDS di tempat kerja yang dilakukan oleh empat perusahaan sektor pertambangan dan panas bumi di Indonesia berdasarkan konsep Piagam Ottawa yang diintegrasikan dengan pemenuhan peraturan pemerintah tentang pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS di tempat kerja dan Kaidah ILO tentang AIDS dan Dunia Kerja. Penelitian ini merupakan studi kualitatif jenis studi kasus dengan desain studi deskriptif.
Hasil penelitian menemukan bahwa aspek personal skill development yang berfokus pada edukasi HIV & AIDS kepada pekerja memiliki peran utama dalam mencegah dan menanggulangi HIV & AIDS di tempat kerja. Sementara itu, aspek community action yang berfokus pada kerjasama dengan organisasi eksternal menjadi elemen dengan pemenuhan minim. Untuk itu, perusahaan perlu mengembangkan strategi kerjasama untuk aksi komunitas yang lebih baik dalam rangka mengembangkan program pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS di tempat kerja.

HIV & AIDS threats workers in mining and geothermal sector in Indonesia. Therefore, effort in HIV & AIDS prevention in workplace is done which is part of occupational health in company. This thesis studies workplace health promotion effort on HIV & AIDS in workplace by four companies comprised of mining and geothermal companies in Indonesia based on Ottawa Charter concept which is being integrated with government regulation on prevention and management of HIV & AIDS in workplace and ILO Code of Practice on HIV & AIDS and the World of Work. This research is a qualitative study with case study approach and descriptive study design with content analysis.
The study result found that personal skill development which focused on HIV & AIDS education to workers has been playing major roles in preventing and managing HIV & AIDS in workplace. Meanwhile, community action aspect which focused on cooperation with external organization has becomed the element with minimum compliance. Therefore, companies should develop cooperation strategy for a better community action in order to evolve HIV & AIDS prevention and management program in workplace.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2017
T48565
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Azizah Hanif
"Tesis ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kompetensi dengan kinerja petugas promosi kesehatan di Puskesmas se-Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan survey analitik cross sectional dengan metode peneltian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel semua variabel yaitukompetensi intelektual, kompetensi emosional dan kompetensi sosial berhubungan dengan kinerja petugas promosi kesehatan. Untuk pengaruh dari variabel kompetensi dengan kinerja, variabel yang sangat berpengaruh adalah kompetensi emosional. Hasil penelitian diharapkan Dinas Kesehatan Kota Tangerang membuat kebijakan untuk meningkatkan kompetensi dari petugas promosi kesehatan dengan memberikan pelatihan, pembinaan petugas promkesenam bulan sekali atau setahun sekali dan petugas dan pimpinan puskesmas maudan mampu berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk mengajukan usulan diadakannya pendidikan dan latihan sehingga petugas promosi kesehatan terampil.

This thesis aims to analyze the relationship of competence with the performance of health promotion officers at the Health Center of Tangerang City. This research use cross sectional analytic survey with quantitative research method. The results showed that the variables of all variables, namely intellectual competence, emotional competence and social competence related to the performance of health promotion officers. For the influence of competence variable with performance, highly influential variable is emotional competence. The result of the research is expected by Tangerang City Health Office to make policy to increase the competence of Health Promotion Officer by giving training, guidance of six monthly or once a year promotion officer and officer and leader of puskesmas willing and able to coordinate with health department to propose education and training skilled promotion. "
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2017
T48257
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Roma Radiah
"ABSTRAK
Mahasiswa keperawatan telah memperoleh pengetahuan perilaku hidup sehat yang diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pola perilaku hidup sehat mahasiswa FIK UI. Penelitian berdesain cross-sectional dengan 93 responden yang diambil dengan metode disproporsionate stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan perilaku hidup sehat cukup tinggi 59,1 dengan pola perilaku hidup sehat baik M= 2,58; SD= 0,30 . Uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan perilaku hidup sehat p= 0,289 . Perilaku hidup sehat tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan. Rekomendasi penelitian selanjutnya ialah menguji faktor lain yang memengaruhi perilaku hidup sehat.

