Ditemukan 17 dokumen yang sesuai dengan query
Dinda Aisha
"
ABSTRAKBatavia memiliki peranan penting sebagai pusat pengawasan perdagangan di Nusantara pada masa VOC Pada masa Hindia Belanda pembangunan gedung gedung kantor dan fasilitas umum dilakukan cepat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan industri Peranan para arsitek dalam membangun gedung gedung di Batavia sangatlah besar Salah satunya adalah Frans Johan Lauren Ghijsels Gedung kantor John Peet co dan Maintz co adalah dua bangunan yang dibangun oleh Ghisels Kedua bangunan tersebut memiliki fungsi sebagai kantor dan terletak bersebelahan yaitu di jalan Kali Besar Barat Jakarta Kedua bangunan tersebut bergaya Art Deco Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik kedua bangunan serta persamaan ciri khas di kedua bangunan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif Berdasarkan penelitian ditemukan karakteristik dari massa dan kolom bangunan atap ventilasi jendela dan pintu serta ornamen yang terdapat pada gedung kantor tersebut.
ABSTRACTBatavia had an important role as a trading control center in Archipelago during VOC era During Dutch East Indies era offices and public facilities was built rapidly in order to meet economical and industrial requirements Architects Frans Johan Lauren Ghisels among others had an important role in constructing Batavia rsquo s buildings Ghisels was the architect behind John Peet co and martz co office building Both building was built next to each other in West Kali Besar Jakarta Both of these buildings consist of Art Deco architecture This research is conducted to observe the architectural characteristics of both John Peet co and Maintz co buildings and compare the similarities between the two buildings Research method that was used to analyze the founding in this research is descriptive qualitative The result shows that there are certain characteristics in the mass and columns roof ventilation windows doors and ornaments of the building."
2015
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Ratna Sari Pratiwi
"Seni, sebagai bagian dari budaya manusia sejak awal keberadaanya di muka bumi, senantiasa mengalami perubahan. Perubahan tersebul pada akhimya merangsang perkembangan arsitektur sebagai bidang yang melekat erat dengan seni. Art Deco sebagai bagian dari seni dekoratif dan desain telah mengalami perkembangan di berbagai bidang. Namun yang paling terlihat adalah perkcmbangan pada bidang arsitektur.
Corak desain Art Deco yang semula lahir dan tumbuh di Eropa akibat pengaruh dari berbagai aliran yang sedang berkembang pada saat awal abad ke-20 mulai berkembang jauh dari ncgeri asalnya. Hal ini membawa perubahan yang cukup signifikan pada ciri dan karakteristik awal dari desain Art Deco. Pengaruh budaya, sejarah, lokasi serta iklim telah menimbulkan ciri dekoratif baru yang berbeda dari asalnya.
Art Deco Tropis merupakan bagian gaya dari Art Deco yang merupakan perwujudan corak dekoratif yang berkembang di negara beriklim tropis. Corak desain yang djhasilkannya membuka wawasan kita akan pemaharnan Art Deco dalam hal pengadaptasian bangunan terhadap iklim tropis."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
S48334
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
M. Ade Nugraha
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
S47920
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Dinda Aisha
"
ABSTRAKBatavia memiliki peranan penting sebagai pusat pengawasan perdagangan di Nusantara pada masa VOC. Pada masa Hindia-Belanda pembangunan gedung-gedung kantor dan fasilitas umum dilakukan cepat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan industri. Peranan para arsitek dalam membangun gedung-gedung di Batavia sangatlah besar. Salah satunya adalah Frans Johan Lauren Ghijsels. Gedung kantor John Peet & co. dan Maintz & co adalah dua bangunan yang dibangun oleh Ghisels. Kedua bangunan tersebut memiliki fungsi sebagai kantor dan terletak bersebelahan yaitu di jalan Kali Besar Barat, Jakarta. Kedua bangunan tersebut bergaya Art Deco.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik kedua bangunan serta persamaan ciri khas di kedua bangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.
