Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 82 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Gan Chaterina Tirta Ganitiya
"Tesis ini menjabarkan mengenai pola interdependensi yang dikemukakan oleh Keohane dan Nye yang terjadi antara Amerika Serikat dengan Indonesia terkait isu masalah perpanjangan Kontrak Karya PT Freepeort Indonesia yang akan segera berkahir pada 2021. Saat ini pemerintah sedang sibuk dalam menyiapkan syarat – syarat yang harus dipenuhi oleh PT Freeport Indonesia, jika ingin kontrak karyanya di perpanjang. Mengingat pelanggaran – pelanggaran serta kerugian yang telah dialami oleh Indonesia selama masa periode kontrak karya yang kedua, maka dapat dipastikan bahwa renegosiasi tersebut akan berjalan cukup sulit. Masalah – masalah yang ditimbulkan oleh PT Freeport Indonesia selama masa periode kontrak karya kedua ini diantaranya terkait isu lingkungan, kesenjangan sosial, divestasi saham, serta pembangunan tempat pemurnian atau smelter yang seharusnya sudah dibangun dalam 5 tahun sejak Undang Undang Minerba diterbitkan. Meskipun dalam kontrak karya pertama PT Freeport Indonesia memiliki power yang lebih besar untuk menekan Pemerintah Indonesia, karena kebutuhan pemerintah saat itu akan investasi asing guna meningkatkan pembangunan Indonesia. Namun, pada seiring berjalannya waktu, maka Pemerintah Indonesia melalui kontrak karya kedua mulai sedikit demi sedikit menunjukan kekuatannya kepada pemerintah Amerika Serikat lewat PT Freeport Indonesia.

This thesis describes the patterns of interdependence proposed by Keohane and Nye happened between the US and Indonesia over the issue of the extension problem of Contract of Work (CoW) of PT Freeport Indonesia that will soon expires in 2021. Currently, the government is busy in preparing the terms - conditions that must be met by PT Freeport Indonesia, if it wants to renew his contract of work until 2041. Given the violations and losses that have been experienced by Indonesia during the second period of the contract of work, it can be ascertained that the renegotiation will take quite difficult. The problems posed by PT Freeport Indonesia during the second period of the contract's work were related to environmental issues, social inequality, divestiture, as well as the construction of purification or smelters that should have been built in the five years since the Mining Law was published. Although in the first contract of works of PT Freeport Indonesia, US has a greater power to press the Government of Indonesia, because the needs of the current government to get the foreign investment to boost the development of Indonesia. However, as time goes on, the Government of Indonesia through the second contract of work began gradually shows its strength to the US government through PT Freeport Indonesia."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ossi Ferli
"Tesis ini menganalisa mengenai korelasi dinamis pada data harga saham harian pasar ekuitas tiga belas negara Asia Pasifik dan lima negara Amerika Latin selama periode 2003 sampai 2012. Kami mengidentifikasi dua periode krisis selama periode penelitian. Yang pertama adalah krisis keuangan global dengan Amerika Serikat sebagai sumber krisis dan kedua krisis eropa dengan Eropa sebagai sumber krisis. Penelitian empiris dengan menggunakan Dynamic Conditional Correlation sebagai metode multivariate GARCH menunjukkan adanya rata-rata korelasi dinamis yang tinggi terutama pada internal regional Asia Pasifik dan Amerika Latin serta adanya efek interdependence dan contagion pada beberapa negara objek penelitian. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya efek pembauran antara kedua periode krisis tersebut.

