Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Alika Savira
"[ ABSTRAK
Penelitian ini berjudul "Kepercayaan Interpersonal Terhadap Konsumen Dalam
Pembelian Melalui Belanja Online di Indonesia" yang membahas tentang bagaimana
responden bertindak dan membangun kepercayaan atas pembelian dalam lingkungan
online. Karena teknologi sekarang meningkat dan memberikan cara yang paling mudah
bagi pengguna dalam melakukan belanja online, tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen untuk berbelanja secara online,
saat berbelanja di internet memiliki banyak ketidakpastian karena pembeli dan penjual
tidak memiliki interaksi fisik atau keterlibatan. Terdapat risiko yang mungkin, yang dapat
mempengaruhi kepercayaan dalam platform belanja online.
ABSTRACT This research titled ?Interpersonal Trust among Consumers In Purchasing Through
Online Shopping in Indonesia? discuss about how respondents act and build trust upon
purchasing in online environment. As now technology improving and provides the easiest
way for users in doing online shopping. The purpose of this study is to determine what
factors influence consumers to shop online, while shopping on the internet has a lot of
uncertainties since buyer and seller have no physical interaction or engagement. There is
a possible risk, which may affect trust within the online shopping platform. A
questionnaire will be used in Indonesia with two hundred samples and will be spread out
via email and online to the respondents.;This research titled ?Interpersonal Trust among Consumers In Purchasing Through
Online Shopping in Indonesia? discuss about how respondents act and build trust upon
purchasing in online environment. As now technology improving and provides the easiest
way for users in doing online shopping. The purpose of this study is to determine what
factors influence consumers to shop online, while shopping on the internet has a lot of
uncertainties since buyer and seller have no physical interaction or engagement. There is
a possible risk, which may affect trust within the online shopping platform. A
questionnaire will be used in Indonesia with two hundred samples and will be spread out
via email and online to the respondents., This research titled “Interpersonal Trust among Consumers In Purchasing Through
Online Shopping in Indonesia” discuss about how respondents act and build trust upon
purchasing in online environment. As now technology improving and provides the easiest
way for users in doing online shopping. The purpose of this study is to determine what
factors influence consumers to shop online, while shopping on the internet has a lot of
uncertainties since buyer and seller have no physical interaction or engagement. There is
a possible risk, which may affect trust within the online shopping platform. A
questionnaire will be used in Indonesia with two hundred samples and will be spread out
via email and online to the respondents.]"
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Febrina Damayanti
"Karakteristik jasa yang tidak berwujud membuat konsumen sulit melakukan evaluasi sebelum mengkonsumsi, kondisi ini tentu menimbulkan tekanan pada diri konsumen. Secara psikologis, individu yang menghadapi suatu tekanan akan berusaha menguranginya. Hal ini menuntut produsen untuk menjalin hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan konsumen. Hubungan semacam ini akan efektif jika terjalin kepercayaan diantara kedua belah pihak.
Pada penelitian ini akan digambarkan bagaimana pengaruh kepercayaan dengan kinerja pemasaran suatu perusahaan jasa yang bergerak dibidang konstruksi. Perusahaan konstruksi sengaja dipilih dengan asumsi bahwa output yang diberikan kepada konsumen bersifat jasa. Pengaruh ini akan digambarkan dengan menggunakan pendekatan system thinking dan system dynamic. Kedua pendekatan ini digunakan untuk memahami dan memperbaiki sistem yang ada. Dengan menggunakan system dynamic, akan diperoleh gambaran bagaimana memformulasikan model yang menggambarkan suatu sistem, melakukan simulasi untuk memahami kebijakan yang lebih baik, dan implementasi (Forrester 1994). System dynamic juga membuat perusahaan mampu untuk melihat kompleksitas, tidak berpikir scarab (non-linearity) dan memahami struktur simpal (loop) umpan balik yang terjadi baik pada sistem sosial maupun fisik.
Setelah dilakukan simulasi terhadap mental model, ternyata diperoleh gambaran bahwa kepercayaan berpengaruh pada kinerja pemasaran perusahaan dalam dua hal. Pertama, kepercayaan mempengaruhi perusahaan dalam menentukan harga satuan proyek. Semakin percaya konsumen pada perusahaan, maka semakin mudah pihak manajemen untuk menentukan harga yang tinggi. Kedua, kepercayaan dapat meningkatkan jumlah proyek pertahun.
