Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 123 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Erman Suparno
Jakarta : Milestone, 2010
332.28 ERM g (1)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Rianda Putisari
"ABSTRAK
Penelitian ini berjudul Pengaruh human capital terhadap kinerja karyawan pada PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk studi kasus kantor pusat. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2012 dengan jumlah sampel 42 responden karyawan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk kantor pusat pada tingkat manajerial dan officer. Metode penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan telknik pengumpulan data dengan kuesioner berskala Likert 1 sampai 5. Dalam menganalisa data dibantu dengan SPSS 20.00. Uji validitas dan uji reliabilitas diperoleh 0,896 untuk variabel human capital dan nilai 0,860 untuk variabel kinerja karyawan. Kemudian Uji korelasi Pearson yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel diperoleh nilai 0,766. Uji Regresi Sederhana dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh human capital terhadap kinerja karyawan diperoleh nilai 0,567 dari hasil regresi Sederhana. Dari hasil uji t diperoleh bahwa human capital berpengaruh signifikan secara positif terhadap kinerja karyawan.

ABSTRACT
This study, entitled Effect of human capital on the performance of employees at PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk head office of case studies. The research was conducted in 2012 with a sample of 42 respondents employees of PT Bank Muamalat Indonesia Tbk headquarters in managerial and officer levels. Quantitative research methods are conducted with the data collection techniques with Likert scale questionnaire 1 to 5. Assisted in analyzing the data with SPSS 20.00. Validity and reliability tests obtained 0.896 for human capital variables and the value of 0.860 for the variable performance of employees. Then the Pearson correlation test is performed to determine the relationship between the variable obtained the value 0.766. Simple regression testing done to determine how much influence on the performance of employee human capital value of 0.567 obtained from the results of simple regression. T test results obtained from the human capital in a positive significant effect on the performance of employees."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Phillips, Jack J.
"The importance of an organization's human capital -- its people -- cannot be overstated or overlooked, but like any other asset, it must be carefully managed and monitored. The people in a company reflect the investment not only of money, but also of the time dedicated to developing and executing projects and programs."
New York: American Management Association, 2005
e20441707
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Nainggolan, Poltak Partogi, 1963-
Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2018
320.901 NAI i
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sugiarto Rustan
"SDM merupakan sumber daya yang paling penting dalam perusahaan. Di satu sisi SDM dalam perusahaan jasa konstruksi Indonesia sangatlah lemah. hal ini disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan dan kurangnva profesionalisme. sehingga perusahaan jasa konstruksi di Indonesia tidak dapat bersaing dengan perusahaan yang sama dari luar negeri. Industri konstruksi sendiri memakai jasa tenaga kerja terbanyak dan PDB; terhesar dibanding industri yang lain.
Tujuan penelitian ini untuk menentukan faktor yang paling berpengaruh guna peningkatan kinerja melalui aktivitas' MSDM dalam perusahaan serta kontribusinya. Kinerja perusahaan yang dimaksudkan adalah Kcuangan, Proses bisnis Internal, Pelanggan, Pertumbuhan dan Pembelajaran.
Dilakukan metode survey keperusahaan kontraktor dan menyehatkan kuesioner serta sedikit wawancara, lalu dilakukan analisa statistik Non Parametrik dan Parametrik. Dari non parametrik diketahui bahwa tidak ada perbedaan anlara konlraktor Swasta dan BUMN. Parametrik dipakai untuk mencari hubungan anlara variabel behas dan variabel terikat. Dan yang terakhir dengan menggunakan simulasi Monte Carlo dimana variabeI babas yang terpilih akan dikembangkan sampai 3000 trial untuk mengetahui keadaan perusahaan dan melakukan tindakan koreksi.
Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa faktor yang sangat menentukan unluk peningkatan kinerja dan memiliki kontribusi terbesar adalah dari "Standar kualitas yang diterapkan berkaitan dengan demosi". Artinya setiap individu dalam perusahaan dipacu untuk bckerja secara optimal, bertanggung jawab, dan loyal terhadap perusahaan. Hal ini menjadi kunci dalam MSDM untuk keberhasilan bagi perusahaan.

Human Resources ('HR) is the most important in the company. On another side HR in the construction firm is "weak" because of the lowness of education level and in professionalism. So that the construction, firm can't compete with the firm.fronr aboard.
The research would be analysis for determine the .factor witch most influence in order to increase perfirryurrnce to HRM activities in the firm. The performance firm is financial, Internal Business, customer and Learning and Growth.
