Ditemukan 305 dokumen yang sesuai dengan query
Livingston, Kathryn
Bloucester: Rockport Publishers, 1999
747.204 8 LIV v
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Katoh, Amy Sylvester
Boston : Charles E. Tuttle, 1996
747.295 2 KAT b
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Nussbaumer, Linda L.
New York: Fairchild Books, 2009
747 NUS e
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Carla Fitriyani Maududy
"
ABSTRAKMaterial Imitasi adalah material yang dibuat menyerupai material asli tetapi menggunakan bahan dasar berbeda. Dalam perancangannya, kualitas material asli diadaptasi ke dalam material imitasi namun properti dari materialnya tidak sama. Material imitasi ini umumnya mempunyai keunggulan karena menggunakan teknologi yang lebih tinggi dalam pengolahan material. Pada umumnya, material imitasi memiliki kualitas visual yang sama dengan material asli untuk membentuk persepsi atas material tersebut. Sebagian besar alasan para perancang dalam memilih material imitasi adalah ketahanan fisik yang lebih baik dan biaya yang cenderung lebih rendah. Penggunaan material imitasi banyak ditemukan di dalam perancangan interior. Skripsi ini membahas penggunaan material imitasi dalam desain interior kaitannya dengan kualitas sensoris yang dihadirkan dan properti material yang dimiliki . Selain itu dibahas pula properti material dan sejauh mana penggunan material imitasi dapat menggantikan material yang diduplikasinya.
ABSTRACTImitation Material is material to resemble the original material by using different substance. In the design, the qualities of the original material are adapted to the imitation material but the material properties are different. This imitation material has advantage of using higher technology in processing materials. Generally, imitation materials have the same visual quality as the original material to make perceptions of the material. Most of designers reasons in choosing imitation materials they are better in physical performance and has lower cost. The use of imitation materials is found in interior design. This thesis discusses the use of imitation materials in interior design and sensory quality that is presented with the imitation material. It also discusses material properties and the extent to which the use of imitation materials can replace the material it duplicates."
2017
S69466
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Bouvrie, Jan des
Kempen: Germany te Neues, 2015
R 747 BOU d
Buku Referensi Universitas Indonesia Library
Mella Setyowati
"Keterbatasan ruang pada pemukiman padat, membuat hunian seringkali tidak dilengkapi oleh sanitasi domestik yaitu kamar mandi. Untuk itu, masyarakat membuat kamar mandi komunal yang digunakan secara bersama-sama. Secara umum, kamar mandi komunal pada pemukiman padat berada di luar rumah dan melayani skala manusia dalam jumlah yang banyak. Oleh karena itu, dilakukan pengamatan terhadap kamar mandi komunal di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan untuk mengetahui gambaran terhadappenggunaan kamar mandi komunal dan hubungan dengan teritorialitas, serta pengaruhnya terbentuknya interioritas pada ruang.
Limitations of space in densely populated area, making shelters are often not equipped by domestic sanitary,namely bathroom. therefore, people make the communal bathrooms for sharing purposed. In general, the communal bathrooms in dense area, is located outside the home and serve people in large numbers. Therefore, carried out observations of communal bathrooms in the area Manggarai, South Jakarta to find a picture towards utilization of communal bathrooms and its relationship with territoriality, as well as the influence ofinteriority in space."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2015
S59417
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Farah Awaliyah Istighfarin
"Pertambahan penduduk mengakibatkan lahan-lahan pertanian harus digusur untuk perumahan. Bahkan, seiring dengan perkembangan media komunikasi dan informasi yang semakin pesat, gaya hidup masyarakat pun juga semakin meningkat. Lahan-lahan terbuka hijau juga turut tergusur demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan-kebutuhan tersier, seperti hiburan dan rekreasi. Salah satu contoh adalah lahan hutan kota di Kabupaten Lumajang yang dalam waktu kurang dari sepuluh tahun terakhir telah beralih fungsi menjadi area komersil. Di area tersebut, warung kopi menjadi tempat yang paling diminati daripada kafe atau restoran. Hal tersebut lantas menarik minat saya untuk meneliti lebih lanjut mengenai warung kopi. Dengan memilih Wagino Angkringan sebagai objek studi, saya mengamati bagaimana interioritas dalam warung terbentuk. Sinergi antara elemen ruang, aktivitas pengunjung, kebutuhan, serta konteks site menjadi sangat penting. Oleh karena itu, saya membahas masing-masing aspek fisik tersebut secara detail dalam pembahasan, sehingga pada akhirnya hasil penelitian ini tak hanya dapat digunakan untuk mendeskripsikan apa dan bagaimana elemen-elemen fisik membentuk interioritas di ruang publik, tetapi juga dapat menjadi acuan dalam pengembangan ruang publik jenis tersebut di kemudian hari.
Population growth causes the eviction of farm for housing. In fact, along the development of communication and information media, people’s lifestyle was also increased. Green open space also evicted in order to meet the society needs of tertiary, such as entertainment and recreation. One example is urban forest in Lumajang Regency that was change into a commercial area in less than ten years. In this area, coffee shop becomes the most favored place rather than café or restaurant. It interests me to make a research about coffee shop. By choosing Wagino Angkringan as object of study, I observed how the interiority formed. The synergy between the elements of space, visitor activities, need, and the site context becomes very important. Therefore, I discussed each physical aspect in detail, so that research results not only can use for describe what and how the physical elements shape the interiority, but also can be a reference in the development of kind of public space in the future."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2015
S61723
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Fahma Nurika Aisyah
"Perkembangan aktivitas kota dan proses industrialisasi menyebabkan pertumbuhan perumahan sebagai kebutuhan dasar manusia. Rumah sebagai kebutuhan dasar manusia bukan hanya berfungsi sebagai tempat berlindung melainkan bisa menjadi peluang usaha dalam meningkatkan ekonomi penghuni. Hal ini menjadi menarik ketika ruang ekonomi yang berada di dalam rumah tinggal pada kampung kota mempunyai luas yang sangat terbatas dan menyebabkan penghuninya melakukan berbagai macam cara untuk memanfaatkan ruang di sekitarnya. Pada akhirnya, studi ini bertujuan untuk melihat pola tatanan ruang Usaha Berbasis Rumah Tangga (UBR) yang terbentuk di RT 01/04 Manggarai sebagai kampung kota dengan luas rumah tinggal yang terbatas (kurang dari 20 m2) yang berakibat pada perubahan kualitas lingkungan fisik kawasan.
The development of the city and the process of industrialization to cause housing growth as basic human needs. House as the basic human needs not only serves as a shelter, but could also become business opportunities in improving the economic for people who live there. This seems to be interesting when economic space who inside a dwelling house in slum area have space that is very limited and cause its inhabitants do a great variety of ways to make use of space. In the and, this study tries to analyse the order space pattern home industry that is formed in RT 01/04 Manggarai as slum area with extensive a limited dwelling house (less than 20m2) that led to changes in the quality of the physical environment of the area."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2015
S59379
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Plunkett, Drew
London: Laurence King, 2010
729 PLU c
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Entwistle, Jill
New York: Roto Vision SA, 2000
R 701.8 ENT d
Buku Referensi Universitas Indonesia Library