Search Result  ::  Save as CSV :: Back

Search Result

Found 1 Document(s) match with the query
cover
Antonia Viena Hemo
"Pemasungan kerap dijadikan keluarga sebagai upaya terakhir untuk mengendalikan kondisi pasien dengan gangguan jiwa berat. Akan tetapi, alih-alih mengurangi beban, praktik pemasungan justru menjadi stressor baru bagi keluarga. Stressor ini muncul dalam bentuk beban perawatan yang meningkat karena pasien harus dirawat di rumah dan membutuhkan perhatian serta pengawasan secara terus-menerus. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui beban perawatan, serta dinamika koping caregiver dan noncaregier yang melakukan perawatan pada pasien gangguan jiwa berat selama masa pemasungan di wilayah urban dan rural yang berada di Kabupaten Manggarai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi-terstruktur pada informan utama, informan kunci, dan informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban yang dirasakan oleh caregiver dan noncaregiver sangat bervariasi, baik dari aspek objektif dan subjektif. Variasi ini turut memengaruhi strategi koping yang digunakan, dimana setiap individu menyesuaikan cara mengatasi beban berdasarkan jenis beban yang dialami. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dalam merancang program yang bertujuan untuk mengurangi beban perawatan serta mendukung penguatan strategi koping yang lebih adaptif, baik caregiver maupun noncaregiver.

Restraint is often used by families as a last resort to manage the condition of relatives with severe mental illness. However, instead of decreasing the burden, this practice often becomes a new stressor for the family. This stressor emerges in the form of an increased caregiving burden, as the patient must be cared for at home and requires constant attention and supervision. The aim of this study is to explore the caregiving burden and the coping dynamics of both caregivers and noncaregivers who are involved in the care of patients with severe mental illness during the period of restraint in both urban and rural areas of Manggarai Regency. This research employed a qualitative method, with data collected through semi-structured in-depth interviews with primary informants, key informants, and additional informants. The findings reveals that the burden experienced by caregivers and noncaregiers varies significantly, both in objective and subjective dimension. These variation also influence the coping strategies employed, as each individuals adapts their coping mechanisms according to the type and intensity of the burden they face. Therefore, collaboration between the Manggarai Regency Government and the Manggarai Regency Health Office is essential in designing programs aimed at reducing the caregiving burden and strengthening more adaptive coping strategies for both caregivers and noncaregivers."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library