Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 607 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Anggita Panji Nayantaka
"Penulisan ini membahas perilaku konsumtif warga kota Moskow pascakrisis finansial tahun 1998. Tujuan penulisan ini adalah mengetahui dan memahami perilaku konsumtif warga kota Moskow dan faktor apa saja yang membuat mereka berperilaku konsumtif. Setelah melakukan analisis penulisan faktor-faktor penyebab utama terjadinya perilaku konsumtif warga kota Moskow adalah kestabilan ekonomi yang menyebabkan turunnya harga konsumen dan juga naiknya rata-rata gaji warga Moskow. Selain itu juga ditemukan faktor-faktor lain yang menyebabkan perilaku konsumtif tersebut.

This theses analyzes the consumptive behavior of Muscovites post financial crisis in 1998. The aim of this theses is to know and understand the consumptive behavior Muscovites in Moscow and causes which encouraged them consumptive. After being analyzed, the main cause which encouraged them to be consumptive was economical stability. The economical stability caused the decreasing consumer price and the raising salary average. Besides, in this theses also found other causes which encouraged the consumptive behavior."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S14773
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ignatius Erik Sapta Yanuar
"Skripsi ini membahas mengenai peranan Mongol terhadap runtuhnya kekuasaan Rus' Kiev pada tahun 1237-1240. Masalah yang dibahas dalam penulisan skripsi ini adalah seberapa besar peranan Mongol dalam keruntuhan kepangeranan Rus' Kiev. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk meneliti peranan Mongol terhadap runtuhnya kekuasaan Rus' Kiev. Berdasarkan penelitian dalam skripsi ini penulis menyimpulkan peranan bangsa Mongol kecil dalam keruntuhan kepangeranan Rus' Kiev.

This final assignment was about the Role of Mongol in fall of Kievan Rus power in 1237-1240. The problem of this final assignment was how many role of Mongol in the fallen of Kievan Rus princedom at 1237-1240. The purpose of this final assignment was about to research the role of Mongol in the fallen of Kievan Rus power at 1237-1240. The result of this research is The Mongol had little role in the fallen of Kievan Rus princedom at 1237-1240."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S14920
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Donny Hermaswangi
"Gerakan etnonasionalisme Chechnya merupakan kajian tentang upaya-upaya yang dilakukan oleh kelompok etnis Chechnya dalam menuntut kedaulatan dan kemerdekaan wilayahnya dari bagian Republik Federasi Rusia. Upaya-upaya yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari resistensi yang berumur ratusan tahun lamanya dan buntut dari ketidakpuasan atas kebijakan Rusia terhadap etnis mereka. Nasionalisme menurut Ernest Gellner pada dasarnya merupakan doktrin politik yang menuntut pertautan (kongruensi) antara unit sosial (bangsa dan unit politik (negara). Nasionalisme muncul dengan cara yang berbeda-beda di setiap masyarakat tergantung pada nilai-nilai budaya setempat. Nasionalisme Rusia dalam setiap periode sejarahnya selalu tampil dalam bentuk nasionalisme pemerintahan (official nationalism). Hal ini terkait dengan upaya pemerintah Rusia untuk memposisikan bangsa Rusia di tengah-tengah alur evolusi sejarah dunia yang lebih banyak didominasi oleh bangsa-bangsa Eropa. Setiap upaya ini selalu menandakan corak pragmatis. Etnonasionalisme menurut Peter M. Leslie adalah kebudayaan, dalam hal ini meliputi pencapaian artistik, alat dan gaya pernyataan diri, dan seluruh sistem nilai sosial-agama yang mendefinisikan sebuah komunitas-menjadi kontribusi pada sebuah masyarakat yang berbeda, hidup berdampingan dengan yang lainnya dalam batas-batas suatu negara. Dapat dikatakan bahwa etnonasionalisme merupakan bentuk solidaritas atau rasa komunitas yang berdasarkan etnisitas merujuk pada perasaan subyektif yang memisahkan satu kelompok tertentu dengan kelompok lain dalam sebuah komunitas. Gerakan etnonasionalisme yang muncul di Chechnya pada di masa akhir Uni Soviet berdiri bukanlah hasil dari glasnost dan perestroika, seperti layaknya yang terjadi di negara-negara bagian Uni Soviet pada pertengahan tahun 1980-an, melainkan hasil resistensi ratusan tahun melawan imperialisme Rusia. Sementara itu jika dilihat dari sejarahnya, terorisme merupakan sebuah gerakan politik karena pengakusisian serta penggunaan kekuatan yang bertujuan agar seseorang menyetujui apa yang diminta oleh para pembuat teror (teroris). Terosrisme mengembangkan lingkungan yang diselimuti perasaan takut dan intimidasi melalui sebuah serangan teroris, yang bertujuan untuk menciptakan atau mengambil-alih kekuasaan. Ciri khas dari para pembuat teror ini adalah mereka selalu membenarkan apa yang mereka lakukan dengan mengatakan bahwa mereka merasa terbuang atau frustasi karena suatu hal, seperti keinginan mereka ditolak oleh rezim yang berkuasa. Dalam pergerakan etnonasionalisme di Chechnya, agama juga memiliki peran yang besar pula sehingga tercipta suatu masyarakat yang kuat dalam satu kesatuan dua unsur tersebut. Perubahan arah pergerakan terjadi sebagai akibat yang