The research use a method of survey to construction firm, to spread the Questions also interview with the respondent. The research using analysis non Parametric and Parametric: statistic method. The result of non parametric method describe that there is now difference between BUMN and Private sector. Parametric is used to find the relationship between independent and dependent variable. Monte Carlo simulation is use to develop the clepenclerrt variable until 3000 trial to predict the firms condition and need corrective action.
Bused on the result analysis it is obtained that the most variable factor to increase the performance and the most significant contribution is "Quality standard in application with demotion". It means that each individual in the firm to force to work optimal, responsible. and loyal to the comprmry. It is the key in HRM for success of the company.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
T14978
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Winantuning Tyastiti Swasanany
"Keberhasilan DPR RI dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai lembaga legislatif, pengemban aspirasi rakyat, dan sekaligus pengembangan demokrasi tergantung pada kualitas sumber daya manusia Sekretariat Jenderal sebagai sistem pendukung. Dalam kaitan ini, permasalahan yang muncul adalah adanya ketidakmerataan kemampuan dan motivasi pegawai dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai akibat dari perencanaan SDM di Sekretariat Jenderal DPR yang belum dilakukan secara efektif, sehingga konstribusi yang diberikan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPR masih kurang.
Pemahaman terhadap permasalahan tersebut menjadi panting, mengingat, sebagai sebuah Sistem pendukung, Sekretariat Jenderal selain perlu memahami tugas dan fungsi DPR RI, juga harus mampu mengiringi gerak langkah dan irama pelaksanaan tugas-tugas kedewanan. Pelayanan yang dapat diberikan tergantung pada kualitas dan profesionalisme SDM yang tersedia. Kualitas sumber daya manusia tersebut tergantung pada efektifitas perencanaan SDM, yang akan memungkinkan diperolehnya pegawai yang tidak saja tepat dalam jumlah dan jenis kualifikasinya untuk tercapainya tujuan organisasi, tetapi juga akan selalu slap dan dapat mengerjakan apa saja yang dibutuhkan oleh Anggota DPR RI, pada setiap kesempatan.
Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian tersebut adalah penelitian kualitatif, dengan melakukan studi pustaka terhadap teori-teori yang relevan, melakukan pengamatan atau observasi, dan melakukan wawancara terhadap pejabat-pejabat di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Anggota DPR sebagai pengguna jasa. Pemilihan responden dilakukan secara stratifikasi, yaitu dari pejabat struktural setingkat eselon IV sampai dengan esselon I. Jumlah responden ditentukan berjumlah 196 (seratus sembilan puluh enam), dari jumlah tersebut, anggota DPR yang ditentukan sebagai responden adalah yang tergabung Anggota Badan Urusan Rumah Tangga DPR yang berjumlah 60 (enam puluh orang). Wawancara dilakukan secara langsung menggunakan pedoman wawancara terhadap pejabat esselon I a dan I b, dan pengiriman daftar pertanyaan ke responden lainnya.
Dari Hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan SDM di Setjen DPR RI belum dilaksanakan secara efektif, sehingga dalam implementasinya masih mengalami banyak hambatan. Akibatnya, pelayanan yang diberikan masih belum memadai dan belum seperti yang diharapkan. Oleh karena itu, untuk mengatasi persoalan tersebut, merekomendasikan beberapa hal pokok, yaitu: (1) mengingat tantangan tugas yang dihadapi menuntut fleksibilitas organisasi untuk menyesuaikan secara cepat dengan perubahan Iingkungan, maka perlu perubahan dalam format organisasi, agar lebih flat/datar, sehingga memungkinkan mekanisme pelaksanaan pekerjaan lebih luwes dan berjalan lancar, alur informasi saling bertukar dengan mudlah; (2) menyusun perencanaan SDM secara efektif dan dapat dilaksanakan, serta dalam kegiatan rekruitmen dan seleksi diserahkan kepada institusi lain yang mempunyai kompetensi dalam bidang tersebut (out sourcing). Hal ini juga dimaksudkan untuk menghindari subyektifitas dan untuk dapat menjaring tenaga yang potensial; (3) dalam rangka mengurangi kesenjangan antara pelayanan yang diharapkan Anggota DPR RI dengan pelayanan yang diberikan, maka sebagai pelanggan seyogyanya Anggota diikutsertakan dalam penyusunan perencanaan SDM di Sekretariat Jenderal."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2000
T8735
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Veithzal Rivai Zainal
Jakarta: Rajawali, 2009
297VEII001
Multimedia  Universitas Indonesia Library
cover
Habbel, Rolf W.
