Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rachel Welmina Clemensi
Abstrak :
Anak-anak kecil kerap mengajukan pertanyaan-pertanyaan pada usia empat sampai tujuh tahun. Zusje, seorang tokoh utama komik strip Zusje karya Gerrit de Jager, merupakan anak berusia lima tahun yang suka mengajukan pertanyaan kepada orang terdekatnya. Pelanggaran maksim terjadi saat mitra tutur Zusje menjawab pertanyaannya dengan tidak mematuhi prinsip kerja sama Grice. Penelitian ini membahas tentang pelanggaran maksim yang terdapat pada respons dari mitra tutur Zusje terhadap pertanyaan yang Zusje ajukan. Pelanggaran ini dianalisis dari bentuk kalimat tanya Zusje, serta jawaban yang diberikan mitra tuturnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan paparan mengenai tujuan pelanggaran maksim pada percakapan yang mengandung kalimat tanya Zusje beserta respons yang didapat dari mitra tutur Zusje. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif yang didasari oleh studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Zusje didominasi oleh pertanyaan ya/tidak (ja/nee-vragen). Pelanggaran maksim sering terjadi saat mitra tutur Zusje memberikan respons atas pertanyaan Zusje, yaitu maksim relevansi. Pelanggaran maksim tersebut didominasi oleh tujuan untuk menyampaikan pesan sindiran, yaitu menggambarkan realitas kehidupan masa kini dan menyindirnya. ......Children between four and seven years old often ask questions. The main character named Zusje is a five-year-old child from the comic strip Zusje by Gerrit de Jager who likes to ask questions to those who are closest to her. Maxim violation happens when Zusje’s speech partner answering her question without obeying the principles of cooperation by Grice. This research discusses the violation of maxims contained in the response of Zusje’s speech partner to the question Zusje asked. This violation is analyzed from the form of Zusje’s question sentence, as well as the answer given by her speech partner. The purpose of this research is to explain the purpose of maxim violations in conversations containing Zusje’s questions and the responses obtained from her speech partner. This research is a qualitative with descriptive analysis method based on literature review. The results indicate that questions by Zusje were dominated by yes/no questions (ja/nee-vragen). Violations of maxims often occurred when Zusje’s speech partner gave response to her question, namely maxim of relevance. Violation of these maxims has a dominant purpose as conveying a satirical message to describe and satirize the reality of today’s life.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library