Ditemukan 243 dokumen yang sesuai dengan query
Rakhmah Audina
"Seiring dengan meningkatnya penetrasi internet, semakin banyak konsumen yang menikmati pembelian secara online. Salah satu dampak dari fenomena ini adalah munculnya pembelian kompulsif secara online. Seperti yang telah disebutkan dalam literatur sebelumnya, pembelian kompulsif secara konvensional maupun online merupakan salah satu aspek negatif dari perilaku konsumen yang perlu diantisipasi. Sehingga perlu diketahui anteseden pada pembelian kompulsif secara online. Adapun anteseden yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggunaan situs jejaring sosial yang berlebihan, kebingungan identitas, materialisme, religiositas Islam, dan selfitis. Kuisioner disebarkan secara online ke wilayah-wilayah di Indonesia dan diperoleh 558 responden. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan perangkat lunak LISREL 8.8. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kebingungan identitas, materialisme, dan selfitis terhadap pembelian kompulsif secara online. Selain itu terdapat peran mediasi serial dari kebingungan identitas dan materialisme antara penggunaan situs jejaring sosial yang berlebihan terhadap pembelian kompulsif secara online. Penelitian ini juga menemukan pengaruh negatif antara materialisme dan religiositas Islam.
As the internet penetration increases, more consumers are enjoying online purchases. One of the effects of this phenomenon is the emergence of online compulsive buying. As mentioned in the previous literature, compulsive buying in conventional as well as online, is one of the negative aspects of consumer behaviour that needs to be anticipated. So the antecedents of online compulsive buying should to be analysed. The antecedents of online compulsive buying that used in this study are excessive use of social networking sites, identity confusion, materialism, Islamic religiosity, and selfitis. Questionnaires were distributed online to regions in Indonesia and obtained 558 respondents. This study uses structural equation modeling methods with LISREL 8.8 software. This study found that there were positive and significant influences between identity confusion, materialism, and selfitis towards online compulsive buying. In addition, there is a serial mediating role of identity confusion and materialism between excessive use of social networking and online compulsive buying. This study also found a negative influence between materialism and Islamic religiosity."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Nuruddin Asyifa
"Penelitian ini ditujukan untuk melihat implikasi pengaruh identitas halal perusahaan, identifikasi pelanggan perusahaan lawson, dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan generasi Z dan milenial muslim di pasar produk ritel khusus corner makanan & minuman. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) PLS menggunakan SmartPLS 4.0 untuk menguji hipotesis-hipotesis yang diajukan. Data primer dikumpulkan melalui survei dengan mengajukan kuesioner kepada 369 responden di wilayah Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HCIS, HCID, dan HCIP mempengaruhi secara signifikan dan positif terhadap kepuasan pelanggan. Namun, HCIS dan HCIP saja yang mempengaruhi signifikan dan positif terhadap CCI, sedangkan HCID tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap CCI. CCI dapat memperkuat secara signifikan pengaruh positif terhadap KK terhadap LK dan CCI juga dapat mempengaruhi secara signifikan secara langsung terhadap LK. Temuan dari penelitian ini dapat digunakan oleh perusahaan beserta manajerial maupun pemangku kepentingan lainnya baik secara etis, sosial, dan manajerial sebagai strategi pemasaran kampanye identitas perusahaan halal ritel.
