Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 171 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Shinta Juliastri
"Penelitian ini membahas tentang bagaimana hubungan kapabilitas manufaktur di berbagai perusahaan komponen mobil dapat berpengaruh terhadap kinerja manufaktur dan sejauh mana hubungan itu dapat terjadi jika berada pada keadaan lingkungan bisnis tertentu dengan penentuan prioritas masing-masing kapabilitas manufaktur. Pengambilan sampel perusahaan dilakukan dengan cara menggunakan data primer dengan menyebar kuesioner ke 23 perusahaan penghasil komponen mobil yang ada di daerah industri sekitar area Jabodetabek.
Kinerja manufaktur yang digunakan adalah biaya, pengiriman barang, fleksibilitas perusahaan, dan kualitas, sementara untuk kinerjanya disesuaikan dengan masingmasing kapabilitas tersebut. Pembagian lingkungan dibedakan atas lingkungan eksternal perusahaan yang dinamis, mengancam, dan kompleks. Dengan menggunakan analisis regresi berganda didapatkan bahwa semua kapabilitas biaya, pengiriman barang, fleksibilitas dan kualitas mempengaruhi kinerja perusahaan, tetapi ketika perusahaan tersebut berada dalam suatu lingkungan tertentu, elemen-elemen kapabilitas yang mempengaruhi kinerja pun turut berubah.

This study discusses how the relationships of manufacturing capabilities in the various car components companies can influence its performance and the extent of that relationship that can be occurred when in a state of a particular business environment by determining priority of manufacturing capability each of environment situation that can be happened. Sampling was done by using the company's primary data by spreading the questionnaires to 23 various companies producing car components in industrial area around Jabodetabek.
Manufacturing capabilities that using in this study are cost, delivery, flexibility, and conformance quality, wile its performance is adjusted with each of these capabilities. Environment is categorized based on firm's external environment such as dynamism, hostility, and com lexity. By using multiple regression analysis, the researcher got the relationship between all capabilities (e.g. cost, delivery, flexibility and conformance quality) were affecting the performance, but when the company is located in a sort of certain environment, the capabilities' elements related to the performance were also changed.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S52067
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Monica Nur Romadhona
"Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas strategi manufaktur berdasarkan pengaruhnya pada tiap kinerja perusahaan serta memetakan prioritas utama dari strategi manufaktur yang diaplikasikan oleh produsen komponen sepeda motor saat ini. Penulis menemukan hubungan signifikan antara strategi manufaktur dengan kinerja perusahaan. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa strategi manufaktur yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja manufaktur hanya kualitas dan biaya sedangkan yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja finansial adalah pengiriman, kualitas, dan biaya. Kualitas adalah prioritas utama pada strategi manufaktur yang harus diperhatikan untuk peningkatan kinerja manufaktur diikuti oleh strategi biaya. Untuk kinerja finansial, prioritas utama, kedua, dan ketiga yaitu biaya, kualitas, dan pengiriman. Bila dibandingkan dengan pemetaan, dimana strategi pengiriman menjadi prioritas utama sebagian besar produsen komponen sepeda motor, produsen juga harus mempertimbangkan strategi kualitas dan biaya sebagai strategi yang harus lebih diprioritaskan karena pengaruhnya terhadap kedua kinerja baik manufaktur maupun finansial.

This research is used to determine the priority of manufacturing strategy based on its effect on company performances and map the first priority of manufacturing strategy that applied in motorcycle component maker recently. The author found significant relationship between manufacturing strategy and firm performances. The findings also indicate that quality and cost are manufacturing strategy variables that influence manufacturing performance also delivery, quality, and cost significantly effect financial performance. Quality is the first priority in manufacturing strategy that affect manufacturing performance, followed by cost strategy. In the other hand, cost becomes the first priority followed by quality and delivery. Compared by data mapping, motorcycle component production company have to consider quality and cost as the most prior manufacturing strategy instead of delivery (as the most prior manufacturing strategy)."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51750
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Aris Triono
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S52058
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yunita Ramanda
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi
kepuasan pelanggan sepeda motor jenis bebek dan matic dengan menggunakan
metode Structural Equation Modeling (SEM). Pengambilan data dilakukan di
wilayah Jabodetabek dengan melakukan survey kepada pengguna sepeda motor
jenis bebek dan matic. Variabel yang diuji pada penelitian ini antara lain:
Pemenuhan Manfaat Fungsional (Functional Benefit Fulfilment), Pemenuhan
Jaminan Operasional (Operational Assurance Fulfilment), Keandalan Produk
(Product Reliability) dan Kualitas Pelayanan Purna Jual (Service Quality). Selain
itu, penelitian ini juga melibatkan Variabel Moderator Disiplin Operasional
(Operational Discipline) dan Pengetahuan Operational (Operational Knowledge)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel-variabel yang terbukti berpengaruh
terhadap kepuasan pelanggan adalah variabel Pemenuhan Manfaat Fungsional,
Pemenuhan Jaminan Opersional, dan Keandalan Produk. Sedangkan variabel
Kualitas Pelayanan Purna Jual tidak berpengaruh secara signifikan terhadap
kepuasan pelanggan. Disamping itu Variabel Moderator Pengetahuan serta
Disiplin Operasional terbukti dapat memperkuat maupun memperlemah hubungan
antara variabel independen yang diuji dengan variabel dependen Kepuasan
Pelanggan.

