"Perkembangan dan pertumbuhan Ekonomi di kawasan Asia Pasifik dan di Indonesia khususnya, cenderung mendorong industri real estate di Indonesia semakin bergairah. Industri real estate sendiri menurut para pelakunya dapat dikelompokkan menjadi kelompok Bisnis Realti dan kelompok Bisnis Properti. Dasar yang digunakan untuk melakukan pengelompokkan adalah cara pengusahaannya yaitu dijual atau dikelola sendiri.
Pengembangan suatu kawasan yang kecil, sedang maupun yang besar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor lokasi kawasan tersebut Faktor konsep pengembangan ternyata mempunyai pengaruh yang dominan, diikuti oleh komposisi produk yang akan dikembangkan serta strategi pengusahaannya.
Pengembangan suatu kawasan dapat díarahkan sebagai bisnis realiti saja, sebagai bisnis properti saja atau merupakan korribinasi bisnis realti dan bisnis properti. Peluang dan trend Industri Real Estate Indonesia memberikan gambaran bahwa pengembangan suatu kawasan dengan konsep yang tepat dan berbeda dengan yang lain dapat memberikan nilai tambah yang tinggi.
Kondisi lingkungan di sekitar kawasan merupakan salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam rencana pengembangan suatu kawasan, disamping aspek-aspek lain seperti : kondisi ekonomi, kebijakan pernerintah, kondisi pasar dan kondisi persaingan.
Agar dapat mengamati dan menganalisa pengembarigan suatu kawasan dengan balk, pemahaman akan para pelaku dalam industri real estate sangat penting sehingga dapat mendukung pemahaman akan alternatif-alternatif strategi yang mungkin ada dan analisa serta pemilihan strategi yang paling baik dan tcpar bagi suatu kawasan. Namun demikian perlu diperhatikan bahwa hal tersebut tidak mungkin dilakukan dalam sekejap atau sekaligus, sehingga dalam industri real estate Strategi Tahapan pengembangan suatu kawasan menjadi salah satu aspek yang penting."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1994