ditimbulkan oleh sikap ekspansionis dan represif orang-orang Rusia sejak lama. Perubahan arah pergerakan tersebut rupanya menjadi sasaran empuk pemerintahan Rusia era Vladimir Putin yang cenderung pragmatis, terlebih karena dukungan bangsa-bangsa Barat pasca serangan 11 September 2001. Etnonasionalisme dan teroris menjadi ciri pergerakan mencapai kemerdekaan di Chechnya pada abad ke-21 ini. Upaya mempertahankan kedaulatan Rusia sebagai sebuah bangsa lebih sering menempuh cara-cara yang tidak demokratis. Hal ini menjadi ciri khas bangsa Rusia dalam menjaga eksistensinya. Kajiam ini mencoba untuk menganalisa kebijakan Putin terhadap reaksi yang ditimbulkan oleh dua unsure yang dihadapinya di Chechnya dalam menjaga stabilitas wilayahnya serta upaya menghindari menjadi Yugoslavia kedua. Singkatnya kebjakan yang telah dilakukan Putin tehadap Chechnya selama 5 tahun memerintah Rusia terbukti berhasil karena dua tahun belakangan ini Rusia tidak lagi menghadapi ancaman dari selatan tersebut."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2008
S14893
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Erawati Santoso
"Paroxod/ Kapal Janda Karya I. Grekova Melalui Perspektif Feminis. Вдовий Пароход/ Vdovij Paroxod/ Kapal Janda adalah sebuah novel karya I. Grekova. Novel ini diteliti dengan menggunakan teori kritik sastra feminis dan sosiologi sastra serta metode penelitian deskriptis-analitis. Melalui penelitian tersebut penulis memaparkan citra perempuan janda yang mempunyai peran ganda sebagai single mother dan motherhood."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S14915
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yudi Alamin
"Di dalam khazanah kesusastraan dunia, terutama di Rusia Anton Pavlovich Chekhov dikenal sebagai cerpenis, namun demikian ia lebih dikenal sebagai seorang dramaturg di luar negeri Chekhov telah memberikan warna tersendiri bagi kepengarangan kesusastraan Rusia 19. Kebun Ceri adalah sebuah drama komedi yang merupakan karya terakhir yang pernah ditulis Chekhov; menggambarkan sebuah situasi di mana sedang terjadi suatu perubahan dalam kehidupan sosial yang menyiratkan suatu kebangkitan dari sebuah cita-cita yang telah runtuh.
Skripsi ini bertujuan menganalisis komedi ini melalui unsur tokoh dan penokohan, yang sekaligus menggambarkan sejauh manakah unsur-unsur yang tersirat tentang kondisi sosial yang bersangkutan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ia adalah deskripsi dan analisis. Chekhov secara halus menggambarkan runtunan masalah dari suatu kondisi sosial pada masa berakhirnya zaman semi feodal tuan tanah pemilik perkebunan di Rusia. Adapun karya ini merupakan tonggak batas waktu di mana peralihan sedang terjadi. Chekhov menggambarkan tentang kehidupan yang penuh harapan dan mengucapkan selamat tinggal pada masa yang baru."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1990
S15050
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Alfiyan
"Salah satu ciri khas dari karya-karya sastra yang dihasilkan oleh Gogol adalah adanya keterkaitan antara karakter tokoh dan nama yang disandangnya. Demikian halnya dengan tokoh Podkoljosin dalam drama Zhenitba. Meletakan analisis pada sisi kepribadian sang tokoh utama dalam drama tersebut diharapkan gagasan dan ide yang hendak disampaikan oleh pengarang dapat lebih dipahami. Sedangkan untuk dapat memberikan pemahaman dan kerangka ilmiah dari uraian penjelasan mengenai sisi psikologis tokoh yang dianalisis, dipergunakan teori perkembangan individu menurut Erk H. Erikson. Dalam diri tokoh utama drama Zhenit'ba, yakni Podkoljosin, kecenderungan kepribadiannya dalam menghadapi dan memasuki gerbang perkawinan terungkap lewat beberapa sikap dan perilakunya. Kecenderungan utama yang tampak adalah kecemasan dan kegelisahan. Manifestasi dari kegelisahan dan kecemasan tersebut mengambil bentuk dalam sikapnya yang menarik diri dari lingkungannya, membiarkan dirinya menjadi tidak produktif, sikap dan pandangannya yang berpusat pada dirinya sendiri dan rasa cinta diri yang berlebihan. Seperti anti dalam nama yang disandangnya Podkoljosin mewakili setiap individu yang tengah dilanda krisis dalam perjalanan kehidupan dan perkembangan kepribadiannya. Pod yang berarti di bawah menandakan suatu titik tertentu pada sebuah koleso yang berarti roda. Dengan demikian lingkar pada roda merupakan sebuah lingkaran kehidupan dan titik di bawah lingkar roda tersebut berarti sebuah tahap yang tengah dilalui oleh seorang individu dalam menjalani kehidupannya. Lewat namanya inilah, Podkoljosin menunjukan dirinya berada pada suatu titik perhentian dalam perjalanan dan perkembangan kepribadiannya."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1994
S14828
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fahmi Rizal Almassawa
"Pembahasan tentang tokoh dan penokohan dalam novel Attse i jetie 'Antara Ayah Dan Anak'. Tujuannya untuk mengungkapkan aspek-aspek nihilisme yang terdapat di dalamnya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis, yang didasarkan pada studi kepustakaan. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan intrinsik, yaitu usaha melakukan pembahasan dengan menganalisis apa yang tertulis saja.