Berdasarkan penelitian ditemukan karakteristik dari massa dan kolom bangunan, atap, ventilasi, jendela dan pintu serta ornamen yang terdapat pada gedung kantor tersebu
ABSTRACTBatavia had an important role as a trading control center in Archipelago during VOC era. During Dutch East Indies era, offices and public facilities was built rapidly, in order to meet economical and industrial requirements. Architects, Frans Johan Lauren Ghisels among others, had an important role in constructing Batavia?s buildings. Ghisels was the architect behind John Peet & co and martz &co office building. Both building was built next to each other in West Kali Besar, Jakarta Both of these buildings consist of Art Deco architecture.This research is conducted to observe the architectural characteristics of both John Peet & co, and Maintz & co buildings, and compare the similarities between the two buildings. Research method that was used to analyze the founding in this research is descriptive qualitative.The result shows that there are certain characteristics in the mass and columns, roof, ventilation, windows, doors, and ornaments of the building."
2016
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
"Art Deco sebagai bagian dari seni dekoratif telah berkembang dalam masa modernisme. Hal ini dapat dilihat melalui penekanan bentuk maupun gaya arsitektur, desain interior, desain industri, fashion, lukisan, seni grafis, dan film. Art Deco tumbuh di antara penentangan dan penggabungan seni terdahulunya sehingga sumber inovasinya berasal dari berbagai macam aliran. Bangunan Theater Tuschinski dan Radio Kootwijk di Belanda adalah contoh bangunan bergaya arsitektur Art Deco yang mendapat pengaruh dari seni ukir dan seni bangunan dari Aztec dan Mesir Kuno. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu metode penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau memberikan penjelasan tentang masalah yang diajukan.
Art Deco as part of decorative art has evolved in a period of modernism. It can be seen through the suppression of form and style of architecture, interior design, industrial design, fashion, painting, graphic arts, and film. Art Deco growing between the opposition and the merger of the previous art so that the source of innovation derived from various streams. Tuschinski Theater Building and Radio Kootwijk in the Netherlands are examples of the Art Deco architectural style buildings that have the effect of sculpture and art of building of Aztec and Ancient Egypt. This study used qualitative methods, the method of research that aims to describe or provide an explanation of the problem posed."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Lutfiani Hakim
"Tulisan ini membahas mengenai karakteristik Art Deco pada eksterior bangunan Villa Isola rancangan Charles Prosper Wolff Schoemaker (1932). Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan karakteristik Art Deco yang terdapat pada eksterior bangunan Villa Isola. Metode yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan studi lapangan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Art Deco pada eksterior Villa Isola memiliki kekhasan tertentu yang merupakan perpaduan dengan unsur lokal.
This journal discusses over the characteristic of Art Deco on the exterior of Villa Isola, design by Charles Prosper Wolff Schoemaker (1932). The purpose of this study is to describe the characteristic of Art Deco on the exterior of Villa Isola. The method that is used to analyze is descriptive analysis with literature study and observation study. The results showed that the characteristic of Art Deco on the exterior of the building, Villa Isola has the combination with local’s characteristic."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Audrey Alyssa Karnadi
"Penelitian ini membahas ciri gaya arsitektur Art Deco pada bangunan The Hermitage Hotel, yang pada awalnya merupakan Gedung Jawatan Telefon milik Belanda atau Telefoongebouw 1923 . Penelitian ini merupakan penelitian analisis-deskriptif yang bertujuan untuk memaparkan ciri gaya arsitektur Art Deco pada eksterior dan interior bangunan The Hermitage Hotel, Menteng. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan studi pustaka dan studi lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa The Hermitage Hotel, Menteng, memiliki eksterior dan interior dengan gaya arsitektur Art Deco.
