Ditemukan 254 dokumen yang sesuai dengan query
Ida Ayu Ghardina Anindya Putri
"Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran perusahaan multinasional (MNC) dalam kebijakan perdagangan Amerika Serikat. Studi tersebut akan fokus pada kebijakan perdagangan AS selama pemerintahan Presiden Donald Trump yang menyebabkan eskalasi Perang Dagang dengan China. Makalah ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang hubungan antara state actor dan MNCs serta proses politik yang terjadi dalam perumusan kebijakan perdagangan internasional AS. Penelitian ini mengimplementasikan teori pendekatan yang berpusat pada masyarakat dalam perdagangan internasional yang dikembangkan oleh Thomas Oatley. Makalah ini akan menggunakan metode kualitatif dengan studi dari salah satu MNC Amerika Serikat, Apple. Melalui analisis yang dilakukan, peneliti akan memetakan pemenang dan pecundang dari kebijakan tarif sebagai salah satu instrumen kebijakan perdagangan AS yang digunakan untuk membatasi impor produk China yang dikeluarkan oleh Presiden Trump. Peneliti juga akan fokus untuk mengidentifikasi hubungan antara aktor negara dan MNC, serta kepentingan Amerika Serikat dan China dalam masalah Perang Dagang ini.
This paper aims to analyze the role of multinational companies (MNCs) in United States trade policy. The study will focus on US trade policies during President Donald Trump's administration that led to the escalation of the Trade War with China. This paper is expected to provide an overview of the relationship between state actors and MNCs as well as the political processes that occur in the formulation of US international trade policy. This study implements the theory of a community-centered approach to international trade developed by Thomas Oatley. This paper will use a qualitative method with a study from one of the United States MNCs, Apple. Through the analysis conducted, researchers will map the winners and losers of the tariff policy as one of the US trade policy instruments used to limit imports of Chinese products issued by President Trump. Researchers will also focus on identifying the relationship between state actors and MNCs, as well as the interests of the United States and China in this Trade War issue."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Hanafi
"Undang-Undang Merek Indonesia baik yang saat ini maupun yang sebelumnya menganut asas first to file dan asas merek terkenal sekaligus. Sementara itu ada kasus-kasus dimana kedua asas ini berbenturan satu sama lain. Ini terjadi ketika merek senior berbenturan dengan merek junior yang menyandang status merek terkenal. Dalam kasus-kasus ini kedua merek sama-sama tidak didasari itikad buruk. Yang satu telah terdaftar berdasar asas first to file dan yang lain terlahir dari adanya asas merek terkenal. Tidak adil untuk menghilangkan salah satu merek tersebut, keduanya memilik hak yang sama untuk tetap ada. Bagaimana semestinya pengaturan dalam suatu undang-undang merek agar benturan semacam ini dapat diatasi? Penelitian ini akan melihat lebih dalam hukum merek nasional dan penerapannya di pengadilan serta melihat lebih jauh kepada hukum merek asing dan penerapannya guna menemukan formula yang tepat yang dapat ditawarkan untuk disisipkan dalam hukum merek di masa yang akan datang agar hukum merek Indonesi akan memiliki kemampuan untuk menghadapi benturan antar asas dimaksud.
The current trademark law of Indonesia as well as the previous one follows the first to file doctrine and well-known mark doctrine at the same time. Meanwhile, there have been cases where those two doctrines are conflicting one another. This happens when a senior mark is in conflict with a junior mark which hold the title of well-known mark. In these cases, both conflicting trademarks do not contain bad faith. One was already there, registered under the first to file doctrine, while the later born under the auspices of the well-known mark doctrine. It is not fair to allow any of those mark vanished. Both has equal right to exist.How should a regulation in a trademark law be like in order to address such conflict? This research will seek deeper into the national trademark law as well as its enforcement in the court of law of Indonesia and seek further into foreign laws and its enforcement in order to find the correct formula which can be proposed to be inserted into future Indonesian trademark law so that it will have the capability to address the abovementioned conflict of doctrines."
