Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 34 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sotya Hutomo
"Saat ini PERTAMINA sedang melaksanakan Restrukturisasi Perusahaan dalam rangka mengantisipasi perusahan lingkungan yang mengarah pada pasar bebas agar tetap berdaya tahan dan berdaya kembang (survive & growth). Untuk mendukung hal tersebut, telah ditetapkan Visi baru yang merupakan cita﷓cita perusahaan, yaitu menjadi Perusahaan Migas yang efisien, unggul, maju dan mandiri. Selanjutnya dari Visi tersebut, disusun strategi Korporat, yaitu manjaga portofolio bisnis mengacu pada kerangka Visi-Nilai, antara lain kembali kepada bisnis inti Migas.
Aset non Operasi sebagai bisnis non inti, dengan nilai cukup besar namun pendayagunaannya belum optimal dan cenderung menjadi beban perusahaan dan unit bisnis. Oleh karena itu perlu disusun strategi fungsi manajemen aset dan kebijakan pendayagunaan aset agar dapat diperoleh manfaat yang optimal.
Untuk menyusun kebijakan pendayagunaan aset digunakan metoda Proses Hirarki Analitis (PHA). PHA merupakan tehnik pengambilan keputusan yang mampu mempertimbangkan kriteria kualitatif. Langkah-langkah Penyusunan Kebijakan dengan PHA meliputi : membuat hirarki kebijakan mengenai kriteria dan subkriteria yang akan digunakan berdasarkan pendapat ahli. Selain itu ditentukan kategori penilaian tiap subkriteria berdasarkan perbandingan berpasangan antar subkriteria. Sedangkan untuk menguji konsistensi penilaian perlu dilakukan uji konsistensi dengan menghitung ratio konsistensi. Hasil pengolahan di atas akan menghasilkan Kebijakan Pendayagunaan Aset Non Operasi, sebagai pedoman bagi pengambilan keputusan dalam pemilihan alternatif pendayagunaan aset."
Depok: Universitas Indonesia, 1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rustiwan Sofyan Pahlevi
"Menurut Suparlan (1996:3) kota itu ada dan hidup karena bisa memberikan pelayanan yang penting artinya bagi warga yang hidup di dalam kota dan sekitarnya. Salah satu bentuk pelayanan kota adalah penyediaan sarana olahraga yang memadai. Gelanggang Remaja Kecamatan Duren Sawit merupakan aset tanah dan bangunan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berfungsi memberikan pelayanan di bidang olahraga. Pada penelitian ini, ditemukan permasalahan bahwa pemanfaatan Gelanggang Remaja Kecamatan Duren Sawit rendah berdasarkan jumlah kunjungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari faktor penting dalam peningkatan pemanfaatan gedung dan mencari cara terbaik dalam pengelolaan aset dalam bentuk sebuah strategi. Dalam penelitian ini melalkui dua tahap analisis. Alat analisis tersebut berupa analisis faktor dan Analithycal Hierarchy Process (AHP). Faktor-faktor yang terkait dengan Peningkatan Pemanfaatan Gelanggang Remaja diperoleh dengan cara survey pendahuluan, tinjauan pustaka, benchmark, diskusi dengan pengelola gedung olahraga. Perumusan strategi didasarkan pada justifikasi pakar/stakeholder. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan cara pengumpulan data kuesioner yang pada 120 orang pengguna gelanggang remaja dan 5 pakar/stakeholder yang mengetahui dan terlibat dalam pengelolaan gelanggang remaja.
Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa faktor fisik, fasilitas, tarif, aksesibilitas, internal pengguna dan eksternal pengguna merupakan faktor yang terkait dengan Peningkatan Pemanfaatan dan dengan Peningkatkan Kualitas Manajemen Gedung, dan aspek yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan tujuan pelayana masyarakat antara lain faktor yang paling berpengaruh adalah Faktor Fisik dan faktor yang paling berperan adalah Pengelola Gedung. Implikasi dari penelitian ini 1) inspeksi atau monitor secara berkala terhadap kondisi fisik bangunan aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 2) Pemberian pelatihan bagi Pengelola Gedung sebagai upaya peningkatan kemampuan pengelolaan aset atau peningkatan kualitas manajemen aset Pemerintah Daerah dan 3) melakukan Bencmark terhadap pengelolaan aset milik swasta baik di dalam dan di luar negeri, secara berkala untuk menambah pengalaman bagi pengelola aset Pemerintah Daerah dan 4) Pembentukan Pilot Project pengelolaan Gelanggang Remaja menjadi Strategic Business Unit (SBU) yang mandiri.