This research discusses over the characteristic of Art Deco architecture on the built of The Hermitage Hotel , which originally was The Netherlands rsquo Telephone Service Building or Telefoongebouw 1923 . This is an analysis with the aim to describe the Art Deco architecture on the exterior and interior of The Hermitage Hotel, Menteng. To complete this research, the writer has conducted extended library research and direct observation. The results of this research indicates that both the exterior and interior of The Hermitage Hotel have an Art Deco style or architecture."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Bonita Oktaviani
"
ABSTRAKBangunan kolonial Belanda di Hindia-Belanda memiliki ciri gaya bangunan berbeda. British American Tobaccos adalah salah satu bangunan bersejarah yang terletak di kota Cirebon. Bangunan ini dirancang oleh kantor biro arsitek Ed Cuypers Hulswit. Bangunan British American Tobaccos dibangun sebagai pabrik sebuah perusahaan rokok. British American Tobaccos memiliki perbedaan dengan bangunan bergaya art deco kota lain di Indonesia. Bangunan ini memiliki gaya art deco yang lebih sederhana dibandingkan bangunan bergaya art deco di tahun 1930. Tulisan ini akan meneliti penerapan gaya art deco terhadap bangunan lokal di Cirebon. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Penulisan ini bertujuan untuk memaparkan gaya art deco pada bangunan BAT serta ciri lokal bangunan tersebut. Tulisan ini juga memaparkan keunikan yang ada pada bangunan British American Tobaccos.
ABSTRACTDutch colonial architectures in Dutch East Indies have different characteristic of building style. British American Tobaccos is one of historical building located in Cirebon. This architecture was designed by Ed Cuypers Hulswit architectural agency. British American Tobaccos was built as a factory of cigarette company. British American Tobaccos has difference with other cities art deco styled architecture in Indonesia. This architecture has the style of art deco that is simpler than others in 1930. This term paper will look into the application of art deco style towards the local buildings in Cirebon. The method used is descriptive method. This term paper aims to describe art deco style on the architectures of British American Tobaccos, and also the local characteristic of its architectures. This term paper will also describe the uniqueness of British American Tobaccos architectures."
2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Anggia Nabila
"Tulisan ini membahas mengenai karakteristik Art Deco pada eksterior gedung Onderlinge Levensverzekering Maatschappij Eigen Hulp OLVEH . Gedung bergaya Art Deco yang dibangun pada jaman kolonial Belanda ini sudah disesuaikan dengan keadaan iklim tropis di Indonesia. Tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah untuk mendeskripsikan dan memaparkan apa saja karakteristik Art Deco yang terdapat pada eksterior gedung Onderlinge Levensverzekering Maatschappij Eigen Hulp OLVEH . Penulisan ilmiah ini juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada perubahan bentuk bangunan setelah direnovasi. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka dengan mencari informasi mengenai gaya arsitektur Art Deco pada artikel, buku, maupun skripsi, penulis juga melakukan studi lapangan, serta menganalisis karakteristik Art Deco pada eksterior gedung tersebut.Kata kunci: Art Deco, Onderlinge Levensverzekering Maatschappij Eigen Hulp OLVEH , Schoemaker.
This scientific writing discusses about characteristics of Art Deco on the exterior of Onderlinge Levensverzekering Maatschappij Eigen Hulp OLVEH building. This colonial era Art Deco building has been modified to adapt with the tropical climate of Indonesia. The purpose of this scientific writing are to describe and explain the characteristics of Art Deco which is applied to the exterior of Onderlinge Levensverzekering Maatschappij Eigen Hulp OLVEH building. This scientific writing is also made to examine if there are any changes on the shape of the building after being renovated. The method being used is references study to find information about Art Deco style in articles, books, or thesis, the writer also did field study and analyzing the characteristics of Art Deco on the exterior of the building.Keywords Art Deco, Onderlinge Levensverzekering Maatschappij Eigen Hulp OLVEH , Schoemaker."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Massachusetts: MIT Press, 1990
720.92 ROB (1)
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library