This research is aimed at looking at the implications of the influence of the company's halal identity, Lawson company customer identification, and customer satisfaction on the loyalty of Generation Z and Muslim millennial customers in the retail product market specifically for food & beverage corners. Data analysis used the PLS Structural Equation Modeling (SEM) method using SmartPLS 4.0 to test the proposed hypotheses. Primary data was collected through a survey by submitting questionnaires to 369 respondents in the Jabodetabek area. The research results show that HCIS, HCID, and HCIP have a significant and positive influence on customer satisfaction. However, only HCIS and HCIP have a significant and positive effect on CCI, while HCID does not have a significant and positive effect on CCI. CCI can significantly strengthen the positive influence of KK on LK and CCI can also significantly influence directly on LK. The findings from this research can be used by companies and their managers and other stakeholders both ethically, socially and managerially as a marketing strategy for halal retail corporate identity campaigns."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
B. Puspita Ningsih
"
ABSTRAKIndonesia adalah salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Hal itu membuat industri pakaian muslim di Indonesia terus berkembang. Hal ini tidak terlepas dari kesadaran masyarakat tentang busana muslim yang sesuai dengan agama Islam. Pertumbuhan produsen pakaian muslim dapat meningkatkan persaingan, sehingga produsen perlu mempertimbangkan faktor-faktor apa yang mempengaruhi intensi pembelian busana muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat pembelian terhadap merek toko di industri ritel busana muslim di Indonesia, terutama mereka yang menerapkan strategi fast fashion. Strategi Fast fashion adalah strategi yang memungkinkan konsumen untuk memperoleh gaya terbaru dari produk fashion pada harga yang murah. Selain itu, penelitian ini juga ingin melihat apakah ada peran religiositas dalam mempengaruhi intensi pembelian. Data dalam penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada konsumen RABBANI, ZOYA, dan ELZATTA dalam rentang waktu 6 (enam) bulan terakhir. Data ini diproses menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekuitas merek toko secara langsung mempengaruhi niat beli, sementara itu religiusitas secara langsung tidak mempengaruhi intensi pembelian busana muslim.
ABSTRACTIndonesia is one of the countries with the largest Muslim population in the world. This is the factor that made muslim clothing industry develop continuously. This is can not be separated from the religion awareness that regulate about Muslim fashion which appropriate in Islam. The growth number of Muslim fashion manufacturers increases the competition, so producers are needed to consider whatfactors that influence the purchase intention of Muslim fashion. This study aims to analyzed the factors that influence the purchase intention towards the store brands of Muslim fashion retail industry in Indonesia, especially to those who implement fast fashion strategy. Fast fashion strategy is a strategy that allows consumers to obtain the latest styles of fashion products at low prices. In addition, this study wanted to seeis there any role for religiosity in influencing purchase intentions. The data in this study were obtained from questionnaire distribution to RABBANI, ZOYA, and ELZATTA consumers within this last 6 (six) months. These data is processed by using the Structural Equation Modeling (SEM) method. The results of this study indicated that store brand equity directly influencesthe purchase intentions. Menwhilethe religiosity does not directly affect the purchase intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Tandya Vera Devi
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Amelia Dhiena Berliani
"
ABSTRAKPenelitian ini menguji pengaruh dari tata kelola terhadap tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah dengan objek penelitian di 24 negara-negara anggota OKI selama periode 2011-2018 dengan menggunakan enam indikator tata kelola dari World Governance Index dan dua indikator makroekonomi berupa pertumbuhan PDB riil dan tingkat pengangguran. Kemudian, penelitian ini menguji pengaruh dari tingkat kepercayaan pada pemerintah terhadap aliran masuk FDI ke suatu negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi Fixed Effect dan Random Effect untuk data panel. Dalam penelitian ini, indikator tata kelola Political Stability and Absence of Violence/Terrorism dan Control of Corruption terbukti mempengaruhi secara positif tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Selain itu, indikator tata kelola Voice and Accountability dan tingkat pengangguran juga terbukti mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah secara negatif. Temuan penelitian selanjutnya membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat pada pemerintah mempengaruhi secara positif aliran masuk FDI ke suatu negara. Terakhir, untuk membandingkan pengaruh dari indikator tata kelola dan indikator makroekonomi, penelitian ini menggunakan koefisien beta atau Standardized Coefficients Regression dan menemukan bahwa pengaruh dari kondisi ekonomi makro suatu negara relatif sedikit lebih besar dibandingkan dengan aspek tata kelola dalam menentukan tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah.
