Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Damayanthi
"Penelitian dilakukan di Pusat Dokumentasi dan Perpustakaan Departemen Penerangan, Jakarta, selama bulan September 1992 hingga bulan Januari 1993. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jumlah terbitan Deppen yang tersimpan dan terkumpul di Pusat Dokumentasi dan Perpustakaan Deppen, dengan tujuan akhirnya untuk menyusun suatu bibliografi terbitan Deppen mencakup periode 1970 - 1991. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan dan pencatatan terhadap kartu-kartu katalog dan 4 (empat) terbitan bibliografi: BNI, Accession List, Acquisition List dan Katalog Perpustakaan KITLV. Hasilnya menunjukkan bahwa 80% publikasi Deppen terkumpul di Pusat Dokumentasi dan Perpustakaan Deppen, 20% publikasi Deppen yang tidak terkumpul di Pusat Dokumentasi dan Perpustakaan Deppen diperoleh dari 4 (empat) terbitan bibliografi tersebut di atas. Bibliografi disusun di bawah tajuk nama unit-unit/bagian dilingkungan Deppen, dengan entri utama berabjad."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1993
S15268
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Vinny Damayanthi
"Penelitian ini berusaha menemukan posisi khalayak ketika memaknai
pelaku pembunuhan dalam film The Act of Killing/Jagal dengan pendekatan
reception analysis Stuart Hall yang memposisikan 3 (tiga) ?posisi hipotesis?
decoder: dominan, negotiated, dan oposisi. Jagal adalah film dokumenter yang
mengisahkan kehidupan sehari-hari mantan pelaku pembunuhan massal
pemberantas anggota Partai Komunis Indonesia pasca peristiwa Gerakan 30
September 1965 (G30S) dengan tokoh sentral Anwar Congo dan Adi.
Sampling penelitian terbatas pada komunitas interpretatif dengan kriteria:
lahir setelah tahun 1980, pernah menonton film Pengkhianatan G30S/PKI dan
Jagal, pernah mengunjungi museum dan monumen bersejarah terkait G30S, dan
memiliki konstruksi tentang PKI sebelum menonton film Jagal. Peneliti
melakukan wawancara mendalam terhadap 6 (enam) informan dengan beragam
latar belakang. Wawancara dilakukan untuk mengetahui pemaknaan komunitas
interpretatif terhadap 8 (delapan) adegan yang dinilai relevan dengan penelitian.
Peneliti juga menghimpun informasi mengenai encoding sutradara.
Dengan reception analysis, peneliti menemukan bahwa keragaman latar belakang dan pengalaman menyebabkan khalayak juga meng-encode teks media
dengan beragam. Posisi khalayak tidak konsisten di satu posisi tertentu pada tiap
adegan. Ada kalanya cenderung berada di posisi dominan pada adegan tertentu
namun cenderung berada di posisi negotiated atau oposisi pada adegan lain.
This research tried to find audiences‟ position when they interpret
murderer showed in The Act of Killing/Jagal film with reception analysis
approach from Stuart Hall which had 3 (three) ?hypothetical position? of decoder:
dominan-hegemonic position, negotiated position, and oppositional position.
Jagal is a documentary film that told us the daily life of a mass murderer who did
massacre of Indonesian Communist Party (PKI) members after September 30th
Movement (G30S) with Anwar Congo and Adi as the central role.
The sampling were limited to interpretive community with general criteria:
were born after 1980, watched Pengkhianatan G30S/PKI and Jagal film, and had
construction about PKI before they watched Jagal. Researcher did depth interview
with 6 (six) informants that came from various backgrounds. The aim of the
interview was to revealed the meaning of the interpretive community towards 8 (eight) scenes that relevant to the research. Researcher also gathered information
about the encoding that the director‟s wanted to present in the film.
With reception analysis, researcher found that diversity of backgrounds
and experiences caused the audiences encoded media texts in various ways.
Audiences‟ positions are not stick to one position for all relevant scenes. There
were times when they are dominant on particular scenes but negotiated or
oppositional on another]"
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
384 JPPKI 7:1 (2016)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Vinny Damayanthi
"Penelitian ini berusaha menemukan posisi khalayak ketika memaknai pelaku pembunuhan dalam film The Act of Killing/Jagal dengan pendekatan reception analysis Stuart Hall yang memposisikan 3 (tiga) “posisi hipotesis” decoder: dominan, negotiated, dan oposisi. Jagal adalah film dokumenter yang mengisahkan kehidupan sehari-hari mantan pelaku pembunuhan massal pemberantas anggota Partai Komunis Indonesia pasca peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S) dengan tokoh sentral Anwar Congo dan Adi. Sampling penelitian terbatas pada komunitas interpretatif dengan kriteria: lahir setelah tahun 1980, pernah menonton film Pengkhianatan G30S/PKI dan Jagal, pernah mengunjungi museum dan monumen bersejarah terkait G30S, dan memiliki konstruksi tentang PKI sebelum menonton film Jagal.