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2020
T-pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Khairani
"Laporan magang ini membahas dua hal yaitu evaluasi prosedur audit yang telah dilakukan KAP KHR Indonesia terhadap akun piutang usaha PT Megalitikum untuk tahun buku 2019 dan evaluasi refleksi diri selama kegiatan magang. Fokus pembahasan terletak pada prosedur audit yang dilakukan KAP KHR Indonesia terhadap akun piutang usaha PT Megalitikum beserta perbandingannya dengan teori dan standar audit yang berlaku. Dari hasil analisis yang dilakukan, proses audit yang dilakukan KAP KHR Indonesia terhadap akun piutang usaha PT Megalitikum telah sesuai dengan teori dan standar audit yang berlaku. Selama masa magang, Penulis berkesempatan meningkatkan kemampuan
soft-skill dan juga
hard-skill. Kemampuan komunikasi, manajemen waktu, disiplin, dan kemampuan bekerja dalam tim merupakan beberapa hal yang Penulis bisa dapatkan selama magang. Setelah melakukan proses evaluasi dan analisis, Penulis memutuskan untuk melanjutkan bekerja di Kantor Akuntan Publik setelah lulus kuliah.
This internship report discusses two subjects i.e., the evaluation of audit procedure on trade receivable of PT Megalitikum for the year 2019, and the evaluation of self-reflection during the internship. The Focus of this report is on the audit procedure of trade receivables performed by KAP KHR Indonesia and the comparison with theory and the existing auditing standards. Based on the analysis, the audit process that was conducted by KAP KHR Indonesia was in conformity with theory and the auditing standards. During the internship, The author had the opportunity to improve her soft-skill and hard-skill. Communication skills, time management, discipline, and the ability to work in teams are some of the things that the author got during the internship. After conducted evaluation and analysis process, the author decided to continue working in the Public Accounting Firm after college. "
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Ruth Angeli Cecilia Wullur
"Laporan magang ini bertujuan untuk membahas hasil evaluasi sistem pengendalian internal utang dagang di PT MNO berdasarkan kerangka pengendalian internal COSO. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan praktik kerja fungsi pembayaran utang dagang di PT MNO dengan lima komponen pengendalian internal sebagaimana dijelaskan dalam kerangka pengendalian internal COSO edisi 2013. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, PT MNO sudah menerapkan kelima komponen pengendalian internal COSO dalam fungsi pembayaran utang dagangnya. Selain evaluasi sistem pengendalian internal, laporan magang ini juga berisi refleksi diri berdasarkan pengalaman penulis selama kegiatan magang.
This internship report aims to discuss the evaluation of the account payable internal control system at PT MNO based on the COSO internal control framework. The evaluation was carried out by comparing the work practices of the account payable payment function at PT MNO with the five components of internal control as described in the 2013 edition of COSO internal control framework. Based on the evaluation that have been carried out, PT MNO has implemented the five components of COSO's internal control in its account payable function. In addition to the evaluation of the internal control system, this internship report also contains self-reflection based on the author's experience during the internship."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Annisa Dwi Hapsari
"Perlindungan rahasia dagang di Indonesia diatur di dalam Undang-Undang No. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang (âUU Rahasia Dagangâ). Pada UU Rahasia Dagang, tidak dapat ditemukan bagaimana peraturannya apabila suatu rahasia dagang dibentuk/dihasilkan oleh lebih dari satu pihak. Penelitian ini membahas mengenai kepemilikan bersama hak rahasia dagang oleh perusahaan pendiri joint venture ketika perusahaan joint venture tersebut berakhir. Hak rahasia dagang yang dimiliki oleh perusahaan merupakan suatu bentuk aset perusahaan yang sangat berharga, karena dengan dimilikinya suatu rahasia dagang, perusahaan dapat terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan kompetitornya yang tidak mengetahui rahasia dagang terebut. Dalam hal suatu rahasia dagang dibentuk/dihasilkan oleh dua pihak, seperti hal nya pada penelitian ini, rahasia dagang tersebut dibentuk/dihasilkan bersama-sama oleh dua perusahaan pendiri joint venture, maka kepemilikan hak rahasia dagang berada pada kedua perusahaan pendiri. Kepemilikan bersama atas suatu hak rahasia dagang dalam perusahaan joint venture dituangkan dalam suatu perjanjian yang menetapkan bahwa ketika berakhirnya perjanjian kerja sama perusahaan joint venture, maka rahasia dagang yang dibentuk/dihasilkan oleh kedua perusahaan pendiri akan tetap menjadi milik dari masing-masing perusahaan selama kedua perusahaan menjaga kerahasiaan dari rahasia dagang tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan meneliti bahan pustaka yang didukung dengan tambahan informasi yang diperoleh melalui wawancara dengan informan. Dari hasil penelitian ini, kesimpulan yang didapat yakni bahwa jika suatu informasi yang merupakan rahasia dagang dibentuk/dihasilkan oleh lebih dari 1 (satu) pihak secara bersama-sama, maka para pihak merupakan pemilik dari hak rahasia dagang yang dilindungi.
