Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Tulus Widiyanto
"Latar Belakang. Arthritis Reumatoid terkait dengan kehilangan massa tulang dan fraktur osteoporosis. Kehilangan massa tulang pada penyakit ini disebabkan oleh proses inflamasi dan autoimunitas. Penelitian ini bertujuan menilai kaitan antara autoimuntas dan kehilangan massa tulang pada pasien yang telah mencapai remisi dan low-disease activity dengan pemberian conventional synthetic Disease Modifying Anti-Rheumatic Drugs.
Metode.Penelitian ini diikuti oleh 38 pasien dengan usia rerata 40 ± 7,6 yangtelah mencapai remisi dan low-disease activitydi RS Cipto Mangunkusumo pada bulan Agustus hingga September 2019. Data pasien yang dikumpulkan berupa data demografis, skor aktivitas penyakit 28 (DAS-28), dan riwayat pengobatan. Semua subjek menjalani pemeriksaan darah untuk menilai kadar Anti Citrullinated Protein Antibodies (ACPA) yang diwakili oleh Anti-Mutated Citrullinated Vimentin(Anti-MCV), C-Terminal cross-linking telopeptide of type I collagen(CTX-1), N-Terminal Propeptide of Type 1 Procollagen(P1NP).
Hasil.Sebagian besar subjek merupakan wanita dengan median lama sakit selama 36 bulan. Pada subjek penelitian ditemukan 26 pasien (68,4%) dengan ACPA positif. Korelasi antara kadar ACPA dengan kadar CTX-1 ditemukan koefisien r 0,101 (p: 0,279). Korelasi antara kadar ACPA dan P1NP ditemukan koefisien r -0,449 (p: 0,001).
Simpulan. Tidak ditemukan korealasi antara kadar ACPA dengan kadar CTX-1 dan ditemukan korelasi negatif lemah yang bermakna secara statistik anatra kadar ACPA dan P1NP pada pasien Artritis Reumatoid yang telah mencapai remisi dan Low-Disease Activity dengan penggunaan conventional synthetic disease modifying anti-rheumatic drugs. "
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2019
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
"Manusia usia lanjut ( usila ) adalah kelompok penduduk yang mengalami penurunan fungsi pada sistem - sistem tubuhnya, termasuk sistem pergerakan. Arthritis rheumatoid merupakan salah satu masalah pergerakan yang sering dialami usila. Gangguan pergerakan ini belum diketahui penyebabnya, namun dapat dikurangi gejalanya dengan melakukan latihan - latihan fisik tertentu, misalnya dengan senam. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaan keluhan arthritis rheumatoid pada usila yang mengikuti senam jantung sehat dan usila yang tidak mengikuti senam jantung sehat. Sampel yang diambil sebanyak 21 orang dan desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif perbandingan dengan menggunakan metode analisa t test unpaired. Hasil penelitian yang didapat menyatakan bahwa terdapat perbedaan keluhan arthritis rheumatoid pada usila yang mengikuti senam jantung sehat dan usila yang tidak mengikuti senam jantung sehat."
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2001
TA4990
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Amanda Pitarini Utari
"ABSTRAK
Backgrounds : There was a two-fold increase in cardiovascular-related mortality in rheumatoid arthritis (RA). Postprandial triglyceride (PPTG) related to increased risk of ischemic heart disease, myocardial infarction, ischemic stroke, mortality and elevated level of adhesion molecules. Increased endothelial adhesion molecules was a sign of endothelial activation, an early process in the development of atherosclerotic lesion. There was no study evaluating the role of NTG in cardiovascular risk assessment in RA patients. Aim : This study observed the relationship between PPTG and sICAM-1 and sE-selectin, as markers of endothelial activation. Methods : This was a cross-sectional study of fifty consecutively-recruited RA patients. Lipid profiles, sICAM-1, and sE-selectin were measured postprandially. Further analysis using multiple regression was performed. Results : There was no correlation found between PPTG and sICAM-1, nor NTG and sE-selectin. Level of sICAM-1 was influenced by HDL (R2=0,087) while sE-selectin was influenced by DAS-28 (R2=0,174), body mass index (R2=0,125), and postprandial glucose (R2=0,138). Conclusion : PPTG did not correlated with sICAM-1 and sE-selectin in RA patients.

