Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Fitri Nurul Imani
Abstrak :
Photocatalytic degradsi Ibuprofen dalam larutan air dilakukan dengan menggunakan ion besi sebagai activator persulfat (PS) pada cahaya tampak. Nanopartikel hematite disintesis dengan menggunakan metode hidrotermal. Pada penelitian ini, tiga variasi weight percent graphene ditambahkan pada nanopartikel hematite untuk mendapatkan performa katalitik terbaik. Katalis nanokomposit dengan sepuluh wight percent graphene menunjukkan performa katalitik terbaik, kemudian katalis ini ditambahkan dengan dua variasi weight percent perak. Seluruh material kemudian dikarakterisasi dengan X-ray Diffraction (XRD), Thermal Gravimetric Analysis (TGA), X-ray Fluorescence (XRF), Raman, UV-Vis DRS dan BET. Proses degradasi diamati dibawah parameter eksperimen yang berbeda, seperti konsentrasi awal dan pH. Performa katalitik terbaik diperoleh pada konsentrasi IBP dan pH yang rendah. Peningkatan kosentrasi PS dan dosis katalis juga menunjukkan tingkat degradasi optimum. Nanokomposit Ag/Fe2O3/Graphene memiliki tingkat degradsi yang lebih baik daripada hematite/Graphene dan nanopartikel hematite. Hasil uji scavenger menunjukkan bahwa elektron merupakan spesies aktif dalam proses fotokatalitik ini. ......­Ibuprofen photocatalytic degradation in the aqueous solution was carried out using Iron ions as persulfate (PS) activators under visible light irradiation. Hematite nanoparticle was synthesized using hydrothermal method. In this study, three variations of the graphene weight percent were added to nanoparticles to obtain the nanocomposite’s best photocatalytic performance. The nanocomposite catalyst with ten weight percent graphene showed the best photocatalytic performance, then this catalyst was added with two weight percent variations of silver. All materials were then characterized by X-ray Diffraction (XRD), Thermal Gravimetric Analysis (TGA), X-ray Fluorescence (XRF), Raman, UV-Vis DRS and BET. The degradation was investigated under different experimental parameters such as initial dye concentration and pH. The best photocatalytic performance was obtained at low Ibuprofen concentration and pH. An increase in PS concentration and catalyst dosage indicates the optimum degradation rate. Ag/hematite/graphene nanocomposite gives a better degradation rate than the hematite/graphene and hematite nanoparticle. Scavenger result showed that electrons are the active species in the photocatalytic process.
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nadiarani
Abstrak :
Ibuprofen merupakan obat yang bersifat hidrofobik sehingga memiliki kelarutan yang rendah dalam air. Kelarutan ibuprofen dalam air dapat ditingkatkan dengan menggunakan surfaktan. Pada penelitian ini, surfaktan yang digunakan adalah saponin yang berasal dari ektraksi buah lerak dengan menggunakan teknik maserasi. Senyawa metabolit sekunder dalam fraksi air dan fraksi eter diuji dengan uji fitokimia. Saponin yang berada pada fraksi air dikarakterisasi menggunakan UV-Vis dan FTIR. Nilai Konsentrasi Misel Kritis KMK saponin ditentukan dari kurva antara tegangan permukaan yang diukur dengan Tensiometer Cincin Dounouy terhadap konsentrasi saponin dalam 3 media. Nilai KMK dari saponin dalam media air sebesar 500 ppm, pada pH 7,4 sebesar 600 ppm, dan pada pH 1,2 sebesar 300 ppm. Nilai solubilisasi ibuprofen diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan dikarakterisasi menggunakan mikroskop. Kondisi optimum solubilisasi ibuprofen didapatkan pada konsentrasi 1000 ppm saponin, 0,2 mg/mL ibuprofen, dan pada waktu 6 jam dengan nilai solubilisasi sebesar 0,108 mg/mL. Nilai parameter solubilisasi yang didapatkan yaitu koefesien partisi molar misel-air Km sebesar 2,414 dan energi bebas Gibbs ?G0 sebesar -2,198 kJ/mol. Hasil uji disolusi secara in vitro selama 2 jam sebesar 99 dalam pH 7,4 dan 18 pada pH 1,2. ......Ibuprofen is a hydrophobic drug, which has a low solubility in water. Solubility of ibuprofen in water could be improved with the use of surfactant. Surfactant by used in this research was saponin derived from the extraction of lerak fruit by using the maceration technique. Secondary metabolites in water fraction and ether fraction were tested with phytochemical test. Saponin that is presented in the water fraction was characterized by using UV Vis and FTIR. Critical Micelle Concentration CMC of saponin values were determined by curve of the surface tension which measured by using Tensiometer Cincin Dounouy towards the saponin concentration in 3 mediums. CMC values from saponin in the water medium were 500 ppm, 600 ppm in PH condition of 7.4, and 300 ppm in PH condition of 1.2. Solubility value of ibuprofein was measured by using UV Vis spectrofometer and characterized by using microscope. Solubility 39 s optimum condition of ibuprofen obtained in the concentration of saponin of 1000 ppm, 0,2 mg mL ibuprofen, and in 6 hours with the solubility value of 0,108 mg mL. The parameter of solubility that are obtained were 2,414 of molar micel water partition coefficient Km and 2,198 kJ mol of gibbs free energy G0 . The test of In Vitro dissolution result showed 99 under the condition of pH of 7,4, and 18 under the condition of pH of 1,2, both within the duration of 2 hours of work.
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2017
S66497
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library