New York: Palgrave Macmillan, 2002
658.311 HAB h (1)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Fahmi Safitra
"Karyawan merupakan suatu investasi yang sering diabaikan di perusahaan. Keberadaan mereka seringkali dianggap sebagai biaya oleh perusahaan. Padahal jika direliti lebih lanjut, mereka sebenarnya merupakan asset terbesar didalam perushaan dikarenakan mereka memberikan pemasukan serta keuntungan terhadap perusahaan, penelitian ini berfokus pada investasi yang didapat oleh karyawan dilihat dari kinerja dan kompetensinya, dengan cara perhitungan nilai tingkat pengembalian investasi atao Return On Investment (ROI). Faktor yang dimasukan dalam perhitungan nilai ROI adalah keuntungan dari penjualan, serta biaya dan investasi yang dikeluarkan perusahaan untuk karyawan.
Penelitian ini menggunakan metode perbandingan berpasangan untuk menentukan bobot dari masing-masing kriteria kinerja karyawan. Dari metode perbandingan berpasangan diperoleh suatu fungsi perhitungan Human Capital yang akan digunakan untuk mengitung tingkat ROI penelitian. Dan dari ROI aktual dan ROI penelitian yang berdasarkan Human Capital dapat dibandingkan dan didapatkan bahwa 83% karyawan tenaga penjual telah memberikan Revenue bagi perusahaan dan 17% memberikan kerugian bagi perusahaan.

Employee is one of investment in company, which is sometimes neglected. They are usually used to be assuming as an expense by the company. If we look further, they are biggest asset in company, because they give contribution income and profit to company. This research is focus to how much investment that one's employee can get based on performance and competency, with calculating value of Return On Investment (ROI). The factors that required for calculating value of ROI are revenue of sales, cost and investment from company to employee.
The research is using pair-wise comparison method to determine the point of each criteria of employee performance. From this method, we can get a model of human capital, which is use for calculating of new value ROI. We can get result that 83% of employee have complete the target to give good revenue or advantage to company, and 17% of employee have harmed to company.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S52141
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Margie Pulosari
"Pengembangan pekerja yang berbasis kompetensi merupakan prinsip yang digunakan di dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam rangka menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Pekerja yang memiliki kompetensi tinggi merupakan sumber daya yang unggul dan dapat diharapkan mampu berkontribusi tinggi kepada Perusahaan melalui kinerja yang produktif. Pekerja merupakan suatu investasi yang sering diabaikan oleh perusahaan. Keberadaan mereka seringkali dianggap sebagai biaya oleh perusahaan. Padahal jika diteliti lebih lanjut, mereka sebenarnya merupakan aset terbesar didalam perusahaan. Karena kompetensi pekerja memberikan pemasukan serta keuntungan terhadap perusahaan, penelitian ini berfokus pada investasi yang diperoleh pekerja berdasarkan kinerja dan kompetensinya, dengan cara perhitungan nilai tingkat pengembalian investasi seseorang atau Human Capital Return On Investment (HC ROI).
Faktor yang dimasukan dalam perhitungan nilai ROI adalah keuntungan dari penjualan, serta biaya dan investasi yang dikeluarkan perusahaan untuk pekerja. Pemetaan kompetensi pekerja terhadap kompetensi jabatan akan dilakukan berdasarkan perbedaan kompetensi antara nilai ROI jabatan dan nilai ROI pekerja. Berdasarkan perbedaan kompetensi nilai ROI jabatan dan ROI pekerja, diperoleh bahwa 46 pekerja atau sebesar 53% pada kategori result overrated, 28 pekerja atau sebesar 32% pada kategori result less fit, dan 13 pekerja atau sebesar 15% pada kategori result unfit.

The development of competency-based workers is the principle that used in the management of Human Resources (HR) in order to create added value for the company. Workers who have high competency are excellent resources and can be expected to contribute to the Company through a highly productive performance. Workers are investment that is often ignored by the company. Their presence are often considered as a cost by the company. And if further investigated, they really are the greatest asset in the company. Since the competence of workers providing revenue and profits of the company, this research focuses on workers' investments earned based on performance and competency, by calculating the value of one's investment returns or Human Capital Return on Investment (ROI HC).
Factors that included in the calculation of the ROI are the profit from the sales, as well as costs and investment firms that given to the workers as their benefit. Mapping of job competence to the competence of workers will be based on competence difference between the job's ROI and the worker's ROI. Based on differences in competence by the job's ROI and the worker's ROI, found that 46 workers or 53% fall into the overrated category result, 28 workers or 32% fall into the less fit category result, and for 13 workers or 15% fall into the unfit category result.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
S51692
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>