Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query
Suci Amaliyah
"Pemerintah Republik Indonesia dihadapkan pada sebuah persoalan dilematis ketika Warga Negara Indonesia (WNI) eks-ISIS yang bermukim di Irak dan Suriah menyatakan keinginannya untuk pulang ke Indonesia. Di satu sisi, pemerintah mengemban tanggung jawab untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia seperti yang diamanatkan dalam Pembukaan UUD NRI 1945 Alinea ke-4. Di sisi lain, pemerintah dihadapkan pada ancaman merebaknya aksi-aksi terorisme dan penyebaran paham ISIS di tanah air jika memulangkan para WNI tersebut. Tulisan ini mencoba mengurai permasalahan yang ada dengan menelisik lebih jauh akar permasalahan kepulangan WNI eks-ISIS tersebut, dampak positif dan negatifnya, serta solusi yang tepat dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional"
Jakarta: Biro humas settama lemhanas RI, 2020
321 JKLHN 41 (2020)
Artikel Jurnal Universitas Indonesia Library
Daniswara Rakaputra
"
ABSTRAKGerakan militan ISIS telah dinilai sebagai ancaman oleh negara di berbagai belahan dunia karena tindakan mereka yang radikal. Informasi terkait ISIS dimuat dalam berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Adanya artikel mengenai ISIS pada media cetak surat kabar Belanda (NRC Handelsblad dan Volkskrant) serta Belgia (De Standaard dan De Morgen) edisi Januari-Februari 2016 menjadi bukti bahwa Belanda dan Belgia telah mengamati pergerakan teroris ini. Sebanyak 60 artikel surat kabar digital Belanda dan Belgia dijadikan korpus penelitian, yang dianalisis dengan aplikasi AntConc untuk menelisik opini media yang terdapat pada artikel tersebut. Hasil analisis korpus kata frekuen pada artikel surat kabar Belanda dan Belgia menunjukkan bahwa sebelum bom Brussel media Belanda lebih fokus menyajikan berita terkait ISIS dibandingkan dengan media Belgia.
ABSTRACTISIS militant movement is considered as a threat whole over the world because of their radical action. The information related to ISIS is published in various media, both print and electronic. The existence of articles about ISIS on newspapers in the Netherlands (NRC Handelsblad and Volkskrant) and Belgium(De Standaard and De Morgen) in January-February 2016, are evidence that Netherlands and Belgium have been monitoring these terrorist movement. A total of 60 articles from those newspapers, were used as the research corpus, which are analyzed by the application AntConc to examine the opinion of the media. The result of the frequent words indicates that before the bomb tragedy in Brussel Netherlands newspaper was more focus on the news of ISIS movement than the Belgium newspaper.
"
2016
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Nainggolan, Poltak Partogi, 1963-
Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2017
363.32 NAI a
Buku Teks Universitas Indonesia Library
"Micro CDS/ISIS is an advanced non-numerical information storage and retrieval software developed by UNESCO since 1985 to satisfy the need expressed by many institutins, especially in developing countries, to be able to streamline their information processing activities by using modern (and relatively inexpensive) technologies. The software was originally based on the mainframe version of CDS/ISIS, started in the late'60s, thus taking advantage of several years of experience acquired in database management software development. Several partners contributed to its development trough the years.
