Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Ryana Andari
"Berbagai studi terdahulu mengemukakan faktor pembentuk perilaku inovatif pegawai adalah gaya kepemimpinan. Namun, riset yang meneliti pengaruh gaya kepemimimpinan terhadap perilaku inovatif pegawai dalam konteks budaya yang beragam masih jarang ditemui. Berbagai studi mengatakan bahwa Kepemimpinan Paternalistik merupakan gaya kepemimpinan yang paling efektif untuk diterapkan di negara dengan budaya kolektivis seperti Indonesia. Di sisi lain, beberapa studi dari budaya Barat mengkritik bahwa Kepemimpinan Paternalistik merupakan bentuk kediktatoran yang dibalut dengan kebaikan hati dan akan membuat pegawai merasa tertekan. Akan tetapi, berbagai studi dari negara Asia telah membantah hal tersebut dengan mengatakan bahwa kepemimpinan dengan gaya ini justru akan berpengaruh secara positif terhadap kondisi psikologis pegawai dan mendorong pegawai untuk berinovasi.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh Kepemimpinan Paternalistik terhadap Perilaku Inovatif di perusahaan berbasis digital di Indonesia dengan dimediasi oleh Workplace Happiness. Dalam penelitian ini terdapat 332 responden yang bekerja di perusahaan berbasis digital di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS 25 menggunakan regresi linear dan General Linear Model (GLM). Hasil penelitian menunjukan pengaruh positif dari Kepemimpinan Paternalistik terhadap Perilaku Inovatif dengan dimediasi oleh
Workplace Happiness.
Various studies have suggested that the most common factor forming employee innovative behavior is leadership style. However, studies that examine the influence of leadership styles on employee innovative behavior in diverse cultural contexts are still rarely discussed. Various studies suggested that Paternalistic Leadership is the most effective leadership style applied in countries with collectivist culture such as Indonesia. On the other hand, studies from Western culture criticize Paternalistic Leadership as a form of dictatorship wrapped in kindness and is believed to make employees depressed. Nevertheless, various studies from Asian countries have also denied this by suggesting that this kind of leadership will have a positive impact on the employees psychological condition and thus encourage them to innovate. This study aims to examine the influence of Paternalistic Leadership on Innovative Behavior in Indonesia`s digital-based companies, mediated by Workplace Happiness. Research data taken from 332 people who work in digital-based companies in Indonesia. Data analysis was performed using Linear Regression and General Linear Model (GLM). The results of the study indicate that Paternalistic Leadership has a significant impact on Innovative Behavior, mediated by Workplace Happiness."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
T53707
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Ryana Andari
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan karakter Charlie, karakter utama dalam Novel The Perks of Being a Wallflower. Isu utama dalam penelitian ini adalah represi Charlie terhadap ingatan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Aunt Helen yang berujung kepada kelupaan. Hasil proses represi ini kemudian muncul dalam bentuk perilaku yang ditunjukkan oleh Charlie dalam kesehariannya. Transformasi Charlie dari seorang a wallflower menjadi aparticipant terjadi karena adanya konflik-konflik psikodinamik yang terjadi dalam kesehariannya. Oleh karena itu, akan dianalisis juga interaksi Charlie dengan orang-orang di lingkungan barunya, terutama Bill, Patrick dan Sam. Berdasarkan analisis tersebut, sifat Charlie yang tertutup dan lebih sering menyendiri dilihat sebagai pengaruh dari trauma masa kecil yang terepresi. Pada akhirnya, proses kembalinya ingatan Charlie yang disertai dengan proses transformasi Charlie dari a wallflower menjadi a participant terbantu oleh kehadiran Bill, Patrick dan Sam.
The objective of this study is to find the character development of Charlie, the main character in the novel The Perks of Being a Wallflower. The main issue of this study is Charlie’s repression against memories of molestation committed by Aunt Helen that lead to forgetfulness. The result of repression emerged in the form of behavior exhibited by Charlie in daily life. Charlie’s transformation from being a wallflower into a participant happens due to the psychodynamic conflicts that occur in his daily life. Therefore, Charlie’s interaction with people in his new environment, especially Bill, Patrick and Sam will also be analyzed. Based on this analysis, Charlie’s character that tend to be introvert and prefer to be aloof are the results of repressed childhood trauma. Finally, the return of Charlie’s memory is accompanied by his transformation of being a wallflower into a participant that is helped by the presence of Bill, Patrick and Sam."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2013
S53345
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library