Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 35 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Syafyuddin
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor-faktor penentu terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Faktor tersebut adalah risiko politik, nilai tukar mata uang, tingkat inflasi, pertumbuhan domestik bruto dan tingkat upah.
Penggunaan data kwartalan time series periode 1990 sampai tahun 2003, memerlukan pengujian slasioneriras. Variabel FDL inf; dan wage mempunyai order integrasi I(0), sedangkan variabel risk, kurs, dan PDB mempunyai order integrasi I(l). Oleh karena itu OLS dijalankan dengan first diference untuk meyakinkan semua variabel sudah stasioner. Dengan pertimbangan pengaruh variabel-variabel bebas memerlukan time-lag, maka untuk semua variabel bebas digunakan lag 1.
Hasil OLS, lag 1 perubahan risk berpengaruh negatif terhadap FDI dengan tarif signifikansi a= I0 % dan lag I pembahan wage yang berpengaruh negatif terhadap FDI dengan taraf signifikansi a= 1 %.
Koefisien regresi B1 sebesar -26,178 menunjukkan bahwa: Jika lag I perubahan risiko politik naik sebesar satu indek, maka perubahan FDI turun sebesar US S 26.178 Million, sedangkan variabel-variabel Iainnya konstan. Koefisien regresi B5 sebesar -8,204 menunjukkan bahwa: Jika lag I perubahan wage naik sebesar Seribu rupiah, maka perubahan FDI turun sebesar US S 8.204 Million, sedangkan variabel-variabel lainnya konstan.
Koefisien determinasi sebesar sebesar 0,177 menunjukkan bahwa variabel-variabel bebasnya secara bersama-sama dapat menerangkan variasi variabel terikatnya sebesar 17,7 %, sedangkan sisanya diterangkan oleh faktor-faktor yang lain.

This research is aim to test of determinant factor impact to foreign direct investment in Indonesia. Those factors are: political risk, exchange rate, inflation, GNP, and wage.
Using quarterly time series data from 1990 up to 2003 should be applied for stationary test. FDI, Inflation, and Wage variables have order integration I(0), but Risk, Exchange rate, and PDB have order integration I(l). Therefore OLS run at first difference to make sure all variable have stationary. With consider of impact of explanatory variables need to use time lag, therefore lag l use for all explanatory variables.
OLS results, difference risk lag I has negative impact to FDI significant at or. = 10 % and difference wage lag I has negative impact to FDI significant at or= 1 %.
The regression coefficient B1 of -26.178 means that by holding other explanatory variables constant the FDI decrease by about US $ 26.178 Million for every one point increase in risk index. Likewise, by holding other explanatory variables constant, the regression coefficient B5 of -8.204 implies that FDI decrease by about US $ 8.204 Million for every one thousand IDR increase in wage.
Determination coefficient value of 0.177 means that explanatory variables together account for about 17.7 % of the variation in FDI. Other variation explained by other factors."
Depok: Universitas Indonesia, 2005
T15781
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
R. Jaka Setia
"Penelitian ini menganalisa hubungan antara penanaman modal asing dan regulasi bisnis. Penanaman modal asing yang masuk ke ketiga Negara, Indonesia, Malaysia, dan Philipina akan diukur dengan menggunakan indikator regulasi bisnis yang dikeluarkan oleh Bank Dunia. Indikator regulasi bisnis yang dianalisa adalah memulai bisnis (jumlah prosedur, waktu, biaya, modal minimal), merekrut dan memecat tenaga kerja (indeks tingkat kesulitan untuk merekrut, indeks keterbatasan jam kerja, indeks tingkat kesulitan untuk memecat, biaya PHK), mendapatkan kredit (indeks kepastian hukum, indeks informasi kredit), penyelesaian perselisihan kontrak (jumlah prosedur, waktu, biaya) dan menutup bisnis (waktu, biaya, tingkat pengembalian modal). Dengan menggunakan model regresi linear kelima variable independent dianalisa dalam hubungannya dengan variable penanaman modal langsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beragamnya jumlah modal asing yang masuk ke tiga negara, variasi jumlah penanaman modal asing dapat dijelaskan dalam beragam tingkatan oleh indicator regulasi bisnis pada masing-masing negara penerima baik secara tezpisah maupun bersama-sama. Arah hubungan antam setiap indikator regulasi bisnis terhadap penanaman modal asing bervariasi pada setiap negara. Pada beberapa kasus, hasil yang kontradiksi pada indikator yang sama pada studi muncul, dan pada indikator lainnya menunjukkan hasil yang mendukung. Ketiga negara penerima modal asing tersebut memiliki regulasi yang berbeda terhadap penanaman modal asing sesuai perekonomian dan faktor lainnya. Karenanya mereka membangun regulasi bisnis yang hanya dapat diterapkan pada negara mereka sendiri. Untuk studi lebih lanjut terhadap penanaman modal asing dan falctor apa yang dapat mempengaruhi pergerakannya, akan lebih baik jika penelitian melibatkan perusahaan multinasional dan faktor lokasi dan lebih memperhatikan UKM, karena mereka sekarang memegang peranan penting dalam membangun perekonomian negara-negara berkembang.

