Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 19 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Amara Tri Bestari
"Covid-19 adalah penyakit menular yang muncul pertama kali di Wuhan, China. Sejak teridentifikasi pertama kali di Indonesia pada Maret 2020, penyebaran virus Covid-19 terus mengalami perluasan, khususnya di kota-kota besar dengan kepadatan penduduk dan tingkat mobilitas yang tinggi. Salah satunya adalah Kota Surakarta. Kota Surakarta merupakan salah satu wilayah awal dengan temuan kasus Covid-19 di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis pola penyebaran Covid-19 secara spasiotemporal dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pola penyebaran Covid-19 dianalisis menggunakan space time scan statistic, sedangkan untuk melihat faktor-faktor pendorong yang mempengaruhi dilakukan tabulasi silang. Hasil menunjukkan bahwa wilayah sekitar pusat kegiatan di bagian tengah Kota Surakarta berisiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19. Selain itu, keberadaan pasar tradisional menjadi faktor yang mempengaruhi penyebaran virus Covid-19.

Covid-19 is an infectious disease that first appeared in Wuhan, China. Since it was first identified in Indonesia in March 2020, the spread of the Covid-19 virus has continued to expand, especially in large cities with population density and high levels of mobility. One of them is the city of Surakarta. Surakarta City was one of the initial areas with the discovery of Covid-19 cases in Indonesia. The aim of this research is to analyze the spatiotemporal distribution pattern of Covid-19 and the factors that influence it. The pattern of the spread of Covid-19 was analyzed using space time scan statistics, while cross-tabulation was carried out to see the influencing driving factors. The results show that the area around the activity center in the central part of Surakarta City is at high risk for the spread of Covid-19. Then, the existence of traditional markets is a factor that influences the spread of the Covid-19 virus."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Balthasar Elu
"ABSTRAK
Pandemik virus corona (covid-19) yang menyebar di wuhan, hubei, cina sejak akhir 2019 lalu kini telah menyebar ke lebih dari 200 negara di dunia dengan jutaan orang terinfeksi dan ratusan ribu jiwa meninggal dunia. Hampir semua negara tidak siap secara medis (obat antivirus covid-19), fasilitas alat pelindung diri (APD), sumber daya manusia di bidang kesehatan (tenaga profesional kesehatan)."
Jakarta: The Ary Suta Center, 2020
330 ASCSM 50 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Fitria Agustanti
"Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan pandemi dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. COVID-19 dapat mencetuskan badai sitokin, suatu reaksi hiperinflamasi yang menyebabkan acute respiratory distress syndrome dan kegagalan multiorgan. Zink dipertimbangkan sebagai terapi supportif pada COVID-19 karena memiliki potensi sebagai immunomodulator, antivirus serta antiinflamasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kadar zink pada saat masuk perawatan dengan manifestasi derajat penyakit COVID-19 serta luaran buruk COVID-19. Derajat penyakit
ditentukan berdasarkan manifestasi klinis sesuai kriteria WHO saat masuk perawatan sedangkan luaran buruk bila subjek pernah dirawat di ruang intensif, menggunakan ventilator selama perawatan atau meninggal. Pada penelitian ini didapatkan total 87 kasus yang terbagi menjadi kelompok derajat tidak berat sebanyak 74 kasus dan kelompok derajat berat sebanyak 13 kasus. Berdasarkan luaran didapatkan kelompok luaran buruk sebanyak 22 kasus dan luaran baik 65 kasus. Rerata kadar zink lebih rendah pada
kelompok derajat berat dan kelompok luaran buruk. Ditemukan hubungan yang bermakna secara statistik pada rerata kadar zink dengan luaran COVID-19 sedangkan dengan derajat penyakit cenderung bermakna secara statistik. Kadar zink terhadap luaran buruk
COVID-19 memiliki luas Area Under the Curve (AUC) 81,6%, dengan nilai titik potong kadar zink 56,05 ug/dL yang memiliki sensitivitas 77,3% dan spesifitas 73,8%. Pasien dengan kadar zink ≤56,05 ug/dL berisiko 8,79 kali lebih tinggi mengalami luaran buruk COVID-19 dibandingkan pasien dengan kadar zink >56,05 ug/dL setelah diadjust dengan usia, komorbid penyakit jantung, dan diabetes mellitus. Diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang cukup untuk memperkuat hasil penelitian ini.

