Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Puspita Insan Kamil
"Menurut Pyszczynski, Solomon, dan Greenberg (2003), jika seorang individu diingatkan akan kematiannya, ia akan meneguhkan cara pandang budayanya, salah satunya dengan membeli produk dalam negeri. Namun, dalam kehidupan sehari-hari konsumen memiliki cara pandang budaya ganda, bukan hanya kebangsaan saja. Penelitian dalam skripsi ini mengujikan pengaruh saliansi mortalitas terhadap uang yang bersedia dibayarkan partisipan beragama Islam pada produk Bali (domestik, beragama Hindu) dan produk Arab Saudi (luar negeri, beragama Islam). Skripsi ini memperbaiki beberapa kelemahan prosedur penelitian dari studi sebelumnya yang menemukan tidak ada pengaruh saliansi mortalitas terhadap pemilihan produk dengan cara pandang budaya ganda dari Khairani (2012). Hasilnya, partisipan yang diingatkan akan kematian atau saliansi mortalitas tinggi bersedia membayarkan uang pada produk Bali lebih tinggi dibandingkan partisipan pada kondisi saliansi mortalitas rendah.

Pyszczynski, Solomon, dan Greenberg (2003) argue that when mortality become salient, one will bolster his cultural worldview, such as buying domestic product. In real daily life, not only nationality, consumers also have other cultural worldviews. This thesis is testing the effect of mortality salience on Moslem participants’ willingness to pay of Balinese (domestic, Hindu) and Saudi Arabian (foreign, Islam) product. This thesis is conducted to continue Khairani (2012) that found there is no effect of mortality salience on product choice with some procedural weaknesses. Result of this thesis indicates that participants in high mortality salience condition are willing to pay higher for Balinese product than participants in low mortality salience condition."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2014
S53515
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Puspita Insan Kamil
"Menurut Epley, Waytz, Cacioppo 2007 , manusia memiliki kecenderungan untuk mengatribusikan sifat dan representasi manusia pada seekor binatang. Penelitian antropomorfisme pada binatang sayangnya belum lengkap menjelaskan sifat dan representasi manusia seperti apa yang kemudian memiliki dampak tertentu pada bagaimana manusia memperlakukan binatang. Penelitian dalam tesis ini mengujikan pengaruh jenis binatang dan jenis antropomorfisme ndash; menggunakan arketip innocent dan trouble maker terhadap intensi partisipan untuk memakan, menyarankan eradikasi pemusnahan, dan memelihara binatang. Penelitian ini dilakukan dalam dua studi, studi yang pertama dilakukan pada kelompok petani di Flores, dan kedua pada mahasiswa di Depok. Secara umum, manipulasi jenis binatang tidak mempengaruhi intensi partisipan untuk melakukan hal tertentu pada binatang, namun jenis antropomorfisme yang lebih memiliki peran dalam tiga intensi tersebut.

Epley, Waytz, Cacioppo 2007 argued that humans tend to attribute human's trait or representation to non human animal. However, researches in anthropomorphism have not yet comprehensively explained which traits or representations that lead to specific human behavior towards animal. This research examined the effect of animal and anthropomorphism types ndash using innocent and trouble maker archetypes to participant intention's in eating, suggesting eradication, and pet an animal.Conducted in two separated studies ndash to farmers community in Flores and college students in Depok, the two studies proved that animal types hold no effect on participants intention towards specific animal, and it is anthropomorphic types which has effect on the three intentions.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2018
T50566
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library