Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 715 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Saddam Husin Okviyanto
"Penelitian ini dilatarbelakangi rencana investasi pemerintah-swasta (public private partnership/PPP) senilai Rp770 triliun di sektor konstruksi. Penulis tertarik untuk mengetahui dampak rencana investasi tersebut terhadap perekonomian jangka pendek, lebih spesifiknya terhadap: output, lapangan pekerjaan, dan distribusi pendapatan. Untuk menghitung dampak tersebut penulis menggunakan output multiplier, employment multiplier, structural path analysis (SPA), growth incidence curve (GIC), dan koefisien Gini. Output multiplier didapatkan melalui perhitungan Ma (accounting multiplier) dari SNSE 2008. Kemudian employment multiplier didapat dengan mengalikan tabel I-O 2005, 66 sektor dengan koefisien tenaga kerja tahun 2005. Lalu SPA dilakukan dengan mengolah SNSE 2008. Terakhir, GIC dan koefisien Gini dihitung berdasarkan hasil perhitungan Ma neraca institusi rumah tangga pada SNSE 2008.
Hasil perhitungan menunjukkan bahwasanya investasi di sektor konstruksi berpengaruh secara signifikan terhadap output dan penciptaan lapangan kerja. Namun di sisi lain investasi di sektor konstruksi juga berdampak pada memburuknya ketimpangan. Dengan kata lain investasi di sektor konstruksi merupakan investasi yang pro-growth dan pro-job tetapi belum pro-poor. Hal ini dikarenakan manfaat terbesar investasi di sektor konstruksi diterima oleh golongan rumah tangga dengan pendapatan tertinggi (Golongan Atas Kota) sedangkan manfaat terkecil diterima oleh golongan rumah tangga dengan pendapatan terendah (Buruh Tani). Untuk menjadikan investasi di sektor konstruksi lebih pro-poor perlu dilakukan redistribusi pendapatan dari pemilik kapital kepada buruh tani.

The background of this research is Rp770 trillion-PPP investment plan in the construction sector. I'm motivated to know the impact of such investment plan to several short-run economic indicators, which are: output, employment, and income distribution. In order to accompplish the objectives of this research, I use five tools i.e.: ouput multiplier, employment multiplier, srtuctural path analysis (SPA), growth incidence curve (GIC), and Gini coefficient. Output multiplier is calculated based on Ma (accounting multiplier) of the SNSE 2008. Further, employement multiplier is computed on the basis of I-O 2005 table and employment coefficient 2005. Moreover, SPA is calculated from SNSE 2008. Last, GIC and gini coefficient are calculated based on Ma of household account in the SNSE 2008.
The calculation shows that investment in construction sector has a significant influence to the output and employment. On the contrary, the calculation indicates such investment worsen the inequality among households. On other words this research tells us that investment in construction sector is already pro-growth and pro-job but not yet pro-poor. This situation perhaps is due to investement in construction sector gives its biggest benefit to the highest income group i.e. "Golongan Atas Kota" (rich household settle in urban area) while at the same time it gives its smallest benefit to lowest income group i.e. "Buruh Tani" (farm worker household). To make this investment pro-poor, income redistribution from capital owners to farm workers should be done.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2011
T29329
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Pardosi, Ishak
Jakarta: Raih Asa Sukses, 2011
658.404 ISH j (1)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Supardi
Yogyakarta: Bagian penerbitan fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, 1982
658.8 SUP e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Kadariah
Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1986
658.404 KAD e
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
A. Ismariskiah S.
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1972
S16351
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dwieanita Ayuningtyas
"Perubahan demografis dan meningkatnya biaya transportasi dan perumahan di Perth menguatkan tujuan dijalankannya proyek ini. Hal-hal tersebut menjadi pondasi terbentuknya ide terkait dengan pembangunan perencanaan perumahan, termasuk pembangunan mixed use yang terdiri dari perumahan dengan harga terjangkau, perumahan pribadi, dan tempat komersil. Proyek ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menguji perancangan dan kebijaksanaan pemerintah dalam hal pembangunan mixed use di Midland, Australia bagian barat dengan menggunakan regulasi dari Midland Redevelopment Authority (MRA) sebagai pokok dasar dalam mempertimbangkan perencanaan spasial dan lainnya.
Sebagai tahap awal laporan ini, pendahuluan observasi akan mendiskusikan studi dalam sejarah perumahan di Australia sebagai pemicu kebutuhan akan perumahan di Australia bagian barat. Terfokus pada fenomena naiknya pasar perumahan dan gaya hidup sosio-ekonomi, melihat dari bagaimana permasalahan dalam pembangunan perumahan mempengaruhi populasi yang ada. Dalam hal ini, riset dilakukan berhubungan dengan tapak ruang Midland, mempelajari karakteristik dari kota tersebut untuk mendapatkan skema pembangunan yang berkualitas. Bab berikutnya akan mendeskripsikan langkah-langkah seperti studi preseden yang memiliki pembangunan serupa, dan studi literatur sebagai penunjang dalam prinsip-prinsip perumahan diikuti dengan analisis tapak ruang sebelum memasuki fase perancangan.
Laporan ini akan memperlihatkan pengusulan rencana revitalisasi baru di Midland untuk menyelesaikan masalah pertumbuhan populasi, keterjangkauan harga, efisiensi transportasi dan permasalahan lingkungan. Sebagai hasil akhir dari laporan ini adalah sebuah skema perumahan mixed use terjangkau yang berlokasi di bangunan yang sudah ada, yaitu stasiun kereta api terakhir di jalur kereta Midland, dengan memiliki konsep berorientasi dengan angkutan umum dan juga memiliki tipologi yang serupa dengan bangunan-bangunan disekitarnya.

Demographic change and the rising cost of transportation and housing in Perth are likely reinforce this project. These issues are shaping plans for design of associated housing developments, including mixed use that consists of affordable housing, private housing and also commercial development. This project here, which was aimed to exploring and testing the government planning and policy for making mixed use development in Midland, Western Australia by using regulations from Midland Redevelopment Authority (MRA) as the basic fundamental of spatial and other design consideration.
As the first stage of this report, the preliminary observation discusses research on history of Australian housing as the trigger of housing demand in Western Australia. In particular, focusing on the phenomenon related to the increased of housing market and the socio-economic lifestyle, how the housing problem affecting broad sectors of the population. While in this case the research is related to the site given, Midland, to study the characteristic of the city in order to provide a qualified development scheme. The next chapter will describes the following steps such as precedent studies on the similar development that can be adapted on the mixed use scheme, literature studies as a support on housing principles followed by site analysis before entering the design stage.
This report shows new proposal on Midland revitalization planning to solve the population growth, affordability, transport efficiency and environmental problems. As the result of this report is an affordable mixed use residential scheme located on the existing built-up area with a transit oriented concept and similar typology as the surrounding building.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
S44582
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
TA3173
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
TA3304
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
TA3319
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>