Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Zetmi
"Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan periode 2010 - 2014 mengamanatkan Program Kefarmasian dan Alat Kesehatan untuk dapat meningkatkan ketersediaan, pemerataan, dan keterjangkauan obat dan alat kesehatan serta menjamin keamanan atau khasiat, kemanfaatan, dan mutu sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan. Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan memiliki sasaran utama menjamin semua sediaan farmasi, makanan dan perbekalan kesehatan memenuhi syarat serta menjamin ketersediaan obat esensial dan alat kesehatan dasar di setiap daerah.
Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) dilakukan pada 15 Juli - 26 Juli 2013 di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan terutama di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan bertujuan agar calon apoteker memperoleh gambaran tentang peran dan tugas apoteker mengenai pelayanan kefarmasian yang terkait dengan pemerataan, ketersediaan dan keterjangkauan obat dan perbekalan kesehatan.

Health is good health condition, both physically, mentally, spiritually and socially to enable more people to live socially and economically productive. Ministry of Health Strategic Plan 2010 - 2014 period mandated Pharmaceutical and Medical Devices Program to improve the availability, equity and affordability of medicines and medical devices as well as ensure the safety or efficacy, usefulness and quality of pharmaceutical preparations, medical devices and food. The Ministry of Health through the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices has a primary goal of all pharmaceutical preparations guarantees, food and medical supplies qualified and guarantees availability of essential drugs and basic medical equipment in each area.
Pharmacist Internship Program (PKPA) conducted on July 15th to July 26th 2013 in the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, especially in the Directorate of Public Medicine and Health Product aims to prospective pharmacists gain an overview of the role and duties of pharmacists about pharmacy services related to equity, the availability and affordability of medicines and medical supplies.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Zetmi
"Industri Farmasi adalah badan usaha yang memiliki izin dari Menteri Kesehatan untuk melakukan kegiatan pembuatan obat dan bahan obat. Proses pembuatan obat dan/atau bahan obat hanya dapat dilakukan oleh industri farmasi yang telah mendapat izin dari Menteri Kesehatan dan memenuhi persyaratan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Penerapan CPOB dalam industri farmasi bertujuan untuk memastikan mutu obat yang dihasilkan sesuai dengan persyaratan dan tujuan penggunaannya. Apoteker dituntut untuk mempunyai wawasan, pengetahuan yang luas dan pengalaman praktis yang memadai serta kemampuan dalam memimpin agar dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di industri farmasi. Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) dilakukan pada 17 Juni - 12 Juli dan 14 Agustus - 30 Agustus 2013 Di PT. Kalbe Farma, Tbk. Kawasan Industri Delta Silicon JL M.H. Thamrin Blok A3-1, Lippo Cikarang, Bekasi dalam rangka memperoleh pengetahuan dan wawasan mengenai penerapan aspekaspek CPOB di PT. Kalbe Farma, Tbk. serta memahami peran dan tugas apoteker dalam industri farmasi.

Pharmaceutical industry is an entity that has the permission of the Minister of Health to conduct the manufacture of drugs and drug ingredients. The process of manufacture of drugs and/or drug substance can only be done by the pharmaceutical industry who has received permission from the Minister of Health and meets the requirements of Good Manufacturing Practice (GMP). The implementation of GMP in the pharmaceutical industry aimed at ensuring the quality of medicines produced in accordance with the requirements and intended use. Pharmacists are required to have the insight, knowledge and adequate practical experience and ability to lead in order to overcome the existing problems in the pharmaceutical industry. Pharmacist Internship Program (PKPA) conducted on June 17th to July 12th and August 14th to August 30th 2013 in PT. Kalbe Farma Tbk. at Delta Silicon Industrial Park Jl. M.H. Thamrin Blok A3-1, Lippo Cikarang, Bekasi in order to gain knowledge and insight about the implementation aspects of GMP in PT. Kalbe Farma Tbk. and understand the role and duties of the pharmacist in the pharmaceutical industry.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Zetmi
"Apotek merupakan sarana kesehatan yang berperan dalam upaya-upaya kesehatan, terutama untuk penyerahan obat dan perbekalan farmasi beserta informasinya kepada masyarakat. Apotek sebagai sarana yang bergerak di bidang jasa pelayanan harus mampu memberikan pelayanan kefarmasian secara tepat dan bermutu. Pelayanan kefarmasian yang dilakukan dalam apotek telah mengalami pergeseran orientasi dari obat ke pasien yang mengacu kepada Pharmaceutical Care. Sebagai konsekuensinya, apoteker dituntut meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan perilaku agar dapat melaksanakan interaksi langsung baik kepada pasien maupun kepada tenaga kesehatan lain. Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) dilakukan pada 23 September - 1 November 2013 di Apotek Atrika guna memberikan perbekalan bagi para calon apoteker untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama masa kuliah secara praktis dan langsung kepada pasien di apotek. Kegiatan PKPA tersebut memberikan pengetahuan langsung mengenai peran, fungsi dan tanggung jawab apoteker dalam pekerjaan kefarmasian di apotek serta memahami dan melaksanakan kegiatan pelayanan kefarmasian di apotek.

Pharmacy is the health facilities that participate in health efforts, particularly for the delivery of drugs and pharmaceuticals including information to the public. Pharmacies as a means engaged in services must be able to provide appropriate pharmaceutical services and quality. Pharmaceutical services are performed in the pharmacy has shifted the orientation of the drug to patients who refer to Pharmaceutical Care. As a consequence, pharmacists required to increase the knowledge, skills and behaviors in order to carry out a direct interaction both to patients and to other health professionals. Pharmacist Internship Program (PKPA) conducted on September 23rd to November 1st 2013 in the Atrika Pharmacy to provide supplies for prospective pharmacists to apply the knowledge they have learned during the course in a practical and direct to patients in pharmacies. The PKPA activities provide firsthand knowledge about the roles, functions and responsibilities of pharmacists in pharmacy jobs in pharmacy as well as the understanding and implementation of pharmaceutical services at the pharmacy.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library