Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rahman Alamsyah Putra
"Kawasan Amerika Latin umumnya merupakan kawasan yang sedang berkembang. Perkembangan perdagangan merupakan salah satu hal penting yang tak dapat dilepaskan dari aspek perekonomian kawasan tersebut. Walaupun perekonomian mereka masih tidak sebesar perekonomian negara-negara Asia seperti Cina, India, dan Indonesia,namun mereka mempunyai indeks HDI yang lebih tinggi dibanding negara-negara tersebut. Paper ini bertujuan untuk meneliti bagaimana dampak perdagangan terhadap indeks HDI negara-negara Amerika Latin. Sampel yang digunakan adalah 10 negara Amerika Latin pada periode 205-2010. Variabel dependenya adalah indeks HDI tersebut sementara variabel-varibel independenya adalah ekspor, impor, investasi luar negeri net inflow, Labor Force Participation age 15-24, dan precentage of health expenditure from goverment efpenditure. Regresi Panel data digunakan untuk mengobservasi sampel secara berulang-ulang disamping menggunakan metode OLS. Hasil penelitian adalah bahwa perdagangan berkorelasi secara positif dan mempengaruhi HDI melalui GDP per kapita.

Latin American region in general is an area that is growing. The development of trade is one of the important things that can?t be removed from the aspect of the region's economy. Although their economies are still not as big as the economy of the Asian countries such as China, India, and Indonesia, but they have HDI indices were higher than these countries. This paper aims to examine how the impact of trade on the HDI index of Latin American countries. The samples used were 10 Latin American countries in the period 205-2010. The Dependent variable is the index of the HDI while the independent variables are exports, imports, foreign direct investment net inflow, Labor Force Participation age 15-24, and the percentage of health expenditure from government expenditure. Panel regression of the data used to observe the sample repeatedly in addition to using OLS. Results of the study is that trade is positively correlated and affect the HDI by GDP per capita."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S65088
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tanjung, Alamsyah Putra
"Operasi Keamanan Laut merupakan salah satu tugas TNI Angkatan Laut dalam menegakkan hukum terhadap pelanggaran-pelanggaran tindak pidana tertentu di laut. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia Pasal 9.b yaitu menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi. Pangkalan TNI AL merupakan salah satu bagian dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang memiliki kemampuan Operasi Keamanan Laut dalam melaksanakan penegakan hukum di laut. Terbatasnya kemampuan dan jumlah sarana patroli serta personel pengawak yang belum memadai dibandingkan luasnya wilayah kerja Pangkalan TNI AL dan cuaca yang ekstrem menyebabkan belum optimalnya pelaksanaan penegakan hukum di laut. Untuk itu Pangkalan TNI AL menerapkan peran polisionil dalam bentuk operasi keamanan laut terbatas dengan
mengoptimalkan dan memberdayakan unsur-unsur patroli yang ada meliputi Kapal Angkatan Laut (KAL) dan Patroli Keamanan Laut (Patkamla). Penelitian yang dilaksanakan di Pangkalan TNI AL oleh peneliti memperoleh dan mengumpulkan data-data mengenai situasi kondisi sarana prasarana dan personel yang digunakan dalam proses pengolahan dan analisis data
dengan menggunakan metode campuran (mix methods) Concurent Embeded di mana metode kuantitatif diolah dengan SPSS 25 Statistic dan metode kualitatif diolah dengan NVivo 12 Plus yang dilaksanakan secara bersamaan. Data-data yang digunakan adalah data primer berupa kuisioner dan wawancara sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen TNI AL. Tujuan
penelitian ini adalah sebagai rekomendasi bagi TNI AL untuk meningkatkan kemampuan Operasi Keamanan Laut Pangkalan TNI AL dalam rangka penegakan hukum di laut sehingga dapat meningkatkan ketahanan nasional dibidang maritim."