Hasil simulasi juga menunjukkan bahwa terdapat empat simpal yang bekerja diantara kepercayaan dan kinerja pemasaran. Simpal pertama dan kedua menunjukkan hubungan positif antara kepercayaan dengan harga satuan dan jumlah proyek pertahun. Kepercayaan konsumen yang tinggi akan menambah harga satuan dan jumlah proyek yang akhirnya akan meningkatkan profit perusahaan. Profit ini digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan sehingga tercipta kepuasan pada konsumen. Selanjutnya, jumlah proyek yang meningkat juga akan menambah biaya (cost) yang dikeluarkan perusahaan dan akan mengurangi profit. Simpal terakhir menunjukkan hubungan yang sebaliknya, dimana jumlah proyek yang meningkat ternyata juga dapat mengurangi kepuasan konsumen. Hal ini akan dialami perusahaan jika terjadi kesenjangan antara jumlah proyek dengan kapabilitas perusahaan.
Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa cara berpikir multi-arah akan membantu perusahaan maupun individu untuk melihat suatu fenomena atau masalah secara keseluruhan. Cara berfikir demikian juga membuat perusahaan mampu mengambil keputusan dan bertindak secara proaktif.

The intangible characteristic of service makes consumption evaluation so hard to do. This condition causes pressure for the customer. Psychologically, the individual that dealing with this pressure will try to reduce this pressure. This condition demand producers to build a healthy long term relationship with their customers. The relationship only works if there's a mutual trust between both sides.
This research describes the effect of trust to the marketing performance in a construction company. Construction company is deliberately chosen with the assumption this company sells services. The effect will be described with system thinking and system dynamic approach. These approaches are used to understand and to repair the existing system. With system dynamics, this company will see the big picture how to formulate model that describe a system, to simulate for better understanding, and to implement it (Forrester, 1994). System dynamic will make the company see the complexity, think non-linearity and understand the feedback loop that happens in the social or physical system.
After some simulation towards the mental model, this research finds that trust effect marketing performance in two ways. First, trust affects the company to determine the price for a project. The higher trust from the customer, the higher the price. Second, trust increases the number of projects.
This simulation shows that there are four loops between trust and marketing performance. The first and second loop shows positive connection between trust and project price and number of project. High trust rate will increase the price and number of project and finally increase company profit. This profit will be used to enhance service quality for customer satisfaction. The increasing in the number of project will add cost and this condition can reduce profit. The last loop show that increasing number of project can reduce customer satisfaction if there is a gap between number of project and company's capability.
According to all of these findings, this research can conclude that multi-dimensional way of thinking can help the company or person to see all aspects of a phenomenon. This way of thinking makes the company able to take the right decision and become proactive.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2004
T18857
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sitepu, Adma Sari
"Penelitian pembentukan intensi beralih penyedia jasa telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini, difokuskan terutama dalam transaksional, bukan variabel relasional. Dalam penelitian ini peneliti mengarahkan kepada pentingnya komitmen konsumen dalam intensi konsumen beralih penyedia jasa. Dengan menggunakan teori perilaku organisasi, penelitian sebelumnya tentang beralih penyedia jasa dilakukan berdasarkan pengembangan model beralih yang meliputi konseptual-konseptual tiga komponen komitmen konsumen. Structural Equation Modeling dengan program LISREL 8.30 digunakan untuk menguji model berdasarkan data yang diperoleh dari survey yang dilakukan terhadap 235 konsumen bengkel pemeliharaan dan perawatan mobil Auto2000 di Jabotabek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komitmen konsumen serta variabel anteseden yang mempengaruhi intensi konsumen beralih penyedia jasa dan kondisi psikologis komitmen tersebut.
Komponen komitmen merupakan mediasi antara variabel anteseden dengan intensi beralih. Adapun komitmen terdiri dari komitmen normatif dengan variabel anteseden nonna subjektif komitmen afeksi dengan variabel anteseden kepuasan dan kepercayaan, dan yang terakhir komitmen continuance dengan variabel anteseden biaya beralih dan ketertarikan produk altematif, Juga diuji interaksi antara komitmen tersebut. Hasil penelitian mendukung asumsi bahwa komitmen konsumen mepengaruhi intensi beralih penyedia jasa dan kondisi psikologis komitmen yang berbeda-beda. Karena itu penelitian pemasaran melihat pentingnya mempertimbangkan berbagai bentuk komitmen dalam memahami retensi pelanggan.