ABSTRACT
Backgrounds : There was a two-fold increase in cardiovascular-related mortality in rheumatoid arthritis (RA). Postprandial triglyceride (PPTG) related to increased risk of ischemic heart disease, myocardial infarction, ischemic stroke, mortality and elevated level of adhesion molecules. Increased endothelial adhesion molecules was a sign of endothelial activation, an early process in the development of atherosclerotic lesion. There was no study evaluating the role of NTG in cardiovascular risk assessment in RA patients. Aim : This study observed the relationship between PPTG and sICAM-1 and sE-selectin, as markers of endothelial activation. Methods : This was a cross-sectional study of fifty consecutively-recruited RA patients. Lipid profiles, sICAM-1, and sE-selectin were measured postprandially. Further analysis using multiple regression was performed. Results : There was no correlation found between PPTG and sICAM-1, nor NTG and sE-selectin. Level of sICAM-1 was influenced by HDL (R2=0,087) while sE-selectin was influenced by DAS-28 (R2=0,174), body mass index (R2=0,125), and postprandial glucose (R2=0,138). Conclusion : PPTG did not correlated with sICAM-1 and sE-selectin in RA patients."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2013
T59135
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hanna Marsinta Uli
"Mortalitas penderita artritis reumatoid(AR) yang cukup tinggi disebabkan oleh penyakit kardiovaskular akibat aterosklerosis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas dan spesifitas skor kalsifikasi arkus aorta di foto polos toraks berdasarkan klasifikasi Ogawa dalam mendeteksi aterosklerosis pada penderita AR. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang pada 76 pasien AR di Poliklinik Reumatologi RSUPN Cipto Mangunkusumo. Hasil penelitian menunjukkan sensitivitas 25% dan spesifitas 91,7% pada titik potong skor Ogawa 3,125%, dengan demikian lebih baik untuk mendeteksi pasien AR tanpa aterosklerosis. Pasien AR dengan kalsifikasi arkus aorta kemungkinan memiliki aterosklerosis sebesar 3,7 kali daripada pasien AR tanpa kalsifikasi arkus aorta.

Mortality of rheumatoid arthritis (RA) patients which is quite high caused by cardiovascular disease due to atherosclerosis. This study aims to determine the sensitivity and specificity of the aortic arch calcification score on plain chest X-ray based on classification Ogawa in detecting atherosclerosis in RA patients. This study used a cross-sectional design in 76 patients at the Rheumatology Division Cipto Mangunkusumo Hospital. The results showed a sensitivity of 25% and specificity of 91.7% at the cut off point Ogawa scores 3.125%, thus it is better to detect RA patients without atherosclerosis. The possibility of arthritis rheumatoid patients with aortic arch calcification having atherosclerosis by 3.7 times than RA patients without aortic arch calcification."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2013
T58558
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Deka Yuli Fadillah
"Artritis Reumatoid AR merupakan salah satu penyakit yang berhubungan dengan sistem imun yang menyebabkan kerusakan sendi dan mengakibatkan terjadi penurunan kualitas hidup pasien. Nilai DAS28 CRP menggambarkan aktivitas penyakit AR. Titer Anti-CCP merupakan pemeriksaan yang sangat spesifik digunakan untuk memberikan gambaran prognosis penyakit pasien AR. Penelitian tentang korelasi titer Anti-CCP dengan nilai DAS28 CRP belum pernah dilakukan di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara titer Anti-CCP dengan nilai DAS28 CRP di RSCM. Pada peneltian ini desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan sampel berjumlah 43 data. Data mengenai titer Anti-CCP dan DAS28 CRP didapatkan melalui rekam medis pasien. Hasil menyatakan bahwa tidak terdapat korelasi p=0,582 antara titer Anti-CCP dengan DAS28 CRP dengan nilai r yang menunjukkan korelasi sangat lemah r=0,086.

Rheumatoid arthritis is one of a disease relating with immunity that causes destruction in joints which affects quality of life of its patients. DAS28 CRP score represents the activity of the disease. Anti CCP titer is a specific test to portray the prognosis for the patients. Study about correlation between DAS28 CRP score and Anti CCP titer has not been done in Indonesia. Therefore, this study rsquo s done to understand the correlation between DAS28 CRP score and Anti CCP titer in RSCM. The design of this study is cross sectional study with 43 samples. Data of Anti CCP score and DAS28 CRP score are collected from patients rsquo medical records. The result of this study shows that there is no correlation between Anti CCP titer and DAS 28 CRP score in Rheumatoid Arthritis patients in RSCM with a very low correlation p 0,582 r 0,086."
Depok: Universitas Indonesia, 2016
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Philadelphia: Mosby Elsevier, 2009
616.722 7 RHE
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Ebringer, Alan
"Rheumatoid arthritis and proteus explores the idea that Rheumatoid arthritis is caused by a urinary tract infection as a result of Proteus bacteria. Rheumatoid arthritis is a severe, painful and crippling disease affecting millions of people throughout the world, especially women. Genetic studies over the last 30 years have shown that individuals who possess the white cell blood groups HLA-DR1/4 carry a susceptibility sequence and are more likely to develop the disease. This book uses the methods of Sir Karl Popper, the philosopher of science, to present 12 “Popper sequences” which have been identified to indicate that proteus is the causative agent of rheumatoid arthritis. Rheumatoid arthritis and proteus proposes that Anti-Proteus therapies should be followed as early as possible to prevent the crippling and irreversible joint deformities that occur in rheumatoid arthritis."
London : Springer, 2012
e20426019
eBooks  Universitas Indonesia Library