Jakarta: Seskoal Press, 2020
023.1 JMI 8:1 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Alamsyah Putra
"Latar belakang : Resin komposit bulkfill merupakan resin terbaru yang dapat direstorasi dengan kedalaman 4-5 mm dalam sekali penyinaran. Polimerisasi dipengaruhi oleh durasi penyinaran dan besaran irradiansi lightcuring untuk mendapatkan kekerasan permukaan dan depth of cure yang optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai kekerasan resin komposit dan depth of cure resin komposit Tetric® N- Ceram bulk-fill yang disinari lightcure dengan durasi 5 detik, 10 detik dan 15 detik. Metode Penelitian: Dalam penelitian ini digunakan 24 spesimen resin komposit Tetric® N-Ceram bulk-fill berbentuk silinder dengan ukuran diameter 6 mm dan tebal 4 mm. Selembar mylar strip diletakkan diatas permukaan resin komposit sebelum dilakukan proses curing. Polimerisasi dilakukan menggunakan Light Curing Unit (LED DBA iLed) selama 5 detik, 10 detik dan 15 detik dengan irradiansi 1100 mW/cm2. Setelah polimerisasi, spesimen direndam dalam akuades pada suhu 37oC selama 24 jam. Spesimen dibagi menjadi tiga kelompok (n=8) yaitu; kelompok resin komposit dengan penyinaran 5 detik, penyinaran 10 detik dan penyinaran 15 detik. Spesimen diuji menggunakan HMV-G Series Micro Vickers Hardness Tester (Shimadzu, Jepang) dengan beban 100 gram selama 10 detik untuk mendapatkan nilai kekerasan. Data dianalisis dengan uji statistik Kruskall Wallis dan Post-Hoc Mann Whitney. Hasil Penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan kenaikan bermakna nilai kekerasan permukaan dan depth of cure pada resin komposit Tetric® N-Ceram bulk-fill. Nilai kekerasan dan depth of cure tertinggi terlihat pada resin komposit Tetric® N-Ceram bulk-fill pada kelompok penyinaran 15 detik, yaitu sebesar 41,61 ± 1,25 KHN dan 72,71 ± 1,88. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa semakin bertambah durasi penyinaran lightcure yang disinari, semakin bertambah nilai kekerasan permukaan dan depth of cure resin komposit Tetric® N-Ceram bulk-fill.

Background : Bulkfill composite resin is the newest resin that can be restored to a depth of 4-5 mm in one step. Polymerization is determined by the irradiation time and the amount of light curing irradiance to obtain optimal microhardness and depth of cure. Objective: The aim of this study was to determine the difference in the value of the microhardness of the composite resin and the depth of cure of the Tetric® N-Ceram bulk- fill composite resin irradiated by lightcure with a duration of 5 seconds, 10 seconds and 15 seconds. Method: Twenty four specimens of Tetric® N-Ceram bulk-fill Composite Resin were used in this study. All materials were prepared into disk-shaped specimens of 6 mm in diameter and 4 mm in thickness. A piece of mylar strip was placed on the top of the specimens just before the polymerization.. Polymerization was carried out using a Light Curing Unit (LED DBA iLed) for 5 seconds, 10 seconds and 15 seconds with an irradiance of 1100 mW/cm2. After polymerization, specimens were immersed in 37 aquadest solution for 24 hours. Specimens were divided into three groups (n=8) that is; composite resin group with 5 seconds of irradiation, 10 seconds of irradiation and 15 seconds of irradiation. Specimens were tested with HMV-G Series Micro Vickers Hardness Tester (Shimadzu, Jepang) with 100 gram indentation in 10 seconds. Data were analyzed using Kruskall Wallis and Post-Hoc Mann Whitney to assess the significant differences among groups Result: The results of statistical tests showed a significant increase in the value of microharhardness and depth of cure on Tetric® N-Ceram bulk- fill composite resin. The highest microhardness and depth of cure values were seen in the Tetric® N-Ceram bulk-fill composite resin in the 15 second irradiation group, namely 41.61 ± 1.25 KHN and 72.71 ± 1.88. Conclusion: It was concluded that the longer the duration of irradiation of the irradiated lightcure, the higher the microhardness value and depth of cure of the Tetric® N-Ceram bulk-fill composite resin."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library