ABSTRACT
This study aims to determine factors that influences of customer?s motorcycle
satisfaction by using the method of Structural Equation Modeling (SEM). Data
were collected to customer of moped and skutic in Jabodetabek, using
questionnaires. Variables used in this study are Functional Benefit Fulfillment,
Operational Assurance Fulfillment, Product Reliability, Service Quality and also
Operational Discipline & Knowledge as Moderator Variable. The result showed
that the factors that significantly affect satisfaction of customer are Functional
Benefit Fulfillment, Operational Assurance Fulfillment and Product Reliability.
While service quality has no influence towards patient satisfaction. Also, this
study proved to be significant that Discipline and Knowledge Operational has
effect to relationship between independent and dependent variable."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
S43055
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Albertus Pasca Yudawan
"Sebagai obyek penelitian PT. Frina Lestari Nusantara adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi asesoris mobil dengan bahan dasar polymer. Permasalahan yang muncul saat ini adalah terbatasnya area proses produksi yang semakin sempit dikarenakan peningkatan produksi tanpa menyesuaikan dengan kapasitas area yang ada, peningkatan reject ratio painting yang mencapai lebih dari 20% dalam kurun waktu 5 tahun terakhir serta penempatan area proses yang kurang teratur sehingga terlalu jauh dari alur proses yang ada dan penggunaan satu area untuk dua proses penting yaitu assembling dan packaging sehingga menghambat waktu proses dan pergerakan orang. Perancangan tata letak ini akan menggunakan pendekatan dengan metode systematic layout planning.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlu dilakukan penataan ulang terhadap tata letak pabrik yang ada saat ini, yaitu dengan diselesaikan masalah yang ada terutama dari kapasitas area produksi, kelancaran aliran material & proses, serta penurunan reject ratio painting yang mencapai 10%. Sedangkan metode yang ada digunakan sebagai pendekatan dalam perancangan layout shingga penelitian dapat berjalan dengan terstruktur dan terarah.

As an object research, Frina Lestari Nusantara is a manufacture company which make accessories for car with polymer specialist. Problem that was appear there are limited of production area which more tight because there was limited space capacity for increase product, increase of reject ratio painting more than 20% in this 5 years ago and wrong placement for product on process which so far away from production area than using one area for assy coincide with packaging process, so this process will constrain time and people movement. The design of this layout will use the approach with the method of systematic layout planning.
The conclusion of this study is necessary rearrangement of existing plant layout in this time, namely to resolved issues primarily from the capacity of existing production areas, the smooth flow of materials and processes, as well as painting a decrease in reject ratio reached 10%. While the existing method is used as an approach in the design layout research so can run with a structured and focused
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S1865
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ayu Wulandari
"Dengan menggunakan teknik analisis faktor ditemukan bahwa kepuasan pengguna sepeda motor terbagi menjadi dua macam, yaitu kepuasan emosional yang didasarkan atas afektif pengguna yang berhubungan dengan selera individual dan kepuasan atas manfaat. Variabel independen yang digunakan adalah kinerja operasional, kinerja teknikal dan keandalan operasional. Ketiga variabel tersebut dipengaruhi oleh variabel-variabel pengetahuan operasional, disiplin operasional dan disiplin pemeliharaan. Selanjutnya dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda ditemukan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna, baik kepuasan emosional maupun kepuasan atas manfaat. Terbukti juga bahwa pengetahuan operasional, disiplin operasional dan disiplin pemeliharaan memberikan penguatan pengaruh variabel-variabel independen kepada kepuasan pelanggan.