ABSTRACTThis study examines the effect of governance on the level of public trust in the government in 24 OIC member countries during the 2011-2018 period. This study uses six governance indicators from the World Governance Index and two macroeconomic indicators namely real GDP growth and the unemployment rate to determine the potential influence of a country's economic conditions in determining the level of public trust in the government. Then, this study also examines the effect of the level of trust in the government on FDI inflows to a country. The method used in this research is Fixed Effect and Random Effect Regression for panel data. This study found that two governance indicators aspects, Political Stability and Absence of Violence/Terrorism and Control of Corruption, proved to positively influence the level of public trust in the government. Moreover, this study found that Voice and Accountability indicator and the unemployment rate negatively affect the level of public trust in government. Subsequently, this studies prove that public trust in government positively influences FDI inflows into a country. Lastly, to compare the effects of governance and macroeconomic indicators, this study uses beta coefficients or Standardized Coefficients Regression and found that the influence of macroeconomic conditions is slightly greater than governance aspects in determining the level of public trust in government."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Nenden Irna Nursyahbani
"
ABSTRAKKegiatan pemalsuan kerap membuat kerugian bagi produsen produk orisinal dan memiliki dampak ekonomi yang cukup besar. Kegiatan pemalsuan sendiri tidak dapat dipisahkan dari sisi konsumen. Meski adanya berbagai upaya yang dilakukan baik dari pemerintah dan adanya ajaran agama Islam yang melarang melakukan jual beli secara curang, namun jual beli produk tiruan tetap terus berjalan. Fenomena konsumsi produk tiruan di Indonesia menarik untuk dipelajari karena populasi masyarakat Indonesia mayoritas beragama Islam. Penelitian ini menganalisis faktor faktor yang memengaruhi intensi pembelian kembali produk tas dan sepatu tiruan khusus untuk konsumen Muslim. Kerangka konseptual dalam penelitian ini merumuskan bahwa faktor pengaruh sosial (social influence factors), faktor kepribadian (personality factors), dan aspek etika (ethical aspects) akan mampu untuk memengaruhi sikap terhadap produk tiruan (attitude toward counterfeit products) yang pada akhirnya akan memengaruhi intensi pembelian barang tiruan kembali (repurchase intention toward counterfeit products). Penelitian ini menggunakan 286 sampel yang diperoleh melalui survei dengan self administered questionnaires secara daring. Adapun jenis sampel yang dipilih adalah WNI yang berdomisili di Indonesia, beragama Islam, dan pernah memiliki pengalaman membeli produk tiruan. Penelitian dilakukan dengan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan piranti SmartPLS 3.0. Penelitian ini juga melakukan modifikasi pada model penelitian dengan membuat hierarchical component models. Attitude toward counterfeit products ditemukan memengaruhi repurchase intention toward counterfeit products secara positif dan signifikan. Faktor pengaruh sosial, faktor kepribadian, dan aspek etika dan masing-masing dimensinya juga ditemukan secara signifikan memengaruhi attitude toward counterfeit products.
ABSTRACTCounterfeiting has caused a great loss for the original manufacturer and also has a major negative impact on the economy. Counterfeiting activities cannot be separated from its demand side. Even though there are many efforts from the government and Islamic religious teaching that prohibit fraudulent transactions, yet buying and selling counterfeit products in Indonesia still continue. Counterfeit products consumption in Indonesia is an interesting phenomenon to explore because the majority of the population is Muslim. This study analyzes factors that influence Muslim consumers repurchase intention toward counterfeit bags and shoe products in Indonesia. The conceptual framework of this study suggests that social influence factors, personality factors, and ethical aspects will affect attitude toward counterfeit products that will eventually affect repurchase intention toward counterfeit products. This study used 286 samples that have been collected through surveys with self administered questionnaires which were distributed using an online method. The sample that this study used is Indonesian citizen who lives in Indonesia, is a Muslim, and have an experience of buying counterfeit products. Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 3.0 was used to analyze the data collected. This study modified the research model and created a new hierarchical component model. Attitude toward counterfeit products was found to have a significant positive influence on repurchase intention toward counterfeit products. Social influence factors, personality factors, and ethical aspects as well as each of the dimensions were also found to have a significant relationship with attitude toward counterfeit products."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Dwiky Adisakti
"
Skripsi ini berjudul “Analisis Pengaruh Geopolitical Oil Price Index, Global Gold Price, dan Variabel Makroekonomi Global Terhadap Pasar Saham Syariah dan Konvensional di Indonesia Dengan Metode QARDL” bertujuan untuk memahami bagaimana kondisi global geopolitik dan ekonomi yang mempengaruhi pasar saham syariah dan konvensional di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian adalah indeks saham syariah dan non-syariah (konvensional) pada periode 2011-2020. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Quantile Autoregressive Distributive Lag-Error Correction Model (QARDL-ECM). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat signifikansi antara geopolitical oil price risk, global Gold Price, global interest rate, dan global exchange rate dengan pasar saham syariah dan konvensional pada kondisi pasar yang berbeda dalam jangka panjang dan jangka pendek.