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a pandemic with high morbidity and mortality. COVID-19 can trigger a cytokine storm, a hyperinflammatory reaction that causes acute respiratory distress syndrome and multiorgan failure. Zinc was considered as a supportive therapy for COVID-19 because it has potential as an immunomodulator, antiviral and anti-inflammatory. This study aims to analyze the association between zinc level at the time of admission on disease severity and poor outcome of COVID-19. Disease severity was determined based on clinical manifestations according to WHO criteria on admission, while poor outcome was defined as a history of intensive care unit stay, intubated during treatment or deceased. There were 87 subjects consist of 74 cases of non-severe group and 13 cases of severe group. As for the outcome, there were 22 cases of poor outcome and 65 cases of good outcome. The mean of zinc level was lower in severe and poor
outcome group. There was a significant association between zinc level and poor outcome, while disease severity tended to be statistically significant. An Area Under the Curve (AUC) of zinc level and COVID-19 poor outcome was 81,6%, with a cut point of 56,05
ug/dL, sensitivity and specificity was 77.3% and 73.8%. Patients whose zinc level ≤56.05ug/dL had a 8.79-fold higher risk of poor outcome compared to patients whose zinc level > 56.05 ug/dL after age, heart disease, and diabetes mellitus adjustment. Further studies a sufficient number of sample are needed to support this study.
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2023
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Indra
"The Corona Virus Disease (COVID-19) is endemic in Indonesia and affects many sectors, including the economic and government sectors. During the COVID-19 pandemic, BPK, as the government’s external auditors, continued to carry out the audit to maintain accountability for state finances despite budget refocusing and large-scale social restrictions (Pembatasan Sosial Berskala Besar, PSBB). This study aims to determine the significance of audit costs due to budget refocusing, IT utilization, and auditor competence on audit quality during the work from home (WFH) policy. This study processed questionnaire data from 70 auditors from three representative offices of BPK in provinces under three different categories, namely A, B, and C. The research data was processed using SmartPLS software to analyze data with measurement models and structural models with a 90 percent confidence level. Data processing shows that the effect of audit costs and the use of information technology on audit quality during the COVID-19 pandemic has a feeble and insignificant effect; thus, the hypothesis is not supported. Meanwhile, the competence of auditors has a significant effect on the quality of audit results; ergo, the hypothesis is supported."
Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan Direktorat Penelitian dan Pengembangan, 2021
332 JTKAKN 7:1 (2021)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Tambunan, Toman Sony
"ABSTRAK
Salah satu dampak yang dapat muncul dari adanya suatu perubahan, diantaranya adalah 'kecenderungan social (social trends), yaitu kecenderungan perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat dengan segala konsekuensinya, sebagai akibat dari adanya situasi yang sedang terjadi."
Jakarta: The Ary Suta Center, 2020
330 ASCSM 50 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Mohammad Hamsal
"There is a current worldwide outbreak of new type of coronovirus (COVID-19) which originated from wuhan in china and has now spread to 199 countries. Governments, business institutions, and consumers are under increased pressure to stop the outbreak spreading to global health emergency."
