Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Aisyah Nur Kumalasari
"Perkembangan motorik merupakan salah satu aspek perkembangan penting bagi anak-anak karena melalui perkembangan motorik, anak mempelajari lingkungan dan memiliki pengalaman baru yang dapat menstimulasi hubungan di antara sel-sel saraf anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perkembangan motorik serta faktor-faktor yang berhubungan dengan perkembangan motorik pada anak umur 7-36 bulan di Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara.
Desain penelitian yaitu desain studi cross sectional, dengan sampel 134 anak berumur 7-36 bulan yang terdapat di Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara Bulan April-Mei 2014. Variabel yang diteliti meliputi stunting,wasting, asupan zat gizi (energi, protein, zat besi), ASI eksklusif, penyakit infeksi (diare dan ISPA), pengetahuan, serta stimulasi perkembangan sebagai variabel independen dan sebagai variabel dependen adalah perkembangan motorik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan formulir food recall 2x24 jam, pengukuran antropometri berat badan dan tinggi badan, serta penilaian perkembangan motorik dengan formulir Denver II. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak berumur 7-36 bulan yang mengalami keterlambatan perkembangan motorik di Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara berjumlah 17,2%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara severely stunting/ sangat pendek, wasting/ kurus, asupan energi, penyakit diare, serta stimulasi perkembangan dengan perkembangan motorik.
Berdasarkan penelitian tersebut, setiap ibu balita serta anggota keluarga lainnya diharapkan dapat berperan mendukung tumbuh kembang anak dengan pemberian nutrisi, pemantauan status gizi, penerapan lingkungan sehat, dan pemberian stimulasi yang tepat. Selain itu, para petugas kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi kepada keluarga, khususnya para ibu balita tentang pentingnya pemantauan status gizi dan pemberian stimulasi perkembangan untuk anak.

Motor development is one of the important aspect in children?s development. Through the attainment of motor skill, children start to explore their environment and engage with their new experiences that stimulate the neurogical synapses. This research purposed to analyze the relationship between stunting, wasting, nutition intake (energy, protein, iron), exclusive breastfeeding, infectious disease (diarrhea and acute respiratory infection), mother?s knowledge, and stimulation with motor development among children 7-36 months of age in Subdistrict of Pademangan Barat, North Jakarta.
This research used cross sectional study design with purposive sampling and 134 actual subjects in 7 maternal and children health care center in Subdistrict of Pademangan Barat, North Jakarta on April ? May 2014. The dependent variable is motor development and the independent variables are stunting, wasting, nutrition intake (energy, protein, iron), exclusive breastfeeding, infectious disease (diarrhea and acute respiratory infection), mother's knowledge, and stimulation. The data were collected through interview by using questionnaire and food recall sheet, anthropometric measurement (height and weight), and examine motor development by using Denver II sheet. Data analysis was performed using chi square test. The result showed that 17,2% of children have motor development delay.
The result of bivariate analysis showed that there was an association between severely stunting with children?s motor development. There were also significant association between wasting, energy intake, diarrhea, and stimulation with children?s motor development.
From this study, we suggest that mother and other family have to support the children?s development by providing adequate nutritious food, better stimulation, health environment, and maintaining nutritional status of the children. The health care workers are also required to provide and promote more information about children?s development for mother dan the family.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2014
S56752
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aisyah Nur Kumalasari
"ABSTRAK
Aluminium dan tembaga telah umum digunakan di industri, terutama industri elektronik. Namun biasanya penyambungan aluminium dan tembaga masih dilakukan dengan brazing ataupun cladding. Friction stir welding (FSW) menawarkan proses penyambungan dengan hasil yang lebih baik karena tidak terjadi perubahan mikrostruktur akibat panas dari pengelasan. Perbedaan geometri pin tool disinyalir akan memberikan perbedaan pada mikrostruktur dan sifat mekaniknya, maka Al 5052 dan pure wrought Cu disambung dengan FSW menggunakan geometri pin tool tapered cylindrical dan threaded cylindrical. Kemudian makro dan mikrostrukturnya diamati dengan mikroskop optik dan SEM, serta sifat mekaniknya diuji dengan pengujian tarik dan keras. Pada kedua hasil sambungan, di struktur mikronya terbentuk senyawa intermetalik Al-Cu dan struktur komposit. Berdasarkan sifat mekaniknya, secara umum dengan menggunakan pin tool tapered cylindrical akan menghasilkan sambungan yang lebih baik.

ABSTRACT
Aluminium and copper has been widely used in industry, especially in electronic industry. But mostly, the joining of Al-Cu is produced by brazing and cladding. Friction stir welding offer a newer and better joint because it doesn?t change the microstructure due to welding process heat. The difference of tool pin geometry will provide a differences in microstructure and mechanical properties of the joint, so 5052 series of Al and pure wrought Cu are joined by FSW process with tapered cylindrical and threaded cylindrical tool pin. Then its microstructure was observed with an optical microscope and SEM, as well as its mechanical properties are tested by tensile test and hardness test. The microstructure formed Al-Cu intermetallic compounds and composite structures. Based on its mechanical properties, generally the joint by using tapered cylindrical tool pin produces a better result.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
S61918
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library