This thesis analyzed dynamic correlation in daily equity price data on thirteen Asia Pacific countries and five Latin America countries for period of 2003 to 2012. We identified two crisis period in our research period. The first is global financial crisis with United States as the source of crisis and the second is europe crisis with Europe as the source of crisis. Empirical research using Dynamic Conditional Correlation as a multivariate GARCH method find there is a high average correlation dynamic especially in internal region of Asia Pacific and Latin America also there are interdependence and contagion effect in several research object countries. Result of our research also find there are comfounding effect between the two crisis period."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tesalonicca Talitha
"Investasi merupakan kegiatan yang sudah umum dilakukan bagi banyak orang yang ingin menyimpan kekayaannya dengan harapan mendapatkan keuntungan suatu hari. Salah satu instrumen investasi yang sering digunakan adalah saham. Karena saham dikenal sebagai data keuangan yang bersifat sangat fluktuatif maka pergerakan antar waktu menyebabkan variansi error bersifat tidak konstan atau heteroskedastisitas. Sehingga dalam memodelkan return saham, dikembangkan model Multivariate Generalized Autoregressive Heteroscedatic (GARCH) yang dapat memodelkan lebih dari satu variabel secara bersamaan dan dapat digunakan pada data yang bersifat heteroskedastisitas. Model Dynamic Conditional Correlation-Multivariate Generalized Autoregressive Heteroscedatic (DCC-MGARCH) digunakan untuk mengetahui hubungan volatilitas antar saham dan pergerakannya. Adapun emiten saham yang dimodelkan adalah PT Bank Central Asia (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) karena terdaftar sebagai saham dengan peringkat teratas yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar dan tercatat dalam indeks LQ45. Selanjutnya, DCC MGARCH(1,1) digunakan untuk memodelkan return dari kedua saham tersebut secara bersamaan. Selain itu signifikansi parameter Dynamic Conditional Correlation menunjukkan bahwa hanya terdapat jangka panjang spillover volatilitas antar saham BBCA dan BBRI. Hal ini mengindikasikan bahwa volatilitas return BBCA hanya berdampak signifikan terhadap persistensi jangka panjang volatilitas return BBRI tanpa berpengaruh signifikan terhadap penyesuaian jangka pendek volatilitas return BBRI.

Investment is a common activity for many people who want to save their wealth in the hope of getting a profit one day. One investment instrument that is often used is stocks. Because stocks are known as financial data that are very volatile movements between times cause the error variance is not constant or heteroscedasticity. So in modeling stock returns, a Multivariate Generalized Autoregressive Heteroscedatic (GARCH) model was developed that can model more than one variable simultaneously and can be used on heteroscedasticity data. The Dynamic Conditional Correlation-Multivariate Generalized Autoregressive Heteroscedatic (DCC-MGARCH) model is used to determine the volatility relationship between stocks and their movements. The stock issuers modeled are PT Bank Central Asia (BBCA) and PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) because they are listed as top-ranked stocks that have a large market capitalization and are listed in the LQ45 index. Furthermore, DCC MGARCH(1,1) is used to model the returns of both stocks simultaneously. In addition, the significance of the Dynamic Conditional Correlation parameter shows that there is only a long-term volatility spillover between BBCA and BRI stocks. This indicates that the volatility of BBCA return has a significant impact on the long-term persistence of BBRI return volatility without having a significant effect on the short-term adjustment of BBRI return volatility."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Britania Rohanauli Manik
"

Keberhasilan ekonomi merupakan suatu indikator yang baik dari sebuah masyarakat yang kaya. Meskipun demikian, ada banyak faktor lain yang memengaruhi kekayaan dan kesejahteraan masyarakat suatu negara seperti tingkat kebebasan pribadi, lingkungan hidup, dan pendidikan, yang merupakan elemen penting dalam menciptakan suatu masyarakat yang makmur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk kemakmuran 149 negara di dunia selama tahun 2018. Dalam penelitian ini 74 variabel yang diambil dari Legatum Prosperity IndexTM digunakan, kecuali variabel-variabel yang berasal dari Gallup World Poll karena ketidaktersediaan data. Data dianalisis menggunakan Analisis Faktor, dan direduksi menjadi 13 faktor yang menggambarkan tentang berbagai aspek penting dalam kehidupan. Seratus empat puluh sembilan negara tersebut dikelompokkan berdasarkan skor faktor masing-masing negara menggunakan pengklasteran metode Ward menjadi 4 kelompok berbeda dengan masing-masing klaster beranggotakan negara-negara yang memiliki karakteristik yang serupa. Diperoleh bahwa Klaster 1 merupakan kelompok negara-negara yang secara keseluruhan makmur, Klaster 2 merupakan kelompok negara-negara yang cukup makmur dalam hal masyarakat yang inklusif, Klaster 3 merupakan kelompok negara-negara dengan tingkat kemakmuran yang cukup, dan Klaster 4 merupakan kelompok negara-negara yang cukup makmur dalam hal masyarakat yang berdaya serta ekonomi yang bebas.


