Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Budiastuti
"Tesis ini membahas tentang jilbab dalam perspektif sosiologi, yang menekankan pada penelitian tentang makna jilbab di lingkungan fakultas hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Melalui pendekatan kualitatif yang digunakan, terutama melalui teknik observasi dan wawancara, tesis ini ditujukan untuk menggali alasan, motif ataupun hal-hal yang dapat melatarbelakangi seseorang untuk berjilbab. Berjilbab bagi beberapa mahasiswi maupun dosen dan karyawati berada dalam sebuah proses dan melalui perjalanan waktu, yang juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial yang membentuknya.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, studi ini menunjukkan bahwa makna jilbab di lingkungan fakultas hukum UMJ, merupakan bagian dari cara berpakaian yang bernuansa agama, yang direalisasikan dalam beragam bentuk dan model ataupun cara berjilbab. Dalam hal ini, jilbab melekatkan fungsi pakaian, yaitu sebagai penutup dan pelindung tubuh, serta memiliki fungsi untuk mempercantik diri dan simbol identitas muslim.
Dihadapkan pada kenyataan ini, maka jilbab di fakultas hukum UMJ, meski berada pada refleksi bertemunya beragam nilai, yaitu antara nilai kebaikan (moralitas dan identitas), kebenaran (norma dan praktek agama) dan kebagusan (estetika dan mode), namun nilai kebagusanlah yang lebih menonjol di antara nilai-nilai lainnya.
Dengan demikian, di kalangan mahasiswi, dosen maupun karyawati fakultas hukum UMJ, meski jilbab sebagai bentuk tindakan sosial dan juga telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, namun pemaknaannya terkait pada terjadinya kontrol sosial dalam sebuah komunitas. Berjilbab juga merupakan refleksi dari berjalannya fungsi solidaritas sosial. Hal ini sejalan dengan keberadaan jilbab yang bernilai netral sebagai benda dan bagian dari cara mengkomunikasikan pakaian perempuan muslim.

This thesis discusses the veil in the perspective of sociology, which emphasizes the study of the meaning of hijab in the law faculty of University of Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Through a qualitative approach is used, primarily through observation and interview techniques, this thesis aimed to explore the reasons, motives or the things a person can be behind the veil. Veiled for some students, faculty and employee are in a process and through the passage of time, which is also influenced by the social environment that shape it.
Based on research conducted, this study suggests that the meaning of veil in UMJ law school environment, is part of the way of religious dress, which is realized in various forms and models or veiled way. In this case, the embedding function hijab clothing, namely as a cover and body armor, and has a function to beautify themselves and a symbol of Muslim identity.
Faced with this reality, then the veil in UMJ law school, despite being the reflection of the convergence of diverse values, namely between the values of goodness (morality and identity), truth (religious norms and practices) and fineness (aesthetics and fashion), but the more fineness prominent among other values.
Thus, among students, faculty and employee UMJ law school, although the hijab as a form of social action and have also become part of everyday life, but its meaning related to the occurrence of social control in a community. Veiling is also a reflection of the functioning of social solidarity. This is consistent with the existence of a value-neutral veil as part of the body and communicating the way muslim women dress.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2012
T31899
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Iqbal
"Ada berbagai macam dan bentuk dalam praktek menggunakan jilbab dikalangan perempuan muslim di Indonesia. Keragaman bentukpraktek berjilbab dilatarbelakangi bagaimana konstruksi akan pemaknaan praktek berjilbab terbentu. Berbagai hal mempengaruhi proses konstruksi akan pemaknaan terhadap jilbab terbentuk. Melalui analisa konstruksi sosial, penelitian ini melihat bagaimana konstruksi makna parktek berjilbab berproses didalam diri perempuan berjilbab. Berbagai makna yang terbentuk itu sebagai respon terhadap apa yang ada dilingkungan sosial perempuan berjilbab. Selain itu, jilbab juga hadir sebagai simbol puritan religiusitas, ekonomi, eksistensi diridan simbol daya tarik perempuan dalam konteks Indonesia yang populasi terbesar warga negaranya adalah umat Islam.

There are various kinds and forms in the practice of wearing veil among Muslim women in Indonesia. These diversity is a construction of meaning of those various kinds of veil wearing. There are a lot of things that influence the construction of meaning. Through the social construction analysis, this research see how the process of meaning is formed within muslim women. Those meanings are formed as a response to social environment in which they are apart of. Moreover, veil is also seen as a symbol of religious-purity, economy, self-existance, and an attractive symbol of muslim women in Indonesia, where most of the population are muslims."
Depok: Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Farida Hasna Annuha
"Saat ini wanita muslim telah melakukan revolusi gaya berpakaian dengan mengikuti tren fashion namun tetap sesuai aturan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fashion consciousness terhadap hijab fashion consumption pada hijabers Generasi X dan Y. Penelitian ini melibatkan 430 hijabers dari seluruh Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fashion consciousness secara signifikan berpengaruh terhadap hijab fashion consumption. Fashion consciousness pada Generasi X dipengaruhi oleh source of fashion knowledge dan fashion uniqueness. Fashion consciousness pada Generasi Y dipengaruhi oleh source of fashion knowledge, dressing style dan fashion uniqueness. Pada kedua generasi, fashion consciousnesss tidak dipengaruhi oleh fashion motivation.

Muslim women have transformed themselves in the way they dress to follow fashion trends while complying Islamic rules. This study aims to analyze the effect of fashion consciousness towards hijab fashion consumption on hijabers Generation X and Y. Data for this research were 430 hijabers from around Indonesia. The result of this research shows that fashion consciousness has significant effect on hijab fashion consumption. Fashion consciousness on Generation X is significantly affected by source of fashion knowledge and fashion uniqueness. Meanwhile fashion consciousness on Generation Y is significantly affected by source of fashion knowledge, dressing style and fashion uniqueness. On both generations, fashion consciousnesss is not affected by fashion motivation."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
S69829
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Farah Ayu Hadianty
"ABSTRAK
Perkembangan fesyen muslim sejak tahun 2010 sampai dengan sekarang memiliki
makna dibalik keindahan estetika atau tampilan luar yang terlihat. Fesyen muslim
membuka peluang untuk perempuan muslim terlibat aktif di dalam masyarakat.
Studi kualitatif ini menggunakan analisis data wawancara mendalam disertai
dengan data-data pendukung untuk menjelaskan bagaiman proses pembentukan
dan perubahan identitas perempuan Islam melalui fesyen muslim dalam lingkup
HIJUP. Perkembangan fesyen muslim tidak hanya terkait dengan hal estetika atau
penampilan luar seorang perempuan muslim, melainkan juga membentuk
pandangan, nilai-nilai, cara hidup seorang perempuan. Terdapat makna mendalam
yang terkandung dalam perkembangan fesyen muslim. Tetapi yang terlihat selama
perkembangan awal hanya sebatas tampilan.

ABSTRACT
Muslim fashion developments since the year 2010 up to now have the meaning
behind the aesthetic or outward appearance looks. Muslim fashion opens
opportunities for muslim women actively involved in the community. This
qualitative study using in-depth interview data analysis accompanied with
supporting data to explain how the process of the formation and changes of
identity of Islamic women through muslim fashion within the scope of HIJUP.
Muslim fashion development is not only related with the aesthetic or outward
appearance of a musim women, but also shaping the view, values, way of life for
a woman. There is a deep meaning embodied in the development of muslim
fashion. But seen during early development only as appearance."
2017
S65822
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library