"
Kuala Lumpur: UNESCO, 2004
005UNEC001
Multimedia Universitas Indonesia Library
Agustinus Yosef Sugianto
"Dalam setiap kegiatan automasi perpustakaan, dua hal pokok yang harus dilakukan ialah merancang format cantuman dan memilih perangkat lunak yang sesuai untuk menangani format cantuman tersebut. Kegiatan automasi perpustakaan akan lebih berdaya guna bila format cantuman yang digunakan memungkinkan pelaksanaan tukar-menukar data antar perpustakaan. Indonesia telah menyusun format komunikasi untuk digunakan sebagai sarana tukar-menukar data bibliografi antar perpustakaan, yang disebut INDOMARC. Di bidang perangkat lunak, UNESCO telah menyebarkan MICRO CDS/ISIS secara cuma-cuma kepada lembaga yang tidak mencari keuntungan. Perangkat lunak ini merupakan sistem simpan dan temu kembali informasi umum, yang secara khusus dirancang untuk tata laksana pangkalan data non-numerik. Dengan pertimbangan keadaan ini banyak perpustakaan di Indonesia akan memanfaatkan perangkat lunak ini. Bertolak dalam dua kenyataan tersebut itulah penelitian ini dilaksanakan. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat sejauh mana MICRO CDS/ISIS dapat menangani format INDOMARC. Analisis dilakukan atas struktur format INDOMARC dan struktur pangkalan data Micro CDS/ISIS. Dalam praktek dicoba penyusunan pangkalan data bibliografi dalam format INDOMARC dengan perangkat lunak Micro CDS/ISIS. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur data dalam Micro CDS/ISIS lebih sederhana daripada struktur format INDOMARC, yaitu bahwa dalam Micro CDS/ISIS tidak terdapat indikator dan keterulangan subruas. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa perangkat lunak Micro CFDS/ISIS dapat digunakan untuk menangani format INDOMARC, tetapi dengan kompromi bahwa indikator dituliskan pada subruas 1 dan 2, dan keterulangan subruas dituliskan sebagaimana keterulang an ruas."
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1988
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Abdul Rahman Saleh
"Otomasi perpustakaan di Indoensia berkembnag pesat khususnya di perpustakaan perguruan tinggi serta jenis perpustakaan lain di kota-kota besar. Sejak awal diperkenalkan di Indonesia pada paruh kedua 1980an, otomasi perpustakaan menjadi dambaan dan cita-cita para pustakawan dan pengelola perpustakaan. Sejak itu pula banyak lembaga baik pemerintah, non-pemerintah maupun perorangan yang mengembangkan perangkat lunak untuk otomasi perpustakaan."
Jakarta: Pusat jasa Perpustakaan dan Informasi ( Perpustakaan Nasional RI), 2009
020 VIS 11:2 (2009)
Artikel Jurnal Universitas Indonesia Library
Nainggolan, Poltak Partogi, 1963-
"On ideology and terrorism actions of ISIS organization in Southeast Asia."
Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia , 2018
363.325 NAI k
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Imam Khomaeni Hayatullah
"
ABSTRAKKekhalifahan merupakan bagian dari Islam. Ibnu Khaldun dalam Mukaddimah menyatakan bahwa masalah kekhalifahan tidak dapat dilepaskan dari permasalahan ashabiyyah, yaitu solidaritas sosial. Kelompok Islamic State of Iraq and Syiria ISIS mengklaim sebagai kekhalifahan Islam yang baru. Ashabiyyah antar pendukung ISIS menjadi kunci kekuatannya. Dengan menggunakan konsep ashabiyyah Ibnu Khaldun, disimpulkan bahwa munculnya pendukung ISIS di Indonesia, karena penyalahgunaan solidaritas agama, yang menimbulkan radikalisasi beragama. Penjabaran konsep ashabiyyah menurut Ibnu Khaldun diharapkan dapat membaca penyalahgunaan solidaritas agama, yang digunakan ISIS dalam merekrut umat Islam di seluruh dunia, dan refleksi kritis untuk mengatasinya.
ABSTRAKThe Caliphate is part of Islam. Ibn Khaldun in Mukaddimah states that the issue of the caliphate can not be separated from the lsquo a abiyyah, that social solidarity. The Islamic State of Iraq and Syiria ISIS group claims as a new Islamic caliphate. lsquo A abiyyah between ISIS supporters is a key of their strength. By using ashabiyyah of Ibn Khaldun, it concluded that arising of ISIS supporters in Indonesia due to the abuse of religious solidarity that leading religious radicalization. The explanation of lsquo a abiyyah from Ibn Khaldun expected to view the abuse of solidarity used by ISIS in recruiting Muslims, and critical reflection to overcome it."
2017
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library