Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Elizabeth Sutrisno
"ABSTRAK
Kalimat dalam suatu bahasa memiliki struktur tersendiri yang telah ditentukan agar dapat dimengerti oleh masyarakat pemakainya. Kalimat dalam bahasa Belanda telah memiliki aturan tersendiri yang mengatur elemen-elemen di dalamnya. Elemen-elemen tersebut antara lain NP yang berfungsi sebagai subjek, VP yang berfungsi sebagai predikat dan sebagainya. Struktur inilah yang dipakai sebagai acuan yang biasa disebut sebagai kalimat lengkap.
Di lain pihak kalimat judul surat kabar yang harus menyesuaikan diri dengan keterbatasan tempat terkadang harus mengorbankan beberapa elemen yang pada akhirnya akan keluar dari kaidah yang telah digariskan. Berangkat dari sini saya tertarik untuk melakukan penelitian terhadap kemungkinan-kemungkinan pelesapan yang dapat diterapkan pada pembuatan kalimat judul surat kabar namun kalimat tersebut masih dapat dipahami oleh pembaca dari surat kabar tersebut.
Dalam melakukan penelitian ini, saya mengambil secara acak kalimat judul dari surat kabar Belanda De Yolkskrant, NRC Handelsblad, De Telegraaf dan Train') sebagai korpus. Korpus-korpus yang telah saya kumpulkan ini saya bandingkan dengan struktur kalimat lengkapnya. Berdasarkan perbandingan tersebut maka terlihat elemen-elemen apa saya yang dapat dilesapkan.

"
1995
S15798
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Permasalahan yang muncul berdasarkan pada tiga pendapat yang berbeda. Brouwer (1978) berpendapat bahwa salah satu ciri bahasa wanita adalah penggunaan kata pengecil. Namun Cohen (1984) mengadakan bahwa penggunaan kata pengecil merupakan kecenderungan umum bangsa Belanda. Lebih lanjut Vochteloo (1992) menyadakan bahwa salah satu ciri majalah wanita seperti Libelle adalah penggunaan kata pengecilnya. Berdasarkan tiga pendapat tersebut, maka muncul permasalahan pokok; apakah penggunaan kata pengecil pada majalah wanita merupakan salah satu gejala bahasa wanita seperti pendapat Brouwer, ataukah memang kecenderungan umum bangsa Belanda seperti pendapat Cohen. Untuk menjawab permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian di empat majalah. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan studi pustaka dan melakukan pengujian. Melalui studi pustaka diperoleh data mengenai bentuk dan fungsi kata pengecil, bahasa wanita dan hubungan antara kata pengecil dan bahasa wanita. Pengumpulan data yang berhubungan dengan penggunaan kata pengecil di dalam majalah dilakukan dengan mengadakan pengujian di empat majalah yang berbeda sasaran pembacanya. Data yang diperoleh dari keenpat majalah tersebut berupa persentase kemunculan kata pengecil di tiap artikel dan tiap majalah. Hasilnya menunjukkan bahwa persentase tertinggi kemunculan kata pengecil ada pada majalah Libelle (2,53%), disusul majalah Opzij (0,67%), lalu majalah Panorama (0,53%) dan yang terkecil adalah persentase majalah Hp de Tijd (0,36%). Dengan melihat hasil persentase kemunculan kata pengecil di empat majalah tersebut, maka dapat dikatakan bahwa kata pengecil memang banyak digunakan pada majalah wanita seperti Libelle. Namun perlu diperhatikan pula. Bahwa kemunculan kata pengecil di dalam Majalah berhubungan erat dengan topik pembicaraan dan sasaran pembacanya. Kata pengecil akan banyak muncul jika topic pembicaraan dan sasaran pembacanya berhubungan dengan wanita."
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1993
S15754
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library