Economic achievement is a good indicator of a wealthy society. Nevertheless, there are many other factors that affect in shaping the wealth and well-being of the people in a country, such as the level of personal freedom, the environment, and education which are important elements in creating a prosperous society. The aim of this study is to identify the factors that shape the prosperity of 149 countries in the world during 2018. In this study 74 variables taken from the Legatum Prosperity IndexTM are used, excluding variables originating from the Gallup World Poll due to data unavailability. The data is reduced using Factor Analysis into 13 factors that describe various aspects of life. The 149 countries are clustered based on their factor scores using Wards Clustering into 4 distinct groups of countries with similar features. It is revealed that Cluster 1 consists of countries that are overall prosperous, Cluster 2 consists of countries that are quite prosperous in terms of an inclusive society, Cluster 3 consists of countries with sufficient levels of prosperity, and Cluster 4 consists of countries that are quite prosperous in terms of an empowered society and a free economy.

"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fahrmeir, Ludwig
New York: Springer-Verlag, 1994
519.535 FAH m (1)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Arnold, Steven F.
New York: John Wiley & Sons, 1981
519.535 ARN t (1)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Johnston, R.J. [Ronald John]
New York: Longman, 1978
910.28 JOH m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Mather, P.M.
London: John Wiley & Sons, 1976
910.020 1 MAT c
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Kutyniok, Gitta, editor
"Directional multiscale systems, particularly shearlets, are now having the same dramatic impact on the encoding of multidimensional signals. Since its introduction about five years ago, the theory of shearlets has rapidly developed and gained wide recognition as the superior way of achieving a truly unified treatment in both a continuous and a digital setting. By now, it has reached maturity as a research field, with rich mathematics, efficient numerical methods, and various important applications."
New York: [Springer, ], 2012
e20419429
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Safirra Tista
"Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) laju pertumbuhan penduduk di kota Bogor sampai tahun 2017 sebesar 1,53%, hal tersebut seiring dengan terjadinya peningkatan kebutuhan pangan dan penggunaan air untuk keperluan aktivitas sehari hari, sehingga pencemaran air yang terjadi di Sungai Cisadane dapat disebabkan oleh aktivitas agrikultural dan limbah domestik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tren temporal kualitas air Sungai Cisadane dari tahun 2014 - 2019, menganalisa parameter kualitas air Sungai Cisadane yang paling dominan dalam menjelaskan variabilitas efisiensi tahun 2014-2019, menganalisa prediksi fluktuasi kualitas air Sungai Cisadane dalam 10 tahun kedepan terhitung dari tahun 2020 - 2029, dan menganailisa hubungan antara sumber pencemar air Sungai Cisadane dengan variabilitas kualitas air Sungai di tahun 2020 - 2029. Data yang dianalisis adalah data sekunder air baku Sungai Cisadane. Metodologi dilakukan dengan mereduksi 40 data sekunder berdasarkan trend fluktuasi tertinggi sehingga didapatkan 8 parameter yaitu kesadahan, kekeruhan, nitrit, nitrat, Dissolved Oxygen (DO), KMnO4 , besi dan sulfat. Fokusan variabel penelitian ini adalah parameter yang memiliki nilai variabilitas paling dominan dari 8 parameter yang di observasi menggunakan metode Cluster Analysis (CA) dan Principal Component Analysis (PCA) yaitu nitrit, nitrat dan KMnO4 yang dikategorikan sebagai bahan pencemar organik. Dalam analisa forcasting secara temporal dari tahun 2020 – 2029, Hasil forecasting secara rata rata selama 10 tahun dari tahun 2020 - 2029 didapatkan nilai faktor musiman NO2 - tertinggi pada bulan September, NO3 - terjadi pada bulan November, dan KMnO4 terjadi pada bulan Januari. Maka, hubungan antara hasil forcasting dengan faktor penyebab terjadinya peningkatan pada parameter fokusan di air Sungai Cisadane tersebut dipilih berdasarkan intensitas curah hujan, debit air Sungai Cisadane, dan aktivitas pertanian di sekitaran Sungai Cisadane, hubungan ini memiliki korelasi positif. Terlihat pada bulan September, November dan Januari grafik intensitas curah hujan dan debit air sungai mengalami peningkatan dari bulan ii sebelumnya, namun pada grafik hasil produksi padi mengalami penurunan, karena berdasarkan pola panen padi secara rata-rata, pada kisaran bulan November sampai Januari terjadi proses awal penanaman padi sehingga grafik produksi menurun. Sehingga, dengan dimulainya proses penanaman tersebut dapat menyebabkan tingginya bahan organik yang terlarut dalam air dan mengalir melalui irigasi dengan bantuan intensitas curah hujan. Dengan terjadinya peningkatan material organik terlarut di air Sungai Cisadane sebagai sumber air baku utama, maka parameter nitrit, nitrat dan kalium permanganat akan berdampak pada sistem Instalasi Pengolahan Air Dekeng Bogor terutama pada penggunaan koagulan di unit koagulasi