According to Suparlan (1996:3), the life and the existence of a city is determined by its ability to provide services which are important for the people living in or surround it. One of the city services is the adequate sport facility. Duren Sawit Youth Center is a DKI Jakarta?s physical asset which provides sport services. This research finds that Duren Sawit Youth Center?s utilization is considered low in terms of the visit level. The objectives of this research is to find important factors in improving the building utilization and find the best way to strategize the asset management. This research goes through two analytical steps which are factor analysis and Analytical Hierarchy Process (AHP). Factors related to Youth Center Utilization Improvement are taken through preliminary Survey, References, benchmark, discussion with the building management officer. The strategy formula is based on stakeholders?/experts? justification. This is a quantitative research using questionnaire collection from 120 Youth Center visitors and 5 experts/stakeholders who are involved in the Youth Center management.
The result shows that physics, facilities, fee, access, internal and external users are the factors related to the improvement of the utilization and building management quality. The important aspect influencing is a physical factor and the other aspect playing important role is Building management officer. The impacts of the research are: 1) periodical monitoring or inspection to the physical building condition of DKI Jakarta province assets. 2) conducting training for building management officers in order for them to improve the capability of managing asset and to improve the quality of the local Government management asset.3) conducting benchmarking with the local and abroad private asset management periodically in order to acquire more experience for local Government asset management. 4) starting Pilot Project from managing Youth Center to independent Strategic Business Unit (SBU)."
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2008
T-pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Herman Widjaja
"ABSTRAK
Penelitian ini meneliti perilaku dari imbal hasil DIRE (equity) khususnya yang memiliki aset cross-listed. Studi kasus yang dipilih adalah DIRE Lippo Malls Indonesia Retail Trust yang listing di Singapura (host country), namun seluruh aset dan operasionalnya berada di Indonesia (home country). Dalam penelitian ini akan diuji secara statistik pengaruh determinan makroekonomi home-country dan host-country (inflasi, perubahan indeks saham, perubahan indeks harga property dan perubahan kurs mata uang) terhadap pergerakan imbal hasil unit DIRE (Dana Investasi Real Estat). Selain determinan makroekonomi, beberapa indikator internal DIRE juga diteliti (perubahan Net Asset, perubahan Distributable Income dan perubahan gearing ratio). Penelitian ini mrnyimpulkan bahwa panel determinan host country (Singapura) lebih besar pengaruhnya terhadap pergerakan nilai unit DIRE LMIRT dibanding determinan home country-nya. Determinan yang berpengaruh signifikan adalah indeks saham (pengaruh positif di home-country dan host-country), perubahan net aset (pengaruh negatif di home-country dan host-country) dan perubahan nilai tukar (pengaruh negatif di host-country

ABSTRACT
This research examines the REIT return behavior, particularly equity REIT with cross-listed assets. The case study selected is REIT of Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIRT) listing in Singapore (host country) however all its underlying assets located and operated in Indonesia (home country). This research will test the influence of macroeconomy determinants both of home-country and host-country (inflation, changes in stock index, changes in property price index and changes in exchange rate) in predicting the return of LMIRT unit price movement. Besides macroeconomic determinants, several internal REITs indicators are also examined (changes in Net Asset, changes in Distributable Income and changes in gearing ratio). The result shows that host countrys (Singapore) panel of determinants influence the return of the LMIRT more than the home countrys (Indonesia) panel of determinants. Determinants significantly influence the return of LMIRT are stock index (positif influence in both home country and host-country), changes in net asset (negative influence in both home-country and host-country) and changes in exchange rate (negative influence only in host-country).
"
2018
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Okvian Dyah Elma Susanti
"Tesis ini membahas pilihan atas alternatif pendanaan yang lebih baik antara Obligasi dan Sekuritisasi Aset untuk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Saat ini permasalahan maturity mismatch yang dihadapi oleh perusahaan menyebabkan bank menghadapi risiko likuiditas yang tinggi, untuk itu tulisan ini akan menganalisis melalui rasio keuangan bagaimana dampak terhadap pos-pos laporan keuangan setelah menggunakan alternatif dari pendanaan tersebut. Penelitian ini merupakan studi kasus pada perusahaan dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menyarankan bahwa perusahaan lebih baik menggunakan dan mempertahankan pendanaan melalui Sekuritisasi Aset selain dapat menghindari perusahaan terhadap resiko kredit namun juga secara kontinyu dapat meningkatkan fee based income.