Research into the determinants of service provider switching has grown in the recent years, the focus has been predominantly on transactional, not relational variables. This research addresses the role of consumer commitment on consumer's intentions to switch. Drawing from the organizational behavior literature, they build on previous service switching research by developing a switching model that includes a three-component conceptualization of customer commitment. Structural Equation Modeling with LISREL 8.30 program is used to test the model based on data from a survey of 235 auto repair service customers, Auto2000 in Jabotabek. The research objective is to identify consumer commitment with its antecedent variables that affect consumer's intentions to switch service provider and commitment psychological states.
Commitment component were mediation between antecedent variables and intentions to switch. Thus, commitment consists of normative commitment with subjective norms as an antecedent variable, affective commitment with satisfaction and trust as an antecedent variable, and the last, continuance commitment with switching costs and alternative attractiveness as an antecedent variables. Also interaction between commitments is used to test. The research results support the notion that customer commitment affects intentions to switch service providers and the psychological states underlying that commitment may differ. As such, marketing research consider importance of these different forms of commitment in understanding customer retention.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2005
T18856
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Heru Santoso
"This study explores the effect of consumer confidence in the impact of housing market wealth and stock market wealth on private consumption for a panel of 10 Asian countries. This study using quarterly data from 2010 1st quarter to 2017 4th quarter and applies panel FMOLS method to assess long-term relationship between variables. The results show that the inclusion of consumer confidence changes the previous impact of housing market wealth and stock market wealth on consumption. Particularly, the interaction term between consumer confidence and housing market wealth has a positive significant impact on consumption, which is different from the previous insignificant impact of housing market wealth on consumption. On the other hand, the interaction term between consumer confidence and stock market wealth has a negative significant impact on consumption, which is different from the previous positive significant impact of stock market wealth on consumption. In addition, the supplementary findings show: (1) countries with higher financial sector development have stronger housing market and stock market wealth effect than from countries with lower financial sector development; (2) countries with higher income level have stronger housing market and stock market wealth effect than from countries with lower income level.

Studi ini mengeksplorasi pengaruh kepercayaan konsumen terhadap wealth effect dari pasar perumahan dan pasar saham terhadap tingkat konsumsi di 10 negara Asia. Studi ini menggunakan data triwulanan dari 2010 kuartal pertama hingga 2017 kuartal keempat dan menggunakan metode panel FMOLS untuk melihat hubungan jangka panjang antar variabel. Hasil studi menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen mengubah wealth effect dari pasar perumahan dan pasar saham terhadap tingkat konsumsi. Interaksi dari kepercayaan konsumen dan wealth effect dari pasar perumahan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap konsumsi, berbeda dari dampak sebelumnya yang tidak signifikan dari wealth effect pasar perumahan terhadap konsumsi. Di lain sisi, interaksi antara kepercayaan konsumen dan wealth effect dari pasar saham memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap konsumsi, berbeda dari dampak sebelumnya yang positif dan signifikan dari wealth effect pasar saham terhadap konsumsi. Selain itu, studi ini menunjukkan: (1) negara-negara dengan perkembangan sektor keuangan yang lebih tinggi memiliki wealth effect dari pasar perumahan dan pasar saham yang lebih kuat dibandingkan negara-negara dengan perkembangan sektor keuangan yang lebih rendah; (2) negara-negara dengan tingkat pendapatan yang lebih tinggi memiliki wealth effect dari pasar perumahan dan pasar saham yang lebih kuat dibandingkan negara-negara dengan tingkat pendapatan yang lebih rendah. "
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
T52873
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ava Anisa Rakhma
"[ABSTRAK
Perkembangan merek pakaian di Indonesia khususnya Jakarta cukup pesat, banyak ritel pakaian yang bermunculan, khususnya pakaian merek luar negri yang masuk ke pasar retail Indonesia. Indonesia menarik bagi peritel luar negeri tersebut karena banyak data statistik Indonesia yang menigkat, salah satunya menunjukan tumbuhnya kelas menengah Jakarta yang menandakan pertumbuhan kesejahteraan masyarakat semakin membaik. Sehingga, memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki potensi dalam menghadapi persaingan masyarakat ekonomi ASEAN. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu strategi dari pakaian merek luar negeri yang terdapat di Jakarta sehingga dapat diimplementasikan pada local brand.
Penelitian ini membahas purchase intention yang ditinjau dari normative influence, consumer ethnocentrism, consumer confidence, brand consciousness, perceived quality dan emotional value. Model teoritis penelitian ini disampaikan melalui 10 hipotesis dan pengolahan data menggunakan Structural Model Equation. Sample berjumlah 200 responden, dikumpulkan dengan kuesioner online dan offline untuk mencari informasi konsumen yang pernah membeli pakaian merek luar negeri dan bertempat tinggal di Jakarta .
Hasil penelitian menunjukan bahwa normative influence dan consumer confidence memiliki pengaruh positif terhadap brand consciousness. Kemudian penelitian menemukan brand consciousness berpengaruh positif terhadap perceived quality dan emotional value, serta emotional value memberikan pengaruh pada purchase intention. Namun, consumer ethnocentrism dan perceived quality tidak memberikan pengaruh pada purchase intention.;

ABSTRACT
The development of apparel brands in Indonesia, especially Jakarta is quite rapid, many emerging retail apparel, especially foreign apparel brand that enters Indonesian retail market. Indonesia attractive to foreign retailers such as statistical data that shows Indonesia's growth, one of which shows the growth of the middle class in Jakarta which signifies improved public welfare. Thus, shows that Indonesia has the potential to compete in ASEAN economic community. Therefore, this study aims to find out the strategy of foreign apparel brand located in Jakarta so that it can be implemented on local brand.
This study discusses the purchase intention in terms of normative influence, consumer ethnocentrism, consumer confidence, brand consciousness, perceived quality and emotional value. The theoretical model is delivered through 10 research hypotheses and data processing using the Structural Equation Model. Sample were 200 respondents, were collected by a questionnaire online and offline to search for consumers information regarding who ever bought foreign apparel brand and lived in Jakarta.
The results showed that the normative influence and consumer confidence have a positive influence on brand consciousness. Later studies found brand consciousness positive effect on perceived quality and emotional value, as well as the emotional value's influence on purchase intention. However, consumer ethnocentrism and perceived quality have no effect on purchase intention., The development of apparel brands in Indonesia, especially Jakarta is quite rapid, many emerging retail apparel, especially foreign apparel brand that enters Indonesian retail market. Indonesia attractive to foreign retailers such as statistical data that shows Indonesia's growth, one of which shows the growth of the middle class in Jakarta which signifies improved public welfare. Thus, shows that Indonesia has the potential to compete in ASEAN economic community. Therefore, this study aims to find out the strategy of foreign apparel brand located in Jakarta so that it can be implemented on local brand.
This study discusses the purchase intention in terms of normative influence, consumer ethnocentrism, consumer confidence, brand consciousness, perceived quality and emotional value. The theoretical model is delivered through 10 research hypotheses and data processing using the Structural Equation Model. Sample were 200 respondents, were collected by a questionnaire online and offline to search for consumers information regarding who ever bought foreign apparel brand and lived in Jakarta.
The results showed that the normative influence and consumer confidence have a positive influence on brand consciousness. Later studies found brand consciousness positive effect on perceived quality and emotional value, as well as the emotional value's influence on purchase intention. However, consumer ethnocentrism and perceived quality have no effect on purchase intention.]"
2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Herjuno Bagus Wicaksonoputro
"Studi ini menguji pergerakan dari indeks harga saham syariah di Indonesia terhadap perubahan pada sentimen investor dan faktor-faktor makroekonomi. Dalam studi ini, sentimen investor proksi yang digunakan adalah Consumer Confidence Index CCI, sementara variabel faktor-faktor makroekonomi variabel yang digunakan adalah Indeks Harga Saham Gabungan IHSG, Indeks Produksi Industri IPI, Consumer Price Index CPI, nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat, tingkat penawaran uang, dan tingkat suku bunga BI Rate. Penelitian ini menggunakan metode pengujian Ordinary Least Square dengan frekuensi data bulanan dari bulan Januari 2006-Juni 2016. Studi ini melaporkan bahwa CCI, IHSG, dan tingat penawaran uang, memiliki pengaruh signifikan terhadap imbal hasil saham syari'ah JII.

This study examines the level of exposure Islamic stock price indices in Indonesia to the relative change in investor sentiment index and macroeconomic factors. For investor sentiment, the proxy is the Consumer Confidence Index CCI. For macroeconomic variables, the proxies are Indonesia Composite Index, industrial production index, consumer price index, the exchange rate of rupiah against the US dollar, money supply, and interest rates the data used for this variable is the BI Rate. The author conducts the ordinary least square OLS test with the monthly data from January 2006 to June 2016. The study reports that CCI, Indonesia Composite Index, and money supply have the significant influence in Islamic Price Index in Indonesia.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
S68687
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library