Using factor analysis method found that customer satisfaction is divided into two kinds, namely emotional satisfaction based on user affective associated with individual taste and satisfaction with the benefits. The independent variables use were operational performance, technical performance and operational reliability. The three variables are influenced by operational knowledge, operational discipline and maintenance discipline. Furthermore, using the technique of multiple regression analysis found that the three independent variables positive effect on customer satisfaction, both emotional satisfaction and satisfaction with the benefits. Also proved that the operational knowledge, operational discipline and maintenance disciplines provide reinforcement effect of the independent variables on customer satisfaction."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S53062
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indra Surya
"Pada PT. "X" penambangan yang dilakukan adalah tambang terbuka dan sistim continuous mining atau penambangan menerus dengan serangkaian alat yang terdiri dari Bucket Wheel Excavator, Belt Wagon, Conveyor Excavating yang merupakan peralatan gali, angkut dan muat sampai kepenumpukan batubara. Dalam perhitungan jam jalan kerja dari peralatan tambang tersebut saat ini ada beberapa halangan seperti : halangan terencana, halangan sistim tambang dan halangan tak terduga. Dalam tulisan ini yang akan di bahas adalah hanya pada halangan tak terduga. Dalam optimalisasi jam jalan alat tambang akibat halangan tak terduga ini yang dilakukan adalah memperbaiki cara kerja dari peralatan tambang tanpa mengubah dari sistim tambang yang ada, tetapi dengan memperbaiki operasi penambangan secara teknis dan non teknis yang penekanannya pada sumber daya manusia. Hasil dari penelitian ini adalah berupa peningkatan jam kerja efektif dari alat tambang sehingga secara langsung hasil produksi dapat meningkat, ini semua dengan usaha mengurangi waktu yang terbuang percuma akibat cara kerja yang kurang efektif dan perawatan peralatan yang kurang sempurna.

The mining activity that is carried out by PT. "X" is surface mining type using continuous mining sytem. The equipment being implemented among others are Bucket Wheel Excavator, Belt Wagon and Conveyor Excavating which are functionning as digging, transporting ang loading equipment. During the recording of the working hour of the equipment, there were some obstacles, mining system obstacles and unestimated obstacles. In this thesis discussion will be more stressed in the unestimated obstacles. In optimising the working hour of the equipment affected by the unestimated obstacles improvement is proposed to be carried out without any changing to procedures with more emphasis in human resources. Result of this research is the improvement of the effetive working hour of the equipment whic will directly affect the productivity of PT.X as a whole, due to the minimisation of the wasted time and in effective working method and equipment maintenance.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1997
T40673
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nurhadi Wibowo
"Melimpahnya sumber daya mineral di Indonesia khususnya bijih besi serta adanya peraturan yang mendukung yaitu Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 sehingga menghasilkan penelitian yang bertujuan untuk memperkirakan kelayakan suatu investasi dan besarnya biaya investasi pembangunan industri pengolahan pelet bijih besi di Indonesia, dengan mengevaluasi dari berbagai analisis kelayakan yang terdiri dari analisis pasar, analisis teknis, analisis organisasi dan analisis financial. Penelitian ini menganalisis investasi dan resiko dari keuangan dengan mempertimbangkan sumber pendanaan dan kesanggupan pembayaran mengangsur biaya pokok dan bunga pinjaman dari bank dengan suku bunga sebesar 14%. Perhitungan capital budgeting yang dilakukan menghasilkan NPV sebesar Rp 84.589.784.996 dan IRR 39,18% sehingga investasi pembangunan industri pengolahan pellet bijih besi dapat dikatakan layak karena nilai IRR berada di atas nilai MARR yaitu sebesar 20%. Analisa kepekaan menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap investasi adalah harga jual bahan baku dan penunjang serta harga produk jadi yang akan dijual ke pasar.