ABSTRACT
Nursing students have health promoting lifestyles knowledge which supposed to be applied in daily life. The study rsquo s aim was to identify the correlation between knowledge level and health promoting lifestyles of nursing student Universitas Indonesia. The study rsquo s design was cross sectional with 93 samples, using disproportionate stratified random sampling method. The results showed high knowledge level 59,1 , good health promoting lifestyles m 2.58 SD 0.30 , and no correlation between knowledge level and health promoting lifestyles p 0.289 . Health promoting lifestyles is not only influenced by knowledge. Furthermore, further research should confirm other factors influencing health promoting lifestyles."
2017
S68954
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Summary:
Rheumatology Practice in Occupational Therapy is a valuable new handbook focusing on the core area of rheumatology."
Chichester, West Sussex, U.K: John Wiley & Sons, 2013
616.723 RHE
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Maulidia Putri Sakinah
"Menerapkan gaya hidup sehat sangat penting untuk dilakukan meskipun kenyataannya terbalik, terutama bagi orang dewasa yang kurang mampu di daerah perkotaan yang memiliki kecenderungan untuk mengadopsi gaya hidup yang tidak sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efek positif dari optimisme pada perilaku promosi kesehatan orang dewasa miskin yang muncul di Jakarta karena banyak studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara optimisme dan perilaku promosi kesehatan. Peneliti menggunakan metode regresi linier untuk menguji peran optimisme terhadap perilaku promosi kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, peneliti dapat menyimpulkan bahwa optimisme memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku promosi kesehatan bagi orang dewasa yang kurang mampu di Jakarta.

Applying a healthy lifestyle is very important even though the reality on the ground is inversely proportional. The poor in urban areas who are at the stage of emerging adults have a tendency to adopt unhealthy lifestyles. The purpose of this study is to examine the positive effect of optimism on the health-promoting behavior of poor people in Jakarta who are emerging adults because some previous studies prove that there is a significant positive relationship between optimism and health-promoting behavior. Researchers used linear regression research methods to see the role of optimism in health-promoting behavior. Based on the results of research and data analysis, researchers can conclude that optimism has a significant positive effect on health-promoting behavior in poor adults emerging in Jakarta. Thus, the higher the optimism, the higher the health-promoting behavior that is applied and vice versa."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nindya Griselda Gitakusuma
"Dewasa muda usia 18 hingga 29 tahun merupakan tahap perkembangan yang memiliki berbagai tugas tuntutan perkembangan, penting untuk para dewasa muda melakukan perilaku mempromosikan kesehatan. Semestinya, pada periode dewasa muda seseorang sudah mulai menetapkan kebiasaan hidup sehat, karena kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan pada masa periode ini, akan membentuk pola kebiasaan dan kesehatannya di kemudian hari. Pada nantinya perilaku mempromosikan kesehatan tersebut dapat memengaruhi kesejahteraan subjektifnya.
Penelitiaan ini untuk mengetahui hubungan antara dimensi perilaku mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan subjektif pada dewasa muda. Responden pada penelitian ini berjumlah 806 orang yang berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Perilaku mempromosikan kesehatan diukur dengan Health Promoting Lifestyle Profile II HPLP II dan kesejahteraan subjektif diukur dengan Subjective Happiness Scale SHS. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dan diolah menggunakan teknik analisis partial correlation. Kedua alat ukur tersebut telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi perilaku mempromosikan kesehatan perkembangan spiritual dan manajemen stres berhubungan positif dan signifikan dengan kesejahteraan subjektif. Sedangkan, dimensi perilaku mempromosikan kesehatan tanggung jawab kesehatan, aktivitas fisik, nutrisi, dan hubungan interpersonal tidak berhubungan signifikan dengan kesejahteraan subjektif. Dengan demikian, semakin tinggi perkembangan spiritual dan manajemen stres yang dimiliki individu maka akan semakin tinggi pula kesejahteraan subjektif yang dimiliki seseorang.

Emerging adulthood 18 ndash 29 years old are developmenta stages that have various tasks of developmental demands, important for emerging adulthood to implement health promoting behavior. Supposedly, in the period of emerging adulthood, a person has begun to establish healthy life habits, because the habits performed during this period, will form the pattern of habits and health in the future. In the future, health promoting behavior can affect subjective well being.
This study aims to find out the relationship between health promoting behavior and subjective well being in emerging adulthood. Respondents in this study amounted to 806 emerging adulthood from various regions in Indonesia. Health promoting behavior were measured by Health Promoting Lifestyle Profile II HPLP II and subjective well being were measured by Subjective Happiness Scale SHS. This study was a correlation study using a partial correlation method. Both of the instrument has been adapted in Bahasa Indonesia.
The result indicated that spiritual growth and stress management are significant positive correlations with subjective well being. Meanwhile, health responsibility, physical activity, nutrition, and interpersonal relationship are not significantly correlated to subjective well being.Thus, the higher of spiritual growth and stress management then the higher of subjective well being.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   4 5 6 7 8 9 10 11 12 13   >>