Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Andini Putri
"Serial Madrasah al-Rawābī li al-Banāt (Alrawabi School For Girls) berasal dari negara Yordania yang tayang di Netflix pada tahun 2021. Serial tersebut terdiri dari enam episode menceritakan tentang perundungan remaja, persahabatan, persaingan, dan dendam. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan karakteristik tokoh utama serta faktor perkembangan karakter yang memengaruhi tokoh tersebut dari episode satu sampai episode tiga serial tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori analisis karakter dari Edgar V. Roberts (1969) dan teori penokohan bulat dari Kelley Griffith (2011). Data penelitian diambil dari data dokumentasi tangkapan layar potongan serial dan data pustaka yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tokoh utama memiliki karakter yang tertutup dan cukup bahagia. Diantara sikapnya adalah setia dengan sedikit teman, semangat pada hal yang diminatinya, taat peraturan, dan tidak terlalu ekspresif menunjukan kebahagiaannya. Tokoh utama mengalami perkembangan karakter disebabkan oleh faktor eksternal yang berupa tekanan dari kasus perundungan yang dialaminya sehingga karakternya berkembang secara dinamis menjadi pribadi yang mudah marah dan kesal, ketakutan dan tertekan hingga berujung menjadi pendendam sebagai bentuk respon dan pertahanan dirinya terhadap para pelaku yang terlibat dalam perundungan terhadap dirinya.

Madrasah al-Rawābī li al-Banāt (Alrawabi School For Girls) is a series that comes from Jordan and was released on Netflix in 2021 with six episodes. The story of this series is about teenage bullying, friendship, competition, and revenge. This research aims to uncover the main character's characteristics and the developmental factors that influence the character. This research focuses on episodes one to three of the series. It uses a qualitative descriptive research method with the character theory by Edgar V. Roberts (1969) and the round character theory by Kelley Griffith (2011). This research data is obtained from documentary data screenshots of the series and library data relevant with this research. The results of this research show that the main character has an introverted personality and quite happy. Among her attitudes are being reserved, loyal to a few friends, passionate about what attracted to her, obedient to the rules, and doesnt too much expressing her happiness. The main character undergoes character development caused by external factors in the form of pressure by bullying incidents she has. As a result, her character evolves dynamically into a person who easily becomes angry and irritated, scared, and deeply depressed, leading to becoming vengeful as a form of response and self-defense against the perpetrators who bullying her."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Anissa Salshabia Nur Utami
"Dongeng sering diidentikan dengan pesan-pesan yang ingin disampaikan kepada para pembaca, juga dapat memuat suatu ideologi tertentu. Banyak studi yang menganalisis keterkaitan antara dongeng dan ideologi gender. Oleh karena itu, penulis memilih film Soviet berjudul Двенадцать месяцев ‘Dua Belas Bulan’ (1972) sebagai sumber data penelitian, karena terdapat elemen tambahan yang ditulis oleh Marshak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan skema aktan dan penokohan dalam film tersebut, dan menganalisis apakah ideologi gender terdapat dalam film tersebut, dan bagaimana ideologi tersebut ditampilkan. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan model aktansial Greimas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat stereotip gender dalam film tersebut yang terlihat dari skema aktansial dan penokohan para tokoh.
Fairy tales are often identified with messages to be conveyed to readers, and can also contain certain ideologies. Many studies have analyzed the relations between fairy tales and gender ideology. Therefore, the writer chose the Soviet film entitled Двенадцать месяцев 'Twelve Months' (1972) as the source of research data, because there are additional elements written by Marshak. The purpose of this research is to describe the actant scheme and the characterization in the film, and to analyze whether gender ideology is present in the film, and how the ideology is presented. The approach used is the Greimas' actantial model approach. The method used in this research is qualitative and descriptive analytical methods. The result of this research shows that there are still gender stereotypes in the film, which can be seen from the actantial schemes and the characterization of the characters.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rania Maharani Putri
"Film Send Me to The Clouds (送我上青云) adalah film drama komedi yang dirilis pada 16 Agustus 2019 di Cina. Film ini menceritakan tentang tokoh Sheng Nan yang merupakan perempuan lajang berumur 30 tahun dan belum menikah, yang harus berjuang menghadapi kanker ovariumnya. Kemudian, Sheng Nan dihadapi dengan petualangan baru yang memberikannya akan arti kehidupan. Penelitian ini akan menguraikan bagaimana perempuan modern dengan figur mandiri di Cina kini tidak lagi perlu untuk merasa bergantung kepada laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang penokohan Sheng Nan sebagai Leftover Women yang merepresentasikan karakter perempuan mandiri dalam film Send Me to The Clouds. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Sheng Nan sebagai perempuan mandiri mampu menunjukkan sudut pandang positif dari fenomena Leftover Women di Cina. Melalui tokoh Sheng Nan dalam film ini, dapat diketahui bahwa fenomena Leftover Women merupakan bentuk nyata keberhasilan emansipasi perempuan di Cina.

Send Me to The Clouds (送我上青云) is a comedy-drama film released on August 16, 2019 in China. This film tells a story about Sheng Nan, a single woman who is 30 years old and unmarried, and struggle with ovarian cancer. Then, Sheng Nan is faced with a new adventure that will give her the meaning in her own life. This study will describe an independent figures women in China now adays no longer dependent on men. This study also aims to discuss the characterization of Sheng Nan as a Leftover Woman who represents an independent female character in the film Send Me to The Clouds. The method used in this research is a qualitative method. The results of the study will show that Sheng Nan as an independent woman is able to show a positive perspective on the Leftover Women phenomenon in China. Through Sheng Nan's character in this film, it can be seen that the Leftover Women phenomenon is the success of women's emancipation in China."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library