Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Innas Widiasti
"Kemoterapi digunakan untuk terapi kanker kolorektal memiliki efek samping yang merugikan pasien. Obat herbal digunakan sebagai terapi komplementer karena memiliki nilai terapeutik dan toksisitas yang rendah, seperti kurkumin yang diekstrak dari umbi tanaman Curcuma longa L. Kurkumin memiliki mekanisme kerja yang terintegritas ke beberapa target sehingga digunakan analisis metabolomik untuk mempelajari mekanisme dan memantau respons pengobatan. Metabolomik sebagai metode analisis pengembangan obat dapat memberikan informasi fenotipik tentang sistem biologis melalui pemeriksaan perubahan metabolisme pada metabolomik tidak tertarget. Analisis PCA spektrum absorbansi FTIR menunjukkan kemiripan profil metabolit pada daerah panjang gelombang NC=O medium kultur sel HT-29 antara perlakuan dengan kurkumin dan perlakuan dengan cisplatin. Lima metabolome hasil anotasi data pengolahan MSDIAL yaitu 1-Bromo-2-Chloroetana, 2-Cyanoacetamida, Dimetilamina, Asam 2-Nitrobenzoat , dan Butana. Metabolome 2-Cyanoacetamida sebagai penanda respon sel HT-29 terhadap perlakuan dengan kurkumin berdasarkan uji t -test nilai p < 0,05. Akurasi pemisahan data PCA kultur sel HT-29 antara perlakuan kurkumin dan kontrol dengan Support vector machine nilai AUC > 0,92 dan CA > 0,80 untuk semua spektrum serapan (O-H, C-H dan N-C=O). Confusion matrix kelima metabolit anotasi MSDIAL bisa dibedakan pada kultur sel HT-29 perlakuan dengan kurkumin, tetapi kelima metabolit ini tidak bisa membedakan antara cisplatin, doxorubicin, 5-fluorouracil, dan kontrol sel.
Chemotherapy used for colorectal cancer therapy has adverse effects in patients. Herbal medicine is used as a complementary therapy because it has a low therapeutic toxicity, as in curcumin. Curcumin has an integrity mechanism of action to several targets so metabolomics analysis is used to study the mechanisms and monitor treatment responses. Metabolomic as a method can provide phenotypic information about biological systems through the examination of metabolic changes in untargeted metabolomics. PCA of the FTIR absorbance spectrum showed similarities in metabolite profiles N-C=O wavelength region of the HT-29 cell culture medium between treatment with curcumin and treatment with cisplatin. The five metabolomes of the MSDIAL data annotations are 1-Bromo-2-Chloroethane, 2-Cyanoacetamide, Dimethylamine a, 2-Nitrobenzo acid, and Butane. Metabolome 2-Cyanoacetamide as a marker of HT-29 cell response with curcumin based on a ttest p-value< 0.05. Accuracy of PCA data separation of HT-29 cell cultures between treatment with curcumin and control with Support vector machine AUC values > 0.92 and CA > 0.80 for all absorption spectrums (O-H, C-H and N-C=O). Confussion matrix of MSDIAL five annotated metabolites could be distinguished in HT-29 cell cultures treated with curcumin, but these five metabolites could not distinguish between cisplatin, doxorubicin, 5-fluorouracil, and kontrol cells."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Gede Nyoman Jaya Nuraga
"Kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker dengan tingkat prevalensi tinggi. Terapi saat ini berupa tindak bedah, radioterapi dan kemoterapi masih memiliki kelemahan yaitu kekambuhan, metastasis, resistensi, serta beberapa efek samping, sehingga diperlukan penelitian alternatif pengobatan baru. Asam galat telah dikenal memiliki sifat sitotoksik terhadap berbagai sel kanker meskipun belum optimal. Perubahan struktur asam galat diketahui dapat merubah beberapa sifat fisiko kimia sehingga diharapkan dapet meningkatkan sifat sitotoksiknya terhadap kanker kolorektal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sitotoksisitas asam galat dan beberapa turunan alkil ester dan alkil eter terhadap sel kanker kolorektal HCT-116 secara in vitro. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan memberikan perlakuan kultur sel HCT-116 dengan asam galat dan turunannya dengan varian konsentrasi 1,6mg/mL ppm hingga 51,2 mg/mL. Viabilitas kemudian dihitung dengan mengukur nilai absorbansi yang selanjutnya dianalisis untuk memperoleh nilai IC50. Hasil analisis menunjukkan etil galat, salisil galat, propil galat, dialil-galat, amil galat, isoamil galat, sekunder amil galat, dan trans-2-heksinil-galat memiliki nilai IC50 lebih baik dari asam galat. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sitotoksisitas asam galat dibandingkan dengan derivat alkil ester dan alkil eter, dimana modifikasi gugus karboksil secara umum dapat memperbaiki sitotoksisitas derivat asam galat terhadap kultur sel HCT-116 secara pada kondisi in-vitro.
Colorectal cancer is one of the most prevalent cancer worldwide. Current therapy of colorectal cancer are surgical procedure, radiotherapy, and chemotherapy depends on morbidity of the case. Those therapy still have some limitations such as relapse, metastasis, resistance, and some mild to serious side effects. Gallic acid have been known as cytotoxic agent against various of cancer cells although its effects is not yet optimal. This study aims to measure the in vitro cytotoxicity of alkyl ester derivatives and alkyl eter derivatives compared with gallic acid to colorectal cancer cell HCT 116. This study is an experimental study conducted by treating HCT 116 cells culture with gallic acids and its derivatives at various concentration ranged from 1,6 mg mL to 51,2 mg mL. The viability of cells measured was calculated from absorbance measurement then analyzed to find IC50 values. The results shows etyl gallate, salicyl gallate, propyl gallate, dialyl gallate, amyl gallate, isoamyl gallate, 1 metyl butyl gallate, and trans 2 hexinyl gallate have better IC50 value compared to gallic acid. This results shows that there are difference of cytotoxicity of gallic acid derivatives compared to gallic acid. The modifications of carboxyl groups generally improve cytotoxicity of gallic acids on culture of colorectal cancer cells HCT 116."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2016
S70340
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library