Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Kress, Gunther
London: Routledge , 2000
401.93 KRE e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Adwin Sadwinaya
"Indonesia menyerap banyak kata dari bahasa Belanda dan begitu pula sebaliknya. Kontak bahasa antar kedua bahasa yang terjadi menyebabkan munculnya kata serapan. Penelitian ini mengidentifikasi kata yang belum terdapat pada kamus online etymologiebank.nl dan membahas perubahan ejaan yang terjadi pada kata serapan bahasa Indonesia dalam bahasa Belanda dalam bidang kuliner yang ditemukan pada lima website ah.nl, tokoina.nl, palembangindonesischrestaurant.nl, belindomag.nl, dan indonesie.nl. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati perubahan ejaan. Penelitian ini bertujuan untuk melengkapi kosakata serapan dari bahasa Indonesia yang belum terdapat pada kamus etymologiebank.nl serta melihat perubahan ejaan yang terjadi. Terdapat 27 kata yang belum ada di dalam kamus etymologiebank.nl dari total 45 kata yang diperoleh.
Indonesian absorbs a few words from the Dutch language. Language contact between the two languages that occurred led to the appearance of uptake. This research identifies words that are not yet available in the etymologiebank.nl online dictionary and discusses spelling changes that occur in Indonesian absorption word in Dutch which are found on five websites ah.nl, tokoina.nl, palembangindonesischrestaurant.nl, belindomag.nl, and indonesie.nl. This research was conducted with a descriptive research method using the theory of absorption words and observe spelling changes. This study is to complement the loanwords from Indonesian that is not yet found in the etymologiebank.nl dictionary and see the spelling changes that occur. There are 27 words that are not in the etymologiebank.nl dictionary from a total of 45 words obtained."
2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Tiar Inas Shabrina
"ABSTRAK
tulisan ini, penelitian ortografis difokuskan pada kata-kata tabu dalam bahasa Indonesia. Kata-kata tabu tersebut memiliki bentuk-bentuk ejaan yang berbeda dengan bentuk baku dalam kamus, yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Etimologi Bahasa Indonesia, Kamus Bahasa Jawa-Indonesia, Kamus Bahasa Minangkabau-Indonesia, dan Kamus Bahasa Gaul. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bentuk-bentuk variasi ortografis kata-kata tabu di kolom komentar Youtube serta menjelaskan strategi-strategi pembentukannya. Kata-kata tabu yang terdapat dalam data adalah nama binatang tertentu, istilah seks, istilah ketidaknormalan mental, istilah ekskresi, nama jenis makhluk halus, dan istilah kematian. Variasi ortografis yang ditemukan terbentuk oleh strategi penghilangan spasi, pembentukan ejaan regiolek, pembentukan ejaan interlingual, pembentukan ejaan prosodik, substitusi grafem, abreviasi, elipsis, dan penyisipan fitur logotipe berupa tanda asterik dan tanda pagar. Strategi-strategi tersebut dilakukan untuk memperpendek kata, memberikan penekanan, menunjukkan intensitas, dan menyamarkan kata agar dapat diperhalus maknanya. Selain itu, ditemukan juga strategi penambahan huruf dan penggunaan angka. Penulis menyimpulkan bahwa terdapat beberapa kriteria yang dipertimbangkan dalam membentuk variasi ortografis. Kriteria-kriteria tersebut adalah kecocokan fonologis, kecocokan bentuk, dan pemertahanan huruf-huruf penting dari suatu kata.

ABSTRACT
In this paper, orthographic research is focused on taboo words in Indonesian. These taboo words also have different forms of spelling from the standard form in The Great Dictionary of Indonesian Language (KBBI), Indonesian Etymological Dictionary, Dictionary of Indonesian-Javanese, Dictionary of Indonesian-Minangnese, and Slang Dictionary. This research is conducted with the aim to explain the forms of orthographic variations of the taboo words on Youtube commentaries and to explain their formation strategies. Taboo words contained in the data are the names of certain animals, the terms of sex, the terms of mental abnormalities, the terms of excretion, the names of spirits, and the terms of death. Orthographic variations found in the data are formed by spacing strategy, regiolectal spellings, interlingual spellings, prosodic spellings, grapheme substitution, abreviation, elipsis, and logotype features, such as asterisks and hash tags. These strategies are carried out to shorten the words, to give emphasis, to show intensity, and to disguise the real meaning of the words. In addition, there are also strategies for adding letters and using numbers. The author concludes that there are several criteria considered in forming orthographic variations. These criteria are phonological compatibility, shape compatibility, and retention of important letters of a word."
2019
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Cambridge: Cambridge University Press, 2017
408.9 CRE
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library