The thesis titled "Analysis the Impact of the Geopolitical Oil Price Index, Global Gold Price, and Global Macroeconomic Variables on the Sharia and Conventional stock Markets in Indonesia Using the QARDL Method" seeks to investigate the influence of global geopolitical and economic factors on Indonesia's sharia and conventional stock markets. This study adopts a quantitative approach with a descriptive design, utilizing the sharia and non-sharia (conventional) stock indices for the period 2011-2020 as the research sample. The research employs the Quantile Autoregressive Distributive Lag-Error Correction Model (QARDL-ECM) methodology. The findings indicate significant relationships between geopolitical oil price risk, global Gold Price, global interest rate, and global exchange rate with sharia and conventional stock markets under diverse market conditions in both short and long terms.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Cherin Vadila Yuniartha
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah religiusitas, need for uniqueness, self-concept, brand image, word of mouth dan perceived quality merupakan faktor-faktor yang secara signifikan dan positif memengaruhi clothing interest terhadap pakaian muslimah syari, pengaruh dan arah hubungan dari clothing interest terhadap purchase intention pada pakaian muslimah syari, dan menentukan efek moderating dari price consciousness terhadap hubungan antara clothing interest dengan purchase intention terhadap pakaian muslimah syari. Data diperoleh dari kuesioner daring yang terdiri dari 324 responden wanita beragama Islam yang merupakan WNI berusia 17 tahun keatas. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS 22 dalam uji validitas dan reliabilitas data, dan LISREL 8.5.1 dalam analisis model pengukuran dan model struktural.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan perceived quality memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap clothing interest pakaian muslimah syari, self-concept dan brand image berpengaruh negatif dan signifikan terhadap clothing interest pakaian muslimah syari, clothing interest berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention pakaian muslimah syari, dan price consciousness memiliki efek moderating yang positif dan signifikan terhadap dari clothing interest terhadap purchase intention pakaian muslimah syari.
The purpose of this study is to determine whether religiosity, need for uniqueness, self-concept, brand image, word of mouth and perceived quality are determinants of clothing interest towards sharia moslema clothing positively and significantly. Therefore, this study will examine whether clothing interest has a positive and significant impact towards purchase intention of sharia moslema clothing, and whether price consciousness has a significant and positive moderating effect between clothing interest and purchase intention of sharia moslema clothing. Data obtained using online questionnaire with total data of 324 respondents which are Islamic women who are residents of Indonesia aged at least 17 years old. Data analysis is conducted using SPSS 22 for data analysis and LISREL 8.5.1 for measurement and structural model analysis. The results indicate that religiosity and perceived quality have a positive and significant impact towards clothing interest of sharia moslema clothing, self-concept and brand image have a negative and significant impact towards clothing interest of sharia moslema clothing and clothing interest has a positive and significant impact towards purchase intention of sharia moslema clothing. Finally, price consciousness has a positive and significant moderating effect between clothing interest and purchase intention of sharia moslema clothing."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Dimas Adi Nugroho
"
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor determinan (driver) dari consumer-based halal brand equity yang diartikan sebagai preferensi terhadap salah satu merek dibanding dengan merek lain yang sejenis hanya dikarenakan atribut halal yang ditawarkan oleh sebuah merek. Penelitian ini menggunakan aspek religiusitas sebagai faktor kunci dalam menentukan faktor determinan dari consumer based halal brand equity, yang pada penelitian ini ditentukan oleh keterlibatan masa lalu mereka terhadap konsumsi halal serta keinginan konsumen dalam mencari manfaat spiritual dengan mengonsumsi produk produk bermerek halal. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modelling dimana pengambilan data menggunakan teknik single cross-sectional melalui bantuan kuesioner dengan sampel konsumen muslim di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas (khususnya religiusitas intrinsik) adalah faktor kunci dalam menentukan perilaku konsumsi halal konsumen (consumer halal choice behavior) dan manfaat spiritual (self expressive religious benefit) yang merupakan pendorong ekuitas merek halal berbasis konsumen (consumer based halal brand equity). Studi ini menemukan consumer based halal brand equity lebih dipengaruhi oleh perilaku konsumsi halal konsumen (consumer halal choice behavior) daripada manfaat spiritual yang diperoleh dari mengonsumsi produk bermerek halal (self-expressive religious benefit). Studi ini juga menemukan bahwa logo halal sebagai variabel moderasi dapat memberikan kepercayaan tambahan atau bahkan menciptakan keraguan dalam konsumsi halal konsumen. Temuan ini penting bagi perusahaan multinasional yang beroperasi di negara dengan mayoritas populasi Muslim untuk menyediakan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen Muslim yang dipengaruhi oleh aspek religiusitas.