This thesis explores a better alternative funding options between Bond and Asset Securitization for PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Presently maturit y mismatch problems faced by the company led to banks facing high risk liquidity, for that reason this paper will analyze how the impact of the financial ratios of the financial statements of the posts after using of the said alternative financing. This research is studying the case in companies with a descriptive design. The results suggest that the company is better to use and maintain the financing through Asset Securitization in order to not only avoid credit risk but also can continuously improve the fee-based income."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2010
T33510
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fajri Alan Ghazali
"Aset bebas risiko adalah salah satu komponen penting dalam mengestimasi imbal hasil dari aset berisiko dalam Capital Asset Pricing Model (CAPM). Namun keberadaan, penggunaan, dan bentuk aset bebas risiko masih menjadi fokus dalam banyak penelitian. Penelitian ini termasuk penelitian asset pricing yang bertujuan untuk mengidentifikasi proksi yang sesuai untuk aset bebas risiko yang sejalan dengan definisi aset zero-beta di antara Sertifikat Bank Indonesia, IndONIA, dan emas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan Zero-Beta CAPM yang mengasumsikan ketiadaan aset bebas risiko. Imbal hasil dari 213 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2017-2023 diestimasi menggunakan model Zero-Beta CAPM dan diuji menggunakan statistik Wald untuk mengidentifikasi proksi aset bebas risiko yang sesuai untuk setiap perusahaan individu. Hasil dari setiap statistik Wald kemudian diuji secara keseluruhan untuk melihat proksi aset bebas risiko yang sesuai untuk keseluruhan Bursa Efek Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa di antara Sertifikat Bank Indonesia, IndONIA, dan emas, emas adalah satu-satunya proksi yang sesuai dengan persentase estimasi yang memenuhi sebesar 97,18% dari seluruh perusahaan di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini memiliki implikasi bahwa emas dapat digunakan sebagai proksi untuk aset bebas risiko untuk mengestimasi imbal hasil perusahaan di Bursa Efek Indonesia.

Risk-free asset is a crucial component in estimating the returns of risky assets within the Capital Asset Pricing Model (CAPM). However, the existence, usage, and form of the risk-free asset remain a focal point in numerous studies. This research is classified as an asset pricing study aimed at identifying an appropriate proxy for the risk-free asset that aligns with the definition of a zero-beta asset among Bank Indonesia Certificates, IndONIA, and gold in Indonesia. This study employs the Zero-Beta CAPM, which assumes the absence of a risk-free asset. The returns of 213 companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2017-2023 are estimated using the Zero-Beta CAPM model and tested using Wald statistics to identify the appropriate risk-free asset proxy for each individual company. The results of each Wald statistic are then tested collectively to determine the suitable risk-free asset proxy for the entire Indonesia Stock Exchange. The results indicate that among Bank Indonesia Certificates, IndONIA, and gold, gold is the only suitable proxy, with an estimation percentage of 97.18% of all companies on the Indonesia Stock Exchange. This study implies that gold can be used as a proxy for the risk-free asset in estimating company returns on the Indonesia Stock Exchange."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sitorus, Shelvyana Ronauly
"Penelitian ini membahas analisis penerapan ketentuan akuntansi dan ketentuan pajak saat pengalihan aset pada transaksi merger penelitian ini mengangkat dua permasalahan yaitu penerapan apabila perusahaan yang melakukan merger menggunakan metode harga pasar purchase method untuk tujuan akuntansi dan metode nilai buku pooling of interest saat pengalihan aset serta upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi masalah yang timbul akibat dari penerapan ketentuan tersebut Pada ketentuan akuntansi hanya mengakui satu metode yaitu metode harga pasar sedangkan ketentuan pajak mengakui dua metode yaitu metode harga pasar dan metode nilai buku Pada metode harga pasar terdapat kewajiban pajak penghasilan akibat selisih antara harga pasar dan nilai buku Pada metode nilai buku tidak ada kewajiban pajak penghasilan karena tidak ada selisih Perusahaan yang melakukan merger menggunakan nilai buku untuk tujuan pajak dan metode harga pasar untuk tujuan akuntansi akan menimbulkan masalah yaitu terkait business purpose test dan juga masalah pembukuan terkait pajak penghasilan Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan penyesuaian adjustment pada pembukuan dan memperhatikan pos pos terkait perbedaan akuntansi dan pajak Selain itu upaya yang dapat dilakukan dengan memperjelas aturan mengenai business purpose test.

This is the study on the analysis of accounting and tax provisions application during the asset transfer in merger transaction There are two issues in this study First the application of accounting and tax provisions if the merger implementing companyuses purchase method for accounting purposes and pooling of interest method during the asset transfer Second the efforts which can be done to solve the problems emerging from such application The accounting provisions only recognize one method which is purchase method On the other hand the tax provisions recognize two methods both purchase method and pooling of interest method In purchase method there are income tax obligations because of the deviation between the purchase and pooling of interest In pooling of interest method there is no income tax obligations because there is no deviation The merger implementing company which uses pooling of interest method for tax purposes and purchase method for accounting purposes will create problems relating to business purpose test and accounting problems relating to income tax Some efforts which can be done include making adjustment during the accounting process and paying attention on the issues relating to accounting and tax differences Another effort is to make clearer regulations on business purpose test."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2015
S61035
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Reni Setiani Sujana
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model revaluasi aset tetap dan pilihan penilai aset terhadap biaya audit yang dikeluarkan oleh perusahaan manufaktur di negara ASEAN. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis regresi menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa negara anggota ASEAN yaitu Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa biaya audit pada perusahaan manufaktur yang menggunakan model revaluasi aset tetap lebih tinggi dibanding perusahaan yang menggunakan model biaya. Selain itu biaya audit pada perusahaan manufaktur yang menggunakan model revaluasi dengan penilaian internal lebih tinggi dibanding dengan perusahaan manufaktur lainnya.