Jakarta: The Ary Suta Center, 2020
330 ASCSM 50 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Dinda Dwi Kartika
"Corona virus disease atau Covid-19 adalah sebuah penyakit jenis baru yg menyebar hingga ke berbagai negara di dunia sejak awal 2020, termasuk Indonesia yang hingga saat ini angka kematiannya mencapai 130 ribu jiwa. Penyakit ini menyerang sistem pernafasan manusia yang ditandai dengan adanya desaturasi oskigen yang terjadi secara cepat. Pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat cenderung memiliki keluhan sesak dengan ditandai adanya penurunan satursi dan peningkatn laju pernapasan. Desaturasi oksigen yang terjadi pada pasien covid dapat meningkatkan mortlitas Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan tanda-tanda vital pada pasien covid-19 saat pertama datang ke IGD. Hasil yg didapatkan dari laporan kasus ini, masalah utama pada pasien ialah sebanyak 55% pasien menunjukkan saturasi oksigen < 90% saat pertama kali datang ke IGD. Dan sebanyak 95% pasien memiliki laju pernapasan > 30 menit. Pada frekuensi nadi dan tekanan darah, nilai median masih berada pada rentang normal. Setelah pemberian suplementasi oksigen perbedaan tampak pada nilai saturasi oksigen yang menunjukkan perbaikan dan perbaikan laju pernapasan. Namun, sebanyak 3 pasien (6%) masih menunjukkan nilai saturasi < 90%. Berdasarkan hasil tersebut masalah utama pasien covid-19 ialah masalah oksigenasi, dan tidak semua pasien berespon terhadap pembeian suplementasi oksigen. Hal ini menunjukkan pentingnya pemantuan tanda-tanda vital pada pasien covid-19 untuk melihat efektivitas terapi dan deteksi dini perburukan

Corona virus disease or Covid-19 is a new type of disease that has spread to many countries in the world since early 2020, including Indonesia, where until now the death rate has reached 130 thousand people. Covid-19 affects the human respiratory which is characterized by decrease in oxygen saturation rapidly. Patients who come to the Emergency Department tend to have complaints of shortness of breath with decreasing in saturation and increasing in respiratory rate. Oxygen desaturation that occurs in covid-19 patients can increase mortality. This case report aims to describe the vital signs of COVID-19 patients when they first come to the Emergency room. The results obtained from this case report, the main problem in patients is that as many as 55% of patients showed oxygen saturation <90% when they first came to the ER. And as many as 95% of patients have a respiratory rate > 30 minutes. In pulse rate and blood pressure, the median value is still in the normal range. After administering oxygen supplementation the difference was seen in the improvement of oxygen saturation and respiratory rate. But, there are 3 patients (6%) showed oxygen saturation below 90%. It shows that not all patients respond to oxygen supplementation. Based on these results, most of the COVID-19 patients experienced oxygen desaturation. This shows the importance of monitoring vital signs in COVID-19 patients to see the effectiveness of therapy and early detection of worsening."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2021
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fatimah
"ABSTRAK
Tugas akhir ini membahas perilaku pencarian informasi pada remaja awal mengenai Covid-19 pada studi kasus remaja awal di Perumahan Patung Kuda Bekasi. Remaja awal ini mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi untuk mencari tahu informasi terlebih mengenai isu kesehatan saat ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi perilaku pencarian informasi remaja awal Perumahan Patung Kuda dalam memenuhi pengetahuan akan informasi Covid-19 dalam kehidupan di tengah merebaknya wabah tersebut dengan menggunakan model perilaku pencarian informasi Ellis. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi sumber informasi yang digunakan dan hambatan apa saja yang mereka alami selama melakukan pencarian informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi dan wawancara yang dilakukan dari bulan Maret 2020 sampai dengan bulan Mei 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja awal Perumahan Patung Kuda melakukan perilaku pencarian informasi model Ellis, yang secara umum dilakukan oleh remaja awal adalah starting, browsing, differentiating, monitoring, extracting, dan ending. Dalam penelusuran informasi adapun sumber yang digunakan mulai dari media internet seperti Google, Twitter, Instagram dan Youtube. Kemudian aplikasi iPusnas, dan terakhir berita di televisi. Hambatan yang dialami oeh informan mulai dari rasa malas dalam melakukan pencarian informasi. Mengenai karakteristik informasi yaitu bahasa. Selain itu minimnya kemampuan dalam strategi pencarian dan penelusuran informasi.
"
2020
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Rachma Fitriati
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB); Universitas Indonesia, 2020
MK-Pdf
UI - Publikasi  Universitas Indonesia Library
cover
Agung Himawan
"Penanganan Covid-19 membutuhkan kerjasama antara Pemerintah, Polri dan seluruh lapisan masyarakat, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Untuk itu Pemerintah dan Polri harus mengefektifkan kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat agar program penanganan covid-19 berjalan sukses. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan trust, resistansi dan empati pada masyarakat dalam menanggapi pandemi Covid-19 serta meneliti faktor yang mempengaruhi trust, resistansi dan empati terkait penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, mengunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi pustaka. Teknik analisis data dengan tahapan sebagai berikut: menelaah seluruh data, mengkategorikan data, menyusun deskripsi trust, resistansi dan empati kemudian menghubungkan dengan landasan teori, serta menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi trust, resistansi dan empati pada masyarakat adalah perbedaan penerapan standar kebijakan pembatasan, model pendekatan yang digunakan aparat dalam penegakan protokol kesehatan, desakan kebutuhan sehari-hari, berita yang tidak valid dan Hoax s"
Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kepolisian Negara Republik Indonesia, 2022
320 LIT 25:1 (2022)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>