This research investigates the association of Foreign Direct Investment and business regulation. Foreign Direct Investment inflow in each of three countries,Indonesia, Malaysia and Philippines will be measure by using business regulation indicators built by World Bank. The business regulations indicators being analyzed are: starting a business (number of procedures, time, cost, nlinimum capital), hiring and tiring workers (difficulty of hiring index, rigidity of hours index, difficulty of tiring index, Bring costs), getting credit ( legal rights index, credit information index), enforcing contracts (number of procedures, time, cost) and closing a business (time, Cost, recovery rate). Using the linear regression model the five independent variables were analyzed of their association with foreign direct investment variable.
Findings of this study show that in the case of foreign direct investment flow to the three host countries, Indonesia, Malaysia, and Philippines, the variance of amount of foreign direct investment can be explained in various degrees by host country business regulation indicators independently or jointly. The direction of the relationship between each business regulation indicators to the foreign direct investment varies hom country to country. In some areas, contradicting results compared to the studies investigating the same issue appears and in some area they show a supporting result. Those three host countries have different regulation toward foreign direct investment according to their economic conditions and other important factors. Therefore they build their own business regulations, which may only be applied in their own territory.
For future studies on foreign direct investment and what factors that could influence the movement, it would be likely more reliable if the research includes multinational companies and location factors and gives more attention to small and medium enterprises, as they are now play an important role in boosting many developing countries economic.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2006
T21732
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
Washington: Indonesian Embassy, 1967
332.670 IND f
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Nasution, Rusman Affandi
"ABSTRAK
Tesis ini meneliti tentang pengaruh pajak, khususnya sistem pajak, dalam menentukan masuknya investasi asing (FDI) di negara-negara di dunia dari tahun 2010-2017. Dalam tesis ini, sistem pajak merupakan gambaran atas tingkat kemudahan pembayaran pajak dan kompleksitas peraturan pajak di satu negara. Dengan melakukan pengklasifikasian negara-negara berdasarkan tingkat pendapatannya, penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pajak merupakan faktor penting bagi investor asing sebelum melakukan investasi di negara-negara miskin dan berkembang. Untuk negara-negara kaya, penurunan tarif pajak merupakan faktor yang lebih dominan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya reformasi institutional di negara-negara miskin dan berkembang dalam mengundang masuknya investasi asing.

ABSTRACT

This thesis examines the impact of the tax system in determining FDI inflows in countries around the world from 2010 to 2017. We group the countries into two groups, based on income levels. Our findings suggest that the tax system, which reflects the easiness of tax payment, and the commitment to all tax regulations, plays a significant role in determining FDI inflows in low & middle-income countries. In high-income countries, it is the corporate tax cut that plays the role. The result implies that improved institutional performance in low & middle-income countries is an essential factor to induce FDI inflows."
2019
T55249
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Antonius Budi Hariadi
Depok: Universitas Indonesia, 1992
S23097
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1992
S22759
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nurhasanah
Depok: Universitas Indonesia, 1993
S22781
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Universitas Indonesia, 1997
S23125
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>