Peneliti melakukan wawancara mendalam terhadap 6 (enam) informan dengan beragam latar belakang. Wawancara dilakukan untuk mengetahui pemaknaan komunitas interpretatif terhadap 8 (delapan) adegan yang dinilai relevan dengan penelitian. Peneliti juga menghimpun informasi mengenai encoding sutradara. Dengan reception analysis, peneliti menemukan bahwa keragaman latar belakang dan pengalaman menyebabkan khalayak juga meng-encode teks media dengan beragam. Posisi khalayak tidak konsisten di satu posisi tertentu pada tiap adegan. Ada kalanya cenderung berada di posisi dominan pada adegan tertentu namun cenderung berada di posisi negotiated atau oposisi pada adegan lain.

This research tried to find audiences‟ position when they interpret murderer showed in The Act of Killing/Jagal film with reception analysis approach from Stuart Hall which had 3 (three) “hypothetical position” of decoder: dominan-hegemonic position, negotiated position, and oppositional position. Jagal is a documentary film that told us the daily life of a mass murderer who did massacre of Indonesian Communist Party (PKI) members after September 30th Movement (G30S) with Anwar Congo and Adi as the central role. The sampling were limited to interpretive community with general criteria: were born after 1980, watched Pengkhianatan G30S/PKI and Jagal film, and had construction about PKI before they watched Jagal.
Researcher did depth interview with 6 (six) informants that came from various backgrounds. The aim of the interview was to revealed the meaning of the interpretive community towards 8 (eight) scenes that relevant to the research. Researcher also gathered information about the encoding that the director‟s wanted to present in the film. With reception analysis, researcher found that diversity of backgrounds and experiences caused the audiences encoded media texts in various ways. Audiences positions are not stick to one position for all relevant scenes. There were times when they are dominant on particular scenes but negotiated or oppositional on another.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2015
T44692
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Vannia Damayanthi
"Menurut World Health Organization (2022), secara global angka kehidupan lansia di dunia akan terus mengalami peningkatan. Indonesia saat ini sedang memasuki fase ageing population, yaitu proporsi penduduk lanjut usia (lansia) semakin meningkat. Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia pada 2023, hampir 12 persen atau sekitar 29 juta penduduk Indonesia masuk kategori lansia. Lansia merupakan tahapan atau fase terakhir dalam siklus hidup manusia. Pada fase ini manusia mengalami banyak penurunan fungsi tubuh, salah satunya ialah menurunnya kekuatan otot pada ekstremitas bawah. Selain itu faktor lain yang dapat muncul ialah adanya penurunan fungsi kognitif. Tujuan: mengetahui efektivitas dari square stepping exercise dalam tingkat kekuatan lower extremity dan tingkat kemampuan kognitif pada lansia. Metode penelitian: pada penelitian menggunakan metode pre-eksperimental pretest-posttest group design. Sampel yang akan digunakan berjumlah 16 lansia berjenis kelamin wanita dengan usia 60-74. Dengan assessment tools berupa modified hanging scale yang digunakan untuk mengetahui kekuatan otot lower extremity yang dilakukan secara pre dan post pemberian intervensi dan penggunaan Mini-Mental State Examination (MMSE) untuk mengetahui fungsi kognitif. Hasil uji Paired Sample T-Test untuk kedua kekuatan otot tungkai p<0.05, sedangkan untuk kemampuan kognitif menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil p 0.01, sehingga kedua aspek tersebut mengalami peningkatan yang signifikan.

According to the World Health Organization (2022), the global elderly population is projected to continue increasing. Indonesia is currently entering the ageing population phase, in which the proportion of elderly individuals is rising. Based on the 2023 Indonesian Population Census, nearly 12 percent, or approximately 29 million people, are categorized as elderly. The elderly stage represents the final phase in the human life cycle, during which individuals experience a decline in various bodily functions, including decreased muscle strength in the lower extremities. Additionally, cognitive function decline is also a common issue in this age group. Objective: To determine the effectiveness of square stepping exercise in improving lower extremity strength and cognitive function in elderly individuals. Research Method: This study used a pre-experimental, pretest-posttest group design. The sample consisted of 16 elderly women aged 60–74 years. Assessment tools included a modified hanging scale to measure lower extremity muscle strength before and after the intervention, and the Mini-Mental State Examination (MMSE) to assess cognitive function. Results: The Paired Sample T-Test for lower extremity strength showed a significant result (p < 0.05), and the Wilcoxon test for cognitive function showed a significant increase (p = 0.01). These results indicate a significant improvement in both aspects after the intervention."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library