The purpose of this research provides to analyzing the effect of revaluation model and assessment of assets on audit fees on manufacturing companies in ASEAN. This research was conducted by using regression analysis with a sample of manufacturing companies in ASEAN countries such as Indonesia, Philippines, Malaysia, Singapore, and Thailand. The results of this study indicate that audit fees are higher for firms using revaluation model compared to the cost model. Beside that audit fees are higher for firms reporting their fixed assets at fair values appraised by internal appraiser than other."
Depok: Fakultas Eknonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S61673
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Haffian Nurrasyid
"ABSTRAK
Laporan magang ini membahas proses penurunan aset tetap yang dilakukan oleh PT. Tarikan, salah satu anak perusahaan PT. MEC, perusahaan minyak dan gas milik swasta. Proses penurunan nilai tersebut telah dirancang oleh panduan manual perusahaan. Tim anak perusahaan yang melaporkan di PT. MEC menyakinkan bahwa semua perusahaan tingkat dasar telah menetapkan proses penurunan nilai yang telah diverifikasi oleh auditor melalui entri jurnal dan penyesuaian nilai wajar perusahaan dan jumlah yang dapat dipulihkan kembali serta menetapkan nilai aset tetap perusahaan.

ABSTRACT

The internship report discusses the process of fixed assets impairment that performed by PT. Tarikan, one of PT. MEC subsidiary company, a private owned Oil Gas company. The company manual guide has designed the impairment process. The team of subsidiary reporting in PT. MEC insured that all subsidiary level company has established the impairment process that has been verifies by auditor through journal entries and adjustment for the company fair value and recoverable amount as well determining the amount fixed assets of the company. "
2017
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Angela Shinta Puspitasari
"ABSTRAK
Laporan magang ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan proses inventarisasi Barang Milik Daerah berdasarkan teori pengendalian internal dan memberikan rekomendasi mengenai pelaksanaan inventarisasi bagi pemerintah daerah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi saat pelaksanaan magang di PT Medina Multi Mitra. Prinsip lingkungan pengendalian yang kurang efektif adalah prinsip integritas dan etika, komitmen terhadap kompetensi, dan akuntabilitas individual, sedangkan prinsip kegiatan pengendalian yang kurang efektif adalah prinsip kebijakan dan prosedur serta mitigasi risiko. Rekomendasi atas permasalahan proses inventarisasi yakni adanya tahap persiapan inventarisasi, identifikasi, dan koreksi setelah inventarisasi yang dilakukan pada tingkat kuasa pengguna barang, pengguna barang, dan pengelola barang.

ABSTRACT
This internship report attempted to analyze the problems in the inventarization process of public asset based on internal control theory, and provide recommendations on the implementation of inventarization. This report is using qualitative approach by observation during internship at PT Medina Multi Mitra. The less effective control environment principles are integrity and ethics, commitment to competence, and individual accountability principle, while the less effective control activity principles are policy and procedure principle and risk mitigation principle. The recommendations of the inventarization process problems are in the preparation of inventarization stage, identification stage, and correction after the inventory stage conducted on the authorized goods user, the goods user, and the goods manager. "
2017
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Retno Giani
"ABSTRAK
Penelitian bertujuan menganalisis perusahaan properti, real estat, konstruksi dan perbankan yang melakukan revaluasi tahun 2015 serta dampaknya terhadap perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20 perusahaan properti, real estat, dan konstruksi bangunan yang melakukan revaluasi sebagian besar mengalami penurunan leverage setelah revaluasi dan peningkatan pinjaman pada tahun revaluasi atau setelahnya. Kemudian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa 59 perusahaan perbankan yang melakukan revaluasi sebagian besar mengalami peningkatan rasio kecukupan modal CAR setelah revaluasi dan peningkatan penyaluran kredit pada tahun revaluasi atau setelahnya.

ABSTRACT
Abstract The objective of the research is to analyze property, real estate, construction companies, and banks that revalued in 2015 and its impact to the companies. The results show that 20 property, real estate, and building construction companies that revalued majority of companies have decrease in leverage after revaluation and increase debt on revaluation period or thereafter. Then, the results show that 59 banks that revalued majority of companies have in increase Capital Adequacy Ratio CAR after revaluation and increase loan distribution on revaluation period or thereafter. "
2017
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>