Dari analisis yang dilakukan dapat disimpulkan novel ini sarat dengan aspek-aspek nihilisme yang berlandaskan pada eksistensialisme. Sehingga pengertian nihilisme yang terungkap tidak lagi mengarah kepada bentuk ideologi politik, tetapi dalam arti pencarian makna kehidupan. Aspek-aspek nihilisme tersebut ternyata lebih banyak terungkap dalam lakuan dan penokohan tokoh utamanya. Selain itu terungkap pula gagasan pengarangnya tentang humanisme dan aristokrasi."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1990
S14883
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Reno Risanti Amalia
"Analisis terhadap tiga cerita karya Nikolaj Vasil'evid Gogol' ini ditakukan untuk menemukan keberadaan grotes pada ketiga karya dan peranannya dalam mengkritik kehidupan masyarakat Rusia pada masa itu. Konsep yang digunakan dalam analisis ini meliputi konsep-konsep grates yang kemudian disimpulkan menjadi susunan unsur-unsur yang menjadi ciri khas grotes. Secara singkat grotes dapat dijelaskan sebagai suatu gaya yang digunakan dalam komedi atau satir untuk menunjukkan kontradiksi dan ketidaktetapan dalam hidup.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analitis yakni menggabungkan konsep penjabaran dan penganalisisan. Sedangkan metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan intrinsik, yang menggunakan tokoh. Penokohan untuk menelaah karya berhubungan dengan goates dari segi struktural serta pendekatan ekstrinsik yang rnenghubungkan keberadaan grotes dengan kritik terhadap masyarakat Rusia.
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa Nikola Vasil'evid Gogol' menggunakan grotes sebagai penguat satir yang diberikan untuk mengkritik perilaku negatif masyarakat Rusia pada saat itu, yang salah satunya tampak dalam kerumitan birokrasi"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2005
S15073
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anggiaini
"Abad kesembilan belas merupakan jaman keemasan bagi kesusasteraan Rusia. Pada masa itu lahirlah pengarang_-pengarang Rusia yang besar, seperti Zhukovski, Deshawin, Gogol, dan A. S. Pushkin. Ciptaan mereka telah tersebar di seluruh dunia dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Perkembangan kesusasteraan Rusia tak lepas dari masuknya pengaruh luar sebagai akibat sistim terbuka pada masa pemerintahan Peter yang Agung, pada sekitar abad ketujuh belas. Kesusasteraan Rusia berkembang pesat, terutama pada seperempat pertama abad kesembilan belas. Sistim terbuka bagi kesusasteraan Rusia yang sudah dirintis oleh Peter yang Agung menjadi matang dan mempunyai ciri-ciri khas, yang didominasi oleh faktor-faktor kehidupan Rusia. Alexander Sergevich Pushkin dilahirkan ketika rakyat Rusia, terutama rakyat petani, mengalami penindasan dan penderitaan oleh bangsanya sendiri, yaknl golongan bangsawan tuan tanah"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1982
S14774
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dwi Arimbawa
"ABSTRAK
Dalam kesusastraan Rusia, Anton Pavlovich Chekhov dikenal sebagai pengarang cerita pendek. Namun Vishnyovy Sad, salah satu dari empat karya dramanya, merupakan karya terakhir Chekhov, dibuat tahun 1903, yang oleh pengamat sastra, karya tersebut banyak memberikan gambaran sosial pada masa itu, dimana Rusia dalam kondisi peralihan dari sistim perekonomian feodal menuju sistim perekonomian kapital, mengakibatkan terjadinya pergeseran dalam tatanan masyarakat.
Penulisan ini mencoba membahas Vishnyovy Sad melalui telaah terhadap terra dan latar, ,serta mengaitkannya dengan kondisi sosial pada masa itu. Oleh sebab itu, untuk memahami kondisi sosial tersebut, sangat diperlukan pengetahuan terhadap sejarah Rusia.
Periode sejarah yang digunakan, yang tentunya berkaitan dengan cerita yang digambarkan dalam Vishnyovy Sad, adalah masa pemerintahan Tsar Alexander II dan Tsar Alexander III.

"
1995
S14921
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>