Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2751 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Leeuwen, Lizzy van
Leiden: KITLV Press, 2011
305.8 LEE l
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Fauzi
"ABSTRAK
Tesis ini menelusuri basis sosial jagoan Jakarta dan ?dunia bawah?, terutama
peran jagoan Jakarta pascarevolusi Indonesia. Ruang menjadi bagian penting
penguasaan dan pengendalian jagoan Jakarta dalam mempertahankan kekuasaan,
menguasai sumber ekonomi, dan membangun jaringan atau organisasi jagoan.
Kekerasan dan protes baik terhadap orang maupun properti melekat erat pada
jagoan dalam upaya penguasaan di perkotaan. Seorang figur terkemuka jagoan
Jakarta adalah Letkol Imam Sjafe?i atau Pi?i, kemudian menjadi menteri negara
urusan pengamanan di era Presiden Soekarno. Studi ini memanfaatkan sumber
lisan dan tulisan untuk melihat basis sosial jagoan dan struktur sosial masyarakat
Jakarta. Hubungan antara ruang dan perkembangan ekonomi, dimensi sosial
politik kriminalitas, dan sejarah Jakarta dari perspektif jagoan menjadi fokus
uraian tesis ini.

ABSTRACT
This thesis trace down the social base of the Jakarta?s champions and the
"underworld", mainly the role of Jakarta?s champion in the post revolutionary
Indonesia. Space has become an important part of mastery and control of the
Jakarta?s champions in maintaining their power, control of economic resources,
and building the networks or champions organizations. Violence and protests both
against people and property is attached tightly to the hero in an effort to control
the urban areas. A leading figure of the Jakarta?s champions was Lieutenant
Colonel Imam Sjafe'i or Pi'i, he was one of Sukarno?s minister who hold the
position of state security affairs. This study mainly using the oral and written
sources to find out the social base of the Jakarta?s champions as well as the social
structure of Jakarta?s commmunity. The main focus of this thesis is explaining the
relations between space and economic development and social and political
dimensions of criminality, and furthermore the history of Jakarta from the
perspective of Jakarta?s champions."
2010
T31368
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Surabaya: Panitia Pelestarian Nilai-nilai Kepahlawanan 10 November 1945 di Surabaya, 1986
959.8 PER
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta, 2004
959.8 IND l
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Hanna, Willard A.
Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1988
899.221 HAN h
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Foentry, 2015
899. 221.12 FOE j
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Heuken, Adolf
Jakarta: Cipta Lokal Caraka , 1982
919.2 HEU h
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Abdul Hakim
Jakarta : Pustaka Antarkota, 1989
959.802 ABD j
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Irfan Fahmi
"Pilihan pengembangan kelembagaan Ibukota Republik Indonesia dapat menjadi tolak ukur rasa keadilan bangsa
Indonesia dalam membenahi carut marut pembangunan perkotaan secara menyeluruh di Indonesia. Jika konsep
megapolitan begitu saja di-gol-kan oleh wakil rakyat, maka bangsa Indonesia tengah mengidap penyakit rendahnya rasa
keadilan. Megapolitan adalah kota dengan ciri-ciri: (1) jumlah penduduk yang sangat besar; (2) jaringan yang tercipta
menggambarkan keterkaitan bukan saja berskala nasional tapi juga internasional; (3) dari sudut ruang, menggambarkan
adanya keterkaitan antar berbagai kota secara individual bahkan penggabungan. Kebutuhan mendesak penanganan
masalah perkotaan di DKI Jakarta memang terasa tinggi, tetapi tidak boleh menyurutkan rasa keadilan kita sebagai
bangsa. Pilihan ke arah sana terbentur oleh kelembagaan kota secara nasional yang tidak jelas.
The choice of institutional development for Jakarta as Indonesian capital city can be the barometer of equity and
fairness as value to whole developing nation, especially for urban development in Indonesia. If megalopolis concept
proposed by Sutiyoso received without reverse, then we have disease to the equity and fairness values as a nation state.
Megalopolis is a city characterized by: (1) huge population and density; (2) national and international networking scale;
(3) huge integrated spatial. The problematic situation of urban development in Jakarta is urgent, but it is un-fair and unequal
if development of other cities in Indonesia is abandoned. The choice to develop megalopolis is still unclear."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
PDF
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>