The protection of trade secrets in Indonesia is regulated in Law no. 30 of 2000 concerning Trade Secrets (“Trade Secrets Law”). In the Trade Secrets Law, it cannot be found how the regulations are if a trade secret is formed/produced by more than one party. This study discusses the joint ownership of trade secret rights by the founding company of the joint venture when the joint venture company ends. The right to trade secrets owned by the company is a form of company asset that is very valuable, because by having a trade secret, the company can appear more prominent than its competitors who do not know the trade secret. In the event that a trade secret is formed/produced by two parties, as is the case in this study, the trade secret is formed/produced jointly by the two founding companies of the joint venture, then the ownership of the trade secret rights rests with the two founding companies. Joint ownership of a trade secret right in a joint venture company is stated in an agreement which stipulates that when the joint venture company's cooperation agreement ends, the trade secrets formed/produced by the two founding companies will remain the property of each company as long as both companies maintain the confidentiality of the trade secret.This research was conducted by examining library materials supported by additional information obtained through interviews with informants. From the results of this study, the conclusion obtained is that if an information which is a trade secret is formed/produced by more than 1 (one) party jointly, then the parties are the owners of the protected trade secret rights."
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Maruli Fernando
"Laporan magang ini membahas evaluasi atas prosedur audit uji substantif yang dilakukan KAP NAN atas rekonsiliasi utang dagang pada PT HI untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2023. PT HI merupakan perusahaan yang bergerak pada industri farmasi. Sumber informasi dan pengalaman yang digunakan sebagai materi yang dievaluasi merupakan hasil dari pelaksanaan kegiatan magang yang dilakukan penulis selama tiga bulan di KAP NAN. Pengujian substantif bertujuan untuk menguji asersi existence dan accuracy. Prosedur yang dilakukan meliputi penyiapan kertas kerja, melakukan request data finansial, melakukan perbandingan nilai utang dagang pada saldo listing dan neraca saldo, penentuan materialitas, penentuan populasi, penentuan sampel, melakukan request dokumen pendukung, dan melakukan vouching. Evaluasi prosedur audit uji substantif atas rekonsiliasi utang dagang pada PT HI yang dilakukan oleh KAP NAN didasarkan pada teori pada Arens, et.al. (2019), Standar Audit (SA) 315, dan SA 500. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa prosedur audit uji substantif atas rekonsiliasi utang dagang pada PT HI oleh KAP NAN telah sesuai dengan SA dan konsep audit yang relevan. Selain itu, laporan magang yang dibuat juga memberikan ruang bagi penulis untuk melakukan refleksi diri dan membuat rencana jangka panjang dalam hidup berdasarkan refleksinya. Pengalaman dalam melaksanakan kegiatan magang di KAP NAN membuat penulis menjadi lebih peka terhadap kekurangan dan kelebihan dari penulis dan menyadarkan penulis bahwa kedepannya penulis ingin berkarir di bidang audit atau industri keuangan lainnya.