According to “Badan Pusat Statistik” (BPS), the population growth rate in Bogor until 2017 was 1.53%, this is in line with the increasing need for food and use of water for daily activities, so that water pollution that occurs in Cisadane’s River can be caused by agricultural activities or domestic waste. The purpose of this study is to evaluate the temporal trend of water quality in the Cisadane River from 2014-2019, to analyze the most dominant parameters of the Cisadane River water quality in explaining the variability of efficiency in 2014-2019, to analyze predictions of fluctuations in the water quality of the Cisadane River in the next 10 years from 2020 - 2029, and analyzes the relationship between the source of Cisadane River water pollution and the variability of river water quality in 2020 - 2029. The data analyzed is secondary data from Cisadane River raw water. The methodology was carried out by reducing 40 secondary data based on the highest fluctuation trend in order to obtain 8 parameters, namely hardness, turbidity, nitrite, nitrate, Dissolved Oxygen (DO), KMnO4, iron and sulfate. The focus of this research variable is the parameter that has the most dominant variability of the 8 parameters observed using the Cluster Analysis (CA) and Principal Component Analysis (PCA) methods, namely nitrite, nitrate and KMnO4 which are categorized as organic pollutants. In the temporal forcasting analysis from 2020 - 2029, the average forecasting results for 10 years from 2020 - 2029 obtained the highest seasonal factor value of NO2 - in September, NO3 - occurred in November, and KMnO4 occurred in January. Thus, the relationship between the forcasting results and the factors causing the increase in the focussion parameter in Cisadane River water was chosen based on rainfall intensity, Cisadane River water discharge, and agricultural activities around the Cisadane River, this relationship has a positive correlation. It can be seen that in September, November and January the graph of ii rainfall intensity and river water discharge has increased from the previous month, but on the graph the rice production has decreased, because based on the average rice harvest pattern, in the range between November to January there is an initial process. Rice planting so that the production graph decreased. Thus, starting the planting process can cause high levels of organic matter dissolved in water and flowing through irrigation with the help of rainfall intensity. With the increase in dissolved organic material in Cisadane River water as the main source of raw water, the parameters of nitrite, nitrate and potassium permanganate will have an impact on the Bogor Dekeng Water Treatment Plant system, especially on the use of coagulants in the coagulation unit."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9   >>