ABSTRACTThis study aims to examine the drivers of halal consumer-based halal brand equity which are interpreted as preferences for one brand compared to other similar brands only due to the halal attributes offered by a brand. This study uses aspects of religiosity as a key factor in determining the drivers of consumer-based halal brand equity, which in this study are determined by their past involvement in halal consumption and the desire of consumers to seek spiritual benefits by consuming halal-branded products. Furthermore, this study also uses halal logo as a moderating variable. This study uses the Structural Equation Modeling method. The samples are gathered by using single cross-sectional technique through online questionnaire with samples are muslim consumers in Indonesia. The results of this study indicate that religiosity (specifically intrinsic religiosity) is a key factor in determining consumer halal choice behavior and self-expressive religious benefit which are the driver of consumer based halal brand equity. This study found that consumer based halal brand equity largely depends on consumer halal choice behavior (their past involvement in halal consumption) rather than self expressive religious benefit (seeking for spiritual benefit). This study also found that halal logo as moderating can give additional confidence or even create doubt in consumers halal consumption. These findings are important for multinational companies which operating in a country with a majority of the Muslim population to provide products that meet the needs of Muslim consumers that can be influenced by aspects of religiosity."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Isyraq Azhar
"Kemajuan teknologi finansial menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan keuangan syariah. Teknologi finansial mengembangkan sebuah konsep, peer-to-peer lending, yang membuka akses pada layanan keuangan tanpa intermediasi perbankan tradisional. Namun, data menunjukkan bahwa pangsa pasar peer-to-peer lending syariah masih sangat kecil dibanding industri peer-to-peer lending secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan usaha lebih jauh untuk meningkatkan pangsa pasar peer-to-peer lending syariah. Penelitian ini mencoba untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi intensi perilaku pengguna (pemberi pendanaan/funder) untuk menggunakan peer-to-peer lending syariah dengan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2). Menggunakan metode judgment sampling, 157 pengguna peer-to-peer lending syariah sebagai responden. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square – Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat SmartPLS 3.0 untuk menguji model yang diusulkan. Hasil menunjukkan bahwa performance expectancy, price value, dan habit memiliki pengaruh secara positif terhadap intensi perilaku untuk menggunakan peer-to-peer lending syariah, dimana performance expectancy memberi pengaruh paling besar
Financial technology advances become one of factors that encourages the growth of Islamic finance. Financial technology developed a concept, peer-to-peer lending, that enables access to funding without the role of financial institutions such as banks. However, data shows that market share of Islamic peer-to-peer lending is still very small compared to the peer-to-peer lending industry as a whole. Therefore, further efforts are needed to increase the market share of Islamic peer-to-peer lending. This study attempts to understand factors influencing behavioral intention of users (as a funders) to use Islamic peer-to-peer lending with the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2) approach. Using the judgment sampling method, 157 Islamic peer-to-peer lending users were collected as respondents. This research was conducted using the Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method and use SmartPLS 3.0 software to test the proposed model. The results show that performance expectancy, price value, and habit have a positive influence on behavioral intention to use Islamic peer-to-peer lending, where performance expectancy has the biggest influence."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisinis Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library