The abundance of mineral resources in Indonesia especially iron ore and the regulations supporting the Undang-Undang No. 4 in 2009 to produce research that aims to estimate the feasibility of an investment and the cost of investment development of iron ore pellets processing industry in Indonesia, to evaluate the feasibility of various analysis consists of market analysis, technical analysis, organizational analysis and financial analysis.This study analyzed the risk of financial investments and taking into account the financial resources and ability to repay the cost of principal and payment of interest on the loan from the bank with an interest rate of 14%. Capital budgeting calculations were done, resulting NPV Rp 84,589,784,996 and IRR 39.18% making investment development of iron ore pellets processing industry can be said to be feasible because the IRR is above the MARR value that is equal to 20%. Sensitivity analysis showed that the factors that affect the investment is the selling price of raw materials and finished product supporter and a price that will be sold to the market.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
T35206
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Shalahuddin
"Kemasan plastik kaku adalah salah satu jenis kemasan yang paling banyak digunakan di dunia karena fleksibilitas, daya tahan, dan efektivitas biayanya dibandingkan dengan jenis kemasan lainnya. Namun, kemasan plastik memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan karena sifatnya yang tidak dapat terdegradasi, yang menyebabkan penumpukan sampah. Upaya untuk mengatasi masalah ini termasuk regulasi, daur ulang, dan pemanfaatan kembali sampah plastik. Nilai jual kembali yang rendah dari kemasan plastik kaku daur ulang membuat para pendaur ulang enggan karena biaya proses yang tinggi. Prof. Djoko Gabriel Sihono mengusulkan paradigma Konservasi Nilai Material (KNM), yang menyarankan bahwa jika nilai sampah plastik tidak turun secara signifikan dibandingkan dengan keadaan aslinya, para pendaur ulang akan lebih cenderung untuk mendaur ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan pemesan kemasan plastik kaku untuk mengadopsi desain yang memenuhi kriteria KNM. Menggunakan metode PLS-SEM, penelitian ini menemukan bahwa kepedulian lingkungan, nilai ekonomi yang dirasakan, nilai lingkungan yang dirasakan, nilai pemasaran dan promosi yang dirasakan, pengetahuan tentang manfaat desain KNM, dan sikap terhadap pengadopsian desain KNM secara signifikan mempengaruhi kesediaan untuk mengadopsi desain tersebut. Pengetahuan memiliki dampak paling besar terhadap sikap, yang pada gilirannya mempengaruhi kesediaan untuk mengadopsi desain kemasan yang sesuai dengan kriteria KNM.

Rigid plastic packaging is one of the most widely used types of packaging globally due to its flexibility, durability, and cost-effectiveness compared to other types of packaging. However, plastic packaging has a significant negative impact on the environment due to its non-degradable nature, leading to waste accumulation. Efforts to address this issue include regulations, recycling, and reusing plastic waste. The low resale value of recycled rigid plastic packaging discourages recyclers due to high processing costs. Prof. Djoko Gabriel Sihono proposed the Material Value Conservation (MVC) paradigm, suggesting that if the value of plastic waste does not significantly decrease compared to its virgin state, recyclers will be more inclined to recycle. This research aims to analyze the factors influencing the willingness of rigid plastic packaging customers to adopt designs that meet MVC criteria. Using the PLS-SEM method, the study found that environmental concern, perceived economic value, perceived environmental value, perceived marketing and promotional value, knowledge about the benefits of MVC design, and attitude towards adopting MVC design significantly influence the willingness to adopt such designs. Knowledge has the most substantial impact on attitudes, which in turn affects the willingness to adopt MVC-compliant packaging designs."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fitria Indah Astari
"Upaya dalam mempromosikan praktik berkelanjutan terletak pada keterlibatan aktif perusahaan pemesan plastik dengan beralih ke desain ramah daur ulang dengan paradigma Konservasi Nilai Material (KNM) yang dirancang untuk menghasilkan biji plastik daur ulang berkualitas tinggi sehingga bahan dapat digunakan kembali dan mengurangi limbah plastik. Oleh karena itu, perlu diketahui niat untuk beralih dan faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan pemesan kemasan plastik. Pemodelan PLS-SEM digunakan untuk mengolah data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner online kepada 525 responden berupa pemilik UMKM di Jakarta. Nilai Informasi yang Dirasakan adalah faktor yang paling berpengaruh pada Niat Beralih ke Desain untuk Konservasi Nilai Material. Faktor-faktor lain termasuk Nilai Fungsional yang Dirasakan, Nilai Promosi dan Pemasaran yang Dirasakan, Nilai Lingkungan yang Dirasakan, dan Pengetahuan tentang Manfaat Desain untuk KNM. Pada penelitian ini didapatkan secara statistik bahwa faktor Kepedulian Lingkungan, Nilai Sosial yang Dirasakan, dan Nilai Ekonomi yang Dirasakan tidak berpengaruh signifikan terhadap niat beralih.

Efforts in promoting sustainable practices lie in the active involvement of plastic purchaser companies by switching to recycle-friendly designs with a Material Value Conservation (MVC) paradigm designed to produce high-quality recycled plastic seeds so that materials can be reused and reduce plastic waste. Therefore, it is necessary to know the intention to switch and the factors that influence plastic packaging purchaser companies. PLS-SEM modeling was used to process data collected through distributing online questionnaires to 525 respondents in the form of MSME owners in Jakarta. Perceived Information Value was the most influential factor on the intention to switch to Design for Conservation of Material Value. Other factors include Perceived Functional Value, Perceived Promotional and Marketing Value, Perceived Environmental Value, and Knowledge of the Benefits of Design for KNM. In this study, it was statistically found that the factors of Environmental Concern, Perceived Social Value, and Perceived Economic Value did not have a significant effect on switching intention."
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>