This internship report discusses the evaluation of the substantive test audit procedures performed by KAP NAN on the reconciliation of accounts payable at PT HI for the period ending December 31, 2023. PT HI is a company engaged in the pharmaceutical industry. The sources of information and experience used as the material evaluated are the result of the implementation of internship activities carried out by the author for three months at KAP NAN. Substantive testing aims to test assertions of existence and accuracy. The procedures carried out include preparing work papers, requesting financial data, comparing the value of accounts payable in the listing balance and trial balance, determining materiality, determining population, determining samples, requesting supporting documents, and vouching. The evaluation of the substantive test audit procedure for accounts payable reconciliation at PT HI conducted by KAP NAN is based on the theory in Arens, et.al. (2019), Auditing Standards (SA) 315, and SA 500. The evaluation results show that the substantive test audit procedure for accounts payable reconciliation at PT HI by KAP NAN is in accordance with the SA and relevant audit concepts. In addition, the internship report made also provides space for the author to do self-reflection and make long-term plans in life based on his reflections. The experience in carrying out internship activities at KAP NAN made the author more aware to the weakness and strengths of the author and made the author realize that in the future the"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Garry
"Laporan Magang ini bertujuan untuk membahas evaluasi prosedur audit subtantif atas akun utang dagang PT DRX. Prosedur audit atas laporan keuangan dilaksanakan oleh KAP SEN untuk periode tahun buku 2023. PT DRX merupakan anak perusahaan dari Perusahaan Publik (Tbk) yang bergerak di industri transportasi dan logistik, dan PT DRX menawarkan menawarkan jasa pergudangan domestik dan Cargo Freight Station (“CFS”) impor dan ekspor. Prosedur audit yang dievaluasi dalam laporan ini berfokus pada kesesuaian prosedur audit subtantif yang dilakukan atas utang dagang PT DRX telah sesuai dengan standar audit (SA 315, dan SA 500), serta teori audit berdasarkan Arens et.al (2020). Berdasarkan hasil evaluasi, dapat disimpulkan bahwa prosedur yang dilakukan oleh KAP SEN sudah sesuai dengan pemaparan teori dan standar audit yang berlaku.
This Internship Report explores the evaluation of substantive audit procedures for PT DRX's accounts payable. The financial statement audit was conducted by KAP SEN for the fiscal year 2023. PT DRX is a subsidiary of a Public Company (Tbk) operating in the transportation and logistics industry, offering domestic warehousing services and import and export Cargo Freight Station (“CFS”) services. The focus of this report is to assess whether the substantive audit procedures performed on PT DRX's accounts payable align with established audit standards and theories primarily from Arens et.al (2020). The evaluation indicates that KAP SEN's procedures are consistent with relevant audit theories and standards."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Nadhira Jasmine
"Laporan magang ini bertujuan untuk mengevaluasi prosedur audit yang dilakukan oleh KAP SG atas piutang dagang PT HSI. PT HSI merupakan perusahaan manufaktur yang fokus dalam memproduksi bahan kimia dan tekstil untuk keperluan industri penghasil barang jadi. Evaluasi dilakukan dengan melakukan perbandingan atas prosedur audit yang dilakukan dengan peraturan dan standar yang berlaku, serta teori audit dan akuntansi terkait. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, prosedur audit telah sesuai dengan Standar Audit (SA) yang berlaku.
This internship report aims to evaluate the audit procedures conducted by KAP SG on trade receivables of PT HSI. PT HSI is a manufacturing company that focus on producing chemical and textile materials for industrial purpose. Evaluations were conducted by doing analysis based on the applicable rules and standards and related audit and accounting theory. Based on the evaluation and analysis, audit procedures conducted by KAP SG are already comply with the applicable Audit Standard."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Nalia Rifika
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
S8227
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Sunawar
Yogyakarta: Yayasan B.P. Gadjah Mada, 1953
346.07 SUN s
Buku Teks Universitas Indonesia Library