Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Willy Sebastian
"Tujuan dari penelitian yang dilakukan dalam karya akhir ini adalah untuk menguji pengaruh variabel agregat ICC (Implied Cost of Capital) tehadap pergerakan agregat return yang berupa market return dan portfolio return. Nilai dari agregat ICC dihitung sesuai dengan metode yang diajukan oleh Li, Ng, dan Swaminatan (2013) dimana ICC untuk tiap perusahaan akan dibobot berdasarkan kapitalisasi pasarnya. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model regresi dari 120 observasi pada nilai agregat ICC bulanan selama sepuluh tahun dari periode Januari 2003 sampai Desember 2012. Hasil dari penelitian ini membuktikan bawah agregat ICC berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pergerakan agregat return, bahkan setelah dikontrol dengan beberapa variabel valuation ratio seperti agregat dividend yield, agregat market to book ratio, dan agregat price to earning ratio.
The objective of this research is to analyze the influence of aggregate implied cost of capital toward the movement of aggregate return which are market return and portfolio return. The construction of aggregate ICC is based on the method of Li, Ng, and Swaminatan (2013) which the ICC of each firm are weighted by its market capitatlization. Hypotesis testing is conducted using regression models with 120 observations of ten-year period of montly aggregate ICC from January 2003 to December 2012. The empirical result from this research shows that the aggregate ICC has a significant positive influence toward aggregate return, even after being controlled by several aggregate valuation ratio such as aggregate dividend yield, aggregate market to book ratio, and aggregate price to earning ratio."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Daffa Dzakwan Jamal
"Studi ini menganalisis pengaruh emisi karbon terhadap risiko idiosinkratik dan biaya modal pada perusahaan terbuka non-keuangan di Indonesia periode 2019–2023. Menggunakan data panel dari 52 perusahaan di delapan sektor industri. Penelitian ini menggunakan model regresi Random Effect dengan clustered robust standard error untuk mengatasi heteroskedasitas dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik total emisi maupun intensitas emisi tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap risiko idiosinkratik. Namun, intensitas emisi karbon ditemukan memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap biaya modal, sedangkan total emisi tidak berpengaruh. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi emisi karbon mulai diperhitungkan oleh pasar dalam penilaian risiko keuangan, meskipun risiko spesifik perusahaan belum sepenuhnya dipengaruhi oleh kinerja emisi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran risiko lingkungan di pasar negara berkembang dan mendukung pentingnya integrasi aspek keberlanjutan dalam strategi pembiayaan dan manajemen risiko perusahaan.
This study analyzes the effect of carbon emissions on idiosyncratic risk and cost of capital in non-financial publicly listed companies in Indonesia during the 2019–2023 period. The research uses panel data from 52 companies across eight industry sectors. The analysis employs Random Effects regression models with clustered robust standard errors to address heteroskedasticity and autocorrelation. The findings reveal that neither total emissions nor emission intensity have a significant relationship with idiosyncratic risk. However, carbon emission intensity shows a positive and significant association with the cost of capital, while total emissions do not. These results suggest that emission efficiency is beginning to be recognized by the market as a relevant factor in financial risk assessment, even though firm-specific risks remain largely unaffected by carbon performance. This study contributes to the growing literature on environmental risk in emerging markets and highlights the importance of integrating sustainability